Hallo namaku Agnia Aura Safitri bisa kalian panggil saja "aura" oiya aku punya mantan kekasih yang bernama
Dave Bramantyo Soekamto. kalian penasaran kan sama perjalanan kisah cinta kita? yukk ikutin terus kisahnya 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Caca Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rindu yang Terpendam
Entah kenapa perasaan Aura sangat senang sekali akhirnya ia bisa mengajak Dave ketemuan dengan dirinya setelah sekian lama,Aura pun sangat bersemangat sekali yang tadinya dia malas makan dan mandi pas tau ia mau jalan sama Dave, Aura langsung bergegas untuk makan pagi lalu mandi sebelum Aura berangkat, Aura ingin sekali terlihat cantik didepan Dave lalu ia berdandan agar terlihat sangat menawan dan enak dipandang.
Pukul 2 Siang pun tiba Dave pun mewhattsap nomer Aura ia menanyakan* apakah hari ini jadi bertemu apa tidak
Aura yang membaca pesan itu sangat senang entah ada rasa apa tiba tiba Aura yang ingin bertemu dengan Dave lalu Aura pun membalas chat whatsapp Dave
Aura : Kamu dimana gitu?
Dave : Dirumah
Aura : Dih kirain udah berangkat
Dave : Katanya jangan buru buru
Aura : Ya tapi nanti keburu malam, takutnya ortu aku nyariin aku kan aku suka gak dijinin keluar kalau udah kemalaman banget mah
Dave : Santuy
Aura : Yaudah gak pake lama kamu harus kesini gpl!
Dave : Iya bos otw
Aura : Aku tunggu awas
Setelah itu Dave pun sampai dan menghampiri Aura ,Aura sangat terkejut karena Dave mengagetkan dirinya dan Dorr! ucap Dave
Aura : Yaampun Dave bikin jantungan aja
Dave : Lagian kamu ngapain dijalan
Aura : Kan nunggu kamu
Dave : Yaudah cepet masuk sini ke mobilku
dalam hati Aura ini orang gak ada romantisnya amat beda banget gak kaya Panji huft ,bukain ke pintu nya Aura pun masih terus menatapi Dave dengan perasaan kesal .
Namun Dave pun mengetahui keinginan Aura itu apa lalu akhirnya Dave pun langsung membukakan pintu mobil dan mempersilakan Aura untuk duduk dimobil. Setelah Dave mempersilakan Aura duduk wajah Aura pun berbinar dan terlihat sangat ceria Dave pun mendapati wajah Aura yang sedang meliriknya, pipinya semakin memerah karena diliatin balik oleh Dave.
Aduh jantungku kenapa ini kenapa jadi salah tingkah setia ngeliat Dave apa mungkin aku merindukan dia lagi aduhh jangan sampai dia denger suara jantung aku saat ini ucap Aura didalam hati sambil berdiam diri
Tiba tiba Dave mengagetkan kembali Aura, Heiii ! Dorr ! woi ! Aura kamu kenapa daritadi bengong terus apa ketek aku bau ya ucap Dave sambil terheran
Seketika lamunan Aura pun buyar "Ah tidak tidak Dave segitu kamu wangi ya kali bau kau yang benar saja"
Dave : Lalu kenapa kamu bengong saja ra
Dave pun mematikan mobilnya dan berhenti sebentar lalu Dave pun memandang wajah Aura , jantung Aura pun bereaksi makin cepat dan ia tak ingin Dave mendengar jantung nya tetapi muka Dave pun semakin mendekat dan Dave pun penasaran sama detak jantung nya Aura saat ini dan ketika ia mendekatkan telinganya ia mendengar jantungnya berdebar dan dalam hati Dave pun sudah tau kalau Aura mungkin sedang teringat oleh dirinya ketika dahulu, makanya saat ini dia sedang berdebar lebih cepat Dave pun berkata dalam hati nya "Aduh Auraku tanpa kamu memberitahu ku juga aku sudah tau duluan, kamu ini masih lucu seperti dulu ya" gemas Dave dalam hati
Aura pun sangat malu karena Dave sudah mendengar detak jantung nya, Dave pun sangat tak tahan ingin mengacak ngacak rambut milik Aura. Mereka pun saling bertatap tatapan ,Aura pun gak tinggal diam ia langsung menyuruh Dave untuk pergi tetapi Dave malah membawa Aura kebukit yang waktu itu mereka jadian Aura pun merasa tempat ini tidak asing bagi dirinya dan Aura pun melihat sekitar dan memutar kembali memori yang dulu dan Aura pun sudah ingat. Akan tetapi Aura sangat penasaran mengapa Dave membawa dirinya ketempat ini? Apa mungkin Dave merasakan hal yang sama dengan nya.
Ketika mereka sedang jalan Dave pun langsung menggandeng tangan Aura dan berhenti sebentar lalu mereka pun berhadapan Dave pun memandang mantan kekasih nya itu dengan penuh kerinduan dan Dave pun langsung memeluk diri Aura, jiwa Aura kini down sekali ia sangat terbungkam dan tak mengeluarkan kata-kata ketika Dave memeluk dirinya lalu Dave pun mengeluarkan air matanya ia berniat untuk meminta maaf atas kesalahan dirinya dahulu ketika mereka menginjak SMP tiba tiba Dave pun bilang
Dave : Aura, aku minta maaf padamu aku udah nyesel udah melepaskanmu dahulu mungkin kalau kita masih bersama hingga kini hubungan kita udah 7 tahun.
Aura pun syok mendengar kata kata permintaan maaf dari Dave, perasaannya saat ini campur aduk antara senang, grogi, dan apalagi dia saat dulu sudah membenci diri Dave karena sikap dan kelakuannya yang keterlaluan , "Aku harus apa ya tuhan ? apa aku maafkan saja dia tapi kalau aku maafkan dia takutnya bakal terulang kembali" Ah sudahlah aku gak boleh egois aku harus memaafkan Dave lagipula sudah masa lalu permasalahan nya Dave pun menanyakan kembali pertanyaan dirinya kepada Aura "Gimana ra? "
Aura : Baiklah aku memaafkanmu, tapi aku masih agak takut kalau untuk balikan dulu kasih aku waktu
Dave : Baiklah terimakasih ra kau sungguh wanita yang sangat baik
Aura pun hanya tersenyum kecil kepada Dave
Dave : Bagimana kalau kita bikin vlog
Aura : Hm boleh hayu saja
Setelah berapa lama perut Aura pun sangat lapar ia sangat ingin makanan, Dave pun langsung mengajak Aura kesebuah resto yang sangat mewah
Aura : Tapi aku kan gak bawa uang tabungan ku banyak banyak Dave pasti disini makanannya mahal mahal deh sambil tertunduk kebawah
Dave : Tak apa Aura aku kan belum pernah meneraktirmu benar kan?
Aura : Hm iya mungkin aku sudah lupa maaf
Dave : Tenang saja aku yang akan meneraktirmu
Aura : Hmm iya deh ikut apa kata pak polisi aja hehe
Dave : Nah gitu dong,kamu mau mesen apa?
Aura : Apa aja deh yang enak
Mereka pun sudah makan dan hari pun sudah mulai malam lalu mereka pun langsung menuju rumahnya Aura sesampainya dirumah Aura, Dave pun ikut turun ketika Aura hendak menyuruh Dave untuk pulang akan tetapi kedua orangtua nya Aura pun melihatnya dan ....
Ibu Aura : Loh nak Dave dari kapan disini?
Dave pun grogi
Dave : Ini tante Dave baru aja pulang ngajak Aura jalan sore gpp kan tante?
Ibu Aura : Gpp dong nak Dave ibu justru senang ada yang mau ngajak main Aura daripada Aura dirumah mulu kan hehe
Aura pun tampak memerah pipinya dan malu apa yang ibunya sudah bilang barusan kepada Dave dan Aura pun langsung medumel didalam hatinya "Ih, ibu bikin kesel aja kenapa sih harus suruh dia masuk huft udah tau aku lagi ingin sendiri !"
jangan lupa mampir juga ya