NovelToon NovelToon
Nona Muda Incaran CEO

Nona Muda Incaran CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Claudia angelica

Perjalanan cinta sang CEO yang terpanah akan pesona nona muda, nona muda yang dikelilingi banyak tuan muda. Apakah sang CEO berhasil untuk menjadikan nyonya muda sebagai nyonya di rumahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Claudia angelica, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Hari ini Keren tampak sibuk di butiknya, ia sejak pagi sudah stand by di butik untuk memastikan semua persiapan pembukaan butik, banyak karyawan yang lalu lalang di dalam ruko tersebut.

Butik Keren terdiri dari 4 lantai dengan luas 320 M × 750 M terdiri dari lima lantai. lantai pertama adalah tempat khusus untuk parkir disusul lantai dua adalah area untuk makan terdapat beberapa caffe shop juga, lantai selanjutnya adalah tempat khusus untuk pria mulai dari anak kecil, remaja sampai dewasa. di lantai selanjutnya adalah kebutuhan khusus perempuan mulai dari kids, remaja sampai orang dewasa.

"Bagaimana apa semua sudah siap ?" Tanya Keren kepada salah satu staf yang bertanggung jawab.

"Lapor nona, semua sudah siap, lapangan parkir sudah seratus persen aman dan bersih, untuk lantai selanjutnya semua sudah siap begitu pula dengan butik baik lantai 3 maupun lantai 4." Jawab staf tersebut dengan ramah.

"Baguslah, minta yang lain untuk segera makan secara bergantian dan istirahat bergantian karena sore nanti akan menguras tenaga karena cukup banyak tokoh - tokoh penting yang akan hadir." Titah Keren sambil tersenyum.

"Siap segera laksanakan." Jawab staf tersebut segera pamit undur diri.

John kepala pengawal nona mudanya tampak celingak - celinguk mencari sang nona muda, ini sudah pukul 13.00 tapi seingatnya nona muda Keren hanya memakan satu potong roti sejak pagi akan terjadi masalah jika sampai nona mudanya sakit.

"Astaga." Ucap John sambil menepuk jidat.

tampaknya ia melihat Keren sedang mengangkat - angkat barang berat, matanya menjadi tajam begitu mendapati beberapa pengawal yang tampak tidak membantu.

"Apa kalian sudah bosan bekerja ?" Tanya John dengan dinginnya ia memang sudah berumur tapi tetap saja auranya terasa mencengkam.

"Maaf tuan, tapi nona Keren melarang kami ia mengancam jika kami membantunya maka ia akan meminta anda memukuli kami." Jawab salah seorang pengawal bercucuran keringat.

John yang mendengar laporan tersebut hanya menghela nafas, anak buahnya sering mendapat ancaman - ancaman dari sang nona muda dengan melibatkan namanya.

John segera meninggalkan para pengawal dan berjalan mendekat pada nona mudanya yang tampak sibuk.

"Nona .. " Ucapan John terpotong begitu saja.

"Menjauh, aku benar - benar akan melaporkan kalian pada John, dan meminta ia untuk memukuli kalian jika terus mengganguku." Ucap Keren ketus, ia tak suka jika para pengawal menganggap ia lemah dan tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya sendiri.

"Nona ini saya John, sebaiknya sekarang anda segera makan dan bersiap untuk mandi kembali, tiga jam lagi acara akan segera dimulai." Jawab John dengan tegas.

"Sebentar lagi John .." Jawab Keren terpotong.

"Maaf nona, saya terpaksa harus melaporkan kepada tuan muda Felix jika nona tidak bisa di ajak kerja sama." Ancam John.

"Huft iya iya, ayo kita kembali ke rumah aku akan sarapan di mobil." Jawab Keren sedikit kesal.

"Baiklah mari nona." Ucap John sopan.

"Tidak perlu begitu sopan padaku paman." Ucap Keren sambil tersenyum kecil.

"Saya harus profesional dalam dunia pekerjaan." Jawab John sopan membuat Keren cemberut.

"Yah yah terserah." Jawab Keren sambil melenggang pergi.

"Astaga apa sudah ada yang menjaga parkiran vvip ?" Tanya Keren kepada John.

"Semua sudah aman nona." Jawab John.

"Untuk panggung bagaimana ? " Tanya Keren memastikan.

"Aman nona." Jawab John.

"Bagaimana dengan boyband dan girlband apa mereka sudah siap ?" Tanya Keren.

"Sudah." Jawab John lagi.

"Silakan masuk." Ucap John sambil membuka pintu.

"Terima kasih." Ucap Keren.

Setelahnya John berputar dan duduk di belakang tepat disamping nona mudanya.

1
Widia Aja
Masih belum ada perubahan kesalahan2nya Author ya
Widia Aja
Caca...eh, Coca...eh, Cicak...
Sia0a lah itu yg sengaja merayu Varo dan jahat sama Keren, pasti buat rencana jahat di hari pernikahan Varo n Keren, dan jadi nenek Lampir pelakor nya..
Widia Aja
ukuran tanah 400mx600m=240.000m harga nya cuma segitu?😱
Widia Aja
❤❤❤❤
Widia Aja
Semoga jodoh...
Widia Aja
Kode keras dari Varo😃👍🏼
Widia Aja
Horang kaya mah bebaaaaass....
Widia Aja
Semoga aman2 aja kalau ketemu kakak yg possessive..
Widia Aja
Kenapa Felix jadi cemburu ama anak kecil ya...
Widia Aja
Cerita yg berbeda dng cerita pd umumnya...
Menarik....👍🏼
Widia Aja
Masih banyak salah ketik yg menjadikan reader mengulang membaca nya agar tidak ada salah pengertian sehingga jalan cerita jadinkacau
Widia Aja
Duh, hati2 nanti Keren ada yg mencelakakan..
emayhaemi
lebay kali si felix,,, kalo dia bisa merasakan mana orang yg tulus dan tidak harusnya felix juga bisa merasakan dan membedakan dia hanya boca kecil kenapa boca kecil seakan jadi ancaman besar
Nadyra
taksinya bukan mobil biasa kli...bisa aja mobil yg di pake Alphard jadi ga heran nominalnya sgtu
Busta RahmEss
seketika jiwa misquen q meronta ronta... itu nominal yg fantastis
Yeni Anggriani
ini 17000 atau 170.000 Thor
Edwar Mamahit
hai.... salam kenal dari Manado 😊
Zain All Insany
lanjut thor...
Zain All Insany
lucu...
Ssaeda Aditia
di eps 4 umur filex 27 di eps ini 26 thun yg bner yang mana
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!