NovelToon NovelToon
I Love You My Boss

I Love You My Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:49.3k
Nilai: 5
Nama Author: Beepoo

~Follow, Like dan Comment ya ayang-ayang akoooh~

Alvaro Gabriel, seorang CEO yang terkenal sangat sukses diusianya yang masih muda. Kehadiran Vanaya Anastasya seorang Akuntan baru di perusahaan itu, sedikit mengusik perhatiannya.

Akankah Alvaro berhasil mencuri perhatian Vanaya?

Mari dibaca ya teman"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beepoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepergok

Saat ini Alvaro sudah berada diruangan kerjanya. Dia kembali ke perusahaan setelah mengurus dengan beres lahan proyek pembangunan hotel.

Disana sudah siaga Tom, sang asisten. Dia menyerahkan beberapa berkas yang memang harus ditanda tangani oleh Alvaro.

"Bagaimana keadaan perusahaan saat aku tidak disini, Tom?" Tanya Alvaro sambil menanda tangani berkas-berkas diatas meja kerjanya

"Baik tuan! Hanya saja perusahaan Lexy masih berusaha mengajukan kerja sama mereka." ucap Tom

"Lalu?" Alvaro masih fokus menanda tangani berkas-berkas

"Mereka bilang kalau proyek hotel di lokasi AB akan sukses ditangan mereka" ucap Tom

Alvaro menghentikan aktivitasnya sambil tertawa

"Terlalu percaya diri! Apa mereka tau kalau proyek itu sekarang dikerjakan perusahaan Sanjaya?" tanya Alvaro

"Sepertinya tahu tuan! Karena mereka bilang perusahaan Sanjaya hanya perusahaan kecil. Bagaimana bisa menyelesaikan hotel berbintang 5. Itu bukan kapasitas mereka" jelas Tom

"Pastikan semua pembangunan hotel berjalan dengan lancar ditangan perusahaan Sanjaya. Apa kau paham Tom? Kita lihat bagaimana respon mereka setelah tahu kalau perusahaan kecil yang mereka rendahkan ternyata mampu menghandle pembangunan hotel berbintang 5" Alvaro sedikit memanas karena perusahaan Lexy menghina perusahaan Sanjaya yang masih kelas menengah kebawah. Secara perusahaan Sanjaya adalah milik Calon mertuanya Zacky Sanjaya

"Baik tuan akan saya pantau" ucap Tom

"Ini! Semua sudah aku tanda tangani! Satu lagi Tom! Tanamkan modal ke perusahaan Sanjaya! Aku mau perusahaan itu menjadi besar. Urus semua dengan baik" Alvaro menyerahkan berkas yang sudah ditanda tanganinya

"Baik tuan! Kalau begitu saya permisi" Tom undur diri. Dia semakin sibuk karena pekerjaan yang diberikan sang Boss semakin banyak.

Diujung persimpangan kantor, Rebecca yang mengendap-endap memantau area lokasi ruangan Alvaro.

Dia memantau Alvaro yang keluar dari ruangannya kemudian menuju ruangan kerja Vanaya. Seisi kantor taunya Vanaya hanyalah sekretarisnya.

Kemudian dia memantau lagi Alvaro dan Vanaya yang jalan beriringan memasuki ruang rapat. Dia memotret aktivitas Alvaro selama diperusahaan dan mengirimkannya ke Amber.

Tring

Tring

Tring

Rebecca menatap ponselnya yang berdering dan menjawabnya

"Halo Amber! Kenapa?" ucap Rebecca

"Apa kau yakin kalau wanita itu sekretarisnya?" tanya Amber

Setelah menerima kiriman foto dari Rebecca, dia segera meneleponnya. Karena seingatnya kemarin Alvaro mengatakan kalau wanita itu adalah kekasihnya.

"Iya dia sekretaris tuan Alvaro" Jawab Rebecca

"Ya udah! Pantau terus dan kabarin aku" Amber menutup panggilan teleponnya

"Lama sekali mereka diruang rapat! Huh kalau kayak gini bisa-bisa kerjaanku dikantor ga kelar. Lebih baik aku kembali keruanganku dulu" Rebecca bergumam didalam hati dan pergi meninggalkan tempat itu

Tidak lama setelah itu Vanaya dan Alvaro juga beberapa peserta rapat keluar dari ruangan itu. Kemudian Alvaro menarik tangan Vanaya masuk kedalam ruangannya

"Al...kalau dikantor bersikap biasa aja! Nanti staff lain mikir yang aneh-aneh gimana!" Vanaya protes karena Alvaro asal tarik tangannya sementara beberapa orang masih ada di sekitar mereka

"Kenapa harus takut Nay! Biar aja satu kantor tahu." ucap Alvaro santai kemudian menarik Vanaya ke pangkuannya

"Arkkk! Al...." Vanaya kaget tiba-tiba ditarik lagi

"Hahaaa! Makin cantik kalau marah" Alvaro terkekeh menjahili sang kekasih

"Aissss! Dah ah aku mau balik keruanganku" Vanaya berontak karena tangan Alvaro merangkulnya erat

"Jangan gerak-gerak sayang! Nanti ada yang bangun lohh. Kalau dia bangun susah ditidurkan" Alvaro berbisik karena merasa geli terkena gesekan dari Vanaya

Vanaya yang seketika paham segera diam tidak berkutik. Dia masih mengingat saat Alvaro meletakkan tangannya di area sensitifnya saat dipantai saat itu.

"Al... Lepasin!" Vanaya merengek

"Memangnya kenapa? Kan dipeluk sama pacar sendiri!" Ucap Alvaro

"Tapi disini tuh kantor Al! Gimana kalau ada yang lihat? Ga malu apa" ucap Vanaya

"Berarti kalau lagi ga dikantor boleh bebas peluk-peluk, gitu maksudnya Nay! Ya udah sekarang kita ke hotel aja biar bebas" Ucap Alvaro sambil tersenyum-senyum

"Dihhhh! Susah ya ngomong sama orang yang isi otaknya mesum terus" Ucap Vanaya jengkel karena mengerti maksud Alvaro

"Hahaaa! Pacar siapa sih ini! Kalau ngambek tambah cantik" Alvaro menoel hidung mancung Vanaya

Vanaya hanya diam sambil memanyunkan bibirnya.

"Kalau manyun gitu berarti minta dicium! Mau dicium ya?" Alvaro terus-terusan membuat Vanaya kesal

"Plakkk" Vanaya memukul Alvaro pelan

"Aww! Sakit sayang" Alvaro pura-pura kesakitan

"Rasakan! Siapa suruh jahil gitu! Dasar pacar mesum" Ucap Vanaya

"Mesum-mesum gini tapi kau sayang kan! Hayo ngaku" ucap Alvaro percaya diri

"Al....! Ga jelas banget deh" Vanaya terkekeh melihat tingkah Alvaro yang diluar nalar

Saat Vanaya masih berada dipangkuan Alvaro tanpa mengetuk pintu Tom masuk keruangan Boss nya.

Vanaya terlonjak kaget dan segera beranjak dari pangkuan Alvaro. Sementara Alvaro hanya bersikap biasa-biasa saja tanpa rasa bersalah

"Maaf tuan! Saya tidak melihat apa-apa" Tom yang salah tingkah karena memergoki keduanya saling berpelukan

"Apa harus kupotong gajimu, Tom? Kenapa masuk tanpa mengetuk pintu" ucap Alvaro

"Maafkan saya tuan! Saya hanya mau menyampaikan ini. Kalau begitu saya permisi" Tom memberikan sebuah map dan cepat-cepat undur diri sebelum boss nya mengamuk

Setelah Tom keluar, Vanaya yang menahan malu sejak tadi pun pergi meninggalkan Alvaro sendiri diruangannya.

Alvaro membuka map yang diberikan asistennya tadi kemudian tersenyum. Ternyata itu data mengenai penanaman modal yang ditanamnya di perusahaan Sanjaya milik calon mertuanya.

1
Tralaaa
patah hatiku bacanya thor 💔 kenapa amber harus berhasil sih sama rencana jahatnya 😡
BeePoo: heheee 🤭
total 1 replies
Silvi Aulia
cie Vanya udah jadi nih 🥰
Silvi Aulia
cie Vanaya di beliin cincin 🤭
Silvi Aulia
dapat notifikasi langsung gercep melencur ke novel nya author 🤗
BeePoo
thank you kakak udah setia disini 🤗
Tralaaa
Up thor..aku nungguin mumpung cuti kerja
Tralaaa
rasakan tuh amber 😂😂 jahat sih
Tralaaa
Yeyyyy kabar bahagia 😍 Vanaya akhirnya hamidun
BeePoo: heheee 😍😍
total 1 replies
Silvi Aulia
semangat Thor 😍 aku suka karya novelnya nya author sama sekali gak ngebosenin.

maap.baru baca eps satu next aku bakalan baca lagi 🙏
BeePoo: Maaci kakak
total 1 replies
Rendi
lanjut
BeePoo: siap kakak..ditunggu ya
total 1 replies
Erna Misni
cerita e bagus
BeePoo: maaci kakak udah mampir
total 1 replies
NoonaCha
semangat author. ceritanya bagus bngett
BeePoo: maaci kakak 😍😍
total 1 replies
Harpena1
keren, lanjut lagi thor
BeePoo: siap kakak
total 1 replies
Tralaaa
aku kembali thor..btw itu si amber jangan bkin rusuh diacara pernikahan ya thor
BeePoo: Maaci sudah mampir
total 1 replies
ega cempluk
ya elaaaaah...pake jatuh segala Blazernya. thor..klo bikin cerita jgn dibikin lebay lah
BeePoo: Hehee..maaci sudah mampir
total 1 replies
Tralaaa
Suka alur romantis berharap happy ending 😍
BeePoo: Ikutin terus ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!