Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 22
disisi lain vero telah menerima informasi dari cio tentang nadila dan anak kecil tersebut
"wanita itu bernama lengkap Nadila Nurtan Zillia dan anak nya Alvino Nurtan dan mereka baru saja pindah ke kota J setelah 8 tahun menetap di kota B" terang cio
mendengar nama lengkap wanita itu membuat vero tercengang ternyata wanita itu yang selama ini vero cari dan anak kecil itu kemungkinan besar adalah putra nya
disisi lain di dalam toilet dila merasa ada yang tidak beres dengan minuman yang tadi di minum nya, lalu dila keluar toilet dengan aga sempoyongan
ternyata di luar toilet sudah orang sewaan yesil lalu membius dila dan membawa dila pergi meninggalkan perusahaan lewat tangga darurat
sedangkan di aula pesta vero mencari keberadaan dila, lalu vero melihat anak nya sedang bersama dua orang wanita dan vero menghampiri nya
mira dan eli terpesona melihat vero yang seperti akan menghampiri mereka
"el seperti nya pria itu akan menghampiri kita", seru mira
"iya mir, pria yang sangat tampan dan mempesona", ucap eli
"aunty pria itu daddy ku!", seru vino yang membuat mira dan eli terkaget
"apa?", seru kaget mira dan eli bersamaan
karena sebelum nya vino sudah mengetahui siapa daddy nya dan saat ini ada pertemuan pertama mereka
kini vino dan vero saling berhadapan, lalu vero sedikit berlutut
vero mulai menjulurkan tangan nya ingin memegang vino
"kenapa baru sekarang datang?", tanya vino dengan datar
vero merasakan perasaan sakit di dada nya mendengar pertanyaan sang anak
"maafkan aku!", ucap vero tertunduk
"aku sungguh tidak mengetahui nya karena mommy mu menghilang", ucap vero dengan jawaban seadanya karena vero tidak mungkin menjelaskan kejadian yang sebenar nya terlebih vino masih anak kecil yang belum bisa mengerti prihal orang dewasa
vero melihat vino akan mengeluarkan air mata nya, seketika vero memeluk erat sang putra
"maafkan daddy son baru sekarang daddy menemukan mu!", ucap vero dan vino pun hanya diam saja sebari tersedu
"vino merindukan daddy!" seru vino yang membuat vero semangkin merasa bersalah
"mulai sekarang daddy tidak pergi lagi! dan sekarang daddy akan selalu ada untuk vino!", ucap vero
"daddy janji?" tanya vino tersenyum ceria
"daddy janji son", jawab vero
mereka mengaitkan kedua jari kelingking mereka
mira dan eli yang melihat pertemuan pertama ayah dan anak itu pun terharu
"aku tidak menyangka bahwa pria tampan itu daddy nya vino", seru mira
"aku juga tidak menyangka", jawab eli
"son dimana mommy mu?", tanya vero
"mommy sedang ke toilet dad! tapi sampai sekarang mommy belum kembali", jawab vino
kemudian vero menyuruh anak buah nya untuk mencari dila di toilet, anak buah vero tidak menemukan keberadaan dila di toilet
"maaf tuan muda di dalam toilet tidak ada siapa siapa", lapor anak buah vero
mira dan eli pun yang mendengar nya terkaget
"mana mungkin tadi dila bilang dia akan pergi ke toilet sebentar", ucap mira
"benar nona! nona dila tidak ada di toilet", jawab anak buah vero
"dad mommy dimana?", seru vino yang mulai khawatir
"jangan khawatir son daddy akan mencari nya", ucap vero
"tutup semua akses keluar masuk perusahaan ini! seperti nya ada yang ingin bermain main", perintah vero
"baik tuan muda", jawab anak vero