Seorang pria cupu, mendadak menjadi seorang raja Mafia, penguasa dunia bawah. Dan ternyata dia adalah anak mafia terkenal dan sangat kaya. Apakah Leo bisa menjadi penerus sang ayah menjadi seorang mafia? Apa jadinya kalau Leo hidup bergelimang harta dan wanita????
Inilah kisahnya ....
Dilarang boomlike karena akan merusak karya author, bukan bacaan anak dibawah umur....
FB : Abiyuatalazid
IG : Abiyu686
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahyaning fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22 : Anna Tertangkap
PLAKKK ...
"Dasar wanita murahan! Beraninya kau mengkhianati ku!" geram Kriss.
"Maaf, maafkan aku. Aku tidak bermaksud mengkhianatimu, Kriss. Aku minta maaf!" Anna bersujud di kaki Kriss.
Kriss menatap tajam ke arah Anna. Di sertai dengan seringai kebencian, Kriss mencengkram dagu Anna, Anna mengaduh kesakitan.
Kriss menatap nyalang ke arah wanita cantik itu. Tatapannya sangat tajam dan penuh dendam. Anna tahu kalau Kriss tidak akan membiarkannya begitu saja. Seandainya dia memilih, dia akan lebih memilih untuk mati.
"Kau sudah mencoba untuk menghianatiku. Kau akan tahu akibatnya. Jika menghianati Kriss!"
"Ampun!" ucap Anna, "Saya tidak berani!"
"Kau tau, harusnya kau merasa beruntung. Aku terlalu baik untukmu. Tapi kau berusaha untuk menghianatiku!"
"Maaf. Aku mohon maaf. Ampun!"
"Anna. Dibesarkan di Nieve. Sebuah kota terpencil, yang terletak di Piedmont, salah satu desa terindah di Italia. Benar bukan?" Anna mengangguk lemah.
"Kau dan Leo dibesarkan di panti asuhan. Karena itu kau menghianatiku! Benar begitu?"
"Tidak. Itu tidak benar!" Anna sangat ketakutan.
"Menyedihkan!"
"Tolong ampuni aku! Aku tidak akan mengulanginya lagi!" ujar Anna.
"Dasar wanita murahan! Sekali murahan tetap murahan." berang Kriss, "Kau harus kembali pada tempatmu!"
"A-apa? Ti-dak a-ku ti-dak ma-u!"
"Bawa dia ke tempat hiburan paling mengerikan!" suruh Kriss pada anak buahnya.
"Baik, Tuan!"
"Sebelum dibawa ke tempat hiburan, kalian boleh menikmati tubuhnya!"
"Ti-dak. A-ku tidak mau! Tolong lepaskan aku, Kriss!" mohon Anna.
"Itu adalah harga yang harus kau bayar!" sentak Kriss.
"Biadab Kau. Aku tidak akan menyesal membebaskan Leo. Dia memang harus bebas. Jika sesuatu terjadi padaku, dia akan menghabisimu!" teriak Anna.
"Ck, eksekusi dia!"
"Tidaaaaaaakkk, lepaskan aku!"
°°°°°®®®®°°°°°
"Annaaaaaa!" Leo terbangun dari pingsannya.
Key yang mendengar suara teriakan Leo, dia langsung berlari ke kamar. Leo hendak turun dari tempat tidurnya. Bergegas Key mencegahnya. Lukanya belum mengering, bagaimana bisa dia turun dari tempat tidur.
"Leo, Kau sudah bangun?"
"Key, Dimana Anna?" tanyanya.
"Itu. A-ku." ujarnya terbata, "Hhhhhh, Anna tertangkap Kriss, Leo!"
"APA?" Leo beranjak dari tempat tidurnya, "Aku harus menyelamatkannya, Key. Aku tidak bisa diam saja!"
"Kau jangan bodoh! Kau masih terluka!"
"Aku tidak perduli!"
"Leo, lukamu belum mengering!"
Leo mengabaikan ucapan Key, dia beranjak dari tempat tidurnya. Melangkahkan kakinya menuju lemari, dan memakai jaketnya. Luka bekas tembakan terasa masih perih. Namun dia tidak perduli, dia masih terus melangkahkan kakinya menuju keluar.
"Leo, aku mohon!"
"Aku harus menyelamatkannya, Key!" bentak Leo. Key terkejut karena Leo membentaknya. Dan ini adalah pertama kalinya dia membentak.
"Ada apa ini?" Gerald datang membawa paper bag berisi makanan.
"Ger, Tolong cegah dia untuk melakukan hal bodoh! Lukanya belum sembuh, dia tetap ingin menolong Anna!" ucap Key.
"Tapi .. !"
"Ger, lukanya belum sembuh betul. Dia bisa mati! Anna disekap di markas Kriss. Dia tidak akan bisa menyelamatkan Anna seorang diri!" seru Key lagi.
Melihat Leo bersikeras untuk datang ke markas Kriss, membuat semuanya panik. Terpaksa Gerald memukul tengkuk Leo, membuat Leo jatuh tidak sadarkan diri.
"Apa yang kau lakukan?"
"Aku terpaksa," jawab Gerald.
"Ish, kau ini. Angkat tubuhnya ke tempat tidur,"
"Oke,"
Terpaksa Key menyuntikkan obat tidur pada tubuh Leo. Luka Leo masih belum kering, dia harus banyak beristirahat. Tapi keinginannya yang kuat ingin menyelamatkan Anna, membuat dia terpaksa harus membuat Leo tertidur pulas sementara.
Kini Key duduk di samping Leo untuk merawatnya. Dia merasa bersalah telah melakukan ini semua, namun dia terpaksa melakukan itu. Semuanya demi janjinya pada Noe untuk menjaga Leo dengan sepenuh hati.
Sekarang posisinya serba salah. Di lain sisi demi sebuah tugas yang diemban, di sisi lain dia juga merasa khawatir dengan Anna.
"Maafkan Aku, Leo! Aku tidak perduli kau membenciku. Aku hanya ingin melindungi mu!"
To be continued ....
Mana komentar dan likenya.....