NovelToon NovelToon
HAMIL SEBELUM MENIKAH

HAMIL SEBELUM MENIKAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Panda Sweety

Follow Ig : @panda.sweety10

Kanaya mengetahui dirinya hamil seminggu sebelum acara pernikahannya, dan ayah dari calon anaknya dia pun tidak tau hingga pernikahan dengan kekasihnya harus batal karena kehamilannya.

Apakah Kanaya akan bersama dengan ayah dari anak? Dan siapa pri itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Panda Sweety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Pagi ini sopir dari kediaman utama menjemput Kavin "Ayah akan lama disana?" Tanya Kavin.

"Kalau masalahnya sudah selesai kami akan kembali." Alex mengusap rambut putranya. Kavin masuk ke dalam mobil lalu melambaikan tangan.

Mobil Gio berhenti di depan rumah Alex untuk menjemputnya, Gio dan Jenni keluar dari mobil dan di sambut oleh Kanaya.

"Jenni akhirnya kamu ikut juga."

"Aku susah payah membujuk mas Gio." Bisik Jenni membuat Kanaya tersenyum.

"Kalau gitu kita berangkat sekarang." Ucap Alex.

Pak Tedi dan mbo Asih membantu memasukkan koper tuannya kemobil Gio, Alex dan Gio duduk di depan sedangkan Kanaya, Jenni dan Adara duduk di belakang.

Dua puluh lima menit mereka sampai di bandara, Alex menggenggam tangan putrinya. "Adara mau duduk ayah." Ucap Adara, Alex membawa putrinya kekursi tunggu.

***

Pesawat yang di naiki mereka telah sampai di bandara London, karena mereka sampai di London saat malam Adara sudah tertidur di gendongan Alex, tidak lama mobil jemputan mereka datang.

Hanya sepuluh menit perjalanan ke apartemen akhirnya sampai, Alex menggendong putrinya sampai di depan pintu apartemennya yang ada di lantai 15, sedangkan apartemen Gio ada di lantai 13.

"Passwordnya berapa?" Tanya Kanaya.

"Tanggal lahir anak-anak." Jawab Alex.

Kanaya pun menekan angka tanggal lahir anak-anaknya dan pintu pun terbuka, Alex langsung masuk dan membawa putrinya ke kamar lalu menidurkannya di kasur, Alex mencium kening putrinya lalu meninggalkan Adara di kamar dan menyusul Kanaya yang sudah masuk dalam kamar mereka.

"Apa kamu lapar?" Alex duduk disamping istrinya.

"Aku akan memasak." Kanaya berdiri dan ingin pergi tapi di tahan oleh Alex.

"Tidak perlu persediaan di kulkas tidak ada hanya ada air minum, jadi kita pesan saja malam ini besok aku akan mengantarmu berbelanja ke supermarket." Kanaya pun mengangguk.

Alex mengambil ponselnya di saku celananya dan mengirim pesan kepada Gio, "Tolong carikan makan malam."

Gio yang baru selesai mandi melihat ponselnya ada pesan dari Alex. "Tolong carikan makan malam." Gio melihat jam di ponselnya lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar "Hah!" Dengan cepat Gio memakai kaos dan celana selutut lalu pergi keluar membelikan pesanan Alex.

Jenni yang masuk kedalam kamar tidak mendapati suaminya "Kemana perginya mas Gio tengah malam begini." Gerutu Jenni.

Sebuah pesan dari Gio

"Tuan muda saya sudah ada di depan pintu apartemen anda."

Alex langsung keluar kamar dan membuka pintu apartemennya "Terima kasih." Gio hanya mengangguk.

Alex meletakkan kantong plastik di atas meja makan, dia kembali kekamar untuk mengajak Kanaya makan "Pesanannya sudah ada sayang."

Kanaya dan Alex memakan makanannya, setelah makan mereka kembali kekamar untuk istirahat. Kanaya membaringkan badannya di kasur karena pengaruh capek dia langsung tertidur, berbeda dengan Alex matanya masih terjaga.

Alex menghadap Kanaya dengan tangan jahilnya membuat Kanaya kembali membuka matanya "Apa yang mas lakukan, aku sangat mengantuk." Kanaya kembali memejamkan matanya.

"Apa kau tidak memberikanku malam ini?" Tanya Alex tapi Kanaya tidak menanggapinya. "Hah! Baiklah aku akan melepaskanmu malam ini tapi lain kali aku tidak bisa menjaminnya." Alex memeluk Kanaya dan mencium pucuk kepala istrinya, Kanaya pun tersenyum.

***

Pagi-pagi Alex sudah bersiap-siap untuk pergi ke cabang perusahaannya bersama Gio, Kanaya memakaikan dasi di leher Alex. "Selesai."

"Aku akan pulang secepatnya untuk mengantarkanmu berbelanja." Kanaya mengangguk.

"Aku pergi dulu." Alex mencium kening Kanaya.

Setelah kepergian Alex Kanaya menghubungi Jenni untuk ke apartemennya dan membahas kemana mereka akan pergi selagi para suami bekerja.

"Bunda." Ucap Adara yang baru keluar dari kamarnya.

"Putri bunda sudah bangun. Sekarang cuci muka gosok gigi lalu sarapan." Kanaya membawa Adara ke kamar mandi.

"Ayah mana bunda?" Tanya Adara.

"Ayah sudah pergi bekerja pagi-pagi, buruan bunda tunggu di meja makan."

Tidak lama Adara menghapiri Kanaya yang sedang mengolesi roti dengan selai yang di bawa Gio tadi pagi, Adara duduk di kursi dan menerima roti buatan bundanya. Suara bel berbunyi Kanaya pergi membukanya, "Kenapa pagi sekali datangnya Jen, aku aja belum siap-siap."

Kanaya menutup pintu saat sahabatnya itu sudah masuk, "Aku tunggu aja kamu siap-siap Kanaya. Kalau aku sendirian di apartemen bisa-bisa aku hanya tidur terus."

"Kanaya apa kamu tidak ingin pergi keperusahaan suamimu?" Tanya Jenni lagi.

"Tidak, mas Alex tidak mengajakku." Jawab Kanaya.

"Apakah istri direktur harus diajak baru boleh ke perusahaan suaminya sendiri."

"Bilang saja kamu ingin ketemu sama mas Gio, emang gak puas kaliankan tidur bersama." Ucap Kanaya lalu meninggalkan Jenni yang duduk di sofa.

"Sayang habis makan langsung mandi ya, kita akan jalan-jalan." Ucap Kanaya kepada putrinya, Adara hanya mengangguk.

"Jen, aku siap-siap dulu."

"Oke."

Kini mereka bertiga sampai di salah satu perbelanjaan terbesar di London, Jenni antusias memasuki banyak toko pakaian wanita. "Jen, aku sudah capek berkeliling." Ucap Kanaya yang sudah berkeringat.

"Kamu terlihat pucat Kanaya." Ucap Jenni yang sudah khawatir melihat wajah sahabatnya.

"Aku hanya capek dan agak pusing aja, aku akan menunggumu disini."

"Tidak, kita pulang aja, aku gak mau Alex marah padaku saat tau kondisimu seperti ini."

Kanaya hanya bisa menuruti perkataan sahabatnya, dan mereka pun kembali ke apartemen tanpa membeli satu barang apapun.

Jenni membantu Kanaya turun dari taxi di ikuti Adara dari belakang "Kamu istirahat aja, aku akan menghubungi mas Gio untuk memeberitahu Alex tentang kondisimu." Ucap Jenni yang kini sudah sampai di depan apartemen Kanaya.

"Mas Alex dan mas Gio sedang sibuk, jangan ganggu mereka Jen." Pinta Kanaya yang sudah duduk disofa.

"Baiklah, aku akan menjagamu dan Adara disini sekarang masuk kekamar dan istirahat." Kanaya pun mengangguk dan berjalan kekamarnya dengan berpegangan didinding karena kepalanya masih pusing.

Kanaya masuk ke dalam kamarnya dan membaringkan tubuhnya di atas kasur "Akhirnya perasaanku kembali enak." Kanaya menutup matanya.

Di kantor Alex terlihat sibuk dengan komputernya sedangkan Gio sibuk dengan dokumen dan berkas yang ada di meja. "Besok kita adakan rapat Gio." Ucap Alex tanpa mengalihkan pandangannya dari komputer didepannya.

"Baik Tuan Muda."

Tok..tok.. suara ketukan pintu mengalihkan pandangan kedua pria yang sedang sibuk, Gio dengan cepat membuka pintu ruangan dan seorang sekertaris masuk membawa berkas di tangannya.

"Pak ini berkas yang bapak minta."

"Berikan kepada Gio, sekarang keluarlah." Usir Alex.

"Baik pak." Sekertaris itu menyerahkan sebuah berkas kepada Gio.

Gio melihat jam yang melingkar di lengannya sudah menunjukkan pukul dua siang. "Tuan Muda, apa anda tidak makan siang?" Tanya Gio.

"Aku akan pulang sebentar untuk makan bersama Kanaya dan Adara sekalian mengantarnya berbelanja makanan selama kita disini." Jawab Alex.

"Apa saya boleh pulang juga Tuan Muda?" Tanya Gio dan Alex menanggapinya dengan anggukan kepala.

Bersambung....

*Maafkan Slow Update Karena Kemarin Mati lampu hampir 2 hari terpaksa Updatenya slow. 🙏🙏

Jangan lupa Like dan Komen..

Nih aku kasih foto Adara saat di pesawat*..

1
Linee Alice
Loh
Linee Alice
Sudah 2025
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Linee Alice
Next thor sdh 2024🥹🥹🥹🥹🥹🥹🥹
Yani Anwar11
Luar biasa
Sri Ujji
Aduh...
dah bertahun2 ....
dad Al..kenapa lom ktmu jg..
nella juli
next thorrr
Nadia Binti Umar
knp g ada lanjutan nya lagi thor
Dia Jeng
digantung lagi 🙄🙄🙄
Mariani Mohamad
menarik bangat...
Windy Lyana
udah sampai bab 64 tp konflik nya mengalir n bermunculan musuh baru.
Windy Lyana
hmmm alur cerita nya udah di hancur kan sampai demikian seolah" kluarga Alex gak bs mengatasi n seolah melupakan harga diri dgn minta bantuan Devano buat klarifikasi.
Windy Lyana
mgkin kl sejak kejadian Kanaya blg kl di perkosa omongan calon mantan mertua bs di antisipasi setidak nya blg sebelum hamil .udah hamil nikah kurang bbrp hari br blg pasti nyinyiran tetangga lbh parah.
Eli Winarti
allur nya lompat2 gx jelas
Dedek Afrida
next
Dedek Afrida
up
mongky buruk rupa
aq abnrx lbh ska anDra ma doktr syrif...cz kslhanx devano ma ortune udh fatal...jka ma syrif kan bsa buat devano mnyesal dan kdpan bsa mnghrgai sesuatu...tp authorx maux andara ma devano trus aq bsa apa donk
Eny
lanjutkan
Wiwik Daniati
kog kek nya pernah baca cerita kek gini juga ya...bahkan sama persis ceritanya cuma bedanya di status si cewek aja.klo ini housekeeping hotel klo yg satu lagi judulnya bosku ayah dari anak ank ku judulnya.sam bgt ceritanya
💫✰✭𝓜𝓾𝓻𝓽𝓲𓅓 𓆊 𝕽𝖈⃞⃟〠
update'a terlalu lama
Fitri Kurnia Sari
lanjuttt thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!