NovelToon NovelToon
London One Night Stand

London One Night Stand

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:626.4k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

--Agar paham alur disarankan mampir dulu ke novel aku yang judulnya "Gairah cinta sang mafia"


Clara Alfred memutuskan untuk melajang seumur hidupnya setelah berkali-kali dikhianati oleh kekasihnya.

Suatu malam Clara memutuskan untuk pergi ke bar dan mabuk. Saat bangun ia kaget karena melihat seorang pria tidur di samping nya.

Dan sialnya itu adalah Boy, bodyguardnya sendiri.

Akankah mereka tetap melanjutkan
pernikahan meski tidak ada cinta diantara keduanya? Apalagi saat Clara tahu kalau Boy memiliki seorang kekasih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23

Pagi menjelang, Boy sudah bersiap untuk pergi ke kantor. Ia akhirnya menerima tawaran Darren yang memintanya untuk bekerja di kantor milik Jean.

Bukan tanpa alasan, itu juga karena Clara semalaman meminta Boy menerimanya daripada ia harus bekerja di sebuah cafe milik sahabatnya.

"Pakaikan dasi ini," perintah Boy pada Clara.

Clara mendengus kesal, pasalnya pagi-pagi sekali ia dipaksa bangun oleh Boy untuk menyiapkan sarapan pagi dan juga memandikannya.

"Tau begini aku tidak menyetujui dan membiarkannya kerja di cafe kumuh itu," gerutu Clara.

Boy yang mendengarnya hanya bisa menggeleng. Sampai kapanpun ternyata wanita yang ada di depannya ini tidak akan pernah berubah.

"Pakaikan yang benar, bisa tidak?!"

"Iya. tentu saja aku bisa," jawab Clara dengan dengan wajah yang di tekuk. "Bisakah kau sedikit menunduk! Badanmu tinggi sekali seperti tiang listrik." lagi-lagi Clara mengomel dan mungkin ini akan menjadi rutinitasnya sekarang.

Selesai memakaikan dasi, Boy langsung membopong Clara tanpa persetujuannya, membuat Clara memekik kaget.

"Turunkan aku, Boy!"

"Diam dan jangan berisik. Aku bisa terlambat di hari pertamaku bekerja karena ulah mu!"

Memang benar, waktu menunjukkan hampir pukul tujuh pagi. Dan Boy masih berada di rumah.

"Suapi aku." pinta Boy sambil mengancingkan lengan bajunya.

"Apa?"

"Clara Alfred! Pendengaran mu masih normal, bukan. Jadi aku tidak mau mengulang kalimat untuk kedua kalinya. Cepat lakukan atau aku akanmph--" belum selesai Boy bicara, Clara sudah membungkam bibir pria itu. Ia memasukkan satu sendok nasi goreng ke dalam mulutnya.

Boy melotot tajam, sedangkan Clara hanya tersenyum mengejek melihatnya.

"Uhuk...asin sekali." gumam Boy dalam hati.

Pfthh!

Clara menahan tawa mati-matian melihat wajah Boy yang seakan menahan sesuatu. Sudah tau dirinya sama sekali tidak bisa memasak. Lalu kenapa ia menyuruhnya melakukan itu.

"Bagaimana rasanya, suamiku?" tanya Clara sedikit menekan ucapannya.

Boy terpaksa menelannya, ia tahu kalau Clara tidak bisa memasak selama ini. Namun, ia terpaksa meminta wanita itu melakukannya supaya Clara belajar mejadi seorang istri.

"Sangat nikmat. Terima kasih istriku." ucap Boy datar lalu beranjak dari duduknya.

Clara pikir Boy akan marah dan mengajaknya bertengkar lalu mengajaknya berpisah. Sayang sekali, tebakannya salah.

"Aku akan cepat pulang jadi jangan pergi kemanapun," Boy mencium kening Clara sebelum benar-benar pergi dari sana.

"Haish!Rencana ku gagal hari ini, tapi lihat saja besok. Aku pastikan kau akan memintaku meninggalkanmu!" seringai licik terukir di bibir Clara.

***

"Selamat datang tuan Boy. Semoga kita bisa bekerja sama selama anda berada di sini." ucap Nayla yang tak lain adalah sekertaris kepercayaan Jean.

"Terima kasih, Nayla."

"Ini adalah ruangan kerja anda, jika anda membutuhkan sesuatu bisa panggil saya." Nayla menunjukkan apa saja yang harus dikerjakan oleh Boy dan apa yang tidak.

"Aku mengerti, lalu apa jadwalku hari ini." tanya Boy. Pria itu melepas kemejanya dan duduk.

"Ada beberapa berkas yang harus anda pelajari dan ditanda tangani. Silahkan di baca. Lalu pukul sebelas ada pertemuan dengan pemilik perusahaan Anderson."

Boy menghentikan gerakan tangannya mendengar nama Anderson. "Lanjutkan."

"Nona Alice Anderson sudah berad di bawah sejak lima belas menit yang lalu." Nayla kembali melanjutkan kalimatnya.

Boy menghela nafas panjang. Ia pikir setelah mengakhiri hubungan mereka beberapa hari yang lalu, wanita itu akan berhenti mengejarnya.

"Suruh dia masuk."

Nayla mengangguk. "Kalau begitu saya permisi, Tuan."

Tak berselang lama, terdengar suara ketukan pintu yang membuat Boy menghentikan kegiatannya.

Pria itu mendongak berbarengan dengan pintu yang terbuka, masuklah seorang wanita dengan pakaian seksi dan memperlihatkan hampir seluruh lekuk tubuhnya.

"Selama siang, sayang." Alice tersenyum dan langsung duduk di pangkuan Boy.

"Alice, ini kantor. Bisakah kau bersikap sopan saat--" ucapan Boy terhenti saat Alice membungkamnya dengan jari telunjuknya.

"Malam itu kau meninggalkanku, dan sekarang kau mengusirku. Apa aku sudah tidak berarti lagi untukmu, Boy!"

Seketika Boy terdiam melihat wanita yang masih sangat ia cintai menangis dengan tubuh bergetar. Baru kali ini Alice menunjukkan sisi rapuhnya.

"Maafkan aku," Boy mengusap air mata Alice dan memeluk wanitanya.

Sungguh, ia tidak bermaksud ingin menyakiti wanita berhati lembut itu. Tapi, Boy juga tidak mau mengingkari janji suci pernikahan yang sudah ia ucapkan. Posisinya menjadi serba salah saat ini.

"Aku akan menunggumu, sampai kalian bercerai. Selama itu, aku ingin kau lebih memprioritaskan aku di banding wanita itu."

Boy mengangguk, bagaimanapun Alice adalah satu-satunya wanita yang ada di dalam hatinya saat ini. Melihatnya menangis, membuat hatinya hancur.

Alice mengusap bibir Boy dengan lembut, lalu mendekatkan wajahnya pada pria itu. Hingga saat ini tidak ada jarak di antara keduanya.

"Boy, aku ingin meminta ijin mu untuk--"

Reflek Boy mendorong Alice hingga wanita itu jatuh ke lantai.

"Boy!" pekik Alice.

"Maafkan saya, Tuan. Saya sudah mengatakan pada Nyonya kalau anda sedang ada tamu penting." Nayla menunduk, ia merasa bersalah karena membiarkan Clara masuk tanpa ijin.

"Ck! Sepertinya lain kali aku tidak perlu datang kesini. Pantas saja kau tidak mengangkat panggilan dariku. Menggelikan sekali." Clara menggeleng pelan dan melangkahkan kaki dari sana.

"Berani kau melangkah keluar, aku tidak akan pernah memaafkan mu, Boy!" teriak Alice.

Seketika Boy berhenti dan berbalik untuk membantu Alice berdiri. "Maafkan aku."

1
antha mom
👍👍👍👍👍👍👍
Z'ndaa Lillah046
padahal sinopsis nya seru thorr🤩
Rita Juwita
/Good//Good/
Fatimah Ima
Bagus kak ceritanya aku suka
Aisyah Aisyah
cerita Steve gk ada kah. aku penasaran sama si steve
Senja: hehe belum ada kak,🤭
total 1 replies
Rizka Susanto
knp manusia spt alice msh dikasih tempat?
klo kek gitu gk bklan sadar dia, dan menganggap apa yg dia lakukan slm ini benar adanya
Amirah Iezam
dh habis ke cerita ni
Mila Julia
Cerita penuh drama tuh bikin candu ya. Aku juga bikin cerita sendiri, judulnya Jatuh Cinta dengan Adik Suamiku, siapa tahu kalian suka 😍
Mila Julia
Habis baca ini jadi pengen sharing juga, aku nulis cerita dengan judul Jatuh Cinta dengan Adik Suamiku. Jangan lupa cek ya 🥺
Mila Julia
Keren banget! Aku jadi kepikiran sama cerita yang lagi aku tulis, judulnya Jatuh Cinta dengan Adik Suamiku. Semoga kalian suka juga 💖
Mila Julia
Cerita ini emang bagus banget! Btw aku juga lagi nulis novel berjudul Jatuh Cinta dengan Adik Suamiku, boleh mampir ya 🥰
Tania Tantri
kakaka author ada ngga cerita buat juliet aku pengen
Senja: Nnti yahhh kk
total 1 replies
gia nasgia
Perkawinan Boye dan Clara penuh dgn drama tapi semoga mereka makin lebih kuat, untuk menjalani rumah tangga mereka apalagi ada baby yg lagi otw 😍😍
gia nasgia
Hahaha ternyata si bumil bar "lucu juga😂
gia nasgia
ihhh nggak jelas 😡
gia nasgia
Kayaknya Alice sebentar lagi end sebab Clara mempunyai granpa yg bisa di andalkan 😍
gia nasgia
Sepertinya Boy sdh kemakan dgn dramanya si rubah 😏
gia nasgia
klau Darren tahu kalau kamu sengaja bekerja sama untuk menghancurkan perkawinan, Clara dan Boy bisa habis kamu di tangan sang Mafia 😏
gia nasgia
semoga Boy tahu akal bulus kakak dan si rubah 🥺
gia nasgia
Ternyata di Alice se ekor rubah dan lebih gilanya Justin yg nggak punya ahlak, benar "cocok se frekuensi 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!