Dunia fantasy dengan sistem yang digolongkan dari g hingga ssssr(tingkat tertinggi yang jarang ada). Guild SSAWF adalah salah satu aktivitas petualang tebesar di wilayah barat, sementara altar jiwa muda adalah tempat kelahiran Pattisiwiana Klobahrgeevinik sebuah lokasi yang dipercaya memiliki hubungan dengan sumber energi dunia namun belum pernah terungkap secara jelas.
Pattisiwiana (sering dipanggil Patti) adalah pemuda yang sejak kecil mendambakan menjadi petualang. Karna tidak memiliki bakat tempur atau sihir yang terlihat, ia hanya bisa bergabung ke regu scarlet Blades sebagai pembantu penghasil hasil buruan monster. Anggota regunya selalu merendahkannya, menyebutnya "bodoh dan tidak berguna" karena tidak mengerti taktik atau kesulitan mengikuti instruksi pada misi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon djase, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEMBALI KE DESA DAN MASA DEPAN YANG LEBIH TERANG
Perjalanan pulang dari Gua Bayangan jauh lebih mudah daripada perjalanan ke sana. Tanpa energi gelap yang mengganggu dan kontaminasi yang menyebar, alam sekitar terasa lebih hidup dan penuh dengan warna. Udara menjadi lebih segar, dan mereka bahkan bisa melihat beberapa makhluk kecil yang mulai kembali ke area yang dulunya ditinggalkan karena bahaya.
Saat mereka mendekati desa pertama yang terkena dampak, mereka melihat tanda-tanda perubahan yang signifikan. Meskipun masih ada orang yang sakit, suasana di desa tidak lagi sesuram sebelumnya. Warga yang sedikit lebih sehat berkumpul di jalan-jalan, membersihkan puing-puing dan mulai merawat tanaman yang masih bisa diselamatkan.
“Kelihatannya mereka sudah mulai merasa harapan kembali,” ucap Luminarianna dengan senyum lembut saat mereka memasuki desa. Seorang anak kecil yang sedang bermain di depan rumah melihat mereka dan langsung berlari untuk memberitahu orang lain tentang kedatangan mereka.
Segera setelah mereka tiba, pemimpin desa dan beberapa orang tua berkumpul untuk menyambut mereka dengan wajah yang penuh dengan harapan. “Kami merasakan perubahan di udara,” ucap pemimpin desa dengan suara yang penuh dengan emosi. “Sumber air kita mulai kembali jernih, dan beberapa orang yang sakit mulai merasa lebih baik. Apakah kalian berhasil?”
Patti mengangguk dengan senyum yang penuh dengan kegembiraan. “Kita telah menemukan sumber masalah dan mengatasinya secara permanen,” jawabnya dengan suara yang jelas sehingga semua orang bisa mendengarnya. “Kontaminasi sudah tidak akan kembali lagi, dan sekarang kita bisa fokus pada pemulihan penuh desa ini dan desa-desa sekitarnya.”
Kabar tentang keberhasilan mereka menyebar dengan cepat seperti kebakaran hutan. Warga desa berkumpul di lapangan utama dengan wajah yang penuh dengan kegembiraan dan rasa lega. Beberapa orang yang masih lemah bahkan terdorong untuk datang dan mengucapkan terima kasih dengan mata yang berkaca-kaca karena emosi.
“Kalian telah menyelamatkan kita semua,” ucap seorang wanita tua yang telah kehilangan dua orang anaknya karena penyakit tersebut. Dia meraih tangan Patti dengan erat-erat, dengan air mata kegembiraan mengalir di wajahnya. “Kami tidak akan pernah bisa melupakan apa yang telah kalian lakukan untuk kami.”
Patti merasa hati nya menjadi hangat mendengar kata-kata tersebut. Dia segera mulai bekerja dengan teman-temannya dan penyihir lokal untuk menyebarkan ramuan pembersih yang mereka buat dari Bunga Pembebas Jiwa dan bahan-bahan alami lainnya. Mereka mengoleskannya ke sumber air, tanah, dan bahkan pada pepohonan yang terkena kontaminasi, melihat dengan kagum bagaimana alam mulai pulih dengan kecepatan yang luar biasa.
Dalam beberapa hari berikutnya, perubahan di desa sangat mencolok. Sumber air menjadi jernih kembali, tanaman mulai tumbuh dengan subur, dan orang-orang yang sakit menunjukkan kemajuan yang pesat dalam pemulihan mereka. Luminarianna mengajar warga desa tentang cara menggunakan sihir api untuk membersihkan dan menyterilkan area yang terkena dampak, sementara Borthworgiann membantu memperbaiki rumah-rumah dan fasilitas desa yang rusak akibat kontaminasi.
Corviniann bekerja dengan anak-anak muda desa untuk mengajari mereka dasar-dasar sihir informasi dan bagaimana mengidentifikasi tanda-tanda bahaya magis di masa depan. “Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan,” katanya saat memberikan pelatihan kepada sekelompok anak muda yang antusias. “Dengan pengetahuan ini, kalian bisa melindungi desa kalian dari bahaya serupa di masa depan.”
Patti sendiri menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merawat orang-orang yang masih sakit dan mengajar penyihir lokal tentang cara menggunakan tanaman obat dan sihir penyembuhan untuk membantu pemulihan mereka. Dia juga memberikan beberapa bibit Bunga Pembebas Jiwa kepada desa tersebut, mengajari mereka cara menanam dan merawatnya agar mereka memiliki sumber penyembuhan sendiri jika dibutuhkan di masa depan.
“Kita tidak bisa selalu ada di sini untuk membantu kalian,” ucapnya saat menunjukkan cara merawat bibit tersebut. “Jadi penting bagi kalian untuk bisa melindungi diri sendiri dan saling membantu satu sama lain. Itulah cara komunitas yang kuat dan tangguh dibangun.”
Selama mereka berada di desa, mereka juga menerima kunjungan dari delegasi dari desa-desa sekitar yang juga terkena dampak. Patti dan teman-temannya dengan senang hati berbagi pengetahuan dan ramuan mereka dengan mereka, membantu mereka memulai proses pemulihan di daerah masing-masing. Mereka juga menyusun rencana kerja sama antara desa-desa tersebut dan Guild SSAWF, sehingga mereka bisa saling membantu dan mendapatkan bantuan lebih cepat jika ada masalah serupa di masa depan.
Pada hari kelima setelah mereka kembali dari Gua Bayangan, seluruh desa berkumpul untuk merayakan pemulihan mereka dan menyambut kedatangan delegasi dari guild yang datang untuk mengevaluasi situasi. Marthandelion sendiri hadir bersama dengan beberapa ahli guild lainnya, membawa kabar bahwa pemerintah daerah telah menyetujui untuk memberikan bantuan finansial dan sumber daya bagi desa-desa yang terkena dampak.
“Kalian telah menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan tekad yang kuat, tidak ada masalah yang tidak bisa diatasi,” ucap Marthandelion dalam pidatonya di depan kerumunan warga desa. “Kerja keras tim ini tidak hanya menyelamatkan nyawa banyak orang, tapi juga telah menginspirasi kita semua untuk melakukan lebih banyak hal untuk membantu komunitas di sekitar kita.”
Dia kemudian menyerahkan piagam penghargaan kepada pemimpin desa dan beberapa warga yang telah menunjukkan keberanian luar biasa selama masa kesusahan. “Desa ini telah membuktikan bahwa kekuatan komunitas yang kuat bisa mengatasi bahkan tantangan yang paling sulit,” lanjutnya. “Guild SSAWF bangga bisa bekerja sama dengan kalian dan akan selalu siap untuk memberikan bantuan apa pun yang kalian butuhkan di masa depan.”
Setelah acara perayaan selesai, Patti dan teman-temannya menghabiskan beberapa hari lagi untuk memastikan bahwa semua desa di daerah tersebut sedang dalam jalur pemulihan yang benar. Mereka membantu membangun sistem pemantauan untuk memastikan bahwa kontaminasi tidak akan kembali, serta menyusun panduan lengkap tentang cara merawat sumber daya alam dan mengidentifikasi tanda-tanda bahaya magis.
Pada malam sebelum mereka kembali ke kompleks guild, mereka berkumpul di tepi sungai yang sudah kembali jernih, melihat ke arah langit yang penuh dengan bintang-bintang. Udara segar dan sejuk menyegarkan paru-paru mereka, dan mereka bisa mendengar suara katak dan serangga yang kembali menghiasi malam dengan nyanyian mereka.
“Ingatkah kamu ketika kita pertama kali datang ke sini?” tanya Corviniann dengan suara yang penuh dengan nostalgia. “Desa ini terlihat seperti tempat mati, dan kami tidak tahu apakah kita akan bisa membantu mereka atau tidak.”
“Kita selalu punya harapan,” jawab Patti dengan senyum lembut. “Bahkan ketika semuanya tampak tidak mungkin, kita tidak pernah menyerah. Itulah yang membuat kita kuat sebagai tim.”
Luminarianna menyandarkan kepalanya pada bahu Borthworgiann, melihat dengan kagum pada pemandangan desa yang mulai kembali hidup. “Kita telah melakukan hal yang luar biasa,” katanya dengan suara yang penuh dengan rasa pencapaian. “Banyak nyawa yang kita selamatkan, dan banyak harapan yang kita bawa kembali.”
“Tetapi kita juga belajar banyak hal dari pengalaman ini,” tambah Borthworgiann dengan suara yang mendalam. “Kita belajar bahwa bahaya bisa datang dari mana saja, dan bahwa kita harus selalu siap untuk melindungi mereka yang tidak bisa melindungi diri sendiri. Kita juga belajar bahwa kerja sama antara komunitas adalah kunci untuk mengatasi masalah besar seperti ini.”
Mereka berdiri di sana selama beberapa saat lagi, menikmati kedamaian malam dan merenungkan perjalanan yang telah mereka lalui. Mereka tahu bahwa masih banyak tantangan yang akan datang di masa depan – dunia yang luas penuh dengan masalah yang perlu diatasi dan orang-orang yang membutuhkan bantuan. Tapi dengan pengalaman yang mereka miliki dan persahabatan yang semakin kuat di antara mereka, mereka merasa siap untuk menghadapi apa pun yang akan datang.
Pada pagi hari berikutnya, mereka kembali ke kompleks Guild SSAWF dengan hati yang penuh dengan rasa syukur dan tekad yang baru. Mereka disambut dengan sorakan kegembiraan dan tepuk tangan yang meriah dari anggota guild lainnya, yang telah mendengar tentang keberhasilan mereka. Seraphiniana sendiri datang untuk menyambut mereka dengan pelukan yang hangat dan ucapan terima kasih yang tulus.
“Kalian telah membuat guild kita bangga,” ucapnya dengan suara yang penuh dengan kehangatan. “Apa yang kalian lakukan tidak hanya menunjukkan keahlian kalian sebagai penyihir dan petualang, tapi juga menunjukkan nilai-nilai inti guild kita – kerja sama, kebaikan hati, dan tanggung jawab untuk membantu orang lain.”
Mereka kemudian diundang untuk memberikan presentasi tentang pengalaman mereka di depan seluruh anggota guild, berbagi cerita dan pelajaran yang mereka pelajari selama misi tersebut. Presentasi tersebut diikuti dengan antusias oleh anggota guild baru dan lama, banyak yang mengambil catatan dan bertanya tentang cara mereka bisa membantu dalam upaya serupa di masa depan.
Berdasarkan pengalaman mereka, guild memutuskan untuk membentuk departemen baru yang khusus menangani masalah kontaminasi magis dan pemulihan lingkungan. Patti diangkat sebagai kepala departemen tersebut, dengan teman-temannya sebagai anggota inti yang akan membantu mengembangkan program dan memberikan pelatihan kepada anggota guild lainnya.
“Kita akan mengubah pengalaman pahit ini menjadi sesuatu yang positif,” ucap Patti dalam pidatonya saat diangkat sebagai kepala departemen. “Kita akan mengembangkan metode baru untuk mencegah dan mengatasi kontaminasi magis, serta bekerja sama dengan komunitas di seluruh dunia untuk melindungi sumber daya alam kita dan membantu mereka yang terkena dampak.”
Dalam bulan-bulan berikutnya, departemen baru tersebut berkembang dengan pesat. Mereka menerima banyak permintaan bantuan dari berbagai daerah di seluruh kerajaan, dan berhasil membantu banyak komunitas dalam mengatasi masalah kontaminasi dan pemulihan lingkungan. Patti dan teman-temannya sering keluar untuk misi lapangan, namun mereka juga menghabiskan banyak waktu untuk mengajar dan berbagi pengetahuan mereka dengan anggota guild baru.
Mereka juga bekerja sama dengan Guild Kedokteran Magis dan institusi penelitian lainnya untuk mengembangkan metode penyembuhan dan pembersihan baru yang lebih efektif. Hasil kerja sama mereka menghasilkan beberapa penemuan penting yang membantu menyelamatkan banyak nyawa dan melindungi lingkungan dari bahaya magis.
Pada malam perayaan tahunan guild, Patti berdiri di atas panggung bersama teman-temannya, menerima penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Guild SSAWF untuk kontribusi luar biasa mereka. Saat dia berdiri di sana, melihat wajah-wajah teman dan koleganya yang penuh dengan rasa hormat dan penghargaan, dia merasa bahwa dia telah menemukan tujuan sejati dalam hidupnya.
Dia berpikir tentang kampung halamannya yang sekarang penuh dengan kehidupan, tentang desa-desa yang mereka bantu di Pegunungan Beracun, dan tentang semua orang yang mereka telah bantu selama perjalanan mereka. Dia berpikir tentang teman-temannya yang telah menjadi keluarga baginya, dan tentang guild yang telah memberikan tempat bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang.
Dengan hati yang penuh dengan rasa syukur dan tekad yang kuat, dia berjanji untuk diri sendiri bahwa dia akan terus bekerja keras untuk membantu orang lain dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Dan dengan dukungan dari teman-temannya yang setia dan guild yang mendukung, dia tahu bahwa tidak ada hal yang tidak bisa dia capai.
Karena mereka telah belajar bahwa sejatinya, kekuatan terbesar yang bisa kita miliki bukanlah kekuatan sihir atau perlengkapan yang canggih, tapi kemauan untuk saling membantu, keberanian untuk menghadapi bahaya, dan tekad untuk membawa harapan dan kebaikan ke dunia yang seringkali penuh dengan kesulitan dan tantangan. Dan dengan prinsip-prinsip tersebut di hati mereka, mereka siap untuk menghadapi masa depan dengan percaya diri dan harapan yang tinggi.