NovelToon NovelToon
SILENT RESIDUE

SILENT RESIDUE

Status: tamat
Genre:Action / CEO / Cinta setelah menikah / Tamat
Popularitas:23.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dunia Seleb

lent Residue mengisahkan pernikahan tanpa cinta antara Nathan Ryu, seorang putra mahkota Ryu Corp yang memilih mengabdi sebagai Kapten Pasukan Khusus, dan Alveera Mayra, dokter magang idealis yang terpaksa setuju menikah demi menyelamatkan posisi keluarganya di dunia medis. Hubungan dingin mereka yang penuh jarak diuji ketika mereka bertemu di zona konflik Distrik Marvella, di mana Alveera baru menyadari bahwa suaminya yang kaku adalah "malaikat maut" yang paling ditakuti di medan perang. Namun, bara konflik yang sesungguhnya baru dimulai saat mereka kembali ke pusat kota; Nathan harus menjabat sebagai CEO untuk melindungi Alveera dari sabotase bisnis, tepat saat mantan kekasih Nathan muncul kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dunia Seleb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGGEREBEKAN DI RUMAH KACA

Lampu strobo merah dan biru memantul di permukaan aspal yang basah, menciptakan siluet yang mencekam di depan gerbang raksasa kediaman Ryu. Alveera Mayra berdiri di samping mobil komando Jaksa Agung, kepalanya dibalut perban putih yang mulai merembeskan sedikit darah. Meski tubuhnya gemetar karena trauma kecelakaan tadi, matanya memancarkan api keberanian yang belum pernah terlihat sebelumnya.

"Unit satu masuk lewat pintu belakang! Unit dua lumpuhkan sistem keamanan pusat!" perintah Kepala Tim SWAT melalui radio.

Alveera tidak bisa menunggu di luar. Ia tahu setiap detik sangat berharga bagi Nathan Ryu. "Jaksa, saya tahu jalan rahasia menuju ruang bawah tanah. Biarkan saya ikut!"

"Terlalu berbahaya, Dokter!"

"Suami saya ada di sana dan dia sedang sekarat karena luka tembak yang belum sembuh! Jika kalian terlambat, kalian hanya akan membawa pulang mayat!" teriak Alveera, suaranya membelah kebisingan sirene.

Dengan rompi pelindung yang kebesaran di tubuhnya, Alveera mengikuti tim taktis masuk ke dalam rumah yang pernah ia tinggali. Suara baku tembak pecah di aula utama. Para pengawal pribadi Tuan Ryu yang setia mulai tumbang satu per satu.

---

Di ruang bawah tanah, bau amis darah bercampur dengan asap cerutu yang menyesakkan. Tuan Ryu Chang-wook menatap layar monitor yang menampilkan pasukan polisi merangsek masuk. Wajahnya yang tenang kini berubah menjadi topeng kemarahan yang mengerikan.

"Sepertinya istrimu lebih cerdik dari yang kukira, Nathan," desis Tuan Ryu. Ia mengeluarkan sebuah pistol kecil dari balik jasnya dan menodongkannya tepat ke kening Nathan yang terkulai lemas di kursi besi. "Jika aku harus jatuh, aku akan memastikan kau menjadi residu pertama yang kuhancurkan."

Nathan membuka matanya yang bengkak. Ia tersenyum tipis, darah menetes dari sudut bibirnya. "Lakukan... Ayah. Tapi kau tidak akan pernah bisa menghapus... mawar di jiwaku."

*BRAK!*

Pintu baja ruang bawah tanah diledakkan. Cahaya putih membutakan menyelimuti ruangan.

"JANGAN BERGERAK! ANGKAT TANGAN!"

Tuan Ryu mencoba menarik pelatuknya, namun sebuah tembakan dari penembak jitu polisi menghantam lengannya hingga pistolnya terpental. Ia menjerit kesakitan, jatuh berlutut di atas lantai marmer yang dingin.

Alveera berlari menerobos asap, mengabaikan peringatan polisi. Ia jatuh berlutut di depan Nathan, tangannya yang gemetar segera memeriksa denyut nadi di leher suaminya tepat di atas tato mawar itu.

"Nathan! Nathan, ini aku... Alveera," isak Alveera sambil mencoba membuka ikatan rantai di tangan Nathan.

Nathan tersedak, batuk darah, namun ia perlahan memfokuskan pandangannya pada wajah Alveera. "Kau... kau datang... Dokter cerewet..."

"Jangan bicara! Tetaplah bersamaku!" Alveera berhasil melepaskan rantai itu. Ia mendekap tubuh Nathan yang lemas ke dadanya. "Tim medis! Cepat ke sini!"

Di sudut ruangan, Tuan Ryu yang sudah diborgol menatap mereka dengan kebencian yang mendalam. "Kau pikir ini sudah selesai? Kau baru saja menghancurkan kekaisaran yang kubangun untukmu, Nathan! Kau akan hidup dalam kemiskinan dan kehinaan!"

Nathan bersandar di bahu Alveera, menatap ayahnya untuk terakhir kalinya. "Aku lebih baik hidup sebagai rakyat jelata dengan hati yang bersih, daripada menjadi raja di atas tumpukan mayat anak buahku sendiri. Selamat tinggal... Tuan Ryu."

Saat Nathan diangkat ke atas tandu, ia mencengkeram tangan Alveera erat-erat. "Alveera... jangan lepas... kumohon."

"Aku di sini, Nathan. Aku akan menjagamu selamanya," bisik Alveera, mencium tangan Nathan yang penuh luka.

Mobil ambulans melaju kencang meninggalkan kediaman Ryu yang kini disegel oleh garis polisi. Dinasti mawar yang penuh duri itu telah runtuh, namun di tengah puing-puingnya, sebuah kehidupan baru mulai bernapas.

Tetapi, di kejauhan, sebuah mobil hitam misterius mengikuti ambulans tersebut dari jarak jauh. Pengkhianatan keluarga Ryu mungkin berakhir, namun musuh-musuh bisnis yang selama ini ditekan oleh Tuan Ryu kini melihat Nathan sebagai target yang empuk.

---

1
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻
Emi Sudiarni
kren critanya
Nia nurhayati
jangan menyerah dan putus asa alviera ayo semangattt
Nia nurhayati
mampir thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!