NovelToon NovelToon
Sajadah Cinta Untuk Tuan Lucas

Sajadah Cinta Untuk Tuan Lucas

Status: tamat
Genre:Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Roman-Angst Mafia / Balas Dendam / CEO / Tamat
Popularitas:535.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

"Hentikan pernikahan ini! Karena wanita ini telah bermalam denganku, hanya aku yang berhak menikahinya!"

Bagaikan tersambar petir di siang bolong ketika seluruh para tamu undangan dan juga pihak kedua keluarga mendengar perkataan pria asing yang tiba-tiba hadir pada pernikahan Aisyah dan juga Zayyan.

Berawalan dari fitnah Aisyah harus menyandang status istri dari seorang pria asing, yang tak diketahui asal usulnya.

Siapa pria itu? Yuk, simak kisahnya hanya di Sajadah Cinta Untuk Tuan Lucas!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sajadah Cinta 22

Di ruang makan, tidak hanya Aisyah dan Lucas. Tetapi, ada Alex dan Axel juga di meja makan menemani kedua majikannya untuk sarapan. Lalu, datang Galih bersama dengan Dini yang membawanya ke meja makan. Sontak hal itu membuat Axel kaget melihat Galih telah siuman dari komanya.

"Tuan, Anda sudah siuman?" Axel bertanya, Galih tersenyum dan mengangguk pelan. Lalu, Galih menatap intens ke arah Aisyah yang sedang duduk di sebelah Lucas untuk sarapan. Dini menyerahkan Galih kepada Bi Num, karena Lucas mengizinkan Dini berada di antara meja semua.

"Bi, aku mau duduk di sana?"ucap Galih, Axel menaikan satu alisnya. Sedangkan, Lucas dan Alex memang sudah tahu jika Galih menyukai Aisyah. Tanpa ada penolakan Bi Num mendorong kursi roda Galih ke samping tempat duduk Aisyah.

"Tuan muda Kedua, mau makan apa?"Bi Num bertanya, yang ingin melayani Galih.

"Tidak perlu, Bi."Galih berkata sembari tersenyum yang membuat semua orang heran. "Aisyah, akan menyuapi aku makan, benarkan?"Galih melirik ke arah Aisyah. Sedangkan, Lucas mengepalkan tangannya mendengar hal itu yang berusaha untuk menerima apapun itu keadaan di sekitarnya.

"Aisyah, layani Galih!"Titah Lucas, wanita ini hanya mengangguk tak pernah menolak apapun itu perintah dari suaminya. Lucas yang melihat itu terasa sakit, tetapi dia berusaha menyembunyikannya karena semua ini demi kesembuhan Galih.

Semua orang menikmati sarapan mereka, sedangkan Aisyah sibuk menyuapi sereal untuk Galih. Sedangkan, Lucas sibuk memperhatikan dua orang itu, yang mengabaikan roti di atas piringnya. Alex melihat hal itu sebenarnya kasian dengan Lucas. Galih bisa memiliki wanita manapun tetapi tidak dengan Lucas yang memiliki alergi terhadap wanita.

Axel tersenyum puas melihat dua saudara itu yang akan berebut satu wanita. Itu menjadi kesempatan untuk Axel membuat kekacauan nantinya.

Galih selesai dengan sarapannya. Ketika Aisyah hendak makan roti, dia merasa mual tetapi ditahannya.

"Bi, bawakan Galih ke kamar. Dia perlu minum obat!"titah Lucas, Bi Num langsung pergi membawakan Galih ke kamar. Awalnya, Galih mau menolaknya tetapi melihat raut wajah dingin Lucas, Galih tak bisa menolak apapun yang menjadi perintah dari kakaknya itu.

"Minumlah!"Lucas memberikan air mineral untuk Aisyah minum dan benar saja rasa mual itu hilang seketika. Ketika Aisyah hendak memakan roti yang ada di piringnya dia merasakan mual, tetapi justru dia melihat roti yang ada di atas piring Lucas.

"Kamu mau ini?" Lucas bertanya dengan ekspresi datarnya, Aisyah hanya diam tak menjawab. Tidak ada keberanian dalam diri Aisyah meminta apa yang menjadi hak Lucas untuk dirinya.

"Ambillah!"Lucas memberikan roti tersebut untuk Aisyah, tanpa Aisyah sadari jika roti itu isinya kacang. Sedangkan, Aisyah alergi kacang.

"Ini kacang?"Aisyah bertanya, ketika merasakan yang dia makan adalah selai kacang.

"Kenapa? Apa ada masalah?"Lucas menyiapkan roti lain untuknya, tapi masih sempat memberi perhatian untuk Aisyah. Wanita ini menggelengkan kepala karena tak ingin mengatakan hal yang sebenarnya kepada Lucas.

Aisyah hanya berharap jika dirinya akan baik-baik saja. Tetapi, sejauh ini dia baik-baik saja tak merasakan apapun efek dari selai kacang yang dia makan. Begitu selesai makan, Lucas dan Alex berpamitan untuk bekerja. Sedangkan, Aisyah menjaga Galih yang dimintai oleh Lucas.

Saat ini, Galih dan Aisyah sedang berada di taman dengan pantauan dari Axel.

"Aisyah, aku mau minum!"ucap Galih, lalu melihat ke asah arah yahh berada di belakang kursi rodanya.

"Aku akan mengambilnya,"

"Terima kasih," Aisyah hanya tersenyum dan berlalu pergi. Melihat Aisyah yang masuk ke dalam mansion. Axel menghampiri Galih yang sedang berada di taman bunga.

"Tuan, Anda di sini?"

"Axel,"ucap Galih, sembari tersenyum kepada Axel. Galih memang banyak senyum daripada Lucas, pria yang lebih dingin.

"Aku perhatikan, Tuan sangat menyukai Nona Aisyah. Apa Tuan jatuh cinta padanya?"Axel bertanya, Galih tersenyum karena malu.

"Jika memang cinta, kenapa tidak mengajaknya menikah. Bawalah pergi Nona makan di luar, semenjak dia datang ke mari Nona Aisyah tak pernah pergi jalan-jalan atau meninggalkan mansion ini,"Axel berbicara dengan Galih, tetapi memantau cctv agar tak merekam semua yang dia bicarakan dengan Galih.

"Memang bisa? Kakak pasti tak memberi izin untuk pergi dari sini,"jawab Galih, sedih.

"Tuan, Anda pasti punya banyak cara,"ujar Axel lagi. Tak lama Aisyah kembali dengan membawakan segelas air untuk Galih. Axel lalu pergi meninggalkan mereka berdua di taman. Hal itu, juga membuat Axel mengambil beberapa gambar Galih dan Aisyah untuk diberikan kepada musuh.

Sementara Galih memikirkan cara membawa Aisyah jalan-jalan. Sedangkan, Lucas saat ini sedang memikirkan cara untuk menjaga dan melindungi Aisyah dan juga Galih dari musuh mereka.

"Tuan, saya sudah siapkan semuanya. Nanti malam Anda bisa datang ke perjamuan, jas Anda telah saya siapkan."

"Baik, terima kasih. Alex, bagaimana perkembangan markas? Apa ada masalah?"

"Sejauh ini, markas aman. Musuh juga tak menyerang,"ujar Alex.

"Katakan, pada Demon. Jangan lengah! Musuh bukan diam, tetapi menyiapkan berbagai macam rencana untuk menyerang kita," Lucas mengingatkan Alex, pria ini mengangguk dan berpamitan pergi meninggalkan ruangan CEO.

Ayo, mampir ke karya Event author❤️

1
Uba Muhammad Al-varo
bagus 👍👍👌
Danny Muliawati
pdhal aisyah msh hidup krn pindah pesawat
Danny Muliawati
knp Galuh ga cari info ke indo tah kan tau kel aisyah
Danny Muliawati
bgt lah dunia mafia saling sikit d bunuh... tunggu kematian mu Exel sdh berhianat
Danny Muliawati
dasar mafia aneh dih
Maya Ratnasari
kereennn
Maya Ratnasari
maksud nya peron kali ya, bukan apron
Rahma Wati
ceritanya seru 👍🏻
Fay
luar
Rini Hasmira
ttl semngat thor, ceritany keren
TRIDIAH SETIOWATI
bagus thot ceritanya
TRIDIAH SETIOWATI
Apa aisyah cemburu sama mona ?
TRIDIAH SETIOWATI
udah nebak pasti axel pengkhianatnta
Sri Wulandari
Beruntung pesawat yg akan d naiki Aisyah sdh terbang lebih awal klu g Aisyah pasti dia jd korban pembajakan pesawat yg d lakukan oleh yakuza akan bunuh Aisyah..
Allah msh melindungi Aisyah & calon penerus Hosea sehingga dia pindah k penerbangan berikutnya d jam yg sm
Sri Wulandari
Cinta serta harapan utk suamimu sungguh mengharukan & menyentuh hati Aisyah.... Cinta yg sederhana tp mendalam❤️❤️💖
Sri Wulandari
Ada yg terus menahan cemburu... mulai bucin yaaa qm Lucas🤭😄
Sri Wulandari
Cinta yg mulai bersemi antara Aisyah & Lucas💞❤️❤️💐
Sri Wulandari
Ternyata Lucas bs sangat perhatian & bersikap lembut jg sm AISYAH
Sri Wulandari
Lucas mulai jatuh cinta pd Aisyah istrinya
Sri Wulandari
Aq sedih thour baca kisahnya Aisyah & Galih😭😭😭
Aisyah Alfatih: hai... kak...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!