WARNING!!!
CERITA INI BANYAK MENGANDUNG KATA KATA KASAR...
Sebuah musibah yang menimpa istri dari Abi, Abizar Gabriel Swig..Pria itu harus kehilangan calon anak yang sudah mereka nanti hampir enam tahun lama nya..
Tapi tidak ada yang bisa menebak rencana Tuhan.. Pada akhirnya Abi dan danea kehilangan anak nya, bahkan danea harus melakukan operasi pengangkatan rahim..
Danea memaksa Abi untuk menikah lagi dengan seorang gadis untuk meminjam rahim nya, dengan imbalan Abi dan danea memberi gadis itu uang..
Bagaimana kisah kehidupan Abi , Danea dan gadis yang ia nikahi???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi wisnita A W, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menolak tawaran abi
"Tuan muda saya ingin merekomendasikan salah satu rumah sakit terbaik di Amerika.. Memang penyakit nona danea tidak dapat di sembuhkan lagi, tapi setidak nya nona danea bisa bertahan hingga hampir satu tahun jika kita melakukan operasi ".. Ucap dokter yang merawat danea.. Dokter itu sendiri merasa bingung kenapa abi menyerah begitu saja.. Padahal masih ada harapan untuk danea bertahan sedikit lama jika dengan operasi..
" Benarkah??.. Aku tidak tau, tapi dokter yang menangani danea sudah menyerah.. Dia bilang tidak ada jalan apa pun untuk menyembuhkan atau hanya untuk memperpanjang waktu danea ".. Ucap abi sambil menatap dokter yang usianya hampir sebaya dengan abi..
" Sekarang tuan muda harus bisa meyakinkan nona danea.. Karena semua nya harus dari persetujuan pasien.. Jika nona danea setuju, saya akan menghubungi dokter spesialis untuk menyiapkan ruang operasi nya ".. Ucap dokter itu..
“Aku akan mencoba nya ".. Ucap abi..
*
*
Sementara itu,setelah mendapat izin dari abi tiara akhirnya di perbolehkan masuk ke kamar danea.. Sudah satu minggu danea tidak pernah ke luar kamar.. Jika ke luar kamar danea akan di temani oleh pelayan..
" Akhir akhir ini aku lihat kau jarang keluar kamar.. Kau masih sakit ya?? ".. Tanya tiara yang kini duduk di samping danea..Tangan tiara bergerak menyentuh kening danea..
Suhu badan danea normal, tapi aneh nya wanita itu terlihat pucat..
" Saya nggak papa, cuma masih pusing aja ".. Ucap danea dengan senyuman manis dari balik wajah pucat nya..
" Aku sudah beberapa kali datang ke kamar mu, tapi abi selalu melarang ku masuk".. Ucap tiara dengan raut wajah kesal..
"Tiara ada yang ingin saya sampai kan pada kamu ".. Danea menghela nafas nya.. Waktu danea sudah tidak lama lagi, jadi lebih baik danea memberi tau semua nya pada tiara..
" Sebenar nya saya —
"Danea!! ".. Panggil abi sambil berjalan masuk ke dalam kamar nya..
Abi menatap tajam pada tiara yang kini duduk di sebelah danea..
" Abi, ada apa?? ".. Tanya danea..
" Ada hal penting yang ingin aku sampaikan pada mu ".. Abi tersenyum menatap danea..
" Bisakah kau keluar dari sini.. Aku ingin berbicara berdua dengan danea ".. Abi menatap datar pada tiara..Mendapat usiran dari abi, tiara pun keluar dari kamar danea dengan wajah yang di tekuk.. Padahal tiara belum selesai berbicara dengan danea.. Bahkan sekarang tiara penasaran pada kalimat terakhir danea yang menggantung..
setelah tiara keluar, abi pun menutup pintu kamar nya..
" Hal penting apa yang ingin kau sampaikan abi?? ".. Tanya danea..
" Dokter yang merawat mu merekomendasikan rumah sakit terbaik di Amerika untuk melakukan operasi pada kanker".. Ucap abi sambil tersenyum..
Danea membalas senyuman abi.. "Abi percuma, semua nya sudah terlambat. Aku tidak akan bisa sembuh ".. Ucap danea sambil menggenggam kedua tangan abi dengan erat..
" Dokter bilang setelah operasi kau memiliki waktu hampir satu tahun.. Dan aku akan menggunakan waktu itu untuk menjaga mu danea.. Aku mohon kau Terima ya ".. Abi memeluk erat danea..
" Abi, semua nya di tentukan oleh Tuhan.. Kapan pun Tuhan mengambil ku aku akan siap.. Dan aku menolak tawaran mu ".. Ucap danea sambil mengelus rambut abi..
Abi terdiam mendengar jawaban danea.. Sulit sekali untuk meyakinkan danea.. Istrinya itu benar benar keras kepala..
" Sekarang yang aku inginkan, kamu perbaiki hubungan mu dengan tiara "..
" Tapi —
"Abi semuanya akan baik baik saja".. Ucap danea sambil tersenyum..Danea memeluk abi dengan erat.. Sementara abi, kini pria itu terisak dalam pelukan danea.. Abi belum siap di tinggal danea untuk selama nya..