NovelToon NovelToon
Suamimu, Ayah Dari Anaku

Suamimu, Ayah Dari Anaku

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Obsesi / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:886.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: aisyah az

Ini adalah Novel season ke-2
Dari Novel PENGHIANATAN SUAMIKU


Mentari, gadis yang berusia 21 tahun harus terjebak cinta segitiga dengan Bosnya.


Hingga karena satu kejadian, dimana dia dan Ardi melakukan one night, menghasilkan sebuah benih di rahimnya. Namun, saat Mentari ingin memberitahu Ardi tentang ke hamilannya, dia malah harus menerima kenyataan yang pahit, sehingga mengharuskannya mundur dan pergi.

Akankah Ardi dan Mentari bersatu? Sedangkan Ardi telah memiliki istri?


Bagaimanakah kelanjutan cinta segitiga biru mereka? Simak hanya di Novel ini!!!


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN, BESERTA RATE 5 YA😘😘🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bunga Pulang

Happy Ready .....

Tina pulang dengan luka di hati yang begitu dalam. Sekuat apapun dia mencoba menerima kenyataan, tetapi tetap saja hatinya begitu rapuh. Dengan langkah gontai Tina masuk ke dalam rumah. Akan tetapi, dia merasa aneh sebab di dalam sangat ramai.

Saat Tina memasuki ruang tamu, di sana sudah ada mama Ranti dan juga Bunga serta keluarga besar Anjasmara. Wanita itu tentu saja sangat kaget, dia pikir Bunga tidak akan pulang ke Jakarta.

Bunga!'' kaget Tina.

Bunga menengok ke arah samping dan dia langsung beranjak dari duduknya, lalu menghampiri Tina dan memeluk tubuh sahabatnya dengan erat. ''Ya ampun Tin, lo apa kabar? Senang banget rasanya gue bisa ketemu lo, lagi?'' tanya Bunga saat pelukannya terlepas.

Melihat Bunga yang ada di hadapannya, ingin sekali Tina menumpahkan rasa sesak yang saat ini tengah mendera di hati. Akan tetapi tidak bisa, karena di sana ada mama Ranti papa Randy dan juga Bagas.

''Alhamdulillah aku baik. Kamu apa kabar?'' tanya Tina mencoba untuk tersenyum.

''Alhamdulillah, aku juga baik Bunga.'' Namun kedua netra indah milik wanita itu terus saja menatap lekat ke arah Tina, dan itu membuatnya tidak nyaman.

Setelah menyapa Bunga, Bagas dan juga mama Ranti. Tina pun pamit ke kamar untuk beristirahat, karena kepalanya terasa pusing. Dia tidak mau jika nantinya darah kembali mengalir di hidung, sehingga membuat mama Ranti dan juga Bunga mengetahui penyakitnya.

Bunga terus aja memperhatikan Tina, sampai wanita itu menaiki anak tangga. Entah kenapa, dia merasa sahabatnya itu tengah menyembunyikan sesuatu. Karena walau bagaimanapun, Bunga sudah mengenal Tina luar dalam, jadi dia sudah tahu sifat dan juga karakternya seperti apa.

Kenapa Tina bersedih, ya? Seperti ada yang dia sembunyikan.

Bunga menitipkan putranya kepada Bagas dan juga mama Ranti, sedangkan Aurora sudah tidur di kamarnya. Dia berjalan menaiki tangga menuju kamar Tina.

Entah kenapa Bunga yakin, Tina seperti sedang menyembunyikan sesuatu yang besar dan kesedihan yang begitu dalam. Karena jika dilihat secara seksama dan dengan naluri, maka itu sangat terlihat jelas di kedua netra milik Tina. Namun wanita itu selalu mengalihkan pandangan, karena tahu jika mata itu tidak bisa berbohong untuk mengungkapkan sebuah perasaan.

Seperti pepatah. Mata mewakilkan sebuah rasa di dalam diri. Sehingga siapapun itu, dan bagaimana perasaannya, maka tidak akan bisa berbohong lewat mata. Jika ingin melihat kejujuran dan kebohongan serta kesedihan, maka tataplah matanya.

Setelah mengetuk pintu, Bunga masuk ke dalam dan dia melihat Tina sedang menyandarkan tubuhnya di atas ranjang. Wanita itu pun mendekat ke arah sahabatnya lalu duduk di samping Tina.

''Bunga, ada apa?'' tanya Tina saat Bunga duduk di sampingnya.

Bunga diam tidak menjawab pertanyaan Tina, dia melihat wajah sahabatnya begitu pucat, dan Tina yang diperhatikan seperti itu pun menjadi salah tingkah. Dia tahu jika Bunga tengah mencium sesuatu dari dirinya, karena walau bagaimanapun Tina tidak akan bisa membohongi Bunga. Dia tahu sahabatnya itu sangat peka.

''Ada apa, Tina? Jangan berbohong kepadaku! Aku dapat melihat kesedihan di matamu. Apa yang sedang kamu tutupi dariku, dan dari semua orang?'' tanya Bunga yang seakan tahu jika Tina tengah menyembunyikan sesuatu yang besar.

Mendengar pertanyaan Bunga, Tina tidak bisa lagi menahan air matanya. Dia langsung menghambur memeluk tubuh sahabatnya dan menangis tersedu-sedu. Rasa sesak yang selama ini dihilangkan oleh Tina, nyatanya tidak bisa. Air matanya tumpah membasahi pipi, bahkan membasahi baju Bunga.

Melihat sahabatnya menangis, Bunga hanya bisa mengusap punggung Tina. Hingga beberapa saat, wanita itu mengendurkan pelukannya, lalu dengan cepat Bunga mengambil tisu di arah samping tempat tidur dan mengusap air mata Tina.

''Jika kamu ada masalah, kenapa tidak berbicara kepadaku? Aku ini sahabatmu, bukan? Kita ini sudah seperti saudara. Kita bagaikan pohon pinang yang dibelah dua. Aku dapat merasakan kesedihanmu, dan kamu pun begitu. Lalu, apa yang kamu sembunyikan dariku?'' Bunga berkata sambil menggenggam kedua tangan Tina.

Mendengar ucapan Bunga, Tina hanya diam saja. Dia bingung harus memulai dari mana, sebab jika dia ungkapkan semuanya, tentu saja itu akan membuka luka yang semakin menganga lebar. Wanita itu hanya bisa menangis dan menitikan air mata, mewakili rasa sesak dan sakit di dalam dadanya.

''Apakah rumah tanggamu bersama dengan kak Ardi, tidak baik-baik saja? Iya 'kan?'' tebak Bunga. Entah kenapa dia merasa bahwa rumah tangga sahabatnya memang sedang dalam masalah.

Bunga memang mengetahui dari awal, jika Ardi mencintai wanita lain, begitupun dengan Tina yang sangat mencintai Riko. Namun takdir malah memisahkan mereka dengan cintanya, dan dipersatukan dalam sebuah pernikahan yang paksa karena sebuah wasiat.

Akan tetapi, sudah lama menunggu Tina masih saja terdiam. Dia tidak menjawab pertanyaan Bunga, dan itu semakin membuat Bunga yakin, jika memang ada masalah di dalam rumah tangga sahabatnya.

''Tina, kita ini sudah seperti saudara, bukan? Lalu, apa yang masih kamu sembunyikan dariku? Apa kamu tidak ingin mengatakan sesuatu? Ayolah, bagi sedikit bebanmu kepadaku! Agar kita bisa sama-sama melewatinya.''

Bunga terus saja membujuk Tina, hingga wanita itu kembali menangis sambil menundukkan kepalanya. Kemudian dia menatap ke arah Bunga dengan air mata yang sudah berlinang membasahi pipi.

''Kamu benar, ada masalah antara aku dan juga mas Ardi. Aku bingung, harus memulainya dari mana? Aku harus bagaimana dan harus seperti apa? Kenapa Tuhan menakdirkan hidupku seperti ini? Kenapa tidak ada kebahagiaan yang datang, kepadaku? Kenapa?'' Tina berkata dengan ada yang frustasi.

Bunga yang melihat sahabatnya begitu tertekan, kemudian kembali membawa Tina dalam pelukan. Dia tahu wanita itu tengah menyimpan luka yang begitu dalam. Dapat Bunga lihat dari kedua mata yang dipenuhi oleh luka di dalamnya, bahkan dari air mata Tina saja sudah mewakilkan semuanya.

Dia tidak menyangka, gadis seceria Tina bisa menangis dan juga terluka. Biasanya wanita itu yang akan selalu menghibur dirinya di kala sedih, dikala dia sedang terluka. Namun ternyata, senyuman juga bisa hilang dari Tina. Bahkan wanita itu hanya bisa menampilkan sebuah senyum palsu di hadapan semua orang untuk menutupi sebuah luka.

''Ceritakan kepadaku, apa yang mengganjal di dalam hati dan juga pikiranmu! Aku akan dengan senang hati mendengarkannya. Bagilah bebanmu denganku, wahai sahabat dan saudaraku! Karena jika kamu memikulnya sendiri, akan terasa begitu berat, tetapi jika kamu membaginya kepadaku, maka beban itu terasa ringan. Karena kita bisa memikulnya berdua,'' ujar Bunga sambil menghapus air mata Tina.

BERSAMBUNG......

Jangan lupa donk kasih Vote sama bunga mawarnya😎Biar Tina semangat Up nih💪🏻💪🏻Tina udah usahakan loh, Up 3/4 bab sehari😁

1
Nani heri Upitarini
Mentri jg keliru,harusx cari orang yg bisa dicurhatin jgn laki,perempuan tp yg bisa dipercaya,bukan mlh ngompori
mentari hrs bijak,jangan gampang emosi dan gampang termakan berita tanpa klarifikasi dan diselidiki kebenaranx
Safa Almira
bagus
falea sezi
hahaha gmna mentari rasanya liat suami mu enak enak ma wanita lain/Facepalm//Curse/itu jg yg di rasakan tina
falea sezi
hahaha mampus kau mentari pelakor
Ela Wati: pelakor dr mana, jelas2 mentari tdk prnh meninta ardi bwt menikahinya. klo komen itu yg bnr dong.jngn asal jeplak.
total 1 replies
falea sezi
hahaha mampus kau mentari meski qm. gk niat jd pelakor tp menyakiti wanita lain secara gk langsung karma mu pasti ada buktinya skg suami tolol mu ini di jebak sasa hahaha kasian
falea sezi
bagas aja sneng tina bahagia gk kayak. adek. laknatnya yg jahat
falea sezi
dih ngapain cmburu ya urus aja istrimu mentari itu
falea sezi
bkin cerai kasian tina thor
falea sezi
bagusss
falea sezi
bagusss
bgt ne novel
Aisyah az💞: Waah makasih banyak kk😘😘
total 1 replies
Suherni Erni
Dari awal duah salah smua.tina tau ardi udah ada mentari..tp tetep mau nikah sm ardi..dengan dalih wasiat basi sih sebenernya
Suherni Erni
Jadi tolol..cuma diiming imingin kerja sama.udah lembek tolol.
Ken L
akip cerita tina & raka. norak
Ken L
Ardi belagu amat. tadinya biar ketabrak mobil , jgn kasih hidup. biar Riko yg hidup jadi bahagia bersama Tina. othor nulis ceritanya bikin kita kesel wkwwkwkw
Aisyah az💞: Hehe ... Gpp, kak. Pahala buat othor🤣🤣
total 1 replies
Ken L
tina tina kenapa menyiksa dirimu sampau kena sakit begitu. hidup cuma 1x dan kau berhak bahagia
Ken L
othor ceritanya diputar2 bikin gemes wkwkwk. Tina kok bodoh bener, cantik , pinter kok mau sia2ian waktu gitu. tinggalin Ardi saja ngapain buang2 waktu hadapin suami model Ardi gitu.
Aisyah az💞: Hehe ... ada waktunya Tina bahagia kak😁
total 1 replies
🌈Rainbow🪂
Kenapa ya pikirin Ardi di buat negatif Mulu kalo berhdpn dengan Tina.Seolah olah Ardi semakin jahat n bego😂🤣🥲
rahma alet
salfok sama neraka nya 🤣🤣, ngopi dulu yuk Thor
KakBil
Pencet kek tombol lift nya. Jangan malah digedor
Ragil Tia
kataei ke jepang,tapi koei plang ujung ujung hamil 🤰 bingung AQ tu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!