NovelToon NovelToon
Suamiku Calon Suami Sahabatku

Suamiku Calon Suami Sahabatku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:288.9k
Nilai: 5
Nama Author: Fadhila dila

Aqila dan Arga adalah sepasang suami istri yang terpaksa menikah. Ini adalah keinginan dari Sherly sahabat dan juga calon istri dari Arga.

"Kumohon ini adalah permintaan terakhirku." Kata kata itu yang membuat mereka bersatu. Meskipun awalnya mereka terpaksa untuk menikah. namun lama kelamaan meraka merasa nyaman satu sama lain.

Apakah mereka akan selalu bahagia? Bagaimana jika Sherly kembali? Siapa yang akan di pilih Arga pada akhirnya?

Yuk simak cerita selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadhila dila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps 22

Saat waktu menunjukkan pukul 5 sore. Arga pulang ke rumah langsung menuju kamarnya untuk melihat keadaan Aqila. ia sudah mendengar kabar dari Rendi jika Aqila terjatuh dari tangga.

"Qila.. kamu dimana?" Arga berteriak memanggil Aqila.

"Ga usah teriak teriak mas. aku baru selesai mendi." Balasnya sambil berjalan menuju meja rias sambil meringis menahan sakit.

"Kenapa bisa jatuh? ada yang mencelakaimu?" tanya Arga.

"Ga ada mas. aku hanya terpeleset." jawab Aqila. "kata dokter ini gak terlalu serius kok mas. cuma keseleo aja. mungkin besok atau lusa juga sembuh. tapi kak Rendi ngasih aku izin sampai akhir minggu ini. Jadi aku bisa istirahat lebih lama." Lanjutnya.

"Ya harus lah kamu istirahat banyak. kalo Rendi gak kasih kamu istirahat. Aku pasti paksa kamu keluar dari kantor dia." Balas Arga.

"Jangan gitu dong mas. aku berjuang sendiri loh pengen kerja di sana." Lanjut Aqila.

"Kamu bisa kok kerja di tempat aku. malah kamu gak kerja juga bakalan aku kasih uang banyak buat kamu." Balas arga.

"Aku tetep mau kerja sama Kak Rendi mas. boleh ya? aku bt kalo di rumah terus. kalo aku kerja di tempat kamu KKN namanya." Jawab Aqila lagi.

" Terserah kamu aja lah. tapi aku gak mau ya kalo kami sampe celaka lagi." Ucap Arga menyerah.

"Iya mas.. aku janji aku bakal lebih hati hati lagi." Balas Aqila sambil bergelayut manja di lengan Arga. "Mandi sana. nanti keburu masuk waktu maghrib." lanjutnya.

Arga mengecup puncuk kepala Aqila sambil berlalu menuju kamar mandi. 15 menit kemudian Arga telah selesai dengan ritual mandinya. ia melihat ada alat salat yang akan ia pergunakan sudah terlipat dengan rapi di atas ranjang mereka. Waktu salat maghrib tiba. Arga segera melaksanakan salat maghrib. setelah selesai ia mencari keberadaan istrinya.

"Kok kamu yang masak sayang? Bi Susi mana? Kamu juga harusnya banyak istirahat jangan terlalu banyak gerak." Ujar Arga.

"Aku lagi nyiapin makan malam kita mas. Bi Susi lagi demam. Aku gak tega nyuruh buat masak. Aku juga ga apa apa kok mas." Balas Aqila.

Arga hanya diam di meja makan. sambil memandang Aqila yang sedang memasak. Tak berselang lama Aqila selesai dengan masakannya. Ia memasak sop Ayam. Perkedal kentang dan Rendang.

Saat Aqila hendak menyajikan di meja makan ia tiba tiba meringis kesakitan. Arga langsung menghampiri Aqila.

"Kenapa sayang? Sakit lagi?" Ucap Arga dan Aqila hanya mengangguk dengan ekspresi menahan sakit. " Kamu duduk aja ya. biar aku yang nyiapin ke meja makan." Lanjutnya sambil memapah Aqila ke kursi meja makan.

Dua bulan telah berlalu. hubungan mereka semakin mesra setiap harinya. Tetapi gosip antara Aqila dan Rendi di kantor masih betah berseliweran di sana.

"Kak ini udah 2 bulan loh. tapi kok itu gosip masih betah disini." Ucap Aqila saat mereka bertemu di lobi kantor dan hanya di tanggapi Rendi dengan mengangkat bahu.

"Bagaimana dengan persiapan makan malam perusahaan kita malam ini Aqila?" Tanya Rendi.

"Sudah 95 persen Kak. tinggal beberapa bagian kecil saja." Balas Aqila.

"Jangan lupa ajak Arga supaya bisa klarifikasi masalah gosip kita di kantor." Ujar Rendi.

Setelah pembahasan selesai,Aqila berlalu menuju meja kerjanya. Ia lalu memberikan pesan ke Arga

Me.

Mas jangan lupa ya nanti malem ada makan malam di perusahaan kak Rendi. Mas gak lupa kan?

Mas Arga

Iya mas gak lupa kok sayang. tapi maaf mas harus berangkat ke kota B. ada masalah disana sepulang dari sana mas langsung menuju tempat kamu.

Me

Ok mas. kabari aku ya mas.

Mas Arga

Ok sayang.

Aqila membereskan segala sesuatu yang di rasa kurang untuk acara makan malam ini. Makan malam ini di adakan karena keberhasilan beberapa team dalam sebuah proyek besar.

"Kamu jangan terlalu capek mungil. kamu tuh tugasnya memberi tugas pada orang lain." Ucap Rendi pada Aqila sambil mengacak puncuk kepala Aqila.

"Ih.. kebiasaan deh pasti ngeberantakin rambut. aku udah ke salon tau Kak." Balas Aqila.

"Perasaan biasa aja deh ga ada yang berubah. apanya yang ke salon?" Tanya Rendi lagi sambil melihat Aqila dari atas ke bawah. Aqila yang di lihat dengan cara seperti itu hanya mendengus kesal. Dan Rendi hanya tertawa lepas melihat tingakah Aqila.

"Hush... Malu kak di liat karyawan lain. mana imege bos. ga ada sama sekali." Ucap Aqila sambil melihat Rendi dari ke bawah.

"Balas dendam ceritanya." Lanjut Rendi sambil melilitkan tangan kanannya ke leher Aqila. "Ayo kita makan dulu mungil. Udah jam 2 loh ini. jam makan siang juga udah lewat." Lanjutnya.

"Pantesan kak aku laper." Jawab Aqila sambil nyengir.

Interaksi mereka tak lepas dari pandangan tidak suka Bella. Bella berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia akan melakukan apapun untuk merebut Rendi kembali.

Saat yang di tunggu tunggu telah tiba. Acara makan malam sedang berlangsung. Rendi memberikan beberapa sambutan. dan berterimakasih kepada teamnya yang berhasil dalam sebuah proyek besar.

"Arga mana?" tanya Rendi.

"Gak tau kak. telfonnya juga gak aktif." Balas Aqila.

"Ga apa apa. nanti aku coba telfon Dimas untuk memastikan" lanjut Rendi.

"Iya ya kak. kok aku gak kepikiran Kak Dimas ya Kak." Balas Aqila lagi "Kak aku ke toilet sebentar ya." lanjutnya. Rendi yang sedang menelfon hanya menganggukan kepala.

Saat akan masuk ke toilet. ternyata Bella sedang mengikutinya. ia tidak menghiraukan kehadiran Bella. setelah hajatnya selesai ia mencuci tangan di wastafel. tiba tiba Bella menjambak rambut Aqila.

"Aaaakkhhh.." Pekik Aqila.

"Kamu udah saya peringatkan jangan dekat dekat dengan Pak Rendi. karena sampai kapanpun ia hanya milikku." Ujar Bella.

Aqila hanya diam tidak membalas. Ada seseorang yang melihat aksi dari Bella. ia langsung menuju aula utama memberitahukan apa yang di lihatnya ke bos besar yang tak lain Rendi.

Rendi segera menuju toilet dan ternyata Arga telah sampai ke tempat acara. melihat Rendi yang berlari terburu buru Arga mengikuti ke mana Rendi berlari.

"Ngapain Rendi ke arah toilet wanita? Masuk lagi.. mau ngapain dia? aku harus mengikutinya." Batin Arga.

Saat Arga memasuki toilet itu terlihat Rendi sedang memarahi seorang wanita. ia tak bisa melihat dengan jelas. namun saat ia masuk lebih dalam ia melihat Aqila sedang menangis sesegukan di dalam dekapan Rendi.Dengan rambut berantakan. dan pipi sedikit lebam dan ujung bibir yang berdarah.

"Ada apa ini Rend?" Tanya Arga.

mendengar suara Arga,Aqila langsung menoleh sumber suara. Saat ia yakin itu Arga ia melepaskan pelukan Rendi dan berlari memeluk Arga. Arga menyambut pelukan Aqila. Arga mengelus bagian rambut Aqila yang berantakan.

"Lihat kan Rend. dia itu bukan wanita baik baik. buktinya ia berlari ke arah Pria lain di depan mata kamu sendiri. Atau dia tau kalau pria yang dia peluk itu lebih kaya raya dari kamu Rend?" Ucap Bella dengan angkuhnya.

"Ikut aku ke aula Bel." Ucap Rendi sedikit membentak Bella.

Rendi berlalu ke arah aula di ikuti Bella di belakangnya. Aqila dan Arga pun mengikuti mereka ke aula.

"Maaf mengganggu waktu makan malam kalian. ada pengumuman yang harus saya sampaikan saat ini juga." Ucap Rendi berada di podium. didekatnya ada Bella serta Aqila dan Arga.

"Saya akan mengumumkan pemecatan Bella di sini. Mulai hari ini Bella kamu saya pecat secara tidak hormat." Lanjutnya.

"Kenapa kamu memecat saya Rend? Apa karena perempuan murahan ini." Sarkas Bella. "Kalian lihat kan. perempuan ini dia berada di pelukan selingkuhannya. sedangkan Rendi ada di depan mata dia sendiri. Aku yakin ia berselingkuh dari Rendi karena Pak Arga memiliki harta kekayaan yang lebih banyak dari Rendi." Ucapnya sambil menunjuk menunjuk Aqila di hadapan semua orang.

Arga hanya diam, ia ingin melihat sampai mana ia berani berbicara. Rendi pun hanya diam seolah apa yang dituduhkan Bella benar adanya. Bella terus menjelek jelekkan Aqila di hadapan semua orang.

"Cukup Bella" bentak Rendi dengan amarahnya.

"Kenapa kamu terus membela wanita murahan ini. Kamu gak jijik sama dia?"Sarkas Bella.

"Aku lebih jijik sama kamu. kamu yang menyebarkan gosip jika ia adalah perusak hubungan kita kan?" Ucap Rendi. "Kamu salah Bella. karena kamu yang sudah merusak kepercayaan saya. saya melihat dengan kepala saya sendiri, Kamu tidur dengan laki laki lain. kamu sedang bercinta dengan dia. Apa aku salah Bella?" Lanjutnya. Bella hanya diam ia berfikir bagaimana caranya agar ia bisa mengkambing hitamkan Aqila.

"Cukup.. Saya akan menjelaskan semuanya disini. Aqila itu istri SAH saya. hubungan ia dengan Rendi hanya sebatas adik dan kakak. Keluarga Rendi sudah mengangkat Aqila sebagai keluarganya. Aqila ini adik angkat Rendi."Jelas Arga membuat Bella terdiam seketika. "Saya tidak suka anda menjelekkan nama baik istri saya. akan saya pastikan kamu membayar semua yang sudah kamu perbuat terhadap istri saya. Dan saya pastikan kamu mendekam di..." Lanjut Arga.

"Sudah Mas. Kasian Bu Bella. dia pasti malu banget." Potong Aqila.

"Kamu kok masih ngebelain dia sih sayang? Aku gak suka dia berbuat sesuka hati dia sayang. dia sudah menyakiti hati kamu. otomatis dia juga menyakiti hati aku sayang. aku lebih sakit dari kamu. karena aku gak bisa menjaga kamu. Maaf sayang aku terlambat hadir di acara ini." Ucap Arga sambil memeluk erat tubuh Aqila. "Kamu harus membayar semuanya." Lanjut Arga sambil menunjuk ke arah Bella yang hanya diam dengan tubuh yang bergetar.

"Maaf telah mengacaukan acara makan malam kalian. dan kalian harus melihat kejadian ini." Ucap Arga di depan podium.

Aqila sudah terlihat tenang sekarang. Ada Rendi, Ben dan Dimas di sisi Aqila saat ini. Sedangkan Arga sedang berdiri di depan podium. Setelah permintaan maaf Arga. Ia membawa Aqila keluar dari aula di ikuti Dimas di belakang mereka. Mereka pun kembali ke rumah dan beristirahat.

1
Sundari Sekariputi
bgs ceritanya thor 👍👍👍
amalia gati subagio
1lg ciwi o on pengemis cinta halu, ngeramai in klan pengemis he
Tiwik Firdaus
semoga pernikahannya bahagia dan seandainya sherly sembuh bisa menerima tajdir dirinya dan arga yang tidak berjodoh kan dia sendiri yang menyuruh menikah arga dan aqila
Pak Eko
lelaki sep Arga TDK tegas, buat Aqila menjauh biar Arga tau bahwa Aqila berarti buatnya. lagian Arga menyetujui permintaan Shelly, sdgkan qila sempat nolak. buat Arga nyesal..
Syifa Syifa
disetiap novel mesti ada nasi gorengy
Parisya khaibar
suka critanya,ga bertele2,tkoh2nya jg ga lebay2,episodenya jg ga bnyak.semngat thor
Nasyiah Buniamin
Terima kasih thor sehat dan sukses selalu dalam berkarya, semangat thor
Shanty Katsu
kesel mudah banget maafin🤦‍♀️
Vindi Anisa
emak sama anak sama sja,dulu yg mhon2 ke qila untuk nikah sama Arga,skrg nyrh pisah sama Arga😠
prodi kelas pati
maaf ya...kayak g relialistis banget gitu, masa bantu sampai segitunya, rela g pulang, hidup 1 apartemen, padahal ada hati yang harus di jaga
Ida Blado
ribet bgt jdi arga
mawar
sakit bangettttt sumpah,😭😭😭😭
Ira
Heemm, udh end
Shen月呀: halo kak jangan lupa mampir juga di karyaku 🙃
total 1 replies
Ramadani Yanti
cerita bagus thor
cuman kurang greget ceritany,tp tetap semangat ya thor,dan semoga banyak yg baca ceritamu 😊😊😊
Ramadani Yanti
ya ela,masak bs lupa sm istri gr2 ngobrol am cewek,klo aq jd aqila tak
Ramadani Yanti
suka dgn jalan ceritany😃😃😃
Hasrinawati Hasan Basri
mantap
Nur Hidayah
lanjut thor
Roro Ayu Murwani
awal yg manies
pahit ditengah
ending yg maies
Roro Ayu Murwani
jgn2 sherly ma mamanya sekongkol
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!