NovelToon NovelToon
Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Ranjang Terlarang Suami Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Arum

Cerita Ini bersifat fiktif belaka!

Kais Arfan Syailendra melakukan kesalahan satu malam dengan Anisa Syafa sekertaris nya sekaligus sahabat dari istrinya.

Kais menjerat Anisa dalam hubungan rumit dengan tujuan membongkar pengkhianatan yang di lakukan Marsya istri Kais bersama Bagas tunangan Anisa.

Bagaimana Kais membuat Anisa tetap disisinya dan membongkar rahasia masalalu mereka? ikuti kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah Memilihmu

Anisa meremas ujung bajunya merasa kurang nyaman dengan tatapan Sekar. " Kamu yakin kalau kamu akan bertahan dengan Kais?" Anisa tak langsung menjawab pertanyaan Sekar, dia masih bingung dengan situasi saat ini. Apalagi posisinya sebagai istri siri yang bahkan di rahasiakan.

"Saya____

"Kais sudah berani untuk memilih mu. Itu berarti dia percaya jika kamu akan tetap bersamanya apapun yang akan terjadi nanti. Maka dari itu, bersiaplah...karena badai yang sebenarnya akan segera datang. Kamu cukup percaya dan yakin akan keputusan kamu. Percaya akan tetap berpegang tangan dengan Kais. Kalau kamu tidak melakukan itu, kamu akan hancur dan Kais pun ikut hancur Nisa." Anisa merasa tak bisa berkata-kata lagi.

" Nyonya Sekar benar, jika semua sudah waktunya hubungan ini akan terungkap. Apalagi jika mereka tahu aku sudah masuk terlalu dalam di tengah-tengah rumah tangga Kais dan Marsya. Ini bukan scandal biasa. Apalagi notabene nya keluarga Kais bukan orang sembarangan. Keluarga nya jadi sorotan semua orang. Dia punya nama di dunia bisnis yang nggak kaleng-kaleng. Kalau aku salah langkah dan itu akan membuat hancur semuanya." Anisa hanya bisa bicara dalam hati jika dia sudah terlanjur masuk dalam lingkaran rumit yang akan buat kehancuran bagi keluarga besar Kais.

"Pikirkanlah baik-baik perkataan saya. Kalau kamu ingin semuanya baik-baik saja, kamu cukup untuk lebih percaya pada Kais." Anisa menatap nyonya Sekar dengan mimik wajah yang terlihat lebih baik dari pada waktu pertama mereka duduk bareng dan membicarakan hal serius tentang hubungan Anisa dengan Kais. Anisa bisa menangkap jika Sekar hanya bisa memberikan dukungan pada Anisa walaupun masih samar. Eksekusi pastinya, Sekar serahkan pada Anisa.

Setelah pertemuan nya dengan nyonya Sekar, Anisa memutuskan untuk kembali ke apartemen milik Kais. Dia ingin bicara serius tentang semuanya dengan Kais.

Anisa juga tak lupa mengirimkan pesan pada Kais jika dia sudah di apartemen milik Kais.

Anisa menyesap coklat hangatnya di depan sebuah kaca besar di apartemen milik Kais.

Rintik hujan membasahi jalanan kota. Anisa menatap ke arah luar dengan duduk di sofa di samping nya jendela besar yang menampakkan gedung-gedung tinggi dengan lampu-lampu kota yang menyala indah.

Anisa menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan nya dengan perlahan. Rasanya ada sebuah rasa sesak di dalam dadanya yang entah datang dari mana perasaan itu, namun mendadak hatinya merasa tak tenang.

Dalam kesunyian malam, terdengar pintu apartemen terbuka. Anisa yakin jika yang datang adalah Kais.

Dia masih tetap diam duduk di atas sofa dengan memegang cangkir coklat hangat milik nya.

Terlihat Kais melangkah dengan lebar seperti tergesa-gesa mendekat ke arah Anisa. Tak ada perlawanan dari Anisa saat Kais tiba-tiba memeluk dirinya.

Anisa membalas pelukan Kias mengusap punggung lebar laki-laki itu. Pelukan itu kian erat dan kemudian suara Kais mulai terdengar dengan nada lirih. "Kamu ketemu mama? Kamu nggak apa-apa kan? Mama nggak ngomong yang aneh-aneh sama kamu?" Anisa merespon dengan tepukan pada punggung Kais.

Lalu Kais pun melerai pelukan mereka dan menatap wajah Anisa dengan serius. "Minum dulu. Kamu pasti buru-buru kesini." Anisa menyodorkan coklat hangat milik nya ke arah Kais.

Kais tak menolak. Dia meneguk coklat hangat itu beberapa kali tegukan. Lalu setelah itu dia letakkan gelas itu di atas meja kecil yang ada di samping sofa.

"Cerita sama aku. Mama ngomong apa saja sama kamu.Mama nggak ada ngomong macam-macam kan?'

Anisa menggelengkan kepalanya.

"Kamu mau mandi dulu. Sudah makan malam belum?"

"Nisa, aku nggak lapar . Soal mandi itu gampang. Aku hanya ingin dengar dari kamu soal apa yang mama bicarakan sama kamu tadi. Sekarang cerita, oke." terlihat Kais benar-benar tak sabar ingin mendengar cerita tentang apa saja yang di bicarakan antar mamanya dan Nisa.

"Nyonya Sekar hanya bilang kalau kamu nggak akan pernah lepaskan aku ."

"Itu benar." dengan singkat Kais langsung membenarkan perkataan sang mama.

"Tapi, apa kamu sanggup untuk kehilangan Marsya? Jujur aku ingin egois. Aku tidak ingin menjadi istri kedua. Jika kamu masih ingin mempertahankan Marsya, lebih baik aku yang mundur. Aku nggak sanggup kalau harus bersaing dengan Marsya. Dia sahabatku, tapi aku sadar jika aku sudah jadi pengkhianat. Aku sadar jika mungkin kamu melakukan ini hanya untuk tanggung jawab atas apa yang kita lakukan. Aku sadar jika cinta ku tidak sebesar cinta Marsya sama kamu.Marsya perempuan baik, dari keluarga baik-baik. Keluarga nya pun setara dengan keluargamu. Jadi, aku ingin kita akhiri semuanya. Ijinkan aku pergi, anggap semua ini hanya perasaan sementara. Mas, aku nggak mau menghancurkan semua yang sudah keluarga kamu bangun."

" Sudah ngomongnya? jangan pernah lagi bicara omong kosong di depan ku Anisa!" Suara Kais terdengar meninggi. Hal itu membuat nyali Anisa menciut. "Harusnya kamu nggak ngomong kayak gitu sama aku. Kamu ragu dengan apa yang aku katakan selama ini!"

Anisa mengerutkan keningnya menatap Kais dengan tatapan bingung. "Ada apa sebenarnya, apa ada rahasia besar yang nggak seharusnya aku tahu? katakan mas, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa nyonya Sekar bisa bicara seperti itu sama aku!"

" Nisa, jangan paksa aku. Ini bukan saatnya aku katakan sama kamu."

"Lalu kapan? Kenapa kamu begitu ngotot untuk mengikatku. Kenapa kamu harus menikahi ku! Apa sebenarnya tujuan kamu mas!" Kais tak lagi menjawab pertanyaan Anisa. Dia memeluk tubuh Anisa dengan erat dan sembari berbisik lirih di telinga Anisa.

" Aku menikahi mu karena aku mau. Aku mengikatmu karena aku tidak sanggup kehilangan kamu Nisa. Hanya kamu harapanku untuk jadi laki-laki yang benar-benar di hargai dan waras!" Kais melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Anisa dengan kedua tangannya.

Lalu dia bungkam bibir Anisa dengan me*um*tnya dengan rakus bibir merah alami milik Anisa. Lalu dengan gerakan cepat, Kais membawa tubuh Anisa dalam gendongannya. Dia melangkah tanpa melepaskan tautan antara keduanya menuju kamar tidur.

Malam syahdu itu kembali membawa percikan api asmara antara dua insan yang sedang dalam dilema. Peleburan rasa saling memiliki dan saling membutuhkan antara mereka menjadi satu.

Setelah selesai dengan peleburan cinta itu Kais membaringkan tubuhnya di samping Anisa dan merengkuh tubuh sang istri. Dia mengecup kening Anisa beberapa detik. "Tetaplah di sampingku Anisa. Semoga kamu nggak membenciku saat tahu alasan aku merahasiakan ini semuanya." Kais bicara dengan lirih lalu memejamkan matanya menyusul Anisa dalam mimpi indah nya.

Bersambung.

1
Nar Sih
marsha ternyata gk tulus baik nya sama anisa ,bnr,,psngn yg ribet🤣
ᴍɪᴍɪ💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ: dari awal niatnya udah gak bagus sekarang dapet karmanya senjata makan tuan justru Kail tergila-gila sama Anisa🤣🤣sok2 an jadi istri yang baik tiap ada masalah larinya ke Bagas selingkuhan nya itu emang cocok mereka
total 1 replies
Irma Luthfah
heh,, ternyata sifat marsya begitu . baik ternyata cuma kedok doang
Irma Luthfah
terlalu mengulur waktu kais ini
Nar Sih
jdi gak sbr nunggu kebongkar nya hubungan mereka
Nar Sih
seharus nya kmu jujur kais ,biar gk semakin slh phm ,sblm anisa bnr,,pergi dri mu
Nar Sih
seperti nya ibu mertua mu kurang suka dgn mu nisa
Arum Dyah
ayo kais buruan ambil keputusan mau gmn
Nar Sih
kais ..bnr kta org tua mu klau emg udh gk bisa diterus kan rmh tngga mu dgn marsha ya buruan di selesai kan biar cpt jls
Arum Dyah
yg satu udh putus... yg satunya bakal cerai
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
pasti yg sedang dilihat kais adalah marsha dan selingkuhan nya
Nar Sih
lebih baik sgra terbongkar sja ,perselingkuhan dan tuker psngn nya biar sgra jelas kemana tujuan masing,,🤣
Nar Sih
kpn perselingkuhan marsha dan arga kebongkar di dpn anisa ,walau mereka sama ,,selingkuh biar ramai klau saling tau
Nar Sih
msih ngk ngerti dgn maksut ucapn sekar pada nisa
Azril Ali
Sekar ngmng gitu bt Marsya...tp Anisa tersentil..akn ucpn sekr
Azril Ali
knpa kais msh g cerita,ma Anisa..JD buat bingung Anisa..
Nar Sih
harus nya kmu jujur sja kais sama anisa tentang bagas dan marsha biar status anisa yg tunangan nya bagas sgra berahir gk di gsntung lgi
Nar Sih
awal mungkin slh marsha dan bagas yg mulai selingkuh duluan sampai kais marah gantian dgn anisa yg tunangan nya bagas dan marsha istri nya kais ,ini cerita kak puspa jdi tukar psngn ya😂
Irma Luthfah: ini yg punya kendali kais ya kan thor?
total 2 replies
Nazwa Azzahra
lanjut
Nar Sih
psangan yg sama,,,lupa diri dan dosq🤣🤣
Irma Luthfah: tuh kan masa lalu mereka gimana. pantesan kais begituuu ke anisa, dia udah di kecewakan sm s marsya
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!