NovelToon NovelToon
Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Suamiku Adalah Mantan Kekasih Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest
Popularitas:644.6k
Nilai: 5
Nama Author: fega

Novia adalah mahasiswi di salah satu peguruan tinggi negeri yang hampir menikah dengan dosen nya sendiri, namun semua itu gagal. Kini ia menikah dengan kekasih kakak nya sendiri dan mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari mertua nya. Kini Novia harus hidup menderita karena mendapatkan tekanan dari mertua nya yang galak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fega, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menemaninya

Tak terasa hari pun sudah sore, matahari mulai tenggelam. Novia masih saja menjaga Satrio seakan-akan ia tak mau meninggalkan kekasih nya itu. Tiba-tiba dokter dan keluarga Satrio memasuki ruangan ICU tempat Satrio dirawat.

"Permisi, pak Satrio bisa pindah ya ke ruang rawat karena kondisi nya sudah stabil," ucap prof Gunawan dan tersenyum ramah.

"Baik dok," jawab Satrio dengan suara lirih nya.

"Alhamdulillah Nov Satrio sudah stabil kondisi nya," ucap ibu Inggit kepada Novia dengan mata yang berkaca-kaca seraya memeluk Novia.

"Alhamdulillah ya bu." Novia pun meneteskan air matanya.

Satrio pun dipindahkan ke ruang rawat inap karena kondisi nya yang sudah lumayan stabil. Jadwal operasi Satrio di undur menjadi lusa mengingat banyak yang perlu di persiapkan oleh prof Gunawan dan pihak rumah sakit, agar operasi nya berjalan lancar tanpa ada kemungkinan buruk apapun.

Satrio kini sudah dipindahkan ke ruang rawat inap, Novia tetap berada di samping Satrio tak ingin sedikitpun meninggalkan kekasih nya itu. Sementara itu Ibu Inggit pulang ke rumah di antarkan oleh Vano, mengambil beberapa keperluan untuk Satrio. Sedangkan Adam sedang bertugas di rumah sakit itu.

"Mas," panggil Novia kepada Satrio dengan suara lembut.

"Iya sayang." Tersenyum dengan wajah yang sayu.

"Makan dulu ya Novia suapin, besok sore kan mas udah mulai disuruh puasa sama dokter. Soalnya pagi nya kan mas mau di operasi." Novia menawarkan dengan nada yang lembut.

"Iya sayang," ucap Satrio patuh.

Novia menyuapi Satrio dengan penuh ketelatenan. Setelah selesai makan Novia memberikan minum kepada Satrio. Namun, saat memberikan minum Satrio tersedak dan batuk-batuk.

"Mas, maaf ya mas Novia ngasih minum nya gak hati-hati." Wajah sangat merasa bersalah.

"gak apa-apa sayang ini bukan salah kamu, uhukkk........uhukkkkk." Satrio terus saja batuk hingga dia terasa ingin muntah dan dia memuntahkan di tanganya.

"Mas.........mas gak papa? sebentar aku ambil tissu," tanya Novia dengan raut wajah penuh kekhawatiran.

Novia memberikan tissu nya kepada satrio untuk mengelap tangan nya. Novia terkejut air mata nya jatuh tanpa komando dan kaki nya langsung gemetar ketika melihat tangan dan mulut Satrio dipenuhi oleh darah.

"Mas," teriak Novia dengan cepat langsung membersihkan tangan dan mulut Satrio yang dipenuhi darah.

Setelah selesai membersihkan darah nya Novia langsung dengan cepat ingin memanggil dokter. Namun tangan Novia ditahan oleh Satrio.

"Sayang mau kemana." Memegang tangan Novia agar tidak pergi meninggalkan nya.

"Aku mau panggil dokter mas." Dengan raut wajah yang khawatir dan mata yang berkaca-kaca.

"Gak usah ya, kamu disini aja nemenin aku," pinta Satrio dengan suara berat nya.

"Tapi mas aku gak mau kamu kenapa-napa." Kembali duduk dan menangis.

"Aku gak apa-apa sayang." Mencoba bangun dan langsung memeluk Novia.

"Aku sayang kamu mas, aku gak mau kehilangan kamu, aku gak sanggup mas." Memeluk erat Satrio dan menangis tersedu-sedu.

"Aku juga sayang banget sama kamu." Memeluk erat Novia.

Satrio tak mampu membendung air mata nya, namun ia harus tetap kuat. Satrio mencoba menenangkan Novia dengan mengelus punggung Novia dan berkata bahwa dia sayang dengan Novia dan dia baik-baik saja.

Setelah menangis cukup lama, kini Novia duduk di samping Satrio dan terus memegang tangan Satrio.

"Mas, mas mau minum?" tanya Novia dengan mata yang masih sembab.

"Iya, aku haus banget." Seraya memegang lehernya yang terdengar serak.

Novia memberikan minum dengan sangat hati-hati, karena ia takut Satrio tersedak lagi. Setelah memberikan minum kepada Satrio, Novia kembali memegang tangan Satrio dipandang nya kekasihnya itu dengan lekat. Hingga tak terasa akhirnya waktu magrib pun tiba.

"Mas, Novia mau ambil wudhu dulu ya mau sholat magrib," pungkas Novia.

"Mas dulu ya yang sholat nanti baru kamu," pinta Satrio.

"Iya mas," ucap Novia patuh dan langsung bergegas mengambil air wudhu.

Setelah Satrio selesai sholat, kini bergantian dengan Novia yang sholat. Setelah selesai sholat Novia membaca ayat-ayat Al-Qur'an beberapa menit, hingga tak terasa Satrio pun tertidur mendengar merdu suara lantunan ayat Al-Qur'an yang terucap dari bibir Novia.

"Eh, mas udah tidur," Gumam Novia sambil tersenyum melihat calon suami nya yang tertidur pulas.

Novia pun membaringkan kepala nya di tepi ranjang Satrio. Dan mungkin sangking lelahnya ia menangis sampai-sampai ia ikut ketiduran di samping Satrio. sekitar satu jam lebih Novia terbangun terkejut mendengar suara ibu Inggit dan adik-adik satrio yang datang. Sebenarnya ibu Inggit tak ingin membangunkan Novia, namun saat itu Vano dan Idris berisik hingga membuat Novia terbangun. Novia terlalu sensitif kalau mendengar suara yang agak ramai.

"Eh, ada ibu." Mencoba membuka matanya yang sudah sangat sembab karena terlalu banyak memangis.

"Maaf ya sayang, ibu sebenarnya gak mau kamu bangun. Karena ibu tau kamu pasti capek banget jagain Satrio." Mengelus pundak Novia dengan lembut.

"cuma ini ni dua anak ini ribut banget suara nya." Mencubit satu persatu pinggang Idris dan Vano.

"Aduhh....... duh..... bu kok aku si yang ribut kan Idris," jawab Vano sembari meringis kesakitan.

"Ih apaan si orang kak Vano juga yang ribut duluan," ujar Idris dengan muka tak terima.

"Udah-udah orang juga udah pada besar tapi masih suka ribut," ujar ibu inggit seraya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua putra nya.

"Satrio tidur nov?" tanya ibu Inggit.

"Iya bu tadi pas Novia lagi ngaji, eh tau-tau dia udah tidur." Tersenyum.

"Syukur deh, biarin aja dia istirahat. awas ya kalo sampe kakak kalian bangun karena suara berisik dari kalian ibu sentil ginjal kalian." Ibu inggit memarahi Vano dan juga Idris.

Novia hanya terkekeh melihat ibu Inggit yang memarahi Vano dan Idris. Setelah memarahi Idris dan Vano ibu Inggit mengajak Novia mengobrol di luar. merekapun duduk di kursi depan ruangan Satrio.

"Sayang kamu mau nginep sini jagain Satrio?" tanya ibu Inggit kepada calon mantu nya seraya mengelus pundak nya.

"Iya bu, Novia mau disini jagain mas Satrio," jawab Novia dengan suara yang masih lemas.

"Udah izin belum sama ayah ibu kamu?" tanya ibu Inggit memastikan.

"Sudah bu tadi pas Novia berangkat Novia udah bilang mau nginep rumah sakit," ujar Novia menjelaskan.

"Yasudah kalo kamu mau jagain Satrio disini, ibu akan pulang nanti, karena yang jaga hanya boleh satu orang." Mengelus punggung Novia.

"Oh hanya boleh satu orang ya bu? aku fikir ibu juga akan disini nemenin mas Satrio."

"Enggak sayang, peraturan dari rumah sakit nya begitu." Berbicara dengan sangat lembut.

"Hem.......kalo ibu mau nemenin mas Satrio gak apa-apa kok bu, Novia nanti pulang aja." Novia memilih untuk mengalah walaupun ia sangat ingin menemani Satrio tapi bagaimanapun ibu Inggit adalah ibu kandung Satrio dan pasti nya Satrio lebih butuh ibunya saat ini.

"Enggak sayang, kamu aja yang nemenin. Habiskanlah waktu bersama dia." Mata ibu Inggit berkaca-kaca.

"Ibu kenapa ngomong gitu?" tanya Novia bingung dengan perkataan Ibu Inggit.

"Enggak, gak ada apa-apa kok." Tersenyum menutupi kesedihan nya.

"Bu," panggil Novia dengan lembut.

"Iya sayang," jawab ibu Inggit seraya menoleh ke arahnya.

"Novia minta maaf ya," ucap Novia dengan wajah bersalah nya.

"Loh kenapa kamu minta maaf sayang?" tanya ibu Inggit bingung.

"Tadi mas Satrio muntah darah Novia udah mau lari panggil dokter, tapi tangan Novia ditahan sama mas Satrio dia gak mau Novia panggilin dokter untuk dia. Novia khawatir bu Novia takut mas Satrio kenapa-kenapa," ucap Novia sambil menangis.

Tanpa berbicara sepatah kata pun ibu Inggit langsung memeluk Novia dan menangis tersedu-sedu. Novia yang merasakan prilaku ibu Inggit agak aneh, berfikir bahwa sepertinya ada yang disembunyikan oleh calon ibu mertua nya itu.

1
Prima Ellyana
Lanjut dong
Zudiyah Zudiyah
oohhhh, trnyta ma" Andra kurng suka sm Novia mgkn d qra klakuannya sm kyak Mutia kk' Novia , untung ma"nya Andra g suka sm Tasya.
Zudiyah Zudiyah
ma" brdamailah, thoh Novia jg g prna nyakiti ht ma"
Zudiyah Zudiyah
maaf thor, aq keasyikn bacanya jd lupa komen 😁 ttp smangt thor 💪💪 smoga seht sll
Zudiyah Zudiyah
untung pa"nya baik, gmn ma"nya ni pa baik jg?
Zudiyah Zudiyah
knp kmu ngikut tinggl sm pa" ma" aja si Nov kn mrk baik ke km drpd kmu ikut ortu kndung kmu yg plih ksih.
Zudiyah Zudiyah
mudah" Andra trs baik klo jd nikh jg ttp jd suami yg baik & syg sm Novia
Zudiyah Zudiyah
knp Novia nyari ht trluna lg, uda tau klo hub Mutia sm Andra putus gara" g dsetujui orng tus Andra qo malah mau pacarn sm Andra, Andra jg knp cari mslah lg?
Zudiyah Zudiyah
knp hrs ada Andra? knp Novia g sma Vano aja sih?? krn mrk baik smua, entar Andra jaht lg dia mendkti Novia cma untk bls dndam krn d putusin ka"knya Novie hem 😔
Zudiyah Zudiyah
aq pkir pesan Satrio meminta agar Novia menikh dg Vano trnyata pnyakit yg d deritanya 😔 smangt" Nov life must go on 💪💪💪
Zudiyah Zudiyah
knpa dbikin mninggl thor Novia bu Inggrid & adik" Satrio sabar ikhlskn!Satrio orang yg baik krn itu d syg Allah melebihi ksih syg klian smua, smga husnul khotimah Aamiin
yeling andriani
nggak ada lnjutannya ya thor
Nova Carol Tampubolon
Baca dr awal shay... justru itu org tua kandung nya. 💖😅
Sya'wanah
Yach ... bikin aku mewek lg.
ih ... kakak jahat .tak ksh tau ya, aku tu bacanya part ini jam 00.53
tau efek JK mlm2 nangis. so pasti besuk udah mata panda, besar2 n jelek lg bentuk mataku.
uch. . kakak ngeselin. jangan bikin nangis Mulu donk
Sya'wanah
berderai air mataku.
vote nya d part atas sudah lho kak. biar tambah semangat aja.
jangan banyak jatuhin air mataku lg kak.....
Sya'wanah
wow. kenapa tokoh utama bisa meninggal.
kl meninggal berarti Satrio cma tokoh utama d awal cerita.
meskipun begitu , aku tetep suka n penasaran bc sampai akhir. semoga d akhir bisa ksh vote bt kakak,
Sya'wanah
waduh ... tanggung jawab donk kak, ni air mataku buanyak yg tumpah.
hayooo gmna cara ngembaliin senyum Van ku tersayang
Sya'wanah
kak, kok seri brambang bawangnya buanyak ya.gak kasihan Ama kita yg ngeluarin air mata nich.
Whella Nya Chony
gak lanjut2 thor
Eman Sulaeman
kaya ke babu aja tuh ke anak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!