NovelToon NovelToon
Detektif Julid Vangke

Detektif Julid Vangke

Status: tamat
Genre:Mata-mata/Agen / Light Novel / Tamat
Popularitas:27.1k
Nilai: 5
Nama Author: rini sya

Apa Jadinya jika sekelompok orang dengan berbagai pandangan tapi satu tujuan dan si satukan dalam satu Agensi bernama JULID VANGKE. Sebuah institusi penegak keadilan. Yang digawangi oleh, Khodijah, Romlah, Caitlyn, Jukaykha, Jaenab dan Ijah.

Tugas mereka cukup berat, karena harus membasmi para penjilat tak berguna pemakan dana Bansos yang seharusnya dialirkan untuk Masyarakat yang membutuhkan. Para penjilat yang mereka beri nama Keledai Dungu itu ternyata memiliki banyak akal untuk melakukan Playing Victim.

Mampukah para detektif Julid Vangke membuktikan kebusukan mereka?

Karya ini hanya fiktif belaka. Terinspirasi dari banyaknya kasus yang terjadi dimasyarakat biasa😍Dilarang Baper! Ini hanya guyonan semata😍Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Khodijah yang sedang menari manja layaknya stiker teletubies milik anak-anak vangke, seketika terkejut, tersentak, dan terkaget-kaget dengan penuh pesona saat mendengar suara ponselnya yang berbunyi.

Kinclong.., kinclong..., kinclong, begitulah bunyi ponsel itu karena bunyi kring, kring, kring itu terlalu biasa, dan kurang spektakuler. Tidak layak dengan dirinya yang dinobatkan sebagai makhluk Tuhan paling spektakuler di jagad raya.

Khodijah kemudian mengambil ponsel itu sambil menari balet, karena kebetulan dia memang sedang memakai rok tutu yang terbuat dari tali rafia yang baru saja dibuatnya.

"Oh, Si Desmon. Ada apa nih Si Desmon hubungi gue?" celoteh Khodijah dengan gaya manjalita dan manjakani.

"Astogeh, Lucinta Luna lagi makan togeh," teriak Khodijah yang begitu terkejut hingga terbata-bata saat membaca pesan dari Desmon yang sebenarnya pejabat mata-mata temen deket Khodijah. Dalam pesan itu, Desmon mengatakan kalau beberapa hari ini Amat Supramat mendekatinya dan pejabat femes sosialitah lainnya, sambil bersikap sok akrab, sok kenal, sok deket, lalu ujung-ujungnya minta tolong agar bisa membersihkan reputasi dan popularitas dirinya yang sudah buruk, seburuk wajahnya, sudah tercela seperti sifatnya, dan terhina ke jurang yang paling dalam sedalam palung mariana di deket gunung merapi.

"Anak-anak vangke harus tahu ini, ini ga bisa dibiarin gitu aja, ini berita paling spektakuler di alam semesta di tengah gonjang ganjing berita yang lagi anget-angetnya seanget mejikom. Gue pikir si Amat udah ga punya muka ya, tapi ternyata dia emang ga punya malu. Dasar laki-laki berbisa dan berbulu domba! Kali ini Amat Supramat yang ga rajin-rajin amat harus dikasih pelajaran!" teriak Khodijah dengan begitu berapi-api seperti api Olimpiade yang tak pernah padam. Dia kemudian mengutak-atik ponselnya, dan menghubungi anak-anak Vangke.

Sementara itu, Caitlyn yang sedang berjemur di bawah pohon salak milik tetangga juga tak kalah terkejutnya saat mendengar suara ponselnya yang berteriak-teriak minta diperhatikan. Karena ponsel itu, meskipun barang mati, dia pun tahu, tidak dianggap itu lebih menyakitkan daripada ditinggal pas lagi sayang-sayange.

Keciprut.., keciprut.., keciprut... Bunyi suara ponsel milik Caitlyn yang minta diperhatikan. Caitlyn yang sedang memejamkan matanya, sayup-sayup manja pun membuka mata itu, sambil menguap melepaskan karbon dioksida yang begitu menggelora di dalam raganya.

Dia kemudian melihat layar ponselnya. Tampak di layar ponsel itu ada pesan masuk dari mata-matanya yang setengah polos, setengah psikopat bernama Nasrulia.

"Ada ape nih si Nasrul chat gue? Jangan bilang dia mau minta pembayaran gaji yang sempat tertunda dan tersia-siakan nih," ucap Caitlyn sambil membuka chat dari Nasrulia. Betapa terkejutnya Caitlyn saat melihat chat dari Nasrulia, dia pun terlihat membelalakkan lubang hidungnya karena membelalakkan mata itu sudah terlalu biasa, dan tidak sejalan dengan keindahan yang melekat pada dirinya sebagai wanita paling indah.

"Astaga naga, naga melati alibaba, what? Si moncong keledai itu udah keluar lagi?" teriaknya dengan begitu menggebu-gebu.

"Ini nggak boleh dibiarin, anak-anak Vangke harus tahu nih, kejahatan ga boleh kembali merajalela karena satria baja hitam dan power ranger udah nggak ada lagi di dunia, hilang tertelan jaman dan lekang oleh waktu, ini saatnya anak-anak Vangke kembali beraksi!" teriak Caitlyn saat membaca chat dari Nasrulia binti Nasrudin yang memperlihatkan bukti kalau saat ini Amat Supramat udah mulai keluar dari sarangnya di kandang macan.

Bahkan, tidak hanya itu saja. Selain sudah memperlihatkan batang beserta lubang hidungnya yang segede jempol gajah, Amat juga kini terlihat sok artis menyapa kaum jelata, tidak seperti biasanya. Bahkan Amat saat ini terlihat lebih agresif memperlihatkan wajahnya yang tak tampan apalagi rupawan.

Dia kemudian memijit-mijit ponselnya untuk menghubungi anak-anak Vangke agar mereka berkumpul di markas.

***

Beberapa saat kemudian, anak-anak Vangke pun sudah berada di dalam markas meskipun belum semuanya datang. Tinggal menunggu Romlah yang pasti sedang sibuk dengan tukang sayur langganannya, atupun dengan semua penggemarnya di media sosial. Serta Ijah yang pastinya masih sibuk berkutat dengan mimpi panjangnya yang tak kunjung usai untuk bertemu dengan Kim Soek Jin.

Sedangkan anak-anak Vangke yang sudah ada di dalam markas pun terlihat sibuk dengan kesibukan masing-masing yang ga terlalu sibuk. Tiba-tiba pintu markas itu pun terbuka.

Jebred

Setelah pintu itu terbuka, tampak Romlah masuk ke dalam ruangan itu sambil lari dengan begitu tergesa-gesa dan terbirit-birit.

"Gaes gile aja, gue liat Si Amat lagi nyawer di kampung sebelah! Cepet kita harus bikin rencana sebelum Amat yang ngga punya muka dan ga punya malu itu dapet simpati lagi! Dia lagi cari muka gaes, cepet gagalin rencana dia agar dia tetep terjembab di jurang kenistaan!" teriak Romlah.

1
No Name
pembukaan aja uda ngakak njiir negara api,,ga sekalian ajq negara konoha gitu😁
վմղíα | HV💕
jangan lupa mampir ya thor
վմղíα | HV💕
lanjut
վմղíα | HV💕
semangat Thor mampir juga keceritaku👃👃
🌻Ruby Kejora
Karya yg bagus
Sukses bwt kk
Rini Sya
🤣🤣🤣🤣
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
astagfirullah 😂😂😂 Ending nya pas si amat meninggal gara gara obat flu wkwkkw
Perempuan Terindah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
si Amad gak kira kira minum obat satu toples sembuh kagak overdosis iya
makannya mad jangan suka makan duit haram saat kamu menerima karma nya kamu tersiksa kan tapi saat kamu melakukan kejahatan itu kamu senang dan tak memikirkan apapun
Teti Kaka Hotimah
parah
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
akhirnya pada ketangkep hampir semua tinggal dedengkot nya doang nih yang belum terciduk
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
haaaaaahaha
akhirnya perjuangan kalian menemukan titik akhir juga dengan tertangkapnya para geng meresahkan 😁😁😁
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
gak sabar semuanya di ringkus biar tak berkeliaran membuat ke resahan lagi
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
akhirnya si amat bakalan di tangkap
kebanyakan bikin ulah sih
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
aelah si amat gak ada tobat tobatnya segala bubling GIS di palak😄😄😄
sokoooooor tuman kelamaan kalian senang di atas penderitaan orang lain saat nya kalian memetik apa yang kalian tanam
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
bagus atuh mat jika kamu berfikir untuk membawa geng KD ikutan merasakan seperti apa yang kamu rasakan biar tidak terperosok sendiri an bareng bareng biar rame
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
lah bukannya yang ini udah ya
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
penasaran semenyeramkan apa si Odah sampe sampe cermin pun gedek sama dia 😆😆😆
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
harus kena shock terapi dulu tuh si Amad 😒😒😒😒 biar keluar kandang
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
sok atuh mangga di segera kan supaya si amat supramat teu bisa ngeles bae
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!