NovelToon NovelToon
Fierce Queen

Fierce Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: deby Widiastuti

kehadiran dosen baru di kampus key, membuat key frustasi. mengutuk, mencaci dosen tersebut menjadi kebiasaannya dan menyantet adalah pilihan terakhir yang sedang key pertimbangkan.


SEASON 2 !!! di gabungkan, baca di sini!!

jangan lupa jadikan favorite, like, comment and vote..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon deby Widiastuti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

" keyyy bangun !!! udah siang ini woy !!’ teriak aji yang mulai mengguncang-guncangkan badan key.

“ key buruan bangun, lu ada kuliah woy !!!”

“ keyyy...”

“ woy kunti !! gila ya lu cewek kebluk amat !!”

“ kunti !”

“ suster ngesot !!

“ preman !”

“ woyy brisik !!” teriak key pada akhirnya saat aji mulai menarik-menarik rambutnya.

“ eh kunti jam sembilan woy!! Lu ada kuliah pak arka kan??” tanya aji hampir putus asa.

Key langsung melebarkan matanya. “ kenapa lu nggk bangunin gue sih !!” sentak key yang langsung loncat dari ranjangnya.

“ eh sumpret dasar kuntilanak tidak tau terimakasih, terus dari tadi gue ngapain teriak-teriak

kaya bangunin mayat kalo bukan bangunin elu ???” cerca aji tak terima pada key yang tidak mengahrgai usaha aji yang sedari tadi mencoba memabangunkannya dan sekarang key mengabaikannya.

“ untung dia kakak gue, kalo bukan. Duhh udah gue jadiin rujakkk..”  lanjut aji yang langsung membaringkan

tubuhnya pada ranjang key.

“ kenapa ya kasur dia selalu bau wangi, nggak kaya kasur gue yang bau apek. Apalagi kasur bang

juna yang mau pesing. Emang masih ngompol ya bang juna? kok kasurnya persis mau ompoll..” gerutu aji yang mengusap-usap kain seprei berwarna coklat muda itu. Aji mengguling-gulingkan badannya ke kanan dan ke kiri dengan bersenandung lagu bintang kecil yang menjadi favoritenya saat kecil dulu.

Bintang kecil di langit yang biru cuap cuap..

Amat banyak menghiass angkasa

Aku ingin terbang dan menari jauh ting

BRAKKKK

Key mucul dengan badan yang di penuhi butiran air dengan di lilit handuk berwarna putih dan langsng berlari menuju lemarinya. Sedangkan aji menggantungkan nyanyiannya saat tersadar bahwa key sudah selesai mandi.

“ beseettt lu mandi atau cuman cuci muka? Kayanya lima menit juga nggak ada deh. Gue aja belum

kelar nyanyi bintang kecil key..” aji protes melihat tingkah yang hampir semua yang key lakukan itu selalu membuatnya menggelengkan kepalanya. “ ahh bawel lu, keluar sanah gue mau pakai baju. Buruan gue udah telat nih..” usir key pada aji.

Aji segera bangun dan berjalan keluar pintu. “ ihh jadi cewek nggak ada persis-persisnya sih sama

cewek normal. Telat sih telat tapi mbok ya mandi nya jangan sekilat itu kali..” gerutu aji sembari menggelengkan lagi kepalanya melihat tingkah kakak perempuannya itu.

Key segera menarik celana jeans berwarna hitam dengan kemeja berwarana hitam. Di pakainya segera

pada tubuhnya. Ia mengoleskan lipstik berwarna nude dan menyisir rambutnya lalu mengikatnya asal. Segera ia menarik tote bag warna putih di meja belajarnya dan berlari keluar kamar.

“ jiiii buruan anterin gue !!” teriak key menuju ruang tengah keluarganya.

Aji yang sedang menonton spongebob terkejut dengan suara khas dari makhluk peliharaan

keluarganya itu. “ gilaaa lu nggak dandan sama sekali ya?? Cepet banget !! gue aja baru duduk ngambil remote cuy..” protes aji lagi yang baru sekitar satu sampai dua menit tubuhnya mendaratkan pada sofa cream di ruang tengah rumahnya.

“ ih bawel banget sih !!” key segera berlari emnuju rak sepatu dan menarik septu berwarna putih dan segera memakaikannya.

“ buruannn anter, ini udah jam 9.15 gue masuk jam 9.30 . buruannn woyy!!” teriak key dari pintu samping rumahnya.

“ ih udah minta anter, ngegas pulakk..” aji menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.

“ ih buruan sih !!” key kembali berjalan ke dalam rumah dan menarik-narik kaos putih yang di

gunakan oleh aji. Aji segera berdiri dan berjalan malas menuju keluar rumah untuk menaiki motornya.

“ lu chat aja ke pak arka kalo lu telat..” aji bersuara di tengah-tengah kefokusannya dalam

mengendarai motornya.

“ ih males banget gue ngechat duluan...” teriak key.

“ ih bego dia kan dosen lu, masa iya dosen duluan yang chat lu terus nanyain lu dimana?” cerca aji.

“udah ah buruan. Ngebut dikit napa ji !!” sentak key.

Lima belas menit telah berlalu, tak lama mereka terhenti di depan gedung fakultas ekonomi itu, key langsung turun dan berlari tanpa pamit.

“ sett dah anaknya siapa sih tuh bocah? Gitu amet ya !!” gerutu aji melihat key yang berlari-lari memasuki pintu gedung di depannya.

 Key segera menaiki tangga dua perdua, ia melangkahkan kakinya cepat. Ia sudah terlambat 10 menit dari depan fakultas.

“ duh boleh masuk kagak ya? Kemarin 10 menit aja di usir, lah ini gimana ya? Tanya pada diri sendiri sembari berlarian tak jelas. Keringatnya mulai bercucuran di sela-sela  poni rambutnya.

Huah huahh ya ampun haus banget..

Key mulai mengatur nafasnya yang memburu, ia merapihkan bajunya dan poninya.

Tok tok

“ Permisi pak , maaf telat..” sahutnya sembari mendorong pintu itu kedalam secara perlahan.

Arka terdiam dan menatap key tajam, key segera menggerakkan tangganya menarik knop pintu dan segera menariknya saat mata mereka saling bertemu.

Aishhh bisa nggak sih ngeliatinnya nggak seseram itu !!

Gue kan jadi ciut !!

Pintu itu hampir tertutup rapat. " Eh km mau ngapain? Km nggak mau masuk?” pertanyaan arka sontak membuat

key melebarkan matanya, sebenarnya bukan hanya key tapi hampir semua manusia yang duduk di dalam ruangan kelasnya. Terutama naya, naya tanpa sadar tersenyum mendengar kalimat arka pada key.

" Saya boleh masuk?” tanya key yang memasukan kepalanya pada sela pintu.

" Menurut kamu?” tanya arka datar.

" Kemarin sih di usir, nggak tau sekarang. Saya nggak bisa baca pikiran bapak..” sahutan key sontak membuat arka mengeha nafas kasar.

" Duduk di depan !!” titahnya sembari menunujk kursi di depannya.

" Jadi saya boleh masuk pak?” key ingin memastikan pendengarannnya tak salah.

Tumben ini orang agak baikan.

Nyesel kali ya kemarin-kemarin marahin gue mulu !

" Masih aja nanya, duduk !!” titahnya lagi.

Keadaan kelas sangatlah sunyi semua mata memperhatikan gerak-gerik arka dalam menjelaskan materi. Arka menjelaskan materi yang di paparkannya dnegan jelas, tangannya bergerak- bergerak menunjuk ke arah layar yang menampil kan beberapa kalimat dan gambar. Namun tidak dengan key, tangan dan matanya fokus pada smartphone yang terus bergetar.

GRUP WTASAPP

Keluarga AJAIB

Juna : besok juna ulang tahun tolong beri juna kejutan yang meriah..

Aji: bodo amat, mau bang jun sunatan, kekahan juga gue kagak perduli.

Bunda sayang: iya juna, juna mau apa??

Juna: juna mau istri bu...

Ayah: mau istri? Dewasain dulu sikap kamu !!

Key : hahahah istri? Hahah istri? Nggak sekalia mau anak?

Juna : eh kunti diem lu !!

Key tanpa sadar terkikik pelan, membuat mata arka dan orang di sekitarnya menatapnya tajam.

“ keysaa..” sahut arka pelan.

Key melebarkan bibirnya membentuk senyuman saat membaca pesan grup keluarganya yang selalu ramai dengan pembahasan yang tidak penting.

Juna : bunn cariin juna istri, juna kan udah berumur !!

Key : dasar TUAKKKK

Aji : tua umur doang dia mah..

Juna : bully aja terus bully !! aku tuh nggak bisa di giniin..

“ keysa..” arka memanggilnya lagi..

Semua mata kini tertuju pada key, yang duduk di belakang key di buat semakin penasaran dengan tingkah key yang sepertinya akan membuatnya dalam masalah lagi.

Juna : dasarr adik durhaka !!

“ keysaaaa !!”

“ apaan sih ? tuaaaaa!!” sentak key dan selanjutnya ia terkejut dengan perkataan yang meluncur dari mulutnya. Matanya melebar dengan kepala yang mendongak ke arah arka. Mulutnya yang menganga segera ia tutup dengan tangan kananya.

Riwayatttt!!

Naya, reza dan bryanmenggelengkan kepalanya pasrah. “ selamat key..” sahut naya melihat sahabatnya

bertingkah lagi.

“ kamu bilang apa tadi? Saya tua??” tanya arka dengan wajah yang semakin menyeramkan.

Key gelagapan. “ bu..bukan pak. Maksud saya abang..abang saya pak ..” sahut key sembari memejamkan matanya.

Arka menghela nafasnya kasar dan memalingkan wajahnya segera dari gadis yang selalu membuatnya merasakan semua rasa yang sulit di cerna oleh otak dan hatinya. Ia mencoba menahan amarahnya.

“ tidak sekarang..” gumam arka.

“ baik kita lanjutkan, minggu lalu saya sudah mengupload nilai kalian di sistem. Kalian udah cek kan?” tanya arka pada mahasiswanya.

wih tumben gue nggak di omelin, kayaknya lagi dalam mood baik.. 

teruskan pak..

“ belummm pak,...”

“ loh kok belum, kalian itu harus liat nilai kalian yang hancur dan harus di perbaiki di UAS kemarin.”

“ kan bapak baru kasih tau pak.."

“ ya harusnya kalian sering-sering cek nilai kalian dong. Lagian saya sudah kasih kabar ini sama temen kalian. Keysa.”

Keysa terkejut namanya di sebut kembali.

Wadidaww gue nggak buka chat dia, bahkan di bisukan dan di arsipkan.

Key menelan ludah lalu tersenyum. “ kamu belum menginfokan ke temen-temen kamu?” tanya arka.

Key menggelengkan kepalanya sembari tersenyum, terlihat arka menghela nafasnya kasar.

“ di kelas ini yang nilainya 75 ke atas itu cuman ada 10 orang sisanya di bawah 70, saya heran kenapa kalian bisa dapat nilai yang jelek. Apa penyampaian saya kurag jelas? Atau soalnya susah atau emang kalian yang tidak belajar.” Tanya arka

Key menyeletuk asal dengan suara pelan. “ enak aja gue belajar kok, tapi ya gimana nggak ada kisi-kisi sama sekali. Mana enam bab masuk semua, ya kali otak gue muat .” ujar key pelan sembari memainkan bolpoinnya.

“ jadi kamu menyalahkan saya?” pertanyaan arka sontak membuat key mendongak dan langsung menengok ke kanan dan kiri.

“ yang bapak maksud siapa pak?” tanya key terlihat bego.

“ siapa lagi kalo bukan mahasiswi yang berada di depan saya, yang memang selalu suka mencari gara-gara dengan saya? Menerut kamu siapa?” tanya arka dengan mata yang sedikit melebar dan mendungkukkan badannya menghadap key yang terduduk.

Key menelan ludah.

“ saya cari gara-gara sama bapak? ck, pak saya cari gara-gara aja milih-milih pak. Nggak mau saya nyari gara-gara sama manusia macam bapak ini.”

“ macam? Maksud kamu apa?”

“ hah? Enggak pak..”

Tatapan arka menyiratkan bahwa ia akan mendapat ceramah panjang lagi.

“ baiklah sebelum saya akhiri saya kan memberitahukan bahwa UAS nanti akan TAKE HOME ( tugas ) dengan dua objek penelitian yaitu usaha tangibel( produk) dan  intangibel( jasa). Kalian di tugaskan untuk membandingkan bagaimana strategi di dua usaha tersebut, bagiamana proses penjualannya dan bagaimana mereka menjalankan usahanya. Nanti saya akan kirim format lengkapnya pada keysa, saya harap keysa bisa menyebarkan ke teman

kelasnya. Ingat, minimal makalahnya 40 lembar dengan spasi satu.”

Semua mahasiswa di depannya hanya bisa mnegelus dada mencoba dan berharap di berikan ketabahan. “ ingat target usaha yang harus kalian jadikan objek adalah yang sudah cukup maju.”

“ kalian masih punya waktu 5 minggu dari sekarang, saya harap nilai uas kalian bisa membantu nilai UTS kalian yang jelek.”

“ baik saya akhiri kelas siang ini, terimakasih..”

“ oh iya keysa, jangan lupa ke ruangan saya.” Key yang mulai menggerakan tubuhnya untuk bangkit

segera terhenti dan memejamkan matanya pasrah.

Uwoooooo

Kultum iki cuy..

“ pak mau ngapain ke ruangan bapak?”

“ kalo bapak mau marahin saya, di sini aja pak. Udah sepi ini, saya nggak bakalan malu.

“ saya dengerin deh omongan bapak, nggak bakalan saya protes pak..”

Arka meliriknya datar. “ ikut saya.” Titahnya yang langsung berjalan keluar ruangan.

“ ya elah mau kena omel aja ribet amet dah..” gerutu key.

Arka melangkahkan kakinya lebih cepat, key yang berjalan di belakang arka berjalan dengan malas dan tidak ada hentinya berdoa untuk kebaikan dan kesehatan jiwa, hati dan telinganya yang mungkin dalam jangka panjang akan berakibat buruk bagi kesehatannya.

Arka sudah menghilang di balik pintu ruangannya, sedangkan key terhenti dan menatap pintu coklat yang selalu membuat ia segan untuk membukannya.

Akhirnya key segera memasuki ruangan arka dan terduduk di kursi di depan arka tanpa menunggu izin dari arka.

Baik key, semoga baik baik saja.

“ jadi kenapa kamu nggak pernah bales chat saya?” pertanyaan yang sontak membuat key menganga.

Jadi dia nyuruh gue ke sini, cuman mau nanya itu?

Wahhgelasyehh nggak penting banget !!

Key masih menganga menatap arka, mata mereka saling bertemu dan menyapa namun tak lama key melirikan matanya ke arah lain. “ jaga mata key jaga hati, ya ampun ..” batin key mulai memberontak untuk tidak terpesona dengan mata indah milik arka.

“ jadi kenapa?” tanyanya lagi.

“ hah? Ahh itu saya sibuk pak..” jawab key asal.

“ sibuk apa? Buktinya waktu minggu lalu kita ketemu di mall tapi kamu nggak ada niatan menyapa saya. Kamu marah ?” tanya arka yang membuat key tertawa sinis.

“ ngapain saya marah? Memangnya saya wajib hukumnya menyapa bapak? engga kan? Terus apa masalahnya?” tanya key dengan raut wajah yang berubah tak bersahabat.

“ loh kenapa kamu jadi marah sekarang? Saya kan cuman nanya kenapa kamu nggak sapa saya? Itu aja kok.”

“ loh kok bapak jadi kepo gini sih, itu kan urusan saya mau nyapa atau nggak.”

“ yaudah terserah..”

“ yaudah ..

“ wanita yang kemarin ketemu di mall itu di-“

“ tunangan bapak kan? Nggak usah kasih tau pak, kan kemarin dia udah mengenalkan diri.

“ siapa yang mau ngenalin ke kamu coba?

“ ohh...”

“ kamu nggak kasih info ke mahasiswa lain kan saya punya tunangan?”

“ oh iya pak aduh lupa !! saya lupa banget pak nggak ngasih info ke lambert kampus. Padahal kan berita yang penting, aduhhh lupa banget pak.”

“ jadi kamu berniat ngasih info ke akun gosip kampus itu?”

“ yaiyalah pak, lumayan lah nama saya bisa agak bersihan dikit.

“ oh jadi kamu mau bersihin nama kamu dengan membuat kotor nama orang lain?”

“ ya bukan gitu pak, maksud saya. Saya bisa mengklarifikasi bahwa saya dan bapak tidak ada

hubungan apa-apa."

“ kata siapa nggak ada hubungan apa-apa?

“ lah emang nggak ada pak.

“ kamu jadi lupa gitu ya?"

“ hah lupa apa?"

“ tentang kita?"

deg

Wehh kenapa pake kita sih? Gue geli sendiri.

“ ki..kita?”

“ iya kita..”

Huasyem gue kok jadi dag dig dug gini sih.

“ kita? Tanya key sekali lagi dengan salah tingkah.

“ iya kita kan punya hubungan antara dosen dan mahasiswa ..”  jawaban arka sontak membuat key membulat. Arka menahan senyumannya saat melihat ekspresi key yang mendadak canggung.

Huasyem dia ngerjain gue

“ bisa ae kerupuk udang..’ batin key mengejek.

1
Sinok Uul
👍👍👍
Ummy Hasnah
kakkkkk kapan up lagii
Mustika Wati
si rena terus gimana thor , kok key g tNya dulu perihal tunangan arka kmrn y
Iyah Chomel
lanjut thoor
Sartini Dimitri Mah
keluarga key terlalu ketara mengelu elukan Pak arka, padahal juna sama aji Tau arka udah tunangan kesannya tuh mau bikin key jadi pelakor deh
u
haaaaa???? sampai episode 45 gak ada kemajuan hubungan arka sm key muter aja disitu-siti 🤔🤔
widyartini08
bertele2 banget
hitamanis
nangis aku thor
Titi Andriyani Sudarmin
nyesel baca sampai akhir,ujung2nya key ngak SM arka
Nurjannah Inka
yah...endingnya kok melaaz banget 😔
iis
ikut kecewa 😩
Mam Idal Ardiansyah
lanjut donk
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kirain ini endingnya arka sama key akan bersatu kok saya jd kecewa ya endingnya gini🤔🤔🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka dan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
au ah bingung komennya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
maka nya dewasa key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kok jd ilfil ke key ya
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kasihan arka
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
nyadarkan key
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
arka cuekin aja key nya biar ngerti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!