Yashuhiro Ryuzaki, seorang laki-laki berusia 34 tahun yang masih belum menikah, tapi suka bermain wanita.
Hiromi Keiko, gadis muda yang cantik dan sederhana, membuat semua laki-laki menyukai nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linieva, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 22
"Hahahaha.... bekal makan siang nya lucu sekali. " ucap Yashuhiro saat kotak makan siang di buka.
"Ini siapa yang membuat nya? " tanya Yashuhiro.
"Ma... mama saya tuan." ucap Hiromi gugup.
"Ya ampun ma... apa-apaan ini, kenapa bekal nya seperti ini. " gumam Hiromi.
Hiromi merasa malu dengan bekal itu. Dia juga tidak mengetahui, kalau mama nya membuat makanan seperti itu.
"Hahahaha.... lucu sekali Hiromi. " tawa Masashi.
Asuka dan Saki pun ikut menahan tawa nya.
"Wah..... makan siang kamu lucu sekali Hiromi. " ucap Jenny.
Semua melihat kehadiran Jenny dan Alice. Mereka berdua membawa makan siang nya.
"Tuan, boleh kah kami makan bersama anda? " tanya Alice.
"Ngapain sih dua orang ini, hhhmmm. " gumam Yashuhiro.
"Boleh.... silahkan.. " jawab Yashuhiro dengan senyum palsu nya.
Alice segera mengambil posisi duduk di samping Yashuhiro, dia menggeserkan tempat Saki yang awal nya berada di samping Yashuhiro.
"Alice, aku rasa di samping itu masih ada tempat yang kosong kan? " tanya Yashuhiro dengan senyum palsu nya lagi.
"Tuan Saki, kata tuan Yashuhiro di samping anda masih kosong, bisakah anda bergeser sedikit? " ucap Alice.
"Alice, aku menyuruh mu untuk pindah..!!!! " ucap Yashuhiro sedikit menguatkan suara nya.
Alice takut, dia pindah dan duduk di samping Saki, sementara di samping Alice, Jenny ikut menyusul duduk.
Kelihatan sekali raut wajah Yashuhiro sangat tidak suka, seperti sangat bosan dan jenuh.
"Sialan.... mengganggu mood ku saja. " gumam Yashuhiro.
Hiromi melihat ekspresi wajah Yashuhiro yang ada di hadapan nya.
"Tuan Presdir, sebaik nya anda makan, anda sudah lapar kan. " ucap Hiromi berusaha menghibur Yashuhiro.
Yashuhiro menatap nya, lalu tersenyum.
"Iya, aku sangat lapar sekali" jawab Yashuhiro.
"Ini sumpit nya, " ucap Hiromi menyerahkan sumpit pada Yashuhiro.
"Itadakimasu" ucap mereka semua sebelum makan.
"Tuan Presdir, anda seperti nya sangat senang makan di kantin, hehehehe. " ucap Alice membuka obrolan.
Yashuhiro mendengar nya, tapi mengabaikan nya.
"Ppuufffttt. " Masashi menahan tawa.
Alice melototi Masashi.
"Tuan, anda memakan bekal makan siang Hiromi, itu sangat tidak sehat tuan. " ucap Alice melihat Yashuhiro makan bekal yang di bawa Hiromi.
Sekali lagi Yashuhiro mengabaikan nya, tapi tampak kalau dia sedang menahan amarah nya.
"Hiromi, nanti sampaikan rasa terimakasih ku pada mama mu karena sudah membuat makan siang yang enak seperti ini. " ucap Yashuhiro
"Baik tuan. " jawab Hiromi.
"Tuan, apa anda mau saya bawa kan besok makan siang tuan Presdir, saya juga bisa masak kok, dan itu sangat bersih, tidak seperti.... " ucap Alice.
"Sebaiknya kau jangan berbicara sambil makan Alice, nanti kamu tersedak loh. " ucap Yashuhiro memotong kalimat Alice.
Alice malah tersenyum, dia pikir kalau tuan Presdir khawatir pada nya.
"Oh ya.... mulai besok dan seterus nya kalian berdua jangan bergabung makan siang dengan kami, oke...? " ucap Yashuhiro.
Alice dan Jenny kaget.
"Kenapa tuan? kami kan karyawan tuan juga. " jawab Alice.
Yashuhiro tidak menjawab, tapi memberikan tatapan sinis dan tajam pada Alice, membuat Alice takut dan terdiam.
"Tuan... " panggil Hiromi, yang melihat bos nya masih menatap tajam pada Alice.
"Ada apa? " tanya Yashuhiro balik memandang Hiromi.
"Sebaik nya anda segera menghabiskan makanan nya. " ucap Hiromi.
"Aku tahu, kau bicara seperti itu untuk mereda amarah ku kan. " gumam Yashuhiro sambil tersenyum.
"Baik lah... " jawab nya.
"Kau suka makan sayur ya. " ucap Yashuhiro.
"Iya tuan, itu bagus buat kesehatan. " jawab Hiromi.
"Kalau aku sebenar nya tidak menyukai sayuran, tapi sejak memakan masakan buatan mama mu, aku jadi sangat menyukai nya, hehehehe" ucap Yashuhiro.
"Terimakasih tuan. " ucap Hiromi senyum.
"Oh ya... nanti aku akan mengantar mu pulang. " ucap Yashuhiro memasukkan makanan nya.
Alice dan Jenny kaget.
Sementara Masashi , Asuka dan Saki tidak kaget.
"Apa? kenapa tuan Presdir mau mengantar nya pulang? " gumam Alice.
"Tidak tuan, biar Daichi saja yang menjemput saya. " ucap Hiromi.
"Tidak ada penolakan. " ucap Yashuhiro santai.
"Pokok nya, aku akan mengantar mu pulang. " ucap Yashuhiro lagi.
"Baik tuan. " jawab Hiromi pasrah.
Alice menatap kesal dan marah pada Hiromi.
"Tuan.... apa boleh saya ikut juga? saya lupa bawa mobil tadi tuan? " ucap Alice.
"Maaf kan aku Alice, aku tidak bisa" jawab Yashuhiro senyum palsu.
"Pppuuffffttt" tawa Asuka dan Masashi.
Suasana menjadi diam.
"Tuan Presdir, apakah anda sudah menikah? " tanya Jenny.
"Belum. " jawab Yashuhiro tanpa memandang Jenny.
"Mmmm..... apakah anda sudah memiliki pacar? " tanya Jenny lagi.
Semua menunggu jawaban yang akan di berikan Yashuhiro, kecuali Saki dan Hiromi.
"Aku belum memiliki pacar, tapi aku sedang menyukai seorang wanita. " ucap Yashuhiro sambil menatap Hiromi.
"Siapa tuan? " tanya Jenny penasaran.
Yashuhiro melihat tajam Jenny.
"Kenapa kau ingin tahu Jenny? " tanya balik Yashuhiro.
"Mmmm.... sa.... saya hanya penasaran saja, hehehehehe. " ucap Jenny gugup.
"Yang jelas aku sedang menyukai seseorang saja, dia sangat cantik dan lembut. " ucap Yashuhiro masih menatap Hiromi yang tidak merasakan pandangan itu.
Semua melihat ke arah pandangan Yashuhiro yang mengarah pada Hiromi.
"Ada apa? kenapa gadis ini tidak tertarik dengan ucapan ku? " gumam Yashuhiro menatap Hiromi.
Saki menggelengkan kepala nya. Dia sangat mengerti maksud dan arah tujuan perkataan tuan nya.
Jam istirahat sudah berakhir. Hiromi membungkus kotak makan siang nya lagi.
"Hiromi, terimakasih makan siang nya. " ucap Yashuhiro.
"Sama-sama tuan." ucap Hiromi.
Yashuhiro dan Saki meninggalkan mereka dan pergi menuju ruangan nya.
"Wanita murahan. " ucap Alice melipat tangan di dada nya.
"Siapa yang anda maksud? " tanya Masashi.
"Menurut mu? siapa lagi kalau bukan teman mu yang murahan ini. " ucap Alice menunjuk pada Hiromi.
Sementara Hiromi diam mengabaikan.
"Hey.... apa kau mendengar ku? " tanya Alice menghentikan langkah Hiromi.
"Ada apa nona Alice? " tanya Hiromi.
"Hhmmm..... baru di perlakukan seperti ini saja kau sudah besar kepala ya. " ucap Alice.
"Dengar, jangan coba-coba tebar pesona ya, tuan Presdir tidak menyukai mu. " ucap Alice.
"Alice, seperti nya orang ini tidak mengerti maksud mu" ucap Jenny.
Alice mengambil kotak makan Hiromi dan melempar nya ke lantai. Hingga kotak makan itu pecah.
Hiromi menatap Alice.
"Apa? kau mau melawan? " ucap Alice.
"Nona Alice, anda jangan keterlaluan. " ucap Asuka.
"Diam kau ! " teriak Alice.
"Kalian itu hanya sekelompok orang miskin yang gak tahu diri. " ucap Alice.
"Gak pantas mendekati bos. " ucap Alice.
"Apa lagi kau! " tunjuk Alice pada Hiromi yang masih diam.
"Jangan mimpi berdampingan dengan tuan Yashuhiro. " ucap Alice.
"Hahahaha...anda lucu sekali nona Alice.. " ucap Hiromi menahan marah.
"Apa anda merasa saya adalah saingan anda? " tanya Hiromi.
"Kalau itu benar, berarti anda lebih rendah lagi bisa kalah dengan saya yang hanya seorang cleaning service ini. " ucap Hiromi.
Alice dan Jenny kaget dengan perkataan Hiromi. Gadis yang biasa nya hanya diam saja apabila di marahi.
LIKE.... VOTE.... LIKE..... VOTE....
ngacaaa ngaca dong..
naik mobil kaann... tuh ada spion, dipake ngaca ya natsuki
ni cerita sapah yah...kok tb2 sejenis gt...
judulny sama ap beda ya🤔
lgsg tancap gas...🤣🤣🤣🤣