NovelToon NovelToon
I Love You Musuh Bebuyutan

I Love You Musuh Bebuyutan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Cintapertama
Popularitas:102.9k
Nilai: 5
Nama Author: vero

Halo semuanya 👋😁
Perkenalkan ini novel pertamaku. Jadi mohon pengertiannya ya, kalau novel ini belum sebagus novel-novel yang lain.

Karena jujur, aku masih dalam tahap belajar menulis yang baik dan benar nih guys 😄
Jadi mohon pengertiannya, untuk semua readers yang mampir disini 😘😘

👇👇👇

Demi membayar hutang kelurganya Siska harus masuk di Universitas terbaik se Indonesia yaitu; Universitas Dharma Wijaya. Agar ketika lulus nanti, Siska bisa mendapatkan pekerjaan yang layak. Sehingga dia bisa menafkahi dan melunasi semua hutang kelurganya.

Namun siapa sangka, dalam perjalanan perkuliahannya Siska harus mendapatkan banyak rintangan. Ada seorang mahasiswi yang tidak suka dengan Siska dikampus. Karena melihat Siska yang terus berurusan dengan Felix cowok yang disukai oleh mahasiswi itu. Namun semuanya itu tidak dihiraukan oleh Siska, karena tujuan Siska berkuliah disana untuk mengubah masa depan keluarganya.

Penasaran dengan kisah mereka? Mangga dibaca yaa 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Sejak pukul 07:00 pagi, siska sudah bersiap-siap menuju kampus. Sesuai dengan pesan pak bary kemarin, bahwa hari ini akan dilaksanakan apel pagi sekaligus penyerahan piagam kejuaraan kepada kampus atas keberhasilan siska kemarin.

"Ma siska pamit ke kampus ya, nggak apa-apa kan kalau siska nggak antar helen ke sekolah?" tanya siska dengan raut muka yang sedikit kecewa, karena tidak bisa mengantar adik nya ke sekolah.

"Nggak apa-apa nak, kalau soal helen nanti mama yang antar. Kamu berangkat saja sekarang, nanti terlambat lho," ucap mama heni memberikan penjelasan kepada anak nya, agar siska tidak usah risau soal mengantar adik nya helen ke sekolah.

"Maaf ya ma, sebenar nya siska nggak mau bikin repot mama. Tapi, karena siska harus datang pagi ke kampus, makanya nggak bisa antar helen."

"Mama ngerti kok, sudah nak kamu jangan sedih lagi ya," ucap mama heni sambil mengelus- elus pipi siska yang cukup berisi itu.

"Sekarang kamu berangakat, karena mama takut kamu terlmbat nanti, hati-hati dijalan ya nak," ucap mama heni sambil tersenyum ke arah anak nya siska.

"Baik ma, siska pergi dulu ya," ucap nya dan langsung menyalim tangan mama nya. Tak lupa ia masuk ke kamar papa adi dan berpamitan juga sama papa nya.

Siska membuka pintu kamar papa nya dan melihat papa adi yang baru saja bangun dari tidur nya. Setiap siska melihat kondisi papa nya yang seperti ini, dia selalu merasa sedih dan tidak tega melihat papa nya yang harus terbaring seperti ini.

Jadi, siska langsung mengulurkan tangan kanan nya ke arah papa adi untuk berpamitan ke kampus, katanya kepada papa adi:

"Pa, siska ke kampus dulu ya," ucap nya sambil berjongkok dibawah tempat tidur papa adi, sambil menatap ke arah papa nya dengan tatapan sendu.

Papa adi mengangguk pelan, sambil tersenyum tulus ke arah siska. Melihat itu, siska semakin sedih, tapi dia harus menyembunyikan kesedihan nya itu dari hadapan papa nya.

"Iya nak, maaf ya papa sudah nggak bisa antar kamu lagi seperti dulu," ucap papa adi kepada siska, dan siska langsung menggelengkan kepala nya sambil mengambil salah satu tangan papa adi, dia menggegam tangan papa nya dan berkata:

"Nggak apa-apa kok pa...papa jangan sedih ya, nanti siska ikutan sedih kalau papa sedih seperti ini," ucap siska sambil mengusap air mata nya yang hendak jatuh.

"Iya nak, papa nggak sedih lagi," ucap papa adi dan memegang tangan anak nya itu sambil tersenyum.

"Kalau begitu, siska jalan dulu ya pa. Papa istirahat saja, dan juga papa jangan pikirkan yang tidak-tidak lagi yah, karena kita semua baik-baik saja," ucap siska tersenyum dan langsung menyalim tangan papa nya. Kemudian siska pun pergi menuju kampus menaiki angkot.

Sesampai nya dikampus, suasana kampus masih sepi karena banyak yang belum datang. Siska kemudian berjalan menuju ke arah kelas nya, tapi saat hendak melangkahkan kaki nya, tiba-tiba saja ada orang yang menepuk pundak nya dari belakang. Siska pun kaget berbalik dan meneriaki orang itu.

"Isshhh kak erik ngapain sih kaya gitu...bikin kaget tahu!" ucap siska sambil mengelus-elus dada nya serta mengatur detak jantung nya karena kaget.

"Hehe, peace ya sis," mohon kak erik sambil menunjukan tangan nya yang sudah berbentuk V.

"Iya deh iya...karena siska adalah anak baik, maka permohonan kak erik, siska terima dengan senang hati," ucap siska kepada kak erik.

"Btw kak erik sudah datang dari tadi ya?" tanya siska penasaran.

"Iya sis, aku datang sejak pukul 06:30 pagi," jelas kak erik, membuat siska heran.

"Wow pagi sekali kakak datang nya, memang nya kakak ada keperluan lain dikampus?" tanya siska lagi.

Kak erik tidak menjawab tapi dengan spontan kak erik langsung mengkutik jidat siska dengan jari-jari nya yang cukup besar.

"Aww sakit kak," teriak siska, sambil memijit jidat nya yang baru saja dikutik oleh kak erik.

"Hehe, itu hukuman buat kamu biar jangan lupa lagi kalau aku ini ketua BEM Universitas Wijaya."

"Yaelah, kalau soal itu aku juga tahu kok kalau kak erik ketua BEM, yang aku tanyakan itu, kakak ngapain ke sini pagi pagi?" tanya siska kembali.

Akhirnya kak erik menjelaskan perihal kedatangaan nya dikampus kepada siska. Siska pun akhirnya mengerti.

"Oh karena persiapan untuk penyerahan piagam sebentar, makanya kak erik datang nya pagi seperti ini.. Maaf ya kak, pikiran siska seperti nya lagi agak lemot, jadi nggak ngeuh kalau kakak datang pagi karena itu," ucap siska sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

"Sudahlah, mungkin karena masih pagi makanya pikiran kamu belum sepenuh nya bekerja," canda kak erik.

"Oh iya, kalau kak erik boleh tahu kemarin felix bawa kamu kemana?" tanya kak erik kepada siska.

"Waduh....

Aku kira kak erik sudah nggak bahas soal kemarin, malah dibahas lagi sekarang kan aku jadi rasa bersalah juga. Mana kemarin aku nolak bunga pemberian nya lagi, kalau dia tanya lagi soal penolakan itu aku harus jawab apa?"

"Oh kalau itu dia cuma ngomong soal lomba kemarin kak," jelas siska kepada kak erik. Siska tidak mau menceritakan soal felix yang sedang membantu nya mencari perampok-perampok itu.

"Oh begitu....

Siska bisa kamu jelaskan yang sebenarnya nggak, kenapa kamu nggak mau terima bunga dariku kemarin?" tanya kak erik,

Tiba-tiba keheningan meliputi mereka berdua, siska tidak tahu harus menjawab apa dengan pertanyaan kak erik barusan.

"Itu kak, aku nggak terima bunga nya karena..."

"Siska," ucap felix yang tiba-tiba muncul diantara mereka berdua. Hal itu membuat siska kaget sekaligus sedikit gembira, karena berkat kedatangan felix siska tidak jadi menjawab pertanyaan kak erik.

"Felix, lo ngapain disini?" tanya kak erik serius. Namun, felix tidak menjawab pertanyaan nya dan langsung berbicara dengan siska, demikian;

"Lo dipanggil pak bary sekarang," ucap felix kepada siska, dan tidak menghiraukan keberadaan kak erik.

"Kalau begitu aku permisi dulu ya kak...mau menghadap pak bary soal nya," jawab siska kikuk dan langsung meninggalkan kak erik yang masih berdiri melihat kepergian siska dan felix.

"Siska...

Aku itu suka sama kamu, tapi saat aku melihat sikap kamu yang seperti ini membuat aku sudah tidak yakin lagi dengan hati kamu. Tapi, sampai aku dengar langsung dari mulut kamu barulah aku akan percaya."

"Eh tunggu dulu," teriak siska kepada felix karena langkah felix yang sangat cepat membuat siska ketinggalan jauh.

"Lo jalan atau merangkak sih?" jawab felix sambil berteriak dan kembali berjalan. Akhirnya siska pun berlari dan menyamakan langkah nya dengan felix.

"Eh pak bary mau ngomong apa sama gue?" tanya siska.

"Nggak tahu

Ngapain lo tanya ke gue, memangnya gue pak bary?" jawab felix datar.

"Jawab nya biasa saja pak, jangan sinis gitu. Ngeri banget," ucap siska dan seketika itu juga siska mendapat tatapan geram dari felix.

"Nggak usah bacot, sana masuk pak bary sudah menunggu lo didalam."

Nih anak yah, kemarin-kemarin sifat nya sudah stabil, sekarang kumat lagi sifat songong nya seperti kejadian di kantin dan di coffe shop waktu itu, kan aku jadi bingung kalau seperti ini.

Eits, ngapain juga aku mikir soal dia, bikin tambah pusing aja."

"Iya, sekarang gue mau masuk kedalam, dan makasih juga ya karena sudah kasih tahu. Oh iya jangan lupa ya, cari perampok-perampok itu," ucap siska dan diangguk oleh felix dengan ekspresi yang masih sama.

***

"Halo bos, kami sudah menggeledah isi tas perenpuan itu," ucap orang suruhan siska.

"Terus apa isi tas nya?" tanya amel penasaran.

"Di dalam tas perempuan itu ada dompet dan beberapa buku-buku milik nya," jawab orang itu sambil terus meraba-raba isi tas siska.

"Kalu begitu, kalian bawa tas itu ke rumah saya sekarang juga, dan ingat jangan sampai ada yang tertinggal," tegas amel dan langsung mengakhiri panggilan.

"Semoga ada sesuatu di dalam tasnya, supaya bisa gue gunakan untuk senjata gue melawan dia," ucap amel dengan sombong nya.

Tak lama kemudian orang-orang suruhan amel pun datang ke kediaman amel. Mereka mengetok pintu dan salah satu pembantu dirumah amel yang membuka pintu.

"Maaf kalian siapa?" tanya seorang pembantu yang bekerja dirumah amel.

"Kami kesini ingin bertemu dengan nona amel, tolong panggil nona amel sekarang," ucap orang-orang itu dengan suara yang cukup keras membuat pembantu di rumah amel menjadi sedikit takut dan langsung menuju kamar amel.

"Permisi non," teriak pembantu amel dari luar kamar.

"Dibawah ada segerombolan orang yang datang mencari non amel," ucap pembantu nya lagi, dan amel langsung membuka pintu kamar nya.

"Klek," suara pintu kamar amel telah dibuka oleh nya.

"Ok bi

Aku akan menemui mereka sekarang, dan bibi ingat jangan kasih tahu papa mama soal ini," ucap amel sinis kepada pembantu nya dan diangguk pelan oleh pembantu nya itu. Akhirnya turunlah amel ke bawah menemui orang-orang suruhan nya sambil meninggalkan pembantu nya di atas yang masih beridiri mematung.

"Sini berikan tas cewek itu kepada saya," ucap amel dan langsung mengulurkan tangan nya ke arah orang-orang itu.

Mereka pun memberikan tas siska yang mereka rampok kemarin.

"Ini bos tas perempuan itu," salah satu dari mereka pun menyerahkan tas siska yang mereka rampok ke tangan amel.

Amel mengambil tas itu dan menyuruh orang-orang suruhan nya untuk segera pergi. Ketika mereka telah pergi meninggalkan kediaman amel, amel kembali naik ke atas kamar nya dan langsung menggeledah isi tas siska.

Saat menggeledah tas siska, amel menemukan kartu nama papa adi di dalam tas. Amel membaca kartu nama itu dan dia kaget saat melihat itu.

"Lho...ini kan supir yang bekerja di perusahaan papa. Kok bisa sih, ada kartu nama nya di dalam tas cewek miskin ini? kira-kira apa hubungan mereka ya? Pokoknya aku harus cari tahu hal ini sesegera mungkin, karena mungkin saja ada informasi menarik yang akan aku dapatkan dari kartu nama ini."

"Lihat saja, gue akan bikin lo menderita."

Sampai disini dulu ya, nanti besok lagi baru author update 😁

Jangan lupa berikan like nya 👍 dan tulis comment kalian dikolom komentar 😊

Terima kasih semuanya 🤗

1
Ririte Husin
ayooo thoor lanjooootttt
Ririte Husin
💪💪💪💪💪
Ririte Husin
km Thor dilanjut lagi
Ririte Husin
lanjoooott
Ririte Husin
semangat thor
Sartika Bertha
lqnjut
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
semangat terus thorrr
ᵉˡ̳༆yuli@_sm 💜💜💜💜
kog lama thorrr baru muncul..... semangat y
person 💁🏻‍♀️
terimakasih upnya tor
Putri Tari
kapan up nya Thor nungguin nih:(
Vero: New bab sudah di up kak🤗
Happy reading ya ☺
total 1 replies
person 💁🏻‍♀️
lanjut thor...
Vero: New bab sudah di up kak 🤗
Happy reading ya☺
total 1 replies
Ririte Husin
ditunggu kelanjutannya kak 💪💪💪💪
Vero: Siapp kak, new bab sudah di up 😍
Maaf ya baru di up sekarang 😫😫
total 1 replies
Desi Nopitasari
nungguin ni thor
Vero: Maaf ya thor baru up sekarang 😫😫

New bab sudah di up, selamat membaca kak 😍
total 1 replies
Tum Morang
thor.. aku kurang suka karakter siska,,, agak simbong dan suka menuduh menurut ku... .
mudah marah dan gak konsisten dia nya..
😊😊😊😊😊😡
Tum Morang
sekaya apa si amel thor... sampe pemeran utama juga takut sama dia.... kalo gini ganti jadi amel aja pemeran utamanya..
Tum Morang
gak usah di temui sis,,, cuekin aja... nanti di kirain baper lg....
ᷠᷠ🍾⃝ᴍͩᴀᷞʀͧѕᷡʜͣᴀ нͩαͪѕᷧιᷠαᷧn𔘓
ditunggu kelanjutannya kak, semangat terus up nya
Vero: Terima kasih kak untuk dukungannya☺

New bab sudah di up, selamat membaca kak😍
total 1 replies
ᷠᷠ🍾⃝ᴍͩᴀᷞʀͧѕᷡʜͣᴀ нͩαͪѕᷧιᷠαᷧn𔘓
yeachh jadiannn asikkk🤭🤭🤭
Vero: Yuhuu musuh bebuyutan udah jadian nih 😁😆
total 1 replies
ᷠᷠ🍾⃝ᴍͩᴀᷞʀͧѕᷡʜͣᴀ нͩαͪѕᷧιᷠαᷧn𔘓
I Love you musuh bebuyutan ku🤭🤭🤭
Vero: Hehe iya kak 😁
total 1 replies
Muhammad Alvin Firmansyah
makasih ya thor udah up kembali.

semangat author 💪💪
Vero: Terima kasih kak ☺
Jangan bosan-bosan untuk terus mampir disini ya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!