" Aku sangat membenci mu aku berdoa semoga tidak pernah bertemu dengan mu lagi, lenyap lah dari hadapan ku."
Ucap Crystal yang menahan emosinya.
" Kamu tidak akan pergi jauh dariku karena selamanya kamu akan menjadi isteri ku selamanya."
Ucap Alexander sambil tersenyum
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Pertama Yang Gagal
Setelah sumpah pernikahan dilakukan secara mendadak besok Alex harus kembali ke negara Grace untuk melaksanakan tugasnya sebagai Raja. Alex menawarkan Crystal untuk ikut bersama nya. Tetapi sayangnya hal itu di tolak oleh Crystal. Karena ia masih trauma atas kejadian 6 tahun lalu. Alex tidak memasalahkan hal itu.
Setelah selesai makan malam. Saat ini Crystal sedang duduk di kursi rias sambil menyisir rambutnya. Crystal dibuat terkejut saat merasakan tangan Alex memeluk nya bahkan ia hampir dibuat mendesah ketika Alex mengecup bahunya dengan pelan.
" Alex hentikan." ucap Crystal yang berusaha menahan erangannya.
Tetapi sayangnya Alex tidak mempedulikan perkataan dari Crystal. Tiba-tiba Alex membalikkan tubuhnya dan mencium dengan penuh nafsu. Crystal berusaha melepaskan ciumannya tetapi Alex malah memeluk erat pinggang nya supaya lebih dekat pada Alex.
Ketika Crystal mulai kehabisan nafas nya ia langsung mendorong tubuh Alex dengan kasar.
" Apa yang kau lakukan." ucap Crystal dengan marah sambil bernafas terengah-engah.
Alex bukannya marah malah ia menatap Crystal penuh dengan nafsu. Alex mendekati Crystal sambil mendekap tubuhnya dengan erat.
" Ingat sekarang kita pasangan suami isteri. Jadi aku boleh menyentuhmu mungkin kita bisa memberikan adik buat Adelio dan Aurora." bisik Alex di telinga Crystal sambil mengigit telinga nya dengan sensual.
Crystal yang mendengarnya langsung marah dan spontan menendang tulang kering Alex. Sampai dengan terpaksa ia melepaskan pelukannya. Setelah terlepas Crystal langsung berlari keluar kamar.
Brak....
Crystal keluar dari kamarnya tanpa mempedulikan Alex yang sedang kesakitan.
Setelah itu Alex tertawa terbahak-bahak mengingat wajah Crystal yang memerah antara malu atau marah.
" Crystal ku yang lucu." batin Alex.
Tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu kamarnya. Orang itu memakai jas yang rapi dan sedang membungkuk di hadapan Alex. Alex yang melihatnya langsung memandangi nya datar.
" Apa kau sudah mendapatkannya?" tanya Alex sambil berjalan ke arah sofa dan duduk di sofa tersebut.
Sedangkan orang itu hanya mengangguk kepalanya sebelum menyerahkan sebuah berkas yang sudah di label dengan stempel negara yang berarti dokumen itu sangat rahasia. Alex pun membukakannya dan membacanya dan tidak lama kemudian ia menyeringai licik. Alex meletakkan dokumen itu di atas meja.
" Kamu awasi dia, Cari tahu apa penyebab ia melakukan hal konyol seperti itu. Jangan sampai ketahuan." ucap Alex yang memberikan perintahnya.
" Baik Yang Mulia." jawab orang itu sebelum membungkuk dan berjalan keluar dari kamar.
Alex membaca kembali semua isi dokumen itu. Setelah itu ia membawanya menuju ke arah brangkas yang tersimpan di bawah lemari miliknya. Lalu Alex meletakkan dokumen tersebut di brankas tersebut dan mengunci supaya tidak ada seorang pun yang membacanya. Alex memandangi brankas dengan tatapan yang sulit di mengerti.
" Rencana apa yang akan kau lakukan?" batin Alex bertanya tanya.
...****************...
Sedangkan disisi lain Crystal sedang memasak di dapur. Sebenarnya ia tidak ingin memasak tetapi karena dirinya sudah kelaparan. Crystal memasak spaghetti yang mudah di masak.
Saat Crystal sedang membuat saos nya ia dibuat terkejut saat mendengar suara seseorang.
" Apa kamu lakukan malam begini Crystal?" tanya Alex yang baru masuk ke dapur.
Crystal melirik Alex sekilas sebelum fokus kembali memasak.
" Sedang membuat makanan." jawab Crystal dengan acuh.
Alex yang mendengar jawaban dari Crystal menghela nafasnya sampai kapan ia akan selalu bersikap acuh kepadanya. Alex berjalan menghampiri Crystal ia memeluknya dari belakang.
" Mengapa kamu bersikap seperti itu kepada Ki Crystal?" tanya Alex dengan sendu sambil membalikkan tubuh Crystal agar menghadap kepadanya.
Crystal melihat tatapan Alex yang terluka ia mendengus seharusnya dirinya yang paling terluka atas sifat Alex. Crystal menghela nafasnya lelah. Sebelum mengajukan pertanyaan yang membuat Alex tersentak.
" Apa kamu sembunyikan Alex....
Continue....
setelah cinta kedua'a metong,,hati verpindah kg kemantan,,ga oantas jd seorang raja