Season 1 : Tamat
Petualangan cinta seorang gadis bernama Katherine Quinn untuk mencari cinta sejati. Katherine harus melewati mesin waktu pergi ke masa lalu. Banyak yang harus dikorbankan untuk mendapatkan cinta seorang Duke of Greenland bernama Alexander Hamilton.
Dapatkah dia menaklukkan seorang Duke yang hatinya sudah membeku karena cintanya di masa lalu?
Season 2 : On going (Hiatus)
Menceritakan tentang kehidupan Kate setelah menikahi Alex. Ternyata kehidupan pernikahan tidak seindah yang dibayangkannya. Banyak lika liku yang harus dilalui Kate untuk meraih kebahagiaan yang diimpikannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pelangi ella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hadapi Bersama
Kate tidak bisa menikmati makan malamnya. Aunty Carol terus memperhatikan Kate yang terlihat melamun dan hanya mengaduk-aduk makanan di piringnya.
Selesai makan malam, Aunty Carol mengajak Kate ke perpustakaan karena hanya di ruang itulah ruang yang paling privat di rumah mereka.
Uncle Matt dan Keane mengikuti Aunty Carol karena merasa penasaran.
"Kate, mengapa kamu terus melamun? Ada masalah apa Kate? Ayo ceritakanlah," kata Aunty Carol saat semuanya sudah duduk di sofa perpustakaan.
"Ehm bagaimana ya Aunty, aku takut jika harus bercerita," mata Kate menerawang jauh.
"Ada masalah apa sebenarnya Kate. Terus terang saja pada kami. Semoga kami juga bisa membantumu," Uncle Matt menggenggam tangan Kate.
"Ehm Uncle, Aunty, Kak Keane, sebelumnya Kate minta maaf pada kalian semua. Kate merasa sangat bersalah. Tadi sore Kate terpaksa memberitahu Alex kalau kita berasal dari masa depan," Kate berkata lirih.
"Apa?! Kamu sudah gila Kate?" Keane marah mendengar perkataan Kate.
"Maaf Kak, tapi Kate terpaksa. Tadi Alex memergoki iPadku. Dia terus mendesakku dan aku tidak punya pilihan lain Kak," Kate berusaha membela diri.
"Sudah kuduga benda itu akan membawa masalah," Keane tidak bisa menahan emosinya.
"Sudahlah Keane. Tenangkan dirimu!" perintah Uncle Matt.
"Sebenarnya aku sudah menduga bahwa suatu saat kita akan ketahuan entah bagaimana caranya. Tapi yang terpenting sekarang bagaimana pendapat Alex?" Aunty Carol menenangkan. Berusaha berpikir logis.
"Tentu saja Alex tidak percaya dengan apa yang kukatakan. Dia minta waktu untuk berpikir karena bagaimanapun ini akan menyangkut hubungan kami di masa depan," ujar Kate sedih.
"Tentu saja! Tidak akan ada orang yang akan percaya! Lalu apa langkah kita selanjutnya Uncle?" Keane bingung langkah apa yang akan diambilnya.
"Sebetulnya Uncle dan Aunty sudah memikirkan ini jauh-jauh hari saat pertama kali kami menginjakkan kaki di zaman ini. Uncle dan Aunty sudah siap kapanpun kita harus meninggalkan tempat ini," kata Uncle Matt tenang.
"Benar apa kata Uncle, Keane, Kate. Aunty siap meninggalkan semua yang kita miliki disini," kata Aunty Carol mantap.
"Kate, coba kamu tanyakan pada Alex besok. Jika Alex mau diam dan tidak memperpanjang urusan ini ya kita masih ada kesempatan untuk tinggal disini. Tapi jika tidak ya terpaksa kita harus meninggalkan tempat ini," Keane tampak sedih saat mengatakannya.
Semua terdiam. Sibuk dengan pikirannya masing-masing. Kate sendiri tampak sedih.
Begitu juga dengan Keane, Uncle Matt dan Aunty Carol.
Mereka sudah sangat nyaman tinggal di zaman ini. Rasanya tidak rela untuk meninggalkannya.
Tak terasa air mata Kate mengalir di pipinya.
"Kate sayang, sudahlah. Bukankah kamu juga harus kembali ke masa depan? Jangan pikirkan Alex lagi," Aunty Carol berusaha menghibur.
"Tapi Aunty, Kate berencana untuk tinggal disini selamanya," Kate menangis tersedu.
"Uncle, Aunty, sebenarnya Keane juga berencana untuk tinggal disini selamanya. Keane saat ini juga sedang berpacaran dengan Christine," kata Alex mengaku membuat semuanya terkejut.
"Benarkah? Kate ikut senang mendengarnya Kak. Maafkan Kate yang sudah merusak semuanya," Kate sedih melihat dirinya sudah merusak semuanya.
"Tidak Kate. Sudahlah kita hadapi saja apa yang akan terjadi. Apapun yang terjadi kita harus tetap bersama. Setuju?" kata Uncle Matt.
"Setuju!" kata Aunty Carol bersemangat.
"Setuju," saut Keane.
"Bagaimana Kate?" tanya Uncle Matt sekali lagi.
"Kate setuju," kata Kate akhirnya.
"Baiklah. Lebih baik kita istirahat malam ini.
Uncle yakin besok Alex yang akan datang ke rumah kita. Besok kita semua kosongkan jadwal. Kita harus hadapi bersama," ujar Uncle Matt.
"Baik Uncle. Kate, jangan takut. Kakak akan selalu mendukungmu," Keane berusaha menguatkan.
"Terus bagaimana nanti hubungan Kakak dengan Christine?" tanya Kate.
"Tenang saja. Christine kan belum tahu siapa kita. Biarlah nanti Kakak yang akan mengurusnya," kata Keane menenangkan.
Malam sudah larut. Mereka semua pergi ke kamar masing-masing dengan membawa pikirannya sendiri-sendiri.
dapet salam kak dari NEGRI JIRAN
terimakasih
Thor, lanjut season 3 dongg🐇
Salam hangat dari chat storyku "Ayo Pacaran"🍀
apa enggak ada season 3 nya? aaron di jodohin laura quinn gitu thor 😊😊
apa aku balikin jadi siang aja yak.panas mataku ngeliat pertengkaran dan pengakuan 2 sejoli ini
dewa mimpi: ckckck
jantung: roger.hatiiiii,gimana di bawah sana?
hati: susah dikendalikan tapi masih sedikit aman
aku dan temen temenku ketika mau kekolam renang:
temenku:yang bisa tenggelemin b**** nanti kukasih citato
aku: asik tenggelemin
temenku yg lain:asik citato gratiss
dewa mimpi: ya iya,aku ambil andil dalam hak ini loh
dewi jodoh:loh kok bisa?
dewa mimpi: ya karna tadi malem kamu mimpiin skenario percintaan mereka kekmana.jadi ku buat jadi kenyataan mimpimu
nanti siapa tau dewi jodoh iseng masangin benang merah punya mu sama punya kate
eee tapi katanya dewi jodoh: tidak semudah itu ferguso
banyak yg ngespam
lanjut thorrr