NovelToon NovelToon
AURORA

AURORA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:212.9k
Nilai: 5
Nama Author: Maria_azis

Aurora Monique Ragnhild Nicandro, gadis berusia dua puluh delapan tahun yang ingin mempunyai anak, tapi dia tidak mau menikah.

Apakah yang akan dilakukan oleh Aurora.??

Apa dia akan mengadopsi seorang anak, atau memilih akan melakukan donor sp3rma.??

Ide gila tiba-tiba muncul dari dalam otaknya, ketika takdir mempertemukannya dengan seorang laki-laki yang bernama Enzo.

Mau tahu, apa yang akan di lakukan Aurora kepada Enzo.??

Dan bagaimana reaksi dari Enzo, ketika tahu jika Aurora hanya memanfaatkannya saja demi mendapatkan anak darinya.

Yuk, simak kisah mereka berdua di novel saya yang ke sekian, maaf jika nanti banyak typo🤗😉.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maria_azis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAH

Keesokan harinya, Dickie hari itu ijin tidak bisa masuk kerja dan dia meminta tolong kepada temannya untuk menggantikannya satu hari saja.

Dickie tidak mau ke rumah sakit, karena dia ingin menemui Ayah Bogy, Mama Paulita dan juga Linnea.

Orang yang pertama kali Dickie temui adalah Linnea, karena bagi Dickie Linnea tidak akan membuatnya ketahuan jika sudah menyembunyikan Aurora selama ini.

Entah kebetulan atau apa, hari itu Linnea masuk siang, jadi ketika Dickie datang ke rumahnya, dia baru saja bangun tidur.

Linnea yang melihat ada laki-laki tampan yang tidak dia kenal sedang bertamu di rumah kontrakannya, dia pun merasa heran.

" Maaf Tuan, Tuan cari siapa ya?? ," tanya Linnea merasa sedikit ketakutan.

" Apakah anda yang bernama Nona Linnea?? ," tanya Dickie.

" Iya saya sendiri Tuan, Tuan sendiri siapa?? ," tanya balik dari Linnea.

" Bolehkah saya masuk dulu ke dalam, nanti akan saya jelaskan, karena saya tidak bisa mengatakannya di sini ," jawab Dickie.

Karena penasaran akhirnya Linnea mengijinkan Dickie masuk ke dalam ruang tamu rumahnya.

" Tuan, cepat jelaskan apa maksud kedatangan anda ke sini?? ," tanya Linnea.

Dickie tidak menjawab, namun tiba-tiba dia mengeluarkan ponselnya untuk menghubungi seseorang.

" Berbicaralah, karena dia sudah sangat ingin mendengar suara anda Nona ," kata Dickie sambil menyerahkan ponselnya.

Takut tapi Linnea tetap mengambil ponsel milik Dickie.

" Ha-halo ," kata Linnea dengan ketakutan.

" Linnea, ini aku Aurora ," kata orang di seberang sana yang ternyata Aurora.

" Aurora, benarkah ini kamu?? ," tanya Linnea dengan sangat senang sekali.

" Iya, ini benar aku Aurora, masa kamu tidak mengenali suaraku sendiri ," jawab Aurora.

" Ke mana saja kamu Aurora, aku sangat merindukanmu ," kata Linnea lagi.

" Aku juga sangat merindukanmu Linnea ," jawab Aurora.

" Dengarkan aku Linnea ," kata Aurora.

" Kamu ingin mengatakan apa kepadaku Aurora, pasti akan aku dengarkan ," jawab Linnea.

Sedangkan Dickie hanya diam saja sambil mendengarkan Linnea yang sedang berbicara dengan Aurora.

" Di depan kamu, laki-laki itu bernama Dickie, dia yang sudah menyelamatkanku dari Tuan Enzo ," kata Aurora dan Linnea sangat serius sekali mendengarkan.

" Laki-laki itu adalah calon suamiku Linnea, aku sudah menerima lamaran darinya, dan dia juga ingin mengajakku menikah ," kata Aurora lagi.

" Lalu?? ," tanya Linnea.

" Dengarkan apa kata dia Linnea, jika kamu ingin bertemu denganku, karena aku ingin pernikahanku dihadiri oleh kamu dan juga Ayah sama Mama ," jawab Aurora.

" Baiklah Aurora ," jawab Linnea sambil melihat ke arah Dickie.

" Kalau begitu aku tutup teleponnya Linnea, i miss you ," kata Aurora.

" I miss you too, baik-baik di sana ya Aurora ," jawab Linnea.

Akhirnya, sambungan telepon mereka terputus juga.

Linnea langsung saja memberikan ponselnya kepada Dickie yang sedang menatap ke arahnya.

" Apakah nama anda Dickie Tuan?? ," tanya Linnea kepada Dickie.

" Benar Nona, nama saya Dickie, saya cuma ingin menyampaikan pesan Aurora, jika dia ingin bertemu dengan anda beserta ke dua orang tua anda untuk menghadiri acara pernikahan kami ," jawab Dickie.

" Dua hari lagi, ajaklah ke dua orang tua anda ke kota, dan datanglah ke alamat ini, karena saya akan menikahi Aurora jam sembilan pagi di gereja tersebut ," kata Dickie lagi sambil menyerahkan secarik kertas.

" Di situ sudah saya tuliskan alamat tempat tinggal saya yang di sini, sekaligus nomor ponsel dan telepon saya Nona ," kata Dickie kepada Linnea.

" Tapi saya mohon, jangan sampai keberadaan Aurora ketahuan oleh Tuan Enzo, karena saya yakin anda pasti sudah tahu hal apa yang terjadi dengan Aurora ," kata Dickie lagi.

" Iya Tuan, saya berjanji, dan secepatnya saya akan memberitahukan hal ini kepada Mama dan Ayah ," jawab Linnea.

" Kalau begitu saya permisi pulang dulu Nona, jika ada yang bertanya tentang kedatangan saya ke sini, anda jangan menjawab jujur ," kata Dickie lagi.

" Baik Tuan ," jawab Linnea.

Setelahnya, Dickie pun berlalu pergi dari rumah kontrakan Linnea menuju ke butik untuk membeli baju pengantin.

Linnea yang sudah mendengar kabar dari Aurora dan melihat sendiri calon suami Aurora yaitu Dickie yang terlihat seperti laki-laki baik, hati Linnea merasa sangat senang dan juga tenang sekali.

Untuk menghindari Arny yang terkadang tiba-tiba datang ke rumah kontrakannya, Linnea memutuskan pagi itu untuk pulang kampung saja, dan dia ijin untuk datang terlambat bekerja.

Sesampainya Linnea di kampung halamannya, dia langsung saja memberitahukan hal tadi kepada ke dua orang tuanya.

Ayah Bogy dan Mama Paulita merasa sangat senang sekali mendengar kabar dari Linnea dan pada hari itu juga, mereka berdua memilih langsung ikut pergi ke rumah kontrakannya Linnea.

Di saat Mama Paulita dan Ayah Bogy sudah berada di rumah kontrakannya Linnea, mereka berdua langsung menghubungi telepon rumahnya Dickie untuk berbicara kepada Aurora.

Mereka semakin yakin saja ketika sudah mendengar sendiri dari Aurora, jika Dickie memang benar calon suaminya.

Akhirnya, tibalah saatnya hari di mana Dickie dan Aurora menikah.

Walau acara pemberkatannya masih nanti sekitar jam sembilan lagi, namun Linnea, Ayah Bogy dan Mama Paulita sudah datang sejak pukul delapan pagi tadi, sebab mereka bertiga sudah tidak sabar ingin segera melihat Aurora.

Linnea beserta ke dua orang tuanya, harus pergi secara sembunyi-sembunyi dari Arny dan orang-orang suruhannya atau dari semua anak buah Enzo yang masih terus mencari keberadaannya Aurora.

Mungkin sudah namanya jodoh dan juga takdir, selama satu minggu lamanya Arny tidak pernah mengganggu Linnea, sebab dia sedang sibuk dengan semua pekerjaannya di luar Negeri.

Dan Arny juga sedikit melupakan Linnea, karena pekerjaan yang menggunung.

Jadi, Arny tidak tahu, jika Linnea dan ke dua orang tuanya saat ini sedang menghadiri pernikahannya Aurora bersama Dickie.

" Ya Tuhan Aurora ," kata Mama Paulita dan Linnea secara bersamaan, ketika melihat Aurora dan Dickie mulai memasuki Gereja.

" Kamu sangat cantik sekali sayang ," kata Mama Paulita lagi.

Aurora hanya tersenyum manis saja kepada mereka semua, sambil meneteskan air matanya, karena merasa terharu.

Dickie yang berada di samping Aurora, dia pun langsung merangkul pundak Aurora dengan mesra.

" Sesuai janjiku sayang, aku sudah mengundang mereka semua di sini untuk menghadiri pernikahan kita ," kata Dickie kepada Aurora.

" Ayo kita temui Pak Pendeta dulu, nanti kalian bisa melanjutkan lagi mengobrolnya ," kata Dickie lagi.

Dickie dan Aurora langsung melangkahkan kaki mereka menuju ke atas altar.

Dickie tidak mengundang satu pun Keluarganya, karena dia tidak mau keberadaan Aurora sampai diketahui oleh Enzo, jadi yang menyaksikan mereka menikah cuma Ayah Bogy, Mama Paulita dan juga Linnea.

Acara pemberkatan pernikahan Dickie dan Aurora berlangsung dengan khidmat, lancar dan juga tenang.

Pak Pendeta setelah melakukan ritual pemberkatan pernikahan sesuai dengan agama mereka, akhirnya Dickie dan Aurora dinyatakan resmi sebagai sepasang suami istri.

Dickie dan Aurora akhirnya resmi sebagai sepasang suami istri yang sah secara agama dan juga Negara.

Senyum kebahagiaan terpancar di wajah Dickie, dan Mama Paulita beserta Linnea sampai meneteskan air matanya karena terharu.

Setelah acara pemberkatan tersebut, Dickie, Aurora, Mama Paulita, Ayah Bogy dan juga Linnea, memutuskan untuk berbincang sebentar di dalam gereja tersebut.

" Mama, Ayah, Linnea ," kata Aurora.

" Aurora akan pindah ke luar kota bersama Dickie ," kata Aurora lagi.

" Kenapa harus pindah Nak?? ," tanya Ayah Bogy.

" Karena Aurora sedang menghindari seseorang ," jawab Aurora.

" Apakah karena Tuan Enzo Diedrich?? ," tanya Ayah Bogy lagi.

Aurora langsung menatap lekat ke arah Ayah Bogy.

" Kami sudah tahu semuanya Nak, Linnea sudah bercerita kepada kami ," kata Ayah Bogy.

" Maafkan aku Aurora ," kata Linnea karena Aurora sedang manatap ke arahnya.

" Jika itu yang terbaik untuk kamu, kami akan merestuinya Nak ," kata Ayah Bogy lagi.

" Tapi ijinkan kami untuk selalu bisa mengubungi kamu, untuk menyalurkan kerinduan kami kepadamu Nak ," sambung lagi perkataan dari Ayah Bogy.

" Pasti, Aurora akan meninggalkan nomor telepon untuk Mama dan Ayah ," jawab Aurora.

" Dan Aurora tidak marah, kalau Ayah sama Mama sudah mengetahui semuanya ," kata Aurora lagi.

" Ini Nak, ponsel milikmu, selama ini Mama menyimpannya, dan sekarang Mama kembalikan kepadamu ," kata Mama Paulita menyerahkan ponsel milik Aurora.

Aurora langsung mengambil ponselnya dan memeluk Mama Paulita sambil meneteskan air matanya, sedangkan Dickie juga terharu melihat kasih sayang dari Keluarga sahabat sang istri.

" Nak, berjanjilah kepada kami, kalau kamu akan membahagiakan Aurora ," pesan Mama Paulita kepada Dickie.

" Sudah cukup dia menderita selama ini ," kata Mama Paulita lagi.

" Saya berjanji Nyonya, akan selalu membahagiakan Aurora, karena saya sangat mencintainya ," jawab mantap dari Dickie kepada Mama Paulita.

" Aurora ," kata Linnea kepada Aurora.

" Semoga kamu bahagia, dan pernikahan ini semoga bisa menghilangkan rasa trauma di dalam hati kamu ," kata Linnea sambil menangis.

" Janganlah menangis Linnea, karena nanti aku akan ikut-ikutan menangis ," kata Aurora sambil mengusap air mata Linnea.

" Jaga kesehatan ya, aku sayang kalian semua ," kata Aurora kepada mereka semua.

" Kamu juga Aurora ," jawab dari Ayah Bogy, Mama Paulita dan Linnea secara bersamaan.

Aurora lalu melambaikan tangan kepada mereka semua, dan mereka bertiga langsung membalas lambaian tangan dari Aurora.

Akhirnya, sejak saat itu, mereka harus berpisah dengan Aurora yang harus ikut dengan Dickie untuk pindah ke luar kota.

Dan pengurusan Dickie untuk ke luar dari rumah sakit milik Martin, akhirnya di setujui setelah dia menikah dengan Aurora sekitar dua hari lamanya.

Jika Dickie dan Aurora sedang berkemas untuk pergi meninggalkan rumah mereka, berbeda lagi dengan Enzo yang masih belum bisa menemukan keberadaannya Aurora.

" Orang miskin seperti dia, bisa sampai tidak ku temukan jejaknya, pasti ada orang berpengaruh yang sudah membantunya, tapi siapa?? ," tanya Enzo berbicara sendiri.

Teruslah mencari Enzo, karena saat ini Aurora sudah bersama Dickie, dan semoga sampai kapanpun kamu tidak akan bisa menemukan Aurora, supaya Aurora bisa berbahagia dengan rumah tangganya yang akan dia jalani bersama Dickie.

Meninggalkan Enzo lagi, karena peran Enzo masih belum terlalu dibutuhkan saat ini.

Dickie dan Aurora setelah menempuh perjalanan sekitar lima jam lamanya dari rumah mereka yang lama, akhirnya mereka sampai juga di sebuah rumah yang sama mewahnya seperti dulu, dan yang akan mereka tempati mulai hari itu.

Mobil box yang ikut mengantar mereka pindahan pun, juga sudah sampai bersama dengan mereka.

Para kurir yang dibayar oleh Dickie, mulai menurunkan semua barang-barang bawaan mereka semua ke dalam rumah.

Dan setelah selesai, akhirnya tinggallah cuma Dickie serta Aurora saja di dalam rumah tersebut.

" Aaaah, akhirnya selesai juga, capek sekali tubuhku ," kata Aurora.

Aurora langsung merebahkan badannya di atas ranjang, dan baru saja rebahan di atas ranjang, tubuh Aurora langsung ditindih oleh Dickie.

" Aaa, Dickie apa yang kamu lakukan, kamu mengejutkanku ," kata Aurora kepada Dickie.

" Sekarang kita sudah pindah rumah sayang, apakah kamu tidak mau memberikan hak ku?? ," tanya Dickie kepada Aurora.

Walau mereka sudah menikah hampir tiga hari lamanya, namun Dickie dan Aurora belum melakukan hubungan suami istri, karena pada saat itu mereka sedang sangat sibuk beberes rumah untuk pindahan.

" Apakah kamu mau melakukannya sekarang Dickie ," tanya Aurora sambil mengalungkan ke dua tangannya di leher Dickie.

" Iya, karena aku sudah menundanya selama beberapa hari ini ," jawab Dickie.

" Tapi aku sudah tidak ....... ," kata Aurora langsung di sela oleh Dickie.

" Ssuuussstt ," sela Dickie.

" Itu sudah tidak penting bagiku Aurora, karena aku menerima kamu apa adanya ," kata Dickie lagi kepada Aurora.

" Baiklah, ajari aku untuk melawan rasa itu semua, dan ayo akan aku berikan hak kamu malam ini juga ," jawab Aurora.

Aurora bertekad di dalam hatinya untuk melawan rasa traumanya itu, dengan menjadikan dirinya sebagai istri yang seutuhnya kepada Dickie.

Dickie yang mendengar perkataannya Aurora, dia langsung mencium Aurora tepat di bibirnya, dan Aurora langsung membalas ciuman yang Dickie berikan tadi.

Mereka berciuman yang awalnya lembut, lama kelamaan menjadi penuh n4f5u dan juga liar.

Tangan Dickie pun sudah tidak bisa dia kondisikan lagi, karena sekarang sudah m3r3m45 manja bukit mochi milik Aurora.

Dickie mulai mencium leher jenjang milik Aurora dengan sangat bersemangat sekali.

" Aaaaaahhh ," de54h Aurora untuk pertama kali.

Dickie yang terlihat tenang, ternyata dia sangat liar sekali ketika di atas ranjang.

Bahkan saat ini baik Dickie dan Aurora sudah tidak memakai pakaian mereka sama sekali.

" Ternyata tubuh kamu sangat indah sekali sayang ," kata Dickie sambil melihat tubuh indah sang istri.

" Lihatlah, punyaku sudah tidak sabar untuk segera mamasukimu Aurora ," kata Dickie sambil menunjuk adik kecilnya.

" Milik kamu besar sekali Dickie ," kata Aurora.

" Ini spesial untuk kamu sayang, supaya kamu puas akan permainan ranjang yang aku berikan ," jawab Dickie.

" Ayo mari kita segera tuntaskan ini Aurora ," kata Dickie lagi.

Dickie lalu memberikan f0r3pl4y kepada Aurora dengan lidah dan juga bibirnya di surga dunia miliknya.

D354han demi d354han dari Aurora sangat menggema di dalam kamar mereka, dan Dickie semakin menggebu saja ketika Aurora sudah sampai di puncaknya.

Dickie yang sudah tidak tahan, dia langsung mengangkat wajahnya dari surga dunia milik Aurora, untuk memposisikan miliknya tepat di depan surga dunia tersebut.

" Apa kamu siap Aurora?? ," tanya Dickie.

Mata yang sudah tertutup kabut 941rah, membuat Aurora hanya mengangguk saja kepada Dickie, dan bl33555, setelah berusaha sedikit, akhirnya Dickie bisa memasukkan adik kecilnya dan menyatu dengan Aurora sangat sempurna sekali.

" Eenngghhhhh ," lenguh Dickie dan Aurora secara bersamaan.

Mereka merasa sangat nikmat sekali, dan Dickie merasa, jika Aurora seperti masih per4w4n, sebab rasanya masih sangat sempit sekali.

Dickie lalu mencoba memulai menggerakannya dengan perlahan, akan tetapi karena merasa enak, gerakan yang awalnya pelan tanpa sadar semakin cepat dan teratur.

" Aaaahh-aaaahh-aaaaahh ," d354h Dickie dan Aurora secara bersamaan.

Berbagai gaya mereka lakukan, hingga terakhir, mereka menggunakan gaya d091 5t4yl3, dan akhirnya membuat Dickie sampai juga pada puncak kenikmatannya yang pertama serta Dickie juga sengaja mengeluarkannya di dalam rahim Aurora.

Untuk pertama kalinya, Dickie dan Aurora benar-benar sudah resmi menjadi sepasang suami istri dengan penyatuan yang baru saja mereka lakukan itu.

...✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️✴️...

...***TBC***...

1
ayu nuraini maulina
knp y orang yg selingkuh cma memandang dr materi klo g fisik semata,entr klo jelek n miskin d tinggalin, zaman skrng bukan dunia yg mau kiamat tapi kelakuan manusia yg udah kiamat
Femy Pantow
akhirnya tuntas sudah novel ttg aurora semuanya bahagia...aku pun turut bahagia 🤩🤩🤩...👍👍👍❤❤❤🙏🙏🙏thor...sehat happy bersama family 💪💪💪 sukses dgn karya yg unik lucu sgt menghibur...paling❤❤❤ aq dgn gaya novelnya yg kocak bikin perut dikocok + mata air mengalir ...😃😃😃🤣🤣🤣 serta anak end suami gomong ...kok ketawa sendiri🤭🤭🤭🤭🤭🤗🤗🤗
Maria_azis: terimakasih banyak Kak 😍😍😍😍😍😍🥰🥰🥰🥰🥰, nantikan novel terbaru ku ya Kak 🤗🤗🤗☺️☺️☺️

jangan lupa follow akun saya ya Kak, biar tahu jika aku Up novel baru 🤗🤗🤗☺️☺️☺️☺️
total 1 replies
Queen ur heart
thor di tunggu novel terbarunyaaa
Maria_azis: siaaap Nanti ya Kak, mau rehatin otak dulu 🤗
total 1 replies
Femy Pantow
lampu hijau martin dr pap a kimberly
wil wil
semua novel udah berakhir ending yang bagus dek...aku suka..dari awal sampe baca akhir semua nya bagus dek.. keren 👍👍
wil wil: siap dek..di tunggu dek
total 2 replies
sinti
cerita Kak Maria sangat menarik dan saya sebagai pembaca sangat menyukai nya,,,terima kasih kak untuk cerita nya yang telah menghibur saya yang merasa bosan saat udah beres² rumah dan mengurus anak,dan semangat terus untuk kakak membuat cerita baru 💪💪💪
sinti: siap kak
total 2 replies
wil wil
oh walah...udah saling kenal ternyata Martin dan papa nya Kimberly
wil wil: hmmmm...oke lah oke lah...
total 4 replies
Femy Pantow
semuanya happy ❤❤❤👍👍👍🙏🙏🙏
Femy Pantow
lewati dulu keluargaku br bisa kau bawa aku kimberly....martin boro2 🤣🤣🤣
wil wil
ayok.... Martin jadi kaget kan..siapakah itu?
wil wil
ya wanita ada masalah kabur trus menghindar...bukan apa sih biar masalah itu tidak berkepanjangan kan bisa repot juga
wil wil: betul itu dek👍👍👍
total 2 replies
Femy Pantow
ooe ada yg lg bucin si martin .... smg kimberly cepat ketemu
Femy Pantow
selamat berbahagia linea arny sehat selalu mom dan calon baby
Femy Pantow
mgk junior army datsng 🤣🤣🤣
sinti
selamat ya arny dan linnea atas kehamilan nya
wil wil
selamat buat linnea dan arnny..🙏
Femy Pantow
salah sendiri ayah ebet😀smg bahagia enzo aurora❤🌺
wil wil
hamil ya 🤭🤭
wil wil: sabar sabar ya dek...🤭🤭🤭
total 6 replies
wil wil
penyesalan memang datang terakhir kalo di awal nama nya perkenalan 🤭🤭
Maria_azis: 😎😎😎👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
total 3 replies
wil wil
pasti lucu bayi kembar 🥰🥰🥰🥰.. selamat buat Enzo dan Aurora 🤗🤗🤗🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!