Mia terpaksa menikah dengan Rafi kekasih temannya ,Irene..Irene menolak menikah dan menitipkan kekasih nya kepada Mia karena obsesinya menjadi model international.
Mia tidak bisa menolak permintaan teman nya karena teman nya telah menyelamat kan bapak nya..Apakah Mia akan hidup bahagia dengan Rafi atau harus merelakan suaminya kembali kapada pemiliknya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nobie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Siang menuju sore,keadaan kantor sudah mulai sepi,hanya terlihat beberapa karyawan yang masih ada .Diruangan Rafi terlihat Mia sedang duduk di sofa menunggu Rafi membereskan kerjaan nya.
“Mas,masih lama?”Tanya Mia yang sudah merasa kesal
“Bentar lagi”Rafi menjawab dengan mata yang Fokus ke laptopnya
Di sofa Mia hanya terdiam melihat Rafi yang sibuk dengan laptopnya,mata Mia terasa berat dan akhirnya Mia tertidur di sofa dalam keadaan duduk.Rafi yang melihat Mia sesekali tersenyum.
Dasar tidak dimana mana pasti tidur kalo nunggu,gumam Rafi sambil tersenyum.
Rafi berjalan menuju sofa,dia membaringkan Mia di sofa kemudian Rafi berjalan ke kursi kerjanya dan mengambil jas nya untuk menyelimuti tubuh Mia.Dan Rafi pun kembali ke meja kerjanya untuk melanjutkan pekerjaannya .
Kringgg….handphone Rafi berbunyi,Terlihat Nama Irene keluar dari layar hp.
“hallo”Rafi menjawab
“Hallo sayang,apa kabar?”terdengar suara Irene.
“Baik”Rafi menjawab datar.
“Eh sayang maaf aku harus tutup telepon nya,soalnya giliran aku nih buat take photo,nanti aku telpon lagi ya,love you”Irene terdengar tergesa gesa
“Love you too”Rafi menutup telponnya.
Rafi menarik napasnya sambil menyimpan hp nya di samping laptop.Setelah itu dia hanya terdiam dan kembali meneruskan pekerjaan nya.
Di sofa Mia yang telah terbangun mendengar semua perbincangan Rafi yang entah dengan siapa.
Mas rafi pasti dapet telepon dari Irene,aku sama sekali tidak mengerti dengan sikap nya mengapa dia bisa mencium ku tadi siang seakan dia menginginkanku tapi sekarang dia begitu mesra bilang bahwa dia juga mencintai Irene,Mia berkata dalam hati dengan perasaan yang kesal.
Mia kembali menutup matanya,seakan akan dia tidur dan tidak mendengar apa apa.Rafi yang telah selesai menghampiri Mia dan duduk jongkok di pinggir Mia.
“Mia bangun ayo kita pulang!”Rafi berkata sambil membelai pipi Mia.
Mia membuka matanya sambil menutup mulutnya menguap.”jam berapa sekarang mas?”
“Jam setengah 6”
“Ayo”Mia berdiri dari sofa beranjak keluar pulang.Tapi tangan Rafi menghentikan langkah Mia dan membuat Mia kembali duduk di sofa.Mia terkunci oleh lengan Rafi di sofa.Rafi mendekati wajah Mia dan bibirnya mulai menyentuh bibir Mia,tapi Mia mendorong dada Rafi sehingga Rafi pun menghentikan ciuman nya.
“Ayo mas kita pulang bukannya udah sore!”ajak Mia yang sebenarnya alasan agar Rafi menghentikan ciuman nya.
Rafi tidak menggubris ajakan Mia,Rafi justru lebih agresif untuk mencium Mia.Mia meronta agar Rafi menghentikan semua nya.Hingga membuat Mia berteriak kepada Rafi.
7“Hentikan mas,aku mau pulang!!”ucap Mia penuh amarah.
Rafi pun menghentikan aksi nya.Rafi merasa heran kenapa Mia begitu marah padahal tadi siang dia begitu menikmati ciuman kita,pikir Rafi.Mia keluar dari rungan Rafi dalam keadaan marah,Mia berjalan terus tanpa memperdulikan Rafi yang ada di belakang nya.
*****
Di dalam mobil mereka hanya terdiam.Rafi yang sedang menyetir sesekali melirik Mia yang masih terlihat kesal.setelah 30 menit ,mereka sampai di rumah.Mia keluar,Rafi berusaha mengejar Mia.
“Mia tunggu kita perlu bicara!”Rafi berkata dengan memegang tangan Mia.
“Ada apa lagi mas?”Mia berucap dengan nada lembut.
“Maaf “.Rafi memegang tangan Mia dengan tatapan yang menyesal.
“Kenapa harus memaafkan ,mas ga salah kok”Ucap Mia dengan senyum yang di paksakan.
Rafi tahu sebenarnya Mia sangat marah tapi entah marah karena apa.Mereka pun masuk ke dalam rumah,terlihat Bu Ayu sedang menonton acara tv favoritnya.
“Kaliam sudah pulang rupanya”.
“Iya Bu”ucap Mia sambil mencium tangan ibu di ikuti oleh Rafi.
“Kami ke atas dulu bu”
“Ya udah sana bersih bersih dulu udah itu turun untuk makan malam bersama”ucap bu ayu
“Iya bu”jawab Rafi.
Mia dan Rafi masuk ke dalam kamar.Mia masih tetap terdiam.Mia masuk dahulu ke kamar mandi duluan setelah Mia keluar giliran Rafi untuk mandi.
Setelah mandi dan sholat,mereka kebawah untuk makan malam.Dilihat Kakek dan Ibu sudah ada disana menunggu Mia dan Rafi.
“Maaf, kakek sama ibu nunggu lama ya”Ucap Mia sesampainya di meja makan.
“ga apa apa,ayo duduk sayang,kita makan”ucap kakek
Makanan yang tersaji begitu menggugah selera.Mia membawa piring Rafi dan mengisi nya dengan nasi dan beberapa makanan yang tersaji.Mia pun memberikan piring yang telah diisi kepada Rafi’
“Makasih sayang”Ucap Rafi sambil tersenyum.
“Kakek mau Mia bawain juga!”Mia menawarkan
“Ga usah kakek sama ibu kalian aja,udah Mia cepet makan”ucap Kakek
Mia makan dengan lahap karena memang makanan nya sangat lezat.
“Rafi kakek bulan depan mau pergi ke Surabaya ,ada urusan, usahain resepsi pernikahan kalian di percepat”Ucap kakek
“Iya nanti Rafi hubungi dulu wedding organizer”
“Mia,kakek mau ngasih kado buat pernikahan kalian,kalian boleh milih mau honeymoon kemana aja”Kakek berkata .
“Ke singapura”Rafi dengan cepat menjawab.
“Loh kok ke singapura padahal kan masih nayak destinasi honeymoom lain?”Tanya kakek’
“Mia mau kesana”Jawab Rafi datar.
“Benar begitu Mia?”kakek bertanya kepada Mia
“iya kek benar,Mia belum pernah ke luar negri dan singapura Negara pertama yang ingin Mia kunjungi”ucap Mia.Sebenarnya kalo bisa memilih aku akan minta untuk honeymoom ke selandia baru atau ke Maldives,kan lebig romantis.Mia…jangan bodoh semua hanya permainan,sadarlah,,pikir Mia di sela makan nya.
“Baik lah nanti kakek akan suruh orang ngurus semua nya”tukas kakek.
Setelah selesai makan malam dan mengobrol mereka kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat.
******
Di dalam kamar Rafi merebah kan badan nya setelah mengganti pakaian nya dengan kaos oblong dan celana pendek,dia menunggu Mia yang sedang mengganti pakaian nya.Setelah Mia keluar dari kamar ganti terlihat Rafi sudah tertidur di atas tempat tidurnya.Mia berbaring di samping nya sambil menatap Rafi yang sudah tidur.Mia membelai wajah Rafi dan berkata..
Mas bisa tidak kalo aku minta jangan pernah tinggalkan aku karena jujur entah apa ini namanya,yang pasti aku begitu tidak suka mendengar mas berhubungan dengan Irene sekalipun itu lewat telpon.
Tanpa Mia sadar airmatanya jatuh menetes bermuara di bantal,hingga Mia terlelap tidur.Rafi membuka matanya dan menatap Mia.
Jadi kamu mendengar kan aku berbicara di telpon bersama Irene dan mungkin kah kamu cemburu,pikir Rafi dengan senyum penuh kebahagian.Kini Rafi bisa tidur nyenyak karena semua terjawab.
vote + bunga hadiah buat kmu...😉