NovelToon NovelToon
Suamiku Yang Tak Dianggap

Suamiku Yang Tak Dianggap

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.3
Nama Author: devi oktavia_10

"Aldi prakoso" adalah seorang anak yang tak pernah dinginkan oleh orang tuanya, dan
selalu dapat perlakuan buruk dari ketiga kaka
kakanya.setelah bertemu dengan " Aisyah
maharani."gadis yatim piatu, korban yang di
tabrak Bima kaka pertama Aldi. kehidupan
Aldi, mulai berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devi oktavia_10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 23

Sebenarnya dibalik tingkah konyol Pak Diman dan istrinya adalah? untuk mengalihkan kesedihan anak angkatnya, walau Aldi menyembunyikan kesedihannya di balik senyum manisnya, akan tetapi tatapan matanya tak bisa membohongi ke dua Orang tua angkatnya.

Oleh sebab itulah, Pak Diman dan Bu Sri, ingin menghilangkan kesedihan dan Trauma anak angkatnya secara perlahan.

Mereka memberikan kasih sayang yang tulus, kepada Aldi, agar Aldi tak merasa kesepian lagi, walaupun Aldi masih saja bersifat sedikit kaku kepada Mereka, tapi itu tak masalah, sedikit banyak, Aldi sudah mulai nyaman bersama mereka.

Mereka juga ingin memberikan kasih sayang, yang di impikan kan oleh Aldi yang tak pernah anak malang itu rasakan dari Orang tua kandungnya.

Setelah melaksanakan Sholat magrib, seperti biasa Pak Diman, akan menemani istri tercintanya nonton Drama di Canel Ikan terbang, Aldi mulai terbiasa berkumpul dengan mereka, ikut nonton dan bersenda gurau bersama.

Tak jarang Aldi merasa seperti mimpi, mendapatkan kasih sayang serta perhatian yang di berikan oleh Pak Diman dan istri kepadanya, seumur hidup Aldi tinggal dengan keluarganya, tak pernah sekalipun ikut nonton bareng atau sekedar duduk santai bersama keluarganya itu, Keluarga Aldi melihat Aldi seperti melihat Binatang yang menjijikan, yang harus di jauhi, miris bukan...

Sekarang dia di perlakukan Istimewa oleh Orang asing yang tak punya pertalian darah dengannya.

Andai boleh memilih untuk di lahirkan dengan siapa, tentu saja Aldi berharap bisa di lahirkan dari keluarga angkatnya ini.

****

Saking asik mereka nonton dan bercanda, tak terasa hari sudah larut malam, Pak Diman menyuruh Aldi untuk istirahat.

Aldi masuk kekamar, langsung merebahkan tubuhnya, di kasur empuk itu, yang sudah beberapa hari ini memanjakan tubuh ringkihnya itu, perlahan tapi pasti mata sayu Aldi menutup dengan sempurna mengarungi alam mimpi.

Tok...

Tok..

"Di!..., bangun nak, Sholat Shubuh dulu nak, nanti klau ngatuk bisa tidur lagi sayang?!"

terdengar ketokan pintu dan suara Bu Sri, di balik pintu kamar Aldi.

Aldi tersentak langsung bangun, " ya Bu!?" saut Aldi dari dalam kamar, dia buru buru membuka pintu kamarnya, "maaf bu aku kesingan?!" dengan mata yang belum sempurna terbuka.

Bu Sri terkekeh melihat tampang Aldi yang masih berantakan, muka bantal, rambut berdiri kayak duri landak, berdiri semua, baju acak acakan.

"Sudah sana mandi langsung Sholat!?"

perintah Bu Sri, yang di anggukin oleh Aldi.

"Sholatnya di rumah aja, Bapak udah ke Musholah dari tadi, abis Sholat klau mau tidur, tidur lagi aja, hari ini ngak buka toko juga!", kata Bu Sri, panjang lebar.

"Ya bu, aku mandi dulu ya!?" ucap Aldi.

Bu Sri berlalu pergi dari kamar Aldi, dia langsung menuju dapur, mau bikin sarapan Orang orang terkasihnya.

Aldi yang habis Sholat berguman, " buset dah selama tinggal di sini kok gue tidur kayak kebo amat ya, apa mungkin karna di kasih kasur empuk kali ya, jadi nyenyak tidur gue"

dia terkekeh sendiri.

Setelah merapikan kamar tidurnya Aldi keluar dari kamar.

"Wahhh... bontot Bapak baru bangun sini duduk!" panggil Pak Diman yang duduk santai sambil minum kopi.

"Iibu kemana Pak?" sambil menghempaskan bokongnya ke sofa empuk itu, matanya berkeliling mencari keberadaan Bu Sri.

"biasa Ibu mah, lagi Shoping" saut Pak Diman terkekeh,

.

"Shoping?. Mall mana yang buka pagi buta gini Pak?" tanya Aldi dengan alis yang saling bertaut.

"Ngak jauh kok" jawab Pak Diman.

"Masa sih ada mall buka jam segini?" tanya Aldi masih dengan tampang bodohnya.

pak Diman yang melihat tampang anak angkatnya itu, mangkin terkekeh.

"Noh.. di seberang jalan, Shoping sayur di Abang abang tukang sayur!", jawab Pak Diman, sambil tergelak.

Aldi yang merasa di kerjai sang Ayah angkat, lansung mendelik tak suka, bisa bisanya dia di kerjai pagi pagi sama ayah angkatnya itu.

Bersambung...

1
Rahmaniar
suka banget ceritanya Thor, kekeluargaan banget,,meski awalnya sedih tp alurnya bagus,,,pelajaran untuk keluarga bahagia....👍👍
Evi Goenharto
baru bab 1 aku udh bingung ttg perkenalannya Thor, pertama itu pak Burhan dan bu Isni yg ga pernah melimpahkan kasing sayang...

kedua pak Burhan dan bu Sri yg mendukung dan melimpahkan kasih sayang abg orgtua angkat...

sebernya orgtuanya yg mana Thor?
Ayumi
penulisannya dari awal bab kata
"ngak",,, walaupun mungkin mksud Authornya ucapannya "nggak"
asal jangan "Tetangga" jadi "Tetanga" aja
🙏🙏🙏
Laksmi Marhaeni
typo pak burhan
Laksmi Marhaeni
typo: pak Burhan
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Ds Phone
alim tapi tak malu tetang tu
Ds Phone
masa anak nya nak keluar
Ds Phone
sayang laki dia
Ds Phone
teruk meraka kena kerja kan
Ds Phone
semua kena buat karja
Ds Phone
macam macam ragam orang menadong
Ds Phone
kalau berlongok ada aja lawak meraka
Ds Phone
kena sakat takhabis
Ds Phone
ada anak becuk susah nak cakap
Ds Phone
baru sebut dah datang
Ds Phone
bagi peluang pada penatin
Ds Phone
dah berebut ibu sorang
Ds Phone
dah tak sabar dah tu
Ds Phone
habis kena sakat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!