NovelToon NovelToon
Love Milestone

Love Milestone

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:42.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lenny Normalitasari

Aku bisa menghalau semua rintangan dan menebas semua rumput liar yang akan merusak tamanku.

Aku juga sanggup untuk menunggumu kembali.

Namun, apakah akan ada jaminan untukku jika aku memutuskan untuk menunggumu di sisa umurku

Dapatkah engkau memastikan penantianku tidak akan sia-sia?

Aku menunggumu di Festival Bunga Cherry di Jinhae.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny Normalitasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hyeo Ri

29 Februari 2020

"Sampai jumpa lagi di lain kesempatan, Mir.." kata Robin.

Nila, Robin dan Mirna mengucapkan salam perpisahan.

Mirna memutuskan untuk resign dari perusahaan.

Ia terbang ke Yogyakarta.

Ayahnya mempertemukan Mirna dengan nona Kim Hyeo Ri.

Anak dari teman ayahnya , yaitu Pak Kim.

Beliau bekerja di perusahaan keuangan di Jakarta.

Kebetulaan mereka sedang berkunjung ke Jogja.

Keluarga pak Kim sudah lama tinggal di Jakarta.

Hyeo Ri sendiri pindah ke Jakarta saat usia 17 tahun , lalu kembali ke Korea setelah menyelesaikan S1 jurusan Sastra Indonesia di UI 2017 silam.

Hyeo Ri sudah dapat berbahasa Indonesia dengan fasih.

Kebetulan mereka berkunjung ke Sleman dan saling memperkenalkan diri.

Pak Kim datang bersama Bu Kang Min Kyung istrinya.

"Selamat pagi!" Pak Kim memberi salam. Mereka tersenyum sangat ramah.

Mungkin karena mereka sudah terbiasa dengan budaya Indonesia yang ramah-ramah. Berbeda dengan di Korea yang berlawanan.

"Annyeonghaseyo..(Halo..)" kata Mirna memberi salam kepada mereka seraya membungkukkan badan.

"Anyeonghaseyo..(Halo..)" jawab mereka dengan hangat.

Lalu Mirna mempersilahkan mereka duduk.

"Yeppeoyo...(cantik..)" kata Mirna.

"Ah, gomawo. Neo do. (Terima kasih, kamu juga)" kata Hyeo Ri memujinya balik.

"Kamshahabnida (terimakasih)" kata Mirna.

"Cheonmaneyo (sama-sama)." jawab Hyeo Ri.

"Kamu tahu bahasa Korea?" tanya Hyeo Ri tidak menyangka.

"Iya," jawab Mirna.

"Aku belajar hangeul dari kelas 1 SMA. Saat itu aku terinspirasi sebuah drama yang dibintangi oleh Park Shin Hye dan Jang Geun Seok yang tayang di salah satu televisi nasional tahun 2010. Judulnya You're Beautifull. Orang menyebut drama Korea sebagai drakor," Mirna mulai bercerita

"Wow, daebakkk! Saat itu kalian sudah mengenal K-drama? Ya, aku tahu sebutan itu. Teman-teman kampusku juga suka bilang drakor. Lalu apa yang membuatmu terinspirasi, Mirna-ssi ?" tanya Hyeo Ri.

"Kamu tahu? Tiap ending drakor pasti ada tulisan kanji di bawahnya yang berjalan itu. Aku merasa menjadi orang yang buta aksara. Aku tidak bisa membaca tulisan yang sekian banyak itu," jawab Mirna.

"Benar sekali. Setiap orang yang tidak mengenal Hangeul pasti akan mengatakan hal yang sama. Tidak bisa membacanya," kata Hyeo Ri sependapat dengan Mirna.

"Keundae (tapi..).Saya sangat terkesan ketika kamu mengatakan bahwa kamu merasa menjadi orang yang buta aksara ketika tidak dapat membaca huruf Hangeul tersebut lalu kamu berupaya untuk mempelajarinya. Itu artinya kamu mempunyai rasa keingin tahuan yang tinggi pada sesuatu yang baru," Hyeo Ri terkesan.

"Kamu juga tipikal orang yang ingin maju dan berkembang. Aku menyebut kamu sebagai orang yang pandai karena mau menerima ilmu baru di saat orang lain merasa tidak membutuhkannya," kata Hyeo Ri memuji.

"Terimakasih, Hyeo Ri-ssi. Sebenarnya aku sangat tertarik dengan Korea. Berharap suatu saat bisa ke sana jika saya bisa berbahasa Korea," sahut Mirna.

"Aku searching di internet apa itu bahasa Korea. Lalu aku menemukan bahwa mereka menggunakan aksara Hangeul. Sama sepertiku yang ingin memperkenalkan budaya Jawa dan aksaranya kepada dunia luar seperti Korea. Atau suatu saat saya dapat menggunakan bahasa Korea untuk jalan dakwah atau syiar dalam agama Islam," kata Mirna.

"Benar, benar sekali. Aku juga pernah mendengar tentang aksara Jawa. Dan aku sama sekali tidak bisa membacanya ketika ada teman yang menunjukkan aksara tersebut," sahut Hyeo Ri mengingat kala teman kampusnya membawa buku dengan tulisan jawa.

"Akan tetapi, menariknya banyak bule yang justru bisa bahasa Jawa dan belajar baca tulis aksara itu. Mereka juga bermain alat musik dan belajar tarian Jawa," kata Hyeo Ri.

"Betul sekali. Kata guru Bahasa Jawa SMA saya, negara seperti Jepang sulit dijajah karena menggunakan aksaranya sendiri. Hal itu membuat penjajah berpikir dua kali karena harus mempelajari aksara mereka," kata Mirna.

"Tapi Korea pernah dijajah," kata Hyeo Ri.

Mereka tertawa.

"Lalu bagaimana kamu mempelajari bahasa Korea? Apakah kamu ikut kursus?" tanya Hyeo Ri.

"Tidak. Pada saat itu banyak warnet dan tidak semua orang bisa memiliki akses internet seperti handphone. Karena saat itu internet belum dapat diakses semudah sekarang. Dulu juga belum ada touch screen," kata Mirna.

"Setiap pulang sekolah saya langsung ke warnet untuk belajar bahasa Korea. Saya mengunduh materi dan mengeprint bahkan ada yang saya catat sendiri," lanjut Mirna.

"Wah, daebakkkk!! Kamu gigih sekali," kata Hyeo Ri sangat kagum dengan semangat yang dimiliki Mirna.

"Saya rela tidak jajan di kantin hanya untuk bisa ke warnet. Akan tetapi, ada pacar teman saya yang saat itu mengikuti kursus bahasa Korea di LPK. Ia mau bekerja ke Korea Selatan. Lalu saya minta tolong kepada teman saya agar ia mau maminjamkan buku pacarnya itu," kata Mirna.

"Daebakkkkk..(Luar biasa). Aku bangga padamu Mirna-ssi," kata Hyeo Ri.

"Pada saat itu ada tetangga yang juga bekerja sebagai admin di tempat kursus tersebut. Lalu saya bertanya-tanya tentang Korea. Di situ ia menyemangati saya yang tertarik ingin bekerja di Korea. Katanya TKI di Korea gajinya banyak," ia memotong bicaranya sejenak.

"Tetapi, faktanya butuh modal banyak di awal. Namun banyak yang bilang akan kembali modal. Dan itu benar. Karena saat dikurs-kan ke mata uang rupiah akan banyak jadinya. Tetapi sayang sekali sampai sekarang keinginan saya belum terwujud," kata Mirna mengakhiri ceritanya.

"Wah Daebakkkkk! Seru sekali ngobrol sama kamu, Mirna-ssi," kata Hyeo Ri.

"Kamshahabnida," ucap Mirna.

"Btw, bagaimana drakor berkembang di negeri ini? Karena ketika saya bertanya kepada orang lain mereka akan memberikan jawaban yang berbeda," tanya Hyeo Ri ingin tahu.

"Iya, sebenarnya aku pertama kali mengenal drakor dengan judul Winter Sonata yang syutingnya di Pulau Nami, indah banget. Itu sudah lama sekali tahun 2001. Lalu Endless Love yang dibintangi oleh Song Hye Kyo, Song Seung Hoon , dan Kim Won Bin. Ada lagi yang sangat legend," kata Mirna mengenang judul drakor favoritnya.

"Jinjja? (benarkah?) Wah..aku sangat terkesan padamu, Mirna-ssi. Lalu apa drakor ketiga yang kamu sukai itu?" kata Hyeo Ri.

Begitulah, orang asing akan excited ketika kita bisa memahami kebudayaan di negeri mereka. Terlepas itu drakor atau dunia bisnis.

"Full House," jawab Mirna.

"Wah, Jinjja!! Ratingnya sangat tinggi pada saat itu. Lagi-lagi Song Hye Kyo. Kali ini lawan mainnya adalah Joon Ji Hoon," kata Hyeo Ri.

"Lebih dikenal dengan Rain." kata Mirna.

"Ah, ne..ne," kata Hyeo Ri.

"Pada tahun 2010 disitu K-wave lagi booming. Banyak fans yang suka idol seperti boyband dan girlband. Akan tetapi saya jauh menyukai penyanyi solo seperti lagu balad," kata Mirna.

"Banyak sekali ya pengetahuan kamu tentang Korea. Bahkan ketika disebut lagu balad kamu langsung tahu. Daebakkkk!" sanjung Hyeo Ri ke Mirna.

"Lalu makanan apa yang kamu tahu di negara kami?" tanya Hyeo Ri.

"Kimchi dan Ramyeon," kata Mirna.

"Eung.." kata Hyeo Ri mengangguk-angguk.

"Bagaimana rasa kimchi?" tanya Hyeo Ri penasaran.

"Pertama mencicipi kimchi rasanya aneh karena difermentasi. Tapi sangatlah enak dimakan dengan nasi kotak yang isinya ada daging ayam dan laim sebagainya. Teokpokki saya sangat menyukainya. Kimbab, sangat enak dan bikin kenyang ada rumput lautnya," kata Mirna.

"Kimbab mirip dengan sushi," kata Mirna.

"Iya, enak bukan?" sahut Hyeo Ri.

"Masiseoyo! (enak!)" kata Mirna.

"Dae Jang Geum. Pasti sangat terkenal bukan nama ini di negeri ginseng?" tanya Mirna.

"Ya, apa yang kamu tahu tentang nama itu?" tanya Hyeo Ri mencoba mengulik seberapa dalam Mirna tahu tentang Korea.

"Dae Jang Geum adalah serial drama tahun 2003 . Ceritanya didasarkan pada tokoh sejarah yang diceritakan dalam Catatan Sejarah Dinasti Joseon, berpusat pada Jang-geum yang merupakan seorang dokter kerajaan perempuan pertama dari Dinasti Joseon di Korea," jawab Mirna.

"Tapi.." kata Mirna.

"Tapi kenapa?" tanya balik Hyeo Ri.

"Dae Jang Geum yang kumaksud ini adalah nama sebuah restoran yang menyajikan makanan Korea," kata Mirna.

"Oh, ya.. benar sekali. Wah , kamu cukup tahu banyak ya mengenai Korea. Saranghae..!" kata Hyeo Ri dengan memberikan jari tanda love khas Korea.

"Kalau di Indonesia menunjukkan jari seperti ini berarti minta duit. Tapi sekarang semua orang sudah tahu kalau itu artinya i love you," kata Mirna.

"Sungguh? Wah, ternyata memiliki arti lain ya," Hyeo Ri tertawa.

"Itulah pentingnya kita mempelajari budaya suatu negara. Termasuk bahasa tubuh agar tidak menimbulkan salah paham," kata Hyeo Ri.

"Iya," Mirna mengangguk.

Setelah banyak cerita akhirnya Pak Kim memanggil mereka berdua.

"Bagaimana , putriku?" tanya Pak Kim.

Hyeo Ri memandangi Mirna dengan tatapan mencurigakan.

Mereka yang melihat tertawa.

"Wae? Mwo ibnikka? Musun suriya?" Mirna kebingungan.

"Mmmmmmm....yes!" kata Hyeo Ri.

Mereka semua tersenyum.

Lalu Ibu Kang menjelaskan maksud kedatangannya kemari.

" Hyeo Ri, putri kami memiliki pabrik boneka di Seoul yang sudah berjalan selama 2 tahun terakhir. Sebagai balas budi kepada Ayah Mirna yang dahulu pernah menyelamatkan Pak Kim dari percobaan pembunuhan sekitar 10 tahun yang lalu, Pak Kim ingin mengangkat Mirna sebagai personal assisten Hyeo Ri di Seoul," kata bu Kang tersenyum.

"Bapak tidak pernah cerita ke kita ya buke?" kata Mirna.

"Biar kalian tidak khawatir. Alhamdulillah sampai sekarang bapak masih berkomunikasi dengan Pak Kim," kata bapak penuh percaya diri.

Mirna dan ibunya saling bertatapan.

"Bapak ki kebiasaan lho," Ibunya Mirna kesal dan khawatir.

"Ssssssshhhh.." kata Pak Irawan.

"Alhamdulillah.. beneran?" tanya Mirna memandangi Hyeo Ri.

"Eung.." katanya tersenyum lebar mengangguk-angguk.

"Maukah?" tanya Hyeo Ri.

"Iya , aku mau ke Korea," jawab Mirna dengan lantang. Ia juga ingin bisa move on dari rasa sedihnya.

"Kita akan ke Korea Utara. Let's go!" kata Hyeo Ri.

Ekspresi Mirna dan yang lain langsung berubah.

"Bercanda...yaaaaaa!" seru Hyeo Ri berhasil membuat semua orang kaget.

"Gimme an hug, Mirna-ssi," kata Hyeo Ri minta dipeluk.

Lalu Mirna memeluk Hyeo Ri.

Ia senang bisa bertemu dengan orang Korea yang humble seperti Hyeo Ri dan keluarganya.

"Sebaiknya kita percepat saja karena sekarang sudah musim pandemi," kata Pak Kim.

1
Vivi Cicilia Tanaya
Akhirnya Mirna menikah dengan Surya....
Akhir yang bahagia buat semua nya😊😊😊
Sukses untuj karya selanjutnya ya thor dan tetap semangat 🥰🥰🥰
L_light: Hello, assalamu'alaikum sist Vivi.. aku mau ngasih tahu ke kamu kalau novel kedua aku udah rilis berjudul The Rain is Pouring😍
total 2 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semoga si Surya bisa tegas sama Berlian...
Dari awal kurang tegas soalnya, klo emang ga serius sama Mirna lepasin aja.
Karena Mirna orang nya tulus dan baik dan banyak yang suka sama Mirna.
Semoga Mirna bahagia ya thor....
Semangat ya thor 😊😊😊😊
L_light: Harapannya mas Surya bisa tegas, tetapi kita tidak tahu apa yang ada dipikiran Surya. Yukk kita tunggu next episodenya ya sist.

Terima kasih atas kritik, saran ,dan dukunganmu ya sist Vivi Cicilia Tanaya😊🙏😍😍
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Keren kasus terpecahkan semua....
Akhirnya semuanya aman 😊😊
Semangat ya thor 🥰🥰🥰
Ayu Pertiwi
hai kakak author "Suamiku brondong" hadir menyapa
Ayu Pertiwi: hallo juga kakak
total 2 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semoga Ruumi selamat ya thor...
Semakin dewasa Mirna tapi masih berharap dengan Surya.
Dan semoga Hyeo Ri mendapatkan pasangan yang baik 😍
Semangat ya thor dan lanjutkan ceritanya 😘😘😘
L_light: Betul. Terima kasih atas dukungan dan harapan-harapan baiknya dear Vivi Cicilia Tanaya.🙏😍
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Wah wah.... semoga Mirna dan teman-teman baik-baik saja.
Semakin seru kisah Mirna, Hyeo Ri dan Ruumi....
Semangat ya thor, sehat selalu agar bisa up terussss 😍😍😍😍
L_light: Aku terharu.. terima kasih banyak Sist Vivi Cicilia Tanaya. Semoga senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan untuk kamu sekeluarga ya😍🙏
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Semakin menarik cerita Mirna nya...
Semangat ya thor....
L_light: Masya Allah Tabarakallah, terima kasih banyak sissy Vivi Cicilia Tanaya😍🤗🙏
total 1 replies
Fransisca Dj
kapan up
L_light: Sudah up ya sis.. terima kasih atas dukungan & kesabarannya menanti😊
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
5 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
L_light: Terima kasih Anita🌺🌺🌺
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
10 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
L_light: Thankyou Anita😊
total 1 replies
Vivi Cicilia Tanaya
Sedih liat Mirna nya...
Belum bisa wujudin apa harapan ibu nya, semoga jodoh Mirna yg baik n tegas n sayang ya thor....
Ditunggu crazy up nya thor hehehehe
Semangat ya 😍😍😍
L_light: Aamiin.. thankyou sis Vivi😊
total 1 replies
Lusi Handayani
semangat 😇
Lusi Handayani
lanjut 😇
Lusi Handayani
semangat 😇
Lusi Handayani
dukung aku juga ya kak😇
Lusi Handayani
up!!
Lusi Handayani
semangat
Lusi Handayani
karya kk lenny selalu bikin penasaran, semangat terus kak. Dan buat pembaca jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak Buat karya kak lenny.😇
L_light: Terima kasih Lusi. Kamu juga semangat ya!!
total 1 replies
Lusi Handayani
buat temen-temen mampir juga dikarya aku yaa😇
Lusi Handayani
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!