NovelToon NovelToon
Cinta Kalah Oleh Dendam

Cinta Kalah Oleh Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Romansa
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Untuk visualnya, silahkan kunjungi Instagram noer_azzura16

Kakak Bella ditemukan dalam keadaan mabukk dan menyebabkan kecelakaan yang merenggut nyawa Lusi, adik Leo. Membuat ibu dan ayah Leo terpukul hebat.

Sementara Bella dan Leo baru saja kembali dari bulan madu. Kebahagiaan itu hancur seketika, melihat keluarga yang akhirnya menatap Bella sebagai seorang adik dari pembunuhh orang yang mereka cintai.

Setelahnya Bella bahkan tidak bisa menatap cinta itu lagi di mata suaminya. Meski kakaknya bahkan di penjara. Dia masih harus menanggung akibat dari apa yang dilakukan kakaknya itu.

Dua orang yang tadinya saling mencintai, dendam telah mengalahkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22-CKOD 22

"Nona"

Rara datang menghampiri Bella. Bella yang melihat itu segera menoleh ke arah pintu belakang. Kalau Desy melihat Rara, bisa-bisa Rara yang dihukum.

"Nona, serahkan padaku!" kata Rara yang langsung menunjukkan alat pencabut rumput canggih yang dia punya.

Mata Bella sedikit melebar. Mereka punya alat seperti itu.

"Ini akan cepat, nona nanti tinggal pura-pura cabut saja kalau nenek sihir itu datang!"

"Kak Aditya, sedang membantu kakak, kan?" tanya Bella.

Rara mengangguk.

"Iya nona, nona jangan khawatir. Tuan Aditya sedang berusaha membuka kasus itu kembali. Bukan tuan Bagas yang menyebabkan kecelakaan!"

Bella terdiam, tapi matanya berkaca-kaca. Dia senang mendengarnya. Kakaknya tidak bersalah. Sejak awal, dia memang yakin kalau kakaknya tidak bersalah.

"Aku akan cabut sebelah sana. Nona jangan terlalu lelah!"

Bella tersenyum dan mengangguk.

Setelah setengah jam, bibi Okta mengetuk kaca pintu belakang.

"Nona, nenek sihir itu datang. Aku kabur dulu!" kata Rara yang segera pergi membawa alat pencabut rumputnya itu.

Bella mengangguk. Dan tak lama kemudian, Desy datang dengan sangat santai ke halaman belakang itu.

"Jangan malas-malasan..." Desy menjeda ucapannya karena dia melihat hampir setengah taman sudah tercabut rumputnya.

Tadinya dia mau marah, dan memaki Bella yang pemalas. Tapi, kenyataan di depannya itu, membuatnya tidak bisa melakukan itu.

'Bagaimana dia bisa melakukan semua ini?' batin Desy.

Desy tidak senang, dia tidak terima karena tidak punya alasan marah pada Bella.

"Heh, kenapa hanya di tempat yang dingin dan kamu bisa berteduh? cabut yang di sana!"

Desy menunjuk ke arah tempat yang sangat panas. Karena semakin siang, matahari juga semakin naik.

"Tapi yang disini belum selesai..."

"Kamu mau membantah?" pekik Desy menyela.

Bella menghela nafas panjang. Dia segera beranjak dari tempat yang di tunjuk oleh Desy. Dan mencabut rumput disana.

'Mustahil dia bisa melakukan ini. Dia kan baru keluar dari rumah sakit. Masa iya punya tenaga sekuat itu. Aku harus minta Dini mengawasinya!'

Desy beranjak dari sana. Rara yang melihat Desy sudah pergi, segera menghampiri Bella lagi.

"Dasar nenek sihir dia itu. Nona pejamkan matamu!" kata Rara.

Sreeeessshhh

Rara menyemprotkan UV Shield terbaik ke wajah dan seluruh tangan juga kaki Bella. Bella kembali terkekeh kecil. Entah kenapa tingkah Rara membuatnya merasa begitu senang. Ada seseorang yang selalu muncul saat dirinya dalam masalah, itu membuat Bella merasa aman dan senang.

"Nenek sihir itu pasti meminta Dini mengawasi nona. Tapi nona tenang saja, aku akan buat Dini mulas-mulas sampai tidak bisa mengawasi nona!" kata Rara.

Dan lagi-lagi Bella tersenyum. Rasanya benar-benar sangat menyenangkan kembali mendapatkan perlindungan dari kakaknya.

"Rara, apa kakak sudah ingat semuanya?"

Rara mengangguk.

"Sudah, pemukulan di penjara oleh anak buah Oscar itu, justru membuat tuan Bagas mengingat semuanya! nona, Dini datang. Aku kabur lagi!"

Bella menoleh ke arah pintu belakang. Dini datang sambil bersenandung dengan segelas jus jeruk di tangannya.

Dan begitu Bella berbalik ke arah dimana tadi Rara berada. Rara sudah bilang dari sana.

'Cepat sekali?' batin Bella.

"Hai nona Bella, menantu yang terabaikan di rumah ini. Aku datang untuk mengawasimu! silahkan di lanjutkan!" kata Dini yang duduk di teras dengan santai dan sesekali dengan sombong minum jus jeruk.

Bella tidak begitu memperdulikan. Dia hanya kembali melakukan apa yang harus dia lakukan.

Tak berselang lama, hanya sekitar lima menit saja. Tiba-tiba Dini memegang perutnya.

"Aduh, kok mules. Aduh!"

Terdengar suara perut Dini yang tidak enak di dengar. Wanita itu segera berdiri dan lari ke dalam.

Begitu Dini lari, Rara datang lagi dengan tawa yang begitu puas.

"Ha ha ha, rasakan itu!" kata Rara.

Rara membantu Bella lagi. Tak sampai satu jam, semua rumput di halaman belakang itu sudah berhasil di cabut oleh alat pencabut rumput. Bella hanya harus pura-pura mencabut dan mengumpulkannya.

"Nona, aku pergi dulu!" kata Rara yang langsung di angguki Bella.

Dini yang kembali setelah satu jam, dengan wajah pucat dan tubuh lemas. Kembali ingin duduk dan mengawasi Bella. Namun, baru juga meletakkan bokongnyaa di kursi. Perutnya mulas lagi.

"Aduh... ini kenapa sih?" keluhnya yang lari lagi menuju toilet.

Sementara itu, Vivian yang sudah pulang menjemput Davin. Sengaja berjalan ke halaman belakang, bersama dengan seorang wanita cantik yang di seluruh tubuhnya hanya ada barang-barang branded dan berkelas.

"Tante, pelayan itu lambat sekali. Kenapa mempekerjakan pelayan yang lamban begitu?" tanya wanita itu.

"Rachel, dia bukan pelayan. Dia itu istrinya Leo. Wanita pembawa siall, adik pembunuhh!" kata Vivian yang sempat membuat Bella menghentikan gerakan tangannya.

Bella menelan salivanya dengan susah payah. Dia ingin sekali berteriak, kalau dia bukan adik pembunuhh, kakaknya tidak membunuhh siapapun. Tapi dia mencoba menahan diri. Rara bilang, Aditya akan segera membuka kasus itu lagi. Dia tidak perlu membuat masalah untuk kakaknya sekarang.

Bella kembali mencabut rumput di depannya. Dia berusaha untuk tidak mendengarkan kata-kata menyakitkan dari ibu mertuanya itu.

"Oh, jadi dia orangnya. Wanita sampah itu!"

Bella mencengkeram rumput di depannya dengan kuat.

'Tidak perlu sakit hati Bella. Tidak perlu dengarkan mereka. Bagus kalau Leo menikah lagi, kamu akan bebas' batin Bella yang mencoba untuk menguatkan dirinya sendiri.

"Tante tenang saja, kalau aku sudah menikah dengan Leo. Aku akan bantu kalian menangani wanita sampah ini!"

Bella kembali terdiam.

'Apa maksudnya? Leo tidak akan menceraikan aku meski dia menikah dengan wanita itu?' batin Bella bingung.

"Tentu saja sayang. Kamu menantu pilihan Tante. Kamu bisa melakukan apapun di rumah ini. Tidak usah tunggu kamu menikah. Sekarang pun kamu bisa lakukan apapun pada wanita sialann itu!"

Vivian mengatakan itu dengan sangat santai. Tatapannya memang selalu menunjukkan kebencian pada Bella.

"Benarkah? kalau begitu aku tidak akan segan!" wanita bernama Rachel itu terlihat senang.

Rachel mendekati Bella. Berdiri tepat di depa Bella yang sedang berjongkok sambil mencabut rumput.

Rachel yang ingin menunjukkan, kalau dia visa diandalkan untuk menyiksaa Bella. Segera menginjak tangan Bella yang ada di tanah.

"Aghkkk!" Bella memekik.

"Rasakan itu, kerjamu lambat. Kamu harus dapat hukuman!" ucap Rachel sangat santai.

Bella mendongak, menatap Rachel dengan sangat tidak senang. Siapa wanita itu sampai bisa berbuat seperti ini padanya.

Dengan tangan satunya, Bella mendorong Rachel.

Brukkk

"Beraninya kamu!"

Plakk

***

Bersambung...

1
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
plisss lanjut kk🤧
Noer: sabar, besok lagi 🤭
total 1 replies
❥ᴀʀ•ᵖυм𝕡ᛕ𝐢𝓷𝐀⃝🥀ᯓᡣ𐭩
takut dia di tangkap🤣
Noer: ho'oh betul tuh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
wah Bagas mau di coblos pake jarum besar sama Oscar seperti 🤔
mudah mudahan ada penolong 🤲
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: kasihan Kalau gak ada mah 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
jangan seyakin itu napa, nanti kecewa loh🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
menang 🤔🤔
mimpi aja kamu Leo 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya mimpi aja dia🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
setiap hari apa harus 🤔
Noer: ya anggap² cari kesibukan gitu kak 🤣
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
cemburu membuat bodoh gitu aja Thor 🤭🤣
Noer: cemburu itu tanda minder, kalau kata dilan mah
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
penasaran juga kamu Leo 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kak Thor lidah q belibet kalau baca nama pengacaranya 🤭
Nicklas
niklas🙈
Noer: jauh bener padahal kan ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya begitulah penjahat, kalau kebusukannya mau dibongkar ya pasti ngamuk² gak jelas, apa lagi dia sebenarnya tau kalau anaknya yang salah 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: boleh kak, biar gak bisa ngamuk² dia🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mungkin bagi pengacara Nicklas sudah biasa melihat orang bereaksi seperti Bima 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
satu ya bukan saya 🤭
Noer: iya ampun dah
total 3 replies
partini
wah bahaya juga yah ketahuan kalau pura pura
Noer: tenang kak, aku tak akan membiarkan sandiwara itu terbongkar ha ha ha ha ha ha a
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sok baik kamu Des 🤣🤭
Noer: seblak aja yang murah kak 🤭
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gak mau meninggalkan kesan buruk, tapi kelakuannya buruk sekali kau Vivian 🤭
Noer: itulah ya kak, kadang gitu tuh kalau horang keyong
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kirain mau bilang jangan sedih Rachel nanti Tante beliin yg baru 🤭
Noer: iya kan ya
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ngapain coba Ginting disini, bukannya main badminton sana 🤭
Noer: wkwk 🤣🤣🤣
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kapok🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Rara ada aja kamu , mana mungkin mereka mengaku kena azab🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iya bener banget 🤣🤣🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
go Rara sebelum terlambat 🤭
Noer: power ranger
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!