NovelToon NovelToon
Tetanggaku Adalah Bossku

Tetanggaku Adalah Bossku

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / CEO / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: regin

Mohon Dukungannya ya Para Reader🥰😉
.
Untuk like+Rate+Vote+Favo😉💖. (Dukungan kalian berharga banget buat author 🥰)
.
Go Follow Ig : @Regin.rosee
.
.
(Area 18+)
*******
.
Zanna Kirania Zein, seorang wanita cantik, berusia 24 tahun, yang baru saja di terima bekerja di perusahaan konstruksi yang terkenal di Negara X, Wijaya Kontruksi. Karena perusahaan tersebut sangat jauh dari kota asalnya, Zanna terpaksa harus tinggal di sebuah unit apartemen milik tantenya yang sudah tidak di tempati, karena sang Tante harus mengikuti suaminya tinggal di luar Negeri.

Nasib buruk terus menimpa Zanna, ketika dia tahu jika tetangga sebelah nya itu adalah Direktur Utama di tempat ia bekerja.

Bertetangga dengan boss, membuat Zanna merasa stres, apalagi bossnya itu terkenal kejam di tempat kerja.

Tapi siapa sangka.. di antara mereka mulai tumbuh benih-benih cinta.

bagaimana kisah selanjutnya?. yuk pantengin terus cerita Tetanggaku adalah Bossku 😊🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon regin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 : Makan malam..

Rembulan Restauran

"Beb, maaf ya.. aku nggak peka. Kalau kamu itu sebenarnya ingin makan malam berdua sama aku..., dan aku bodoh udah nyuruh kamu buat ajak Fira." Ucap Bagas sambil menggenggam tangan Zanna

"Iya, nggak apa-apa, Beb." Balas Zanna sambil tersenyum.

"Dan, kalau boleh jujur. Sebenernya.. aku itu, tadi cemburu.. liat kamu bukain kancing kemejanya Pak Daffin."

"Ya meskipun.. dia itu bos kamu, tapi nggak semuanya perintah dia, harus kamu turutin. Seharusnya kamu tolak permintaan dia, Beb. Terutama permintaan nya yang nyeleneh." Lanjut Bagas lagi.

Tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri tempat meja Zanna dan Bagas berada.

"Khemm.."

Suara orang yang berdehem itu membuat Zanna dan Bagas tersentak. Mereka berdua sama-sama menoleh ke sumber suara tersebut.

"Pak Daffin?!" Pekik Zanna dan Bagas secara bersamaan.

Lalu dari belakang Daffin, muncul lagi seseorang yang membuat Zanna dan Bagas terkejut, dan secara bersama-sama mereka membelalakkan matanya.

"Fira?!" Pekik Bagas dan Zanna secara bersamaan.

"Mereka, berdua ngapain kesini sih.." Batin Zanna yang sedikit kesal.

Disisi lain, Fira merasa tak enak, karena sudah mengganggu waktu berdua Zanna dan Bagas.

"Pasti Zanna marah nih sama aku. Pak Daffin, lagi.. kenapa ngajak makan aku kesini sih." Batin Fira kesal.

Daffin memandangi wajah Zanna, dia benar-benar terpesona dengan kecantikan Zanna.

"Kamu cantik banget Zan." Batin Daffin sambil tersenyum tipis.

Fira yang berdiri di samping Daffin. Sangat heran melihat Daffin yang terus saja terdiam.

"Pak.. pak.. kok diem." Bisik Fira kepada Daffin.

Tak lama kemudian, Daffin pun sadar dari lamunannya.

"Saya, sama Fira boleh ya... gabung sama kalian berdua.." Pinta Daffin yang membuat Zanna tersentak.

Bagas menarik nafasnya dalam-dalam dan membuangnya dengan kasar.

"Ya, udah boleh.. Pak." Ucap Bagas setuju.

Zanna membelalakkan matanya ketika mendengar perkataan Bagas.

"Lah.. kok Kak Bagas malah ngebolehin sih.. padahal aku kan ingin makan berdua aja sama kak Bagas." Batin Zanna kesal, sambil menatap serius Bagas yang duduk di hadapan nya.

"Oke, bagus." Ucap Daffin. Sambil duduk di samping Zanna. Sedangkan Fira, duduk di samping Bagas.

Setelah duduk, Daffin menatap tajam ke arah Bagas. "Berani banget dia, tadi udah menghasut Zanna, supaya nggak nurutin perintah aku." Batin Daffin yang sedikit kesal.

Tak lama kemudian, seorang pelayan datang menghampiri tempat meja Zanna, Bagas, Daffin dan Fira berada.

Pelayan itu membawa pesanan makanan. Zanna dan Bagas.

"Mas, Mbak, ini pesanannya ya." Ucap pelayan itu sambil dan menyimpan nya di hadapan Zanna dan Bagas.

Daffin melirik ke arah makanan Zanna.

"Mas, saya pesen yang sama kaya cewek cantik di sebelah saya ini ya.." Ucap Daffin yang tersenyum tipis kepada seorang pelayan.

Sontak ucapan Daffin itu membuat Zanna, Bagas dan Fira membelalakkan matanya.

"Pak Daffin.. apa-apaan sih. Mana mujinya di depan Kak Bagas lagi.." Batin Zanna kesal.

Sedangkan Bagas mencoba menahan emosinya.

"Oh iya, kalau kamu pesen apa, Fir?" Tanya Daffin.

"Sa.. sa.. samain aja, Kak." Jawab Fira terbata-bata.

"Duh, Pak Daffin.. bikin rusuh aja sih." Batin Fira, sambil memicingkan matanya ke arah Daffin.

Tak lama kemudian seorang pelayan itu pun pergi meninggalkan tempat meja Zanna, Bagas, Daffin dan Fira berada.

Zanna dan Bagas, merasa tak enak jika harus menyantap makanannya terlebih dahulu sebelum Daffin dan Fira.

Zanna berniat menyantap makanan nya, jika makanan Daffin dan Fira sudah tiba. Hal itu pun di lakukan pula oleh Bagas.

"Zan, Kak Bagas. Kenapa kalian belum makan.. makanannya?" Tanya Fira sambil mengerutkan dahinya.

Zanna menghela nafasnya dengan lembut, lalu iapun melirik ke arah Fira.

"Nanti aja.. kalau makanan..kamu sama Pak Daffin udah ada.." Jawab Zanna.

Bagas pun mengangguk kan kepalanya. "Iya, sama kakak juga. Makannya.. kalau makanan Pak Daffin sama Fira udah ada." Jawab Bagas sambil tersenyum tipis.

Daffin mengerutkan dahinya ketika mendengar perkataan Bagas, dan Zanna.

"Wah.. wah.. kalian itu.. kompak banget ya. Kaya pasangan kekasih aja." Ucap Daffin sambil melirik ke arah Zanna dan Bagas.

Ucapan Daffin itu membuat Zanna, Bagas dan Fira terdiam.

Bagas pun memberanikan untuk membuka mulutnya.

"Hmm, iya kita emang pasangan kekasih, Pak." Ucap Bagas sambil menatap Daffin.

Daffin pun menatap Balik ke arah Bagas. "Hmm, gitu." Balas Daffin singkat sambil tersenyum tipis.

Zanna tersentak ketika mendengar ucapan Bagas.

"Ish, Kak Bagas kenapa sih.. pake ngasih tau segala ke Pak Daffin." Batin Zanna kecewa.

Tak lama kemudian, seorang pelayan tiba dan membawa pesanan makanan Fira dan Daffin.

Mereka berempat pun memulai memakan makan malam mereka.

Ketika sedang memakan, makanannya. Zanna merasa kesulitan ketika memotong daging Steak.

"Duh.. kok susah banget sih.." Batin Zanna yang kesulitan.

Bagas yang duduk dihadapan Zanna. Melirik kearah Zanna, dia melihat Zanna tengah kesulitan saat memotong daging steak.

"Beb.. kenapa?" Tanya Bagas.

"Ini, daging steak nya susah banget di potongnya.." Jawab Zanna yang masih berusaha mencoba memotong daging steak tersebut.

Bagas pun berniat akan membantu Zanna untuk memotong daging steak tersebut.

"Ya.. udah. Sini.. sama aku.. di poto...ng.."

"Hmm, sini aja sama saya.." Ucap Daffin yang langsung mengambil piring Zanna. Bagas membelalakkan matanya ketika melihat Daffin langsung mengambil piring milik Zanna.

Daffin pun langsung memotong daging steak milik Zanna dengan fokus. Tak butuh waktu yang lama. Daging steak , sudah selesai Daffin potong dengan rapih.

"Nih..." Ucap Daffin tersenyum tipis. Sambil memberikannya kepada Zanna.

"Hmm, ma..ka..sih, Pak." Zanna segera mengambil piring miliknya. Dan memulai memakan makanannya.

Sesekali Zanna melirik kearah Bagas. Zanna melihat Bagas hanya terdiam. Dan dari raut wajah nya sangat terlihat jika Bagas seperti cemburu.

"Duh.. kenapa sih malah jadi kaya gini.." Gumam Zanna yang masih mengunyah makanannya.

Daffin yang duduk di samping Zanna sesekali melirik Zanna yang tengah memakan makanannya.

Tiba-tiba Daffin tersentak ketika melihat bibir Zanna belepotan.

"Zan.. bentar.. bibir kamu belepotan.. sini saya bersihin.." Dengan segera, Daffin mendekatkan wajahnya dengan wajah Zanna, lalu membersihkan bibir Zanna yang belepotan dengan jempol tangan kanannya.

Setelah itu, dengan segera, Daffin mengulum jempol tangan kanannya itu.

"Hmm, enak." Ucap Daffin dengan santai.

Bagas dan Fira tersentak ketika melihat tingkah Daffin kepada Zanna.

"Duh.. Pak Daffin.. apa-apaan sih.." Batin Zanna sambil menekuk wajahnya.

.

.

.

🌸🌸🌸🌸🌸🌸 Bersambung 🌸🌸🌸🌸🌸

1
nana supriyatna
Luar biasa
andi nita
gmn crtany bd lantai thor bab sblmnya tetanggaan 304,305 hhmm
andi nita
hhhm thorny kurng teliti zanna gk hrs liat papan nama bs tau it dirut pa bln kn psti sblm msk da tulisan dirut d'pintu msk masa gk da thor klupn gk da msk zanna gk tau it ruangan dirut
Fitriyani
ky sekolah y,ada bel istirahat nya 🤭
Anonim
😅
Anonim
🤣
Yunita aristya
di tunggu lanjutan nya
Yunita aristya
mampir
Rien Pun Okti
lah??bukan daffin yg memperhatikan kamu dari arah seberang waktu rapat??
Qurratul A'yun
lnjut donk authoooor bagus nih ceritany
Regin_Rose🌸
hai guys, lanjutan dari kisah zanna dan daffin lagi on going yaa 🤭
Masra Muliadi
makasi thor ceritax bgs banget👍👍👍
Tantini Tan
ditunggu ya cerita selanjutnya, suka bacanya, ceritanya gk meluas ksana ksini, 👍👍👍👍
Nani Mardiani
Hahahaha ....Davin.... Davin.. bucin... bucin lo ntar, makanya jangan ngehina.
Anonim
seneng bgt kalo episode nya g panjang kaya gini 🥰🥰 semangat thor 💪🏻💪🏻
Rini Haryati
bagus
sukses
semangat
mksh
maredni Jiba
semoga terjadi biar bucin akut
maredni Jiba
😂😂😀
maredni Jiba
😂😂biasa org jatuh cinta ya bgtu,knpa sekertaris RI tdk mencoba sama seila
maredni Jiba
si nyamuk😂😂🤦
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!