NovelToon NovelToon
Menggauli Siluman Ular

Menggauli Siluman Ular

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Supernatural / Tamat
Popularitas:146.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: AsyailendraR

Kumpulan kisah nyata dari penulis yang terjadi di berbagai kota di kawasan pantura (pantai utara jawa) dan kisah-kisah yang melegenda dan terjadi di masyarakat pantura

Cerita-cerita ini akan merayapimu dengan mimpi buruk.. Jangan baca sendirian, apalagi dengan kondisi minim cahaya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AsyailendraR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Penglaris yang Menyusahkan (Bagian 1)

Subur, namanya. Karena dia cuma tamat SD. Cari kerjaan ya susah yang paling gampang adalah jadi penarik becak.

Karena itu sudah tiga tahun ini untuk menghidupi keluarga kecilnya, subur bekerja dengan narik becak.

Hanya belakangan ini sejak muncul ojeg online dan gocar. Pendapatannya terus menurun. Sebab orang lebih suka menggunakan gojek atau gocar daripada naik becak.

Gojek atau gocar lebih cepet lebih aman dan murah. Karena itu tidak heran jika Subur atau abang becak yang lain banyak nganggurnya daripada narik penumpang.

Dan biasanya mereka gunakan waktu nganggur itu untuk main kartu remi atau domino. Sehingga ekonomi keluarga Subur semakin susah.

Dan karena manusia wajibnya ikhtiar, Subur pun ikhtiar terus mencari orang pintar yang mampu memberikan solusi atau petunjuk agar becaknya tidak banyak nganggur.

Dari sekian banyak orang pintar yang dimintai saran Subur salah satunya adalah Mbah Cokro di daerah Tegal bagian Selatan.

"Saya minta saran Mbah bagaimana caranya agar becak saya laris...tidak seperti sekarang banyak nganggurnya..!" Ujar Subur kepada Mbah Cokro.

"Owh...ya..ya sabar ya Mas....sebentar Mbah perlu minta petinjuk dulu...!" Jawab Mbah Cokro. Selanjutnya Mbah Cokro duduk sedekap dan memejamkan mata.

Sesaat kemudian dia membuka mata dan mengatakan.

"Kamu kalau pengin becaknu laris harus bertapa di gua di sungai dekat Masjid Keramat Kalisoka ...mau!? " ujar Mbah Cokro.

" Berapa lama Mbah saya harus bertapa..!?" Tanya Subur. Mbah Cokro menjawab dengan mengatakan bisa satu hari, tiga hari, atau empat puluh satu hari.

"Jadi tata caranya begini...kalau siang kamu puasa...saat buka kamu hanya singkong paling banyak tujuh potong.

Minum air putih saja secukupnya. Nah kalau malam kamu masuk ke dalam gua untuk membaca mantra nanti kuajarkan.

Di gua kamu sampe pagi. Kalau di gua berat kamu bisa pilih di khalwat yang ada di sekitar situ..!" Papar Mbah Cokro.

"Maaf Mbah saya belum jelas khalwat itu apa..dan letaknya dimana dan kepada siapa musti saya bertanya..!?" Tanya Subur kepada Mbah Cokro yang menanggapinya dengan tersenyum.

"Begini Mas...! Apa yang disebut khalwat adalah lubang buatan dengan kedalaman sekitar satu meter lebar satu meter dan panjang dua meter...selanjutnya kamu masuk kedalamnya duduk bersila dan membaca mantra...atasnya bisa ditutup bisa juga dibiarkan terbuka. Kamu bisa cari tahu kepada juru kunci disana. Sekaligus mohon petunjuk apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama kamu berkhalwat..!" Jelas Mbah Cokro.

"Dan mengenai waktu sehari atau tiga hari atau tujuh hari empat puluh satu hari itu maksudnya bagaimana Mbah..!?" Tanya Subur lagi.

"Ohw...itu. Maksudku begini. Jika yang Maha Kuasa mau satu hari kamu sudah diberi petunjuk. Jika belum kamu harus menjalani tiga hari. Jika belum kamu lanjutkan tujuh hari atau empat puluh satu hari. Jadi intinya sampe kamu mendapat petunjuk. Sanggup tidak..!!!?" Jelas Mbah Cokro.

Mendengar penjelasan Mbah Cokro, hati Subur agak kaget juga dan sedikit ragu. Rupanya sikap ragu-ragu ini diketahui Mbah Cokro.

"Kalau kamu ragu jangan lakukan, dah pulang tidur saja di rumah...tetapi kalau hidupmu mau berubah. Ya kamu harus lakukan apa yang kukatakan paham..!?" Bentak Mbah Cokro.

Subur bergetar juga. Melihat Mbah Cokro seperti kesal Subur mulai tahu diri.

"Yah sudah kepalang basah...apapun musti kulakukan. Pokoknya bismillah saja..!" Subur membatin.

Sampe kemudian Mbah Cokro menegurnya. "Bagaimana..batal atau lanjut..!?"

"Tetap lanjut Mbah..saya sudah tekad bulat Mbah..!" Kilah Subur.

"Kamu bisa mulai terapi malam Selasa Kliwon ini...tetapi kamu harus terus terang dan minta ijin isterimu ya..!?" Tegas Mbah Cokro kepada Subur sekaligus memberikan beberapa wejangan dan mantra-mantra yang tidak boleh ditulis. Hanya boleh dihafal oleh Subur.

Setelah pulang dari Mbah Cokro , Subur langsung menemui isterinya, Warni. Kepada Warni Subur ceritakan semua hasil petunjuk dari Mbah Cokro.

Subur juga cerita bahwa dia musti bertapa di daerah Kalisoka. Termasuk wejangan-wejangan dari Mbah Cokro.

"Tetapi Kang...apakah cara-cara yang akan Kakang lakukan bukan itu pesugihan atau nyupang?" Tanya Warni kepada Subur.

"Menurut Mbah Cokro bukan..karena aku tidak memuja atau menyembah Nyi Roro Kidul, Nyi Blorong, Dewi Lanjar dan lain sebagainya. Yang aku lakukan memuja Hyang Maha Kuasa..bukan siluman atau demit. Mantra-mantra yang diajarkan Mbah Cokro juga sama sekali tidak menyinggung para ratu demit itu..!" Jelas Subur.

"Lantas kapan Kakang harus mulai?" Tanya Warni.

"Malam Selasa Kliwon ini aku harus ke Kalisoka. Jadi Senin Wage pagi aku musti kudu berangkat. Untuk mengecek lokasi sekaligus menemui juru kunci petilasan di Kalisoka..!" Ujar Subur.

"Terus apa yang musti kupersiapkan Kang..!?" Tanya Warni.

"Ya kamu siapkan sarung sajadah jaket...dan baju, sarung untuk ganti kalau-kalau sampai tiga hari atau tujuh hari..!" Ujar Subur kepada Warni.

Dan Subur pesan kepada Warni tidak usah cerita kepada siapapun tentang apa yang dilakukan Subur.

Tidak terasa sudah Senen Wage berarti nanti malam Selasa Kliwon. Maka Subur setelah sarapan pagi minta ijin kepada isterinya untuk bertapa ke Kalisoka.

Dengan naik sepeda ontel, Subur berangkat ke Kalisoka. Perjalanan dari rumah Subur ke Kalisoka sekitar delapan belas kilometer. Jika di tempuh dengan sepeda sekitar lima puluh menit.

Desa Kalisoka Kecamatan Dukuhwaru terletak di sebelah Barat markas Batalyon 407 atau sebelah Barat Desa Ujungrusi.

Menurut legenda Desa Kalisoka dulunya adalah pusat kerajaan Wura-Wari sekitar dua abad sebelum Masehi.

Kerajaan ini runtuh dan hilang dari peredaran di Jaman Raja Airlangga di Kahuripan.

Di Kalisoka selain disebut-sebut bekas istana Wura Wari juga disinilah letak pendiri Tegal Ki Gede Sebayu pernah tinggal. Di daerah ini juga ada makam Hanggawana Bupati pertama Tegal.

Juga terdapat makam Syeh Abdul Gofar menantu Ki Gede Sebayu yang dikenal sebagai seorang Waliullah yang terkenal sakti.

Karena daerah ini sering dijadikan rujukan untuk mereka yang gemar bertapa itikaf dan sebagainya.

Selain terdapat makam-makam orang-orang sakti golongan putih. Juga terdapat tempat-tempat persinggahan makhluk-makhluk jahat atau golongan hitam, seperti Mak Lampir, Nyi Blorong dan sebagainya.

Karena itu tidak heran jika Kalisoka menjadi tujuan semua orang, baik mereka yang berniat baik ataupun mereka yang berniat jahat.

Mereka yang berniat baik misalnya itikaf di situ untuk mencari ketenangan jiwa, mencarii ridhlonya Allah, ngalap berkah, agar sukses dalam usaha atau pekerjaan dan lain-lain.

Akan halnya mereka yang berniat jahat kesitu mengharapkan agar musuhnya sakit atau tewas, agar usaha bisnis saingannya bangkrut, atau untuk mencelakakan orang lain. Juga ingin kaya tanpa kerja keras, seperti mengharapkan dapat nomor togel.(●─●)

Bersambung ke bagian 2...

1
Restiani Ahza
sebenernya orang manah sih author nya... ko paham bener tentang tegal... saya asli tegal Dukuhwaru... salam kenal
Restiani Ahza
wah cerita nya didaerah tegal yah... daerah ku itu Thor... margadana... sumur panggang saya tau daerah itu
pelukis_senja
kereen kak, jd penasaran buat baca nih🥰
Astiah Harjito
Apaan sih
Astiah Harjito
Harusnya si dukun bisa mempengaruhi si Bob agar membayar utangnya bukan malah menyantetnya, gk menginspirasi sama sekali
Harsam
mas Gatot cari uang yg halall dong
jgn yg instan
Wati Simangunsong
bgus lh klu arun msih syang anaknya
N@t@ D€ ©o©o: maaf mengganggu klo sempet mampir ya ke novel q judulnya

"Extraordinary Husband (Suami Yang Luar Biasa)"

thanks 🌸🌸🌸🍀🍀🍀🍀
total 1 replies
indhisya 16
knp ceritanya g nyambung tiap bab yaa
Herdayani Leny
ceritanya gk nyambung wk..wk..wk
blom tuntas udh ganti judul lg..
Muslih Udin
wkwkwkkwk semamgat thor..namanya jg cerita hiburan wkwkkwk
Dewi Fadhil
apalagi klo dksih pecahan 2rbuan,tmbah tebel tuh amplop.hahaha...
Rusmiati Tati
aneh..percaya tuhan sholat subuh juga...tapi percaya...kunti juga...😂😂😂indonesia banget ceritany
Antara Ada Dan Tiada
ni penulis dr jateng ap y..ko hapal daerah pantura..ni q yg asli pemalang senyum trs soale tau smw daerah yg d sebutkn deket sm pemalang...semngt thor
꧁̐☬̐༺̐H̐o̐t̐M̐o̐t̐h̐e̐r̐༻̐☬̐꧂̐
Nama anak nya kalau di gabung kog jdi nama almarhum ki Seno Nugroho...
ferry yetti
thort ceritanya asli atau fiktif kalo boleh tau yahh kalo asli apa gak ada yg tersingging atau pake perumpamaan atau di samarkan biar tidak ada yg merasa tersinggung thor
vania
dari cerita di atas semua berasal dari daerah tmpat saya tinggal
Umi Arshyla Milagros
maaf ko g ada yang yambung sama judul ci
Devandra Zhifhanur
semangat
Devandra Zhifhanur
lumayan juga ceritanya
Tito Assa
buset ga ada yg tuntas.crta apa an sih ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!