NovelToon NovelToon
Cinderella Ken

Cinderella Ken

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nonelondo

Putri seorang gadis berusia 17 tahun. Harus rela menerima kenyataan dijodohkan dengan seorang tentara berpangkat Lettu dari kesatuan Angkatan Udara skuadron pesawat tempur. Seperti gadis kebanyakan seusainya. Alias lagi masa puber-pubernya, dan zaman sekarang lagi demam-demamnya K-POP. Tentu dia mengidam-idamkan memiliki pacar seperti Oppa-Oppa Korea. Meski calon tunangannya ganteng dan berpangkat. Tapi masa, dia nikah sama om-om?

Ken yang saat ini menginjak usai 33 tahun. Tak menyangka akan mendapatkan malapetaka ini. Sejak ditinggal kekasihnya 5 tahun silam. Dia belum siap menjalin hubungan lagi. Tapi sekarang dia bisa apa? Tambah bikin suntuk lagi, kenapa lah calonnya cabe-cabean?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonelondo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23 Didatangin Om Kendi

Orang tua Ken melongo melihat anaknya pulang sendiri. Tadi bukannya mereka baik-baik saja? Kenapa jadi begini? Ken pun ditanya, kemana Putri? Nggak menjawab, malah ngeloyor masuk ke dalam dengan memasang muka terus ditekuk.

30 menit kemudian, Putri nongol. Namun dia datang bersama linangan air mata. Sontak orang tua Ken kembali terkesima. Namun sebelum mereka bertanya, ada apa? Sudah disambar duluan oleh Putri.

“Om Ken jahat!” ujar Putri berlari ke dalam.

Jadi gadis itu ditinggal oleh pria itu di jalan. Tentu setelah dengar omongannya tadi, pria itu mana mau menggendong lagi.

“Nah! Kan, kan, kan...”

“Berantem seperti kemarin kayaknya mereka, Bu.”

“Apa Ibu bilang, nggak mungkin secepat ini anak kita jatuh cinta.”

“Ho oh! Untung Bapak gak ada ngabarin Wati, Bimo, dan Arya.”

Jadi bapak Ken ada berniat mau menghubungi mereka melihat kabar baik tadi.

Kemudian malamnya, Ken tidak keluar berdiam diri saja di kamar. Sungguh dia masih kesal. Bagaimana nggak? Jujur saja, dia bersikap baik dengan Putri itu telah terjadi perang bathin di hatinya. Tentu karena gak segampang itu masa lalunya dilupakan. Namun ditengah dia lagi berjuang akan keputusannya, Putri malah begitu.

Tapi sebenarnya dilubuk hatinya terdalam dia yakin semalam Putri gak bohong. Karena berbicara sambil mengeluarkan air mata.

Tunggu dulu... Tiba-tiba Ken teringat baju yang dibeli mereka sewaktu di mall. Lekas dia melempar pandangan ke daun pintu. Sudah begini, jangan bilang baju yang dibeli pakai duitnya itu untuk cowok itu? Masa iya, dia yang beliin baju untuk cowok yang ditaksir Putri? Yang benar saja!

Sementara itu yang di luar, sama seperti yang di dalam. Putri memperhatikan daun pintu kamar Ken. Akibat sikap Ken sedari tadi, dia jadi gak fokus belajar.

Om Ken pasti masih marah sama Putri.

Sejatinya dia malu. Bagaimana nggak? Masa, dia nangis-nangis di depan cowok terus curhat begitu? Makanya tadi terpaksa dia bilang begitu di warung bakso.

“Putri... Bisa ngerjain PR-nya?” tanya ibu Ken.

"....." Putri tidak menjawab.

“Putri...”

Terkesima, dan menoleh. “Hah?!"

“Bisa ngerjain PR-nya?” ulang ibu Ken.

“Oh! Bisa, Tante.”

“Habis ini istirahat ya, biar besok nggak telat bangun.”

Mengangguk. “Iya.”

**********

Kukuruyuk...!

Suara kokokan ayam terdengar di samping rumah. Bukan di situ saja, ditempat lain juga. Putri keluar dari kamar menuju sofa demi meringkukkan lagi badannya di sana. Disusul ibu Ken yang berjalan ke dapur setelah membangunkan Putri.

Hawa dingin terus menjalar seisi rumah. Udara subuh memang lebih dingin sebelum Matahari terbit.

Di kamar mandi, Ken terus membasahkan badannya, lalu nggak lama dia keluar. Melihat itu, ibu Ken bergegas membangunkan Putri. Setelah dibangunkan, Putri berjalan limbung ke kamar mandi.

Beberapa saat kemudian, pasangan hasil wasiat palsu itu telah berada di mobil dalam perjalanan menuju sekolah.

Ken curi-curi mata mengamati Putri yang seperti biasa lagi tidur di sebelahnya. Rasanya dia ingin membangunkannya. Karena ada hal yang mau ditanyanya. Namun karena gak tega jadi diurungnya nanti saja.

Nggak lama, mobil tiba di gerbang sekolah. Saat Putri bangun, Ken langsung buka suara.

“Putri..."

“Hoaaam..." Putri menguap.

“Apa, Om?” lanjutnya

“Gini, Om mau nanya...”

Enak nggak sih dia bahas hal itu? Memang salahnya, berpikir baju itu untuknya. Tapi kalau bukan buatnya, nggak rela juga dia jika baju itu untuk orang lain. Ken berhenti bicara, karena dia lagi berpikir gimana caranya biar dia gak terlihat ingin tahu.

“Mau nanya apa, Om?” Putri gak sabaran.

“Gini...”

“Cepat Om, Putri ngantuk nih!”

“Mm...”

Klak! Putri membuka pintu. Bug! Pintu ditutup lagi olehnya.

“Ya sudah ya, Om. Daaa...”

“Aduh...”

Pria yang kelamaan mikir itu akhirnya hanya bisa pasrah. Kemudian dia mengamati orang yang keluar dari mobilnya itu. Yang lagi berjalan ke pos satpam. Mau nggak mau dia jadi tancap gas, berangkat kerja.

Matahari sudah nampak di Angkasa. Siswa-siswi sudah terlihat berjalan menuju gerbang. Putri dibangunin oleh pak satpam. Lalu dia beranjak menuju kelas. Setiba di sana, di taruhnya tas di meja. Direbahkannya kepalanya di atas tas. Kemudian dia lanjut tidur lagi.

10 menit berlalu Mimi datang. Menaruh tas, menarik bangku, dan duduk di samping Putri. Lalu dia menepuk tangan.

“Put!"

“Ee... ee...” Putri molet-molet, namun dia nggak bangun.

“Ih, nih anak! Eh, Put!” Mimi jadi menepuk keras.

Tersentak. “Ih, apaan sih?!”

“Tidur mulu elo!”

“Aaa... Orang gue ngantuk juga, ganggu aja!” Putri tidur lagi.

“Kenapa sih elo tiap pagi tidur mulu.”

“.....” Putri tidak merespon.

“Yeee... Nih anak!” Mimi menggoyang-goyangkan tubuh di sampingnya.

“Aaa... Apaan sih?!" Putri kembali nggak terima.

“Bangun... 5 menit lagi kelas mau dimulai, tahu."

Dengar itu, Putri jadi memaksakan matanya untuk melek sembari menguap.

"Hoaaam..."

“Kenapa sih elo tiap hari molor mulu. Masa, tiap hari elo begadang.”

“Enggak ada begadang kok gue."

"Terus, kenapa?"

"Ya, ngantuk aja."

“Eh! Gimana? Gimana? Gimana? Malam minggu kemarin?”

Mimi berubah jadi mode kepo. Karena dia penasaran apa yang terjadi dengan sahabatnya saat menghadiri acara ulang tahun Boy.

“Dia nembak gue.”

Melotot. “Hah?! Serius elo?"

"Iya."

"Tuh, kan... Gue bilang juga apa! Terus elo udah jadian dong. Cie, cie, cie...”

Menggeleng. “Belum.”

Terpana lagi. “Lah, kok bisa?”

“Om gue galak!"

Bingung. “Maksud elo?”

“Gue nggak dibolehin pacaran.”

"Oo... Gitu..." Mimi mengangguk-angguk paham kalau begitu.

Wkwkwk... Paham apaan? Lagian, bisa-bisanya si Kencur bilang begitu.

*********

“Jadi berkas ini yang aku bawa ke kantor SATHARLAN, Bro?” tanya Budi.

SATHARLAN kepanjangan dari Kesatuan Pemeliharaan Pangkalan. Divisi yang bertugas membangun dan merawat semua landasan se-Indonesia.

Ken hening karena dia lagi berpikir. Kayaknya dia saja yang pergi. Karena sepulang dari sana, dia bisa mampir ke sekolah Putri. Asli dia penasaran sekali, seperti apa cowok yang ditaksir Putri hingga bisa membuatnya seperti dikerjain begini. Lekas Ken meraih berkas.

“Iya, ini berkasnya. Tapi sebaiknya aku saja yang pergi.”

Budi terbelalak akibat pergerakan yang mendadak dari Ken. Dan juga, karena merasa nggak enak alias apapun ceritanya Ken pangkatnya diatasnya. Jadi dia mencoba merampas balik.

“Aku saja, Bro.”

“Nggak, nggak! Aku saja.”

Karena atasannya tetap pada pendiriannya, Budi jadi pasrah balik ke meja kerjanya.

Beberapa saat kemudian. Setelah keluar dari kantor SATHARLAN alias urusannya sudah selesai. Ken tancap gas pergi ke sekolah Putri.

Setibanya di sana, diparkirkannya mobilnya di dekat pagar sekolah dan dia turun. Sebelum berjalan ke pos satpam, dia memakai kaca mata hitamnya dulu.

Orang yang didalam pos langsung berdiri, saat orang yang dilihatnya lagi berjalan ke arahnya. Itu kan, tentara yang tiap pagi mengantar Putri.

“I-ya, Pak,” sapa satpam itu gugup, sebaik orang itu tiba.

“Saya mau ketemu keponakan saya. Bapak tahu kan, siapa yang saya maksud.”

“Iya, iya, tahu Pak. Silahkan Pak, ke kantor sekolah dulu. Biar Bapak bisa menunggu di sana. Soalnya 10 menit lagi jam istirahat sekolah baru tiba.”

“Oke!" Ken mengangguk.

Lalu mereka pergi ke sana. Kemudian setiba di sana, ketika mereka masuk ruangan. Guru-guru yang berada di dalam yang kebetulan cewek semua. Spontan pada berdiri dan melongo.

“Ini, Om-nya Putri Amelia mau ketemu,” terang satpam itu

"....." Hening tidak ada satu pun yang menjawab.

Tentu ketampanan pria itu bisa membuat betina sulit mengalihkan pemandangan indah di depan mata. Sudah ganteng, pakai seragam tentara, sudah pasti tampak gagah. Dan gitu, pakai kaca mata hitam lagi. Sempurna sudah... Uhuy!

“Bu...,” tegur pak satpam.

“O-h, i-ya,” jawab mereka serempak tergagap-gagap.

“Ya, sudah. Saya hanya mengantar saja. Silahkan duduk, Pak.”

“Terima kasih,” angguk Ken.

Satpam itu pergi, Ken kemudian duduk, dan guru-guru itu pada kembali memandangi.

Rupanya di sana ada cowok yang ditaksir Putri. Boy lagi ada keperluan dengan salah satu guru di sana. Cowok itu memperhatikan pria yang berseragam tentara itu dari bawah sampai atas. Oo... Jadi ini Om-nya Putri? Pantas... Putri bilang galak!

Selang sesaat, bel berbunyi. Murid-murid pada keluar kelas. Putri berjalan bersama sahabatnya sambil cekikikan. Namun baru berapa langkah saja mereka meninggalkan kelas, seorang guru mencegat mereka.

“Aduh... Putri... Kenapa kamu nggak bilang punya Om ganteng?”

Bingung. “Om?”

“Ayo, ayo, kita ke ruang guru,” ajak guru itu dengan nada nggak sabaran.

Dua gadis ceriwis itu mengikuti di belakang. Namun sebelum tiba, dua gadis itu langsung melongo atas apa yang dilihat mereka. 

Rupanya Ken lagi dikerubutin guru-guru dan siswi-siswi sekolah di depan ruang guru. Jadi pria itu sudah keluar dari ruangan.

Lekas Mimi meremas-remas gemas tangan Putri. Dia gak tahan atas pemandangan indah di depan matanya.

“Ya ampun, Put.... Itu, Om elo? Gila! Ganteng banget, Put... Kayak Ahjussi-Ahjussi Korea gitu...”

1
Endang Werdiningsih
nyeselin dr kata nyesel berkaitan dgn penyesalan kalo ngeselin itu sesuatu yg menjengkelkan,,,
maaf othor sekedar koreksi menurut saya🙏
Nonelondo (ig : nonelondo): nyeselin itu bukan ke arah penyeyasalan kk. walau katanya dari sana tapi ini lebih mengartikan menyebalkan atau nyebelin. tapi gpp, terima kasih masukannya. Yuk, mampir juga kk ke novel baruku "My Man"
total 1 replies
Endang Werdiningsih
dulu pernah baca novel ini,,lamaaa bgt..
sampai sekarang kalo baca pasti lupa kasih like karwna keasyikan baca
Endang Werdiningsih
ditinggal kekasih meninggal sikap'a berubah termasuk kpd org tua jg sodara,,kok ga pantas bgt ya,,di mata ken seorang kekasih lebih berharga drpd orang tua jg sodara...
lanna sari siregar
Luar biasa
Nonelondo (ig : nonelondo): Hai, makasih ya atas bintangnya.🙏 Yuk, ramaikan novelku yang baru rilis. Judulnya "My Man". Klik profilku ya...
total 1 replies
Kasma Ramadhan
kapan d ganti nama panggilan a gak seru x msh manggilnya om
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
ainunlita28122019
bisa di gantikan yang cowo nya ganti sama yang lebih ganteng lagi gctue kaya arya saloka
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
" Ira_W "
okhhh ternyata biang keroknya adalah trio Wek Wek....😆
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
RosE
udah baca kedua kali, tetep ngakak waktu bab yg ini 😂😂😂
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
Wirda Pitri Selian
semoga cepat sembuh ibunya Thor ,
Wirda Pitri Selian
saya suka Thor cerita yg berbaur tentang militer
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
Wirda Pitri Selian
Ya Allah Thor
tengah malam tahan2 Tawa 🤣🤣🤣🤣
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
Wirda Pitri Selian
hahahaha
tengah malam ketawak2 sendiri Thor..
semangat trus ya
"𝙈𝙤𝙘𝙝𝙞"
wissss keren ini mah si mimi
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
ᶜᵃˡˡ ᴹᵉ ᴶⁱⁿᵍᵍᵃ😜
awang jadi sama mimi ja ya..🤭
𝔔𝔲𝔢𝔢𝔫 𝔅𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔯𝔞𝔱𝔲
mampooos kou ken😂😂
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
"𝙈𝙤𝙘𝙝𝙞"
kuburan winda
𝕻𝖊𝖗𝖆𝖍𝖚 𝖐𝖊𝖗𝖙𝖆𝖘 ⛵
dieh om modus ini😂😂
𝕻𝖊𝖗𝖆𝖍𝖚 𝖐𝖊𝖗𝖙𝖆𝖘 ⛵
hahhahaha somplak si putri😂😂
Nonelondo (ig : nonelondo): hai, novelku "My Man" uda terbit dibaca...
total 1 replies
𝕻𝖊𝖗𝖆𝖍𝖚 𝖐𝖊𝖗𝖙𝖆𝖘 ⛵
pepet terus put,,jangan kasih celah buat org k 3...
𝕻𝖊𝖗𝖆𝖍𝖚 𝖐𝖊𝖗𝖙𝖆𝖘 ⛵
ortunya gabut banget😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!