NovelToon NovelToon
Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Duda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:454.8k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

" Jadi ku mohon jika tiba saatnya aku harus meninggalkan kalian , ku harap kamu menggantikanku sebagai Istri bagi suamiku dan Ibu dari Anakku . Ku mohon . Aku percaya padamu "

--------####--------
Seorang gadis kecil harus kehilangan Ibunya dan mengalami penderitaan selama bertahun tahun .

Namun setelah Ia berhasil bangkit , kini Ia di hadapkan pada sebuah amanat yang akan mengubah kehidupannya . Mampukah Ia ?

Dan apakah Ia juga mampu untuk membalas orang orang yang dulu telah membunuh Ibunya dan membuat hidupnya menderita ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 . Kebetulan . ( Lagi ? )

" Eonni..... maaf yah yah yah .... "

Risa memelas meminta maaf pada Esme karena semalam meninggalkannya begitu saja .

Padahal wanita itu sudah kembali ke tempat gym untuk menjemputnya .

Keduanya kini sedang dalam perjalanan menuju sekolah Dafha , tapi sebelumnya mereka akan mampir untuk sarapan .

Esme tak menjawab , wanita berpenampilan tomboy itu malah menepikan mobilnya di depan sebuah kedai kopi .

" Satu hot americano jika ingin mendapatkan maaf. " ujar Esme .

Risa tertawa , sepertinya dia sudah dikerjai oleh Esme yang berpura pura marah padanya .

" Siap Bos . Hanya disini , seorang model terkenal akan membelikan kopi untuk managernya . " ledek Risa sebelum turun dari mobil .

Risa hari itu nampak sangat cantik , dengan mengenakan off shoulder mini dress berwarna merah . Rambutnya yang di cepol asal dan terlihat berantakan membuatnya terlihat seksi dengan bibir merahnya .

Kedai kopi ini berada tak jauh dari kompleks apartemen Risa .

Karena lokasinya yang tak jauh dari gedung gedung perkantoran , membuat kedai kopi ini sangat ramai di waktu waktu seperti sekarang .

Baru masuk saja , sudah banyak pria yang menatap kagum padanya . Risa yang sudah sering menjadi pusat perhatian tidak merasa terusik sama sekali .

Satu antrian lagi dan gilirannya tiba . Samar samar Risa mendengar suara pria yang tak asing baginya .

Ia menoleh dan benar saja , Aydin dan seorang pria yang bersamanya kemarin saat di restauran juga sedang mengantri .

" Wahh , kebetulan sekali ... " batin Risa .

Tibalah giliran Risa .

" 1 Americano one shot , 1 espresso , dan 2 Americano double shot . " ujar Risa memesan di kasir .

Sekitar 15 menit pesanannya selesai .

Sebelum keluar Risa menghampiri Aydin yang masih berdiri di antrian .

" Annyeong.... kita bertemu lagi . " Sapa Risa .

Aydin cukup terkejut , tak menyangka jika bertemu wanita ini lagi bahkan sebelum Ia memulai harinya .

" Kebetulan lagi  ? " tanya Aydin dengan kening mengernyit .

" Mungkin . Atau bisa jadi takdir  " ujar Risa .

Aydin berdecak , sementara Chandra diam terpaku karena terpesona memandang wanita di hadapannya kini .

" ha... ha.. ha.. " Risa tertawa membuatnya terlihat makin menggemaskan . Aydin juga tak memungkiri hal itu  .

" Jangan terlalu serius , aku bercanda kok . Apartemenku di dekat sini kalau kamu lupa . " ujar Risa sambil menunjuk ke arah gedung apartemennya yang entahlah terlihat atau tidak .

" Nih untuk kalian . "

Risa memberi 2 kopi yang tadi Ia beli .

" Terimakasih , tapi aku akan beli sendiri saja . Sudah mengantri juga kok . " tolak Aydin .

Risa menggeleng , wanita itu memegang tangan Aydin dan memberi kopi .

" Anggap saja balasan karena telah mengantarku pulang semalam . " Ujar Risa .

Tatapan Chandra kini beralih ke bosnya . Seakan tak percaya dan bertanya apa yang dilakukan mereka berdua semalam .

" Americano double shot . Benarkan ? " ujar Risa .

Aydin menatap Risa heran , bagaimana bisa wanita itu tahu kopi kesukaannya .

" Dari.. dari mana kamu tahu ? " tanya Aydin .

" Nikmatilah . "

Begitulah jawaban Risa lalu melangkah keluar dari kedai kopi .

Setelah selesai sarapan , Esme dan Risa langsung menuju sekolah Dafha .  Sama seperti kemarin , keduanya segaja datang lebih awal .

Kali ini Risa kembali membawa mainan salah satu karakter dari super hero avengers.

Saat melihat Dafha yang baru keluar dari gerbang dan berdiri di tempat kemarin , Risa segera turun dan menjumpainya .

" Halo Dafha .... aunty datang lagi . " sapa Risa .

" Hai aunty . " balas Dafha tak bersemangat .

" Hei hei... ada apa denganmu  ? Kenapa tak bersemangat seperti itu  ? " tanya Risa .

" Daddy melarangku berbicara dengan aunty karena kata daddy aunty adalah orang asing . " ujar Dafha jujur sambil menunduk .

Risa menghela napasnya . Sudah Ia duga akan seperti ini .

" Dafha ... please look at me . " pinta Risa dengan lembut .

Dafha menatap Risa .

" Aunty bukan orang asing . Aunty ini dikirim sama mommy nya Dafha untuk jagain Dafha . Dafha masih ingatkan ucapan Mommy ? " tanya Risa .

Dafha mengangguk . " Tapi kata Daddy , kalau tidak tahu nama berarti orang asing . "

Risa tersenyum karena kepolosan Dafha .

" Oohh gitu . Maaf aunty lupa . Nama aunty , Risa . "

" Apa aunty pernah bertemu Daddy ? Oma ? Opa ? Atau kakek ? " tanya Dafha .

" Kata Daddy kalau orang itu tidak pernah bertemu , berarti orang asing . "

" Hemm ... tapi aunty sering bertemu dan bersama mommy mu dulu . " ujar Risa .

" Tapi Daddy pasti tidak akan percaya , karena Mommy gak ada untuk bantuin Dafha jelasin ke Daddy . "

Risa diam sejenak, berpikir .

" Begini saja . Bagaimana kalau kita anggap ini sebagai misi rahasia . " ujar Risa .

" Maksud aunty ? "

" Sekarang setiap Dafha ketemu aunty adalah rahasia . Jadi Dafha jangan ngomong ke Daddy . Tunggu sampai aunty berhasil mengajak Daddy berteman dan itu artinya misi kita berhasil . " ujar Risa sesederhana mungkin .

" Bagaimana , Dafha setuju  ? " tanyanya .

Dafha mengangguk .

" Oke , Dafha mau .  Ini adalah misi kita bertiga . "

" Bertiga ? " tanya Risa .

" Iya . Aku , Aunty , dan Mommy . " jawabnya dengan senyum .

Risa tersenyum . Ia membelai puncak kepala Dafha dengan penuh kasih sayang . Lalu memeluk bocah gembul itu .

Rasanya hangat . Hati Risa jadi lebih tenang . Entah mengapa sejak kemarin mereka bertemu , Risa jadi paham bagaimana perasaan Rani saat menolongnya dulu pertama kali . Menolongnya keluar dari rasa sakit yang Ia pendam dibalik senyuman .

Ia ingin Dafha kembali tersenyum ceria dengan tulus . Bukan senyum seperti kemarin atau saat ini . Senyuman yang anak itu tampakkan agar orang lain tak hawatir padanya . 

Risa melepas pelukannya pada Dafha saat merasa Dafha seperti terisak .

" Kenapa menangis ? " tanyanya .

" Dafha kangen Mommy . Pelukan aunty rasanya sama seperti pelukan Mommy . " jawabnya .

" Cup cup cup sayangku .... jangan nangis lagi yah . Sekarang sudah ada aunty . Kapanpun Dafha kangen pelukan mommy , Dafha boleh peluk aunty . " ujar Risa .

" Beneran aunty ? Aunty janji gak akan pergi seperti mommy ? "

" Iya sayang . Sekarang berhenti nangis . " ujar Risa .

" Ini aunty bawakan mainan lagi untukmu . Tapi simpanlah di dalam tas agar daddy tidak lihat . Dirumah saja baru dibuka yah . "

Dafha mengangguk patuh dan melakukan ucapan Risa .

" Aunty pergi dulu yah . Besok aunty kemari lagi . Oke ? Jangan kemana mana sebelum Daddy menjemput yah . "

" Take care aunty . " teriak Dafha saat Risa berjalan menjauh .

Risa berbalik dan membalas dengan memberi kiss bye .

Tak lama mobil Aydin berhenti di depan Dafha .

" Dafha .... kamu liatin apa ? Kenapa sambil senyum senyum ? " tanya Aydin .

" Gak.. gak ada Dad . Tadi Dafha lihat kucing kejar kejaran disana , lucu jadi Dafha senyum senyum deh . " ujar Dafha berbohong .

" Ya udah masuk mobil gih . Daddy antar kamu ke rumah Oma . "

Di dalam mobil Aydin sekali lagi mendapati sikap aneh putranya .

" Sekarang liatin apa lagi ? Kenapa senyum senyum lagi ? " tegur Aydin .

" Gak lihat apa apa Dad . "  jawab Dafha .

" Beneran ? Apa jangan jangan hari ini orang asing yang kamu panggil aunty itu datang lagi yah ? " tebak Aydin .

" No . " jawabnya singkat.

" Are you sure ? " tanya Aydin lagi .

" Yes , Dad . I'm sure . " jawab Dafha .

Akhirnya Aydin berhenti bertanya . Tapi rasa curiga di hatinya tetap ada .

" Hampir aja ketahuan . Hampir aja misi rahasia ini gagal . " batin Dafha .

.

.

.

.

.

.

.

"*Cinta mungkin hadir karena takdir tapi tak ada salahnya kita saling memperjuangkan*."

.

.

.

.

.

.

To be continue

1
Susana Widjaja
Luar biasa
Ratu Fadira
bawang jahat bngt ini bikin mata gw bengkak😭😭😭😭😭😭
Rita Khairina
Luar biasa
Fenti
aku mampir kak 😁
Hearty💕💕
Selamat ya Romi dapat boss ajaib
Hearty💕💕
Eijaz parahkah sakitnya?
Hearty💕💕
Bener....
Hearty💕💕
Duh penjahat nih kayaknya
Hearty💕💕
Serem bener part ini... dunia sedang dalam kejatuhannya
Hearty💕💕
Cie 😀😍
Hearty💕💕
Sedap Gio....
Hearty💕💕
Ya pasti sesak karena nggak tahu merek bahas apa sebenarnya
Hearty💕💕
Udah jadian nih Gio ❤ Amora
Hearty💕💕
Sakitnya hati ini.....
Hearty💕💕
Akhirnya Gio nggak patah hagi lagi

Echa juga semangat kejar gadis masing²
Hearty💕💕
Wow Franda sampai segitunya
Hearty💕💕
Terim kasih Kk, sudah diajak jalan² ke Raja Ampat
Hearty💕💕
Jadi keluarga beneran nih 😍
Hearty💕💕
Maksudnya apa ya?
Hearty💕💕
Hebat nih Papanya Dafha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!