NovelToon NovelToon
Wanita Rahasia Sang Konglomerat

Wanita Rahasia Sang Konglomerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 5
Nama Author: mufli cha

DISARANKAN UNTUK MEMBACA MARRIED WITH STRANGER LEBIH DULU.

Jevian R Hugo.

Seorang konglomerat abad 21 berdarah campuran Italia datang ke negara ini untuk dua tujuan, yang pertama adalah menemukan ibu kandungnya dan yang kedua adalah menemukan wanita yang telah mencuri hatinya tujuh tahun yang lalu.

Seperti sebuah keajaiban, wanita itu datang tepat didepannya di salah satu pertemuan bisnis, sayang statusnya sebagai istri orang lain.

Namun bukan senyum cantiknya yang Jevian terima, karena gadis itu memandangnya layaknya orang yang baru pertama kali bertemu.

Sebagai seorang pria sejati haruskah ia melupakan cinta terlarang di hatinya? atau malah memperjuangkannya meski harus memisahkan sang wanita dengan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mufli cha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kai tidak suka Daddy

"Tanggal berapa dia lahir?"

"Apa makanan kesukaannya"

"Nama lengkapnya?"

Pertanyaan itu menyerbu Seira bak peluru tanpa pistol, Seira masih mengabaikan pria berisik yang mengekor dibelakangnya.

"Seira.." Kali ini nadanya memelas, Jevian benar-benar ingin tahu semua hal tentang anaknya.

"Kau bisa memanggilnya Kai, aku belum bisa memberikannya nama belakangku. Jadi panggil saja dia Kai" jawabnya sekilas namun ampuh membuat Jevian terdiam.

Kai? tanpa nama belakang ataupun nama keluarga. Pria itu mengerutkan keningnya, tidak setuju.

"Kalau begitu dia akan memakai nama belakangku mulai sekarang" ujarnya setelah beberapa detik berlalu.

Jawabannya sontak membuat wanita itu menatapnya tajam seketika. "Kau fikir kau berhak?"

"Lalu haruskah kita membiarkannya seperti itu, dia anakku. Jika kau tidak bisa mengakuinya didepan publik maka biarkan aku yang merawatnya"

"Aku sudah memperjuangkannya selama bertahun-tahun, bagaimana mungkin aku menyerahkannya padamu begitu saja"

Jika Kai memakai nama belakang Hugo secara resmi, itu berarti Jevian akan lebih berhak menjadi wali Kai di mata hukum.

Benar saja, ketakutannya kalau Jevian pasti akan merebut Kai benar-benar terbukti sekarang. Harusnya ia memang menyembunyikan putranya sampai titik darah penghabisan.

"Kalau begitu mari ganti namamu dengan nama belakangku juga. Kita bisa membuat keluarga yang sempurna untuknya" pria itu meraih tangan Seira yang dingin, nadanya terdengar seperti permohonan.

"Tinggalkan Renald, jadilah istriku sekaligus ibu yang seutuhnya untuk Kai" Katanya bersungguh-sungguh. Tidak ada opsi lain, ia tidak ingin anaknya hidup dalam kerumitan hidup seperti ini.

Pria itu tidak pernah punya ibu sejak kecil, jadi ia ingin Kai punya orang tua yang lengkap berdiri di sampingnya.

"Cukup sekali aku mempermainkan pernikahan. Aku tidak mau mengulangi kesalahan yang sama lagi. Jika aku berpisah dengan Renald suatu hari nanti, aku juga belum tentu mau hidup bersamamu hanya karena kau ayah anakku" Seira menarik tangannya dengan tergesa-gesa. Langkah kakinya semakin cepat menuju kamar penginapannya.

Angin di desa itu sangat dingin hingga tulang-tulangnya terasa ngilu.

"Tapi aku tidak main-main" Jevian mengejarnya sambil setengah berteriak.

"Aku tidak bisa," Seira menolaknya mentah-mentah, sekali lagi.

"Seira, aku mencarimu tujuh tahun tanpa berhenti. Bahkan jika mungkin bukan karena cinta, kau tetap saja orang penting di hidupku. Aku tidak mengajakmu mempermainkan pernikahan, ajakanku tadi benar-benar tulus" katanya, ia berharap wanita ini sedikit membuka hati padanya.

Jevian tahu Seira pasti membencinya, karena dia adalah pria yang menghancurkan masa depan wanita itu, tapi ia sungguh ingin menebus dosa dari kelalaiannya di masa lalu.

"Kau boleh bertemu dengannya, tapi jangan coba-coba mengambilnya dari sisiku. Dan berhenti bicara omong kosong" gadis itu berkata dengan serius, ia mengabaikan kata-kata terakhir Jevian seolah tawaran itu hanyalah lelucon.

"Kau lebih senang menjadi egois dan melihatnya berada di panti asuhan? aku janji akan memberikannya kehidupan terbaik" rasa sabarnya hampir hilang kali ini.

Seira menelan ludahnya, pada akhirnya gadis itu bergumam pelan. "Ya, aku memang egois"

"Lagipula jika dia ikut denganmu, dia akan sendirian sepanjang hari saat kau ke kantor. Setidaknya ada banyak orang di yayasan yang menemaninya"

Jevian tertegun sejenak, apa yang dikatakan Seira memang benar, jika Kai ikut dengannya bocah itu mungkin susah beradaptasi. Dia tinggal di penthouse seorang diri, tanpa tetangga. Sedangkan anak seumuran Kai perlu banyak berinteraksi dengan dunia luar.

Ada banyak hal yang memang harus di perhatikan.

"Kalau begitu bolehkah aku menemui dan membawanya saat aku senggang?"

Seira belum sempat menjawab saat ia menangkap bayangan Kai yang tengah menatap mereka diambang pintu.

Wanita itu bergegas menghampiri putranya dengan panik.

"Harusnya kau menunggu didalam, bukankah diluar dingin?" ia menggenggam tangan kecil itu, benar saja tangannya sudah terlalu dingin.

Apakah dia sudah berdiri lama disini?

"Mom, benarkah dia Daddy?" mulut kecil Kai bertanya dengan ragu, sementara matanya masih terus mengawasi pria tinggi yang berdiri tak jauh dari ibunya.

Sejak selesai mandi dan tidak menemukan keberadaan ibunya Kai merasa takut, ia juga terus bertanya-tanya perihal pria yang ibunya sebut sebagai ayahnya itu.

Seira melirik Jevian yang berdiri kaku, pria itu mencoba tersenyum pada Kai beberapa kali namun di abaikan.

"Ayo masuk dulu, Kai tidak kedinginan?"

Mereka memasuki kamar penginapan sekali lagi. Duduk canggung di kursi tanpa ada yang berani memulai percakapan, hingga akhirnya Seira berdeham setelah beberapa waktu berlalu dalam hening.

"Kai ingat? Mommy pernah bilang kalau Daddy pergi ke suatu tempat dan belum kembali" Seira harus memutar otaknya agar ia bisa menjelaskan situasi ini pada putranya.

Anak itu mengangguk pelan.

"Nah, Daddy baru saja kembali sekarang karena ingin bertemu dengan Kai"

Anak itu tidak bereaksi, ia masih memandangi pria yang berusaha mengajaknya tersenyum itu dengan wajah kosong. Jelas masih bingung pada fakta yang mengejutkan ini.

Seira mendesah, mungkin dia harus meninggalkan mereka berdua untuk bicara.

"Mommy akan mandi sebentar, Kai tunggu sebentar disini" katanya seraya beranjak, matanya memberi isyarat pada Jevian. Agar pria itu menggunakan waktunya untuk menjadi lebih dekat dengan putranya.

"Mommy" tangan Kai menahan lengan ibunya, jelas ia tidak mau ditinggalkan sendirian dengan Jevian.

"Hanya sebentar, Kai mengobrol dengan Daddy disini. Setelah itu kita akan baca dongeng sebelum tidur" ia berusaha membujuknya.

Kai selalu patuh pada ibunya jadi anak itu perlahan melepaskan tangannya sqmbil mengangguk meski wajahnya cemberut.

Seira buru-buru masuk kedalam kamar mandi, tidak mandi sebaliknya gadis itu malah terduduk dibalik pintu, memegangi dadanya yang terasa sesak sejak tadi. Telinganya tidak mendengar suara apapun di ruangan duduk.

Ruangan itu memang sunyi dan hening, hanya ada decapan samar yang terdengar saat Jevian berulangkali menelan ludah.

Pria dewasa itu tidak tahu harus mulai darimana, ini adalah situasi yang paling membuatnya gugup seumur hidup. Saat ia duduk berdua dengan anak berusia enam tahun yang mirip dirinya sendiri.

"Kai" ia berdeham, keringatnya mengalir dari tengkuk membasahi punggung saat mata mereka bertemu. Dan mata tajam bocah kecil itu membuatnya ciut, Jevian tidak pernah takut siapapun didunia ini, namun saat ini pria itu gemetaran dibawah tatapan anaknya sendiri.

Harusnya dia membawa mainan kesukaan anak-anak, setidaknya dia bisa punya bahan obrolan dan bisa mencuri hatinya, Jevian menyadari kebodohannya.

"Kai tidak suka Daddy" ujarnya pelan tapi menusuk.

"Kenapa?" Jevian bahkan belum mengatakan sebaris katapun, namun bocah ini sudah melemparkannya sejauh mungkin dengan kata-katanya. Ia seperti terbunuh sebelum sempat melawan.

"Mommy dan Kai terpisah karena Daddy pergi" tambahnya, ia menunduk dengan mata berkaca-kaca. Meski begitu Kai bertekad tidak akan menangis di depan orang ini.

"Apa Mommy yang bilang begitu" Jevian menahan suaranya selembut mungkin.

Ia melihat anak itu menggeleng dengan wajah masih tertunduk.

"Aku selalu mendengar sister mengatakan itu saat mereka mengobrol, andai Daddy tidak pergi Kai dan Mommy pasti bisa hidup bahagia"

Jevian membasahi tenggorokannya, ia tahu kalau dirinya memang pantas disebut bedebah. Alasan Seira menutup dirinya rapat-rapat mungkin juga karena beberapa tahun belakangan ia mengalami tekanan yang luar biasa.

Matanya mendadak merah, pria itu tidak sanggup mengucapkan satu katapun sebagai sahutan.

1
Yunika Christina Minggu
Ternyata salah dugaan,bibi yu bukan ibu jevian🤭
Yunika Christina Minggu
💪💪💪💪💪💪
Yunika Christina Minggu
Deg degan💪
Yunika Christina Minggu
Suka bahasanya,ahhhhhh 😍
Yunika Christina Minggu
Thot jgn bnyk org jahat yah🤭
Yunika Christina Minggu
Rsnaldi msh aja mengemis kpx jevian🤣
Yunika Christina Minggu
Sukaaaaaa
Yunika Christina Minggu
Wowwww,mampir kesini krn kangen kai,ehhh ko ada tambahan episode, gassss laj😍
💞DARRA💞💖
laki2 gentle gini kenapa cuma ada didunia novel hiks hiks
💞DARRA💞💖
klo suami sah nya kayak renal lebih baik dukung pembinor
Rahmi Miraie
akhirnya keluarga renaldy tau kebusukanrenaldy yg telah menyianyiakan seira
Siti Aisyah
bagus...saya sangat senang membaca nya...
Zahra Cantik
next thor
Tiara Tiara
mantan oh mantan
Tiara Tiara
btw tq udah update kakak Othor
Tiara Tiara
aq ulang bacanya dari 10 bab terakhir biar inget , udah lama banget hehehehe
Rahmi Miraie
kmu pasti b8sa seira bersama je kamu akn bisa mewujudkan mimpi kmu
Rahmi Miraie
nyesek jd jevian
boleh sesih jev tp jangan berlarut karena hidup terus berjalan dan yg pasti ada seira dan kei yg akan sllu ada untuk kamu
Suci Yati
lanjut thor upnya dan tetap semangat 💪💪💪
☠️⃝🖌️M⃤ Muppin🍓: Halo sahabat pembaca ✨
Aku baru merilis cerita terbaru berjudul RUSH WEDDING 💍
Sebuah kisah tentang pernikahan yang datang tiba-tiba, rasa yang tumbuh perlahan, serta luka dan rahasia yang pelan-pelan terbuka.
Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku.
total 1 replies
Eka Ichan
lanjuuttt thorrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!