NovelToon NovelToon
Suami Amnesiaku

Suami Amnesiaku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat / CEO Amnesia / Obsesi / Tamat
Popularitas:117.1k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

"Aku sangat mencintaimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu," ucap Bian.

Bian yang mengalami kecelakaan dan amnesia, akhirnya jatuh cinta kepada Mika seorang Bidan desa cantik yang sudah menolongnya.

Akibat kecelakaan itu, Bian tidak mengingat apa pun bahkan Bian tidak mengingat kalau dirinya sudah menikah.

Bagaimanakah kalau suatu hari ingatan Bian pulih, apakah Bian akan kembali kepada istrinya atau tetap bersama Mika?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hancur

Papi Ganendra dan Mami Maharani dengan langkah terburu-buru menuju ruangan rawat Bian, di perjalanan mereka melihat sepasang suami istri yang sedang berpelukan sembari menangis.

"Kasihan mereka Pi," bisik Mami Maharani.

"Iya, ayo buruan."

Kedua orangtua Bian masuk ke dalam ruangan rawat Bian.

"Ya Allah Bian, kamu kenapa Nak?" seru Mami Maharani memeluk Bian.

"Kepala Bian pusing lagi Mi, dan barusan Dokter sudah menyuntikan obat pereda sakit kepada Bian," sahut Ririn.

"Terus, Dokter mengatakan apa? Apa Bian mengalami sakit?" tanya Papi Ganendra khawatir.

"Kata Dokter sih, tidak ada masalah di kepalanya mungkin itu efek bekas kecelakaan waktu itu," sahut Ririn.

"Ya Allah, Bian."

"Ini gara-gara wanita gila itu, makanya Bian jadi sakit kepala," kesal Ririn.

"Wanita gila? maksud kamu siapa?"

"Begini loh Mami, tadi siang itu Ririn dan Bian berniat ingin makan siang di restoran, dan di saat kita masuk restoran, tiba-tiba seorang wanita dengan perut buncitnya langsung memeluk Bian dan mengatakan kalau Bian adalah suaminya, ini kan lucu, iya kan, Mi, Pi?" sahut Ririn.

"Apa? wanita yang mengaku istri Bian? kok, bisa?" tanya Papi Ganendra.

"Justru itu Pi, wanita itu sudah gila ngaku-ngaku istrinya Bian dasar modus," sahut Ririn.

Mami Maharani dan Papi Ganendra saling berpandangan satu sama lain.

***

Beberapa jam kemudian, operasinya pun selesai. Ayah Rusdi meminta izin kepada istrinya untuk pulang dulu, karena ia akan menguburkan calon cucunya yang harus lahir sebelum waktunya.

"Mama, harus kuat ya dan jaga si Eneng nanti setelah Ayah kuburkan calon cucu kita, Ayah langsung ke sini lagi," seru Ayah Rusdi.

"Iya Yah, hati-hati di jalan."

Ayah Rusdi tampak menggendong calon cucunya yang baru sebesar kepalan tangan orang dewasa itu, sungguh sangat getir melihat Ayah Rusdi bahkan tanpa istrinya tahu, selama dalam perjalanan, Ayah Rusdi tidak henti-hentinya menitikkan airmata.

Mama Nuri langsung bangkit dari duduknya saat melihat Dokter mendorong belangkar Mika dan Mika masih belum sadarkan diri.

"Ya Allah Mika," lirih Mama Nuri dengan deraian airmata.

Mika dipindahkan ke ruang rawat inap, Mama Nuri setia menunggu anaknya itu.

"Kamu harus kuat Nak, kamu harus sabar," gumam Mama Nuri dengan menggenggam tangan anaknya itu.

Sementara itu, di ruangan rawat Bian terdengar panggilan masuk kepada Ririn.

"Mi, Pi, sebentar ya, Ririn angkat telepon dulu."

"Iya sayang."

Ririn pun segera keluar dan mencari tempat aman.

📞"Halo sayang, ada apa?" seru Ririn dengan memelankan suaranya.

📞"Kamu di mana? kenapa kamu tidak ke restoran untuk makan siang?" tanya Bima.

📞"Ada sedikit masalah, nanti aku ceritakan sama kamu."

📞"Sekarang kamu ke restoran aku tunggu, soalnya aku rindu sekali sama kamu."

📞"Tapi saat ini aku lagi di rumah sakit sayang, si Bian lagi dirawat."

📞"Oke, jadi kamu lebih memilih si Bian sekarang daripada aku? oke, terserah kamu saja tapi jangan harap kamu bisa bertemu denganku lagi."

📞"Sayang, tung-----"

Tut..Tut..Tut ....

Bima langsung mematikan sambungan teleponnya, Ririn sangat panik dia tidak bisa kalau harus berpisah dengan Bima. Ririn pun dengan cepat kembali ke ruangannya Bian, Ririn tidak sadar kalau dari tadi Irwan mengikutinya dan merekam apa yang sedang dibicarakan oleh istri Bosnya itu.

"Akhirnya aku dapat bukti juga, ckckck...dasar wanita zaman sekarang, sudah dapat suami sempurna saja masih bisa selingkuh, apalagi dengan aku yang tidak ada apa-apanya, bisa-bisa aku ditendang bagai sampah," gumam Irwan.

"Mi, Pi, maaf Ririn harus pergi dulu soalnya tadi Ririn sudah janji sama teman Ririn akan datang menemuinya. Teman Ririn tidak tinggal di sini dan sore ini dia akan kembali lagi ke Singapura, boleh kan, Ririn bertemu dengannya sebentar saja nanti habis itu, Ririn segera ke sini lagi," dusta Ririn.

"Oh, ya sudah kamu pergi saja, biar Bian, Mami dan Papi yang jaga."

"Terima kasih Mi, Ririn janji gak bakalan lama kok."

Ririn pun dengan cepat segera pergi meninggalkan rumah sakit, tentu saja Irwan dengan sigap mengikuti Ririn.

Ririn segera menuju restoran Bima, dan Irwan masih terus mengikuti Ririn. Hingga beberapa saat kemudian, taksi yang Ririn tumpangi pun sampai di depan restoran Bima.

"Loh, bukanya itu restoran yang kemarin Bu Ririn datangi? kenapa dia datang lagi ke sana?"

Kali ini Irwan memutuskan untuk masuk ke restoran itu, beruntung sekali Ririn tidak pernah ke kantor jadi dia tidak mengenal Irwan.

Irwan pun masuk ke restoran itu dan memesan satu minuman, Irwan tampak celingukan mencari keberadaan Ririn tapi Irwan tidak menemukannya.

"Lah, Bu Ririn ke mana? aku yakin, tadi dia masuk ke sini tapi kok sekarang gak ada," gumam Irwan.

Hingga tidak lama kemudian, Ririn pun turun dari lantai dua bersama Bima. Ririn tampak merangkul Bima dengan mesranya membuat Irwan dengan sigap mengambil gambar mereka secara diam-diam.

"Wah, kasihan sekali nasib si Bos di khianati istrinya sendiri," batin Irwan.

Ririn dan Bima hendak keluar, dan Irwan dengan sigap membayar minumannya.

"Maaf Mba, pria yang bersama wanita itu siapa?" tanya Irwan.

"Itu Pak Bima, pemilik restoran ini dan wanita itu mungkin saja kekasihnya soalnya setiap hari suka datang ke sini."

"Oh, terima kasih ya Mba."

Irwan segera mengikuti mobil Bima dan ternyata Bima menuju apartemennya, Irwan pun ikut masuk dan menanyakan kamar milik Bima dengan alasan pekerjaan.

Setelah mendapat informasi lengkap, Irwan pun memutuskan untuk kembali ke rumah sakit tapi Irwan tidak akan memberitahukan dulu kepada Bian karena saat ini Bian sedang sakit.

***

Sementara itu, di ruangan rawat Mika...

Mika mulai menggerakkan tangannya membuat Mama Nuri tersentak.

"Mika, ini Mama, Nak."

"Ma-ma, Mika ada di mana Ma?"

"Kamu ada di rumah sakit, Nak."

Mika pun perlahan meraba perutnya. "Ada apa dengan kandungan Mika, Ma?" tanya Mika panik.

Mama Nuri langsung meneteskan airmatanya. "Kamu harus sabar Mika, karena calon bayi kamu sudah meninggal."

Jedaaaarrrr.....

Bagai di sambar petir di siang bolong, Mika tampak terkejut luar biasa. Mika pun bangun dari tidurnya membuat Mama Nuri panik dan dengan sigap memegang Mika.

Mika meneteskan airmatanya sembari memegang perutnya.

"Ini tidak mungkin Ma, bayi Mika tidak mungkin meninggal!" teriak Mika histeris.

"Kamu harus sabar Nak, terima yang menjadi takdir dari Gusti Allah."

"Tidak Ma, ini tidak mungkin, bayi ini adalah satu-satunya yang menjadi penguat Mika, anak Mika tidak mungkin meninggal!" teriak Mika.

Mama Nuri langsung memeluk anaknya itu dengan deraian airmata, ia sudah tidak tahu lagi harus bicara apa, sungguh hati seorang Ibu sangat sakit melihat anak satu-satunya hancur seperti itu.

Hai guys reader setia Poppy Susan, yuk mampir di akun ke duaku yang bernama Bunda Love di sana aku menulis cerita juga.Jangan lupa rate bintang 5, follow akunku, like, gift, vote, tap favorit dan juga komen, terima kasih🥰🥰

1
Patrick Khan
.yeeeeee .bocil udah loncing🥰
Patrick Khan
.ririn malah dapet ampas..heheheh😂😂😂
Patrick Khan
.boleh kah jambak si ririn😌
jkrissa97
ok... kak poppy d'tunggu
😊😊😊😊😊
Fitri Riyani
ada typo Thor...
suami bu aisyah, pak ade sama pak usman
DSN5
yaampun kasepp semuaaa sama geulisss pisannnnn nih
ditunggu cerita mereka ,pasti bakalan seru dehh nantii
DSN5
wah ya harus lanjut donggg kak Poppy 🤭🤭
tahun depan yaa rilisss 😂
DSN5
Udah besar2 aja nih si 3G
abis ini nungguin cerita 3G 🤣🤣🤣
DSN5
suami ya tetep jadi bayi besar 🤣🤣🤣
Aminah Aqhifa
suka banget sama jalan cerita nya GK bertele tele🥰
ArMaini Karim
seharus nya bkn 20 thn tp 18 thn maaf thor bkn maksud apa² hanya saran lg pula knp anak nya ga nambah lg ☺
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: itu ada penjelasannya nanti di season 2nya ya🙏🙏☺️☺️.
total 1 replies
ArMaini Karim
parman ingat kamu cm pekerja di kebun ayah mika ☺
Bunda Elsa Caca
udah pada gede,,,ganteng2 pula
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
waahh para cogan lewat😄😄😄udah dikasih jodoh pisan ma kak Poppy kerennn pilih satu2 ya jangan berebut 🙊
jkrissa97
ghani cakep bener kak poppy bikin panas dingin... 😍😍😍😍😍

semangat slalu kak poppy.... 🥳🥳🥳🥳🥳
☠☀💦Adnda🌽💫
keren " bngt 3 kembar...... mending dipisah aj k poppy dilain judul.... biar lebih seru 🤭🤭🤭

nawar aj y 🙏
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽: asiap...ditunggu saja ya🙏🙏
total 1 replies
𝙿𝙾𝙿𝙿𝚈 𝚂𝚄𝚂𝙰𝙽
Untuk reader setia yang selalu baca karyaku, untuk cerita 3G dihentikan dulu ya, nanti disambung lagi jadi jangan unfavorit dulu ya🙏🙏
🕊️❦Teteh🕊️Reyna༂🕊️
Aku jatuh cinta pada pandangan pertama sama Ghani aka Poppy 🙈🙈🙈
uhh visualnya cakep cakep ,cwe cwo cocok kaaaa 😉😉😉

kutunggu para twins bucin 🤣🤣🤣
𝑸𝒖𝒊𝒏𝒂
anggap aja itu kembar tidk identik mbak krna wajah g sama smua 😁
Riasusi
lanjut aja dech gk usah kebanyakan lapak bingung yg baca, n othor nya jdi nulis banyak, mending jdi satu ae wes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!