Khayrani Pratiwi seorang wanita muda yang selalu menjadi no.2. Di dalam keluarga,dalam pergaulan maupun dalam percintaan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22. Episode 22
Khay sedang tiduran disebelah Alessia sambil memainkan handphone ketika pintu kamar diketuk dan tidak berapa lama Alex masuk.
" Kamu sudah mau tidur ?," tanya Alex sambil duduk dibawah bersandar tempat tidur disampingnya Khay .
" Belum ngantuk kenapa ?," tanyanya .
" Kenapa ga keluar ?," tanya Alex lagi dan Khay hanya tertawa .
" Khay , kamu bener mau pegang hak penjualan produk Sioulus ?," Alex berbalik dan menatap Khay dalam.
" Keinginan ada, tapi aku belum mempunyai modal untuk usaha seperti itu , kau lihat kan kami masih buka retail dirumah ," jawabnya sambil berbalik miring hingga ia dan Alex saling bertatapan.
" Kenapa kamu tidak sewa toko atau showroom, aku yakin usahamu ini akan berkembang dengan cepat karna ditangani oleh orang-orang yang mampu meskipun yang kulihat baru Astr."
" Aku memang mau sewa tapi kan modal untuk sewa belum masuk ."
"Bukankah di rekening pribadi yang aku berikan untukmu cukup besar, kenapa itu tidak dipakai ?."
" Itu , rencanaku itu untuk tabungan masa depan Alessia !," beritahu Khay hati-hati.
" Aku mengerti maksudmu. Untuk Alessia tidak perlu khawatir dia mempunyai dana masa depan sendiri. Kamu sudah menemukan toko yang kamu mau ?, atau aku minta Deddy mendapatkan untukmu?," kata Alex mengabaikan rasa kecewa yang sempat ada.
" Sudah. Aku,Gita dan Astri sudah menemukan. tempatnya menurut kami sangat bagus . tapi harganya lumayan tinggi," jawab Khay .
" Bagaimana kalau besok kita lihat tempatnya ?, kita bawa Alessia, juga Gita dan Astri bagaimana ?," ujar Alex menawarkan membuat Khay menatap nya tidak percaya.
" Tuan Alexander Sioulus yang terhormat, apakah Anda tahu kalau Anda melakukan itu maka keselamatan kami akan terancam ?," ucapnya dengan gemas hingga Alex terdiam .
" Tapi ini kan di daerah Khay, aku yakin tidak akan menjadi masalah," jawab Alex menenangkan.
" Tidak, selama ini kami sudah nyaman. Aku dan Gita yang akan memutuskan nya ," putus Khay akhirnya.
" Astaga Khay, memang nya kamu ga bangga punya suami aku ?," jawab Alex sambil meletakkan kepalanya di samping Khay .
" Terlalu bangga hingga aku tidak berani mengakui nya ," jawab Khay tertawa membuat Alex gemas dan menggelitik bagian perut Khay dengan wajahnya karna perut Khay yang berada tepat didepan wajahnya.
Khay berteriak geli,tetapi Alex memberi isyarat diam karna ada Alessia di dekatnya.
Khay sangat tidak tahan dengan perbuatan Alex hingga ia mengeluatkan air mata karna tidak mampu melepaskan diri. Akhirnya Alex melepaskan Khay yang menyerah atas godaannya.
" Khay, malam ini tidur bersama ku ya ?," pinta Alex yang sekarang berbaring disebelah Khay.
" Hemm, aku menemani Alessia ," jawab Khay pelan.
" Minta Lastri menemani Alessia ," bujuk Alex dengan wajah memelas hingga Khay mencubit tangannya yang berada di atas perutnya.
" Ingat Nyonya, dalam perjanjian ada poin yang mengharuskan pihak kedua mengikuti keinginan pihak pertama," ujar Alex sambil menghadap Khay.
" Pihak kedua mengikuti bila dibutuhkan "tujas Khay .
" Tentu saja, kan aku sekarang membutuhkan mu, ayolah Khay panggil Lastri aku rasa tidak masalah Alessia tidur ditemani Lastri ."
" Mengapa. mengapa sekarang ?," Khay masih tidak yakin.
" Karna sebentar lagi kamu lulus kuliah dan akan tinggal bersamaku di Jakarta. Aku akan mengumumkan bahwa kalian adalah orang yang paling spesial dan teristimewa dalam hidupku ," ujar Alex menjawab pertanyaan Khay .
" Baiklah aku akan memanggil Lastri," ucap Khay dan beranjak dari tempat tidur .