NovelToon NovelToon
Diamnya Seorang Menantu

Diamnya Seorang Menantu

Status: tamat
Genre:Angst / Romansa / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:174.1k
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Aku hanya akan bertahan sampai titik kesabaranku habis dan jika waktu itu sudah tiba maka jangan salahkan aku bila akhirnya memilih untuk menyerah. Aku tidak mau bertahan pada orang yang tidak bisa menghargai keberadaanku dan tidak peka pada perasaanku. Sudah cukup banyak yang aku korbankan untukmu dan jika kau hanya menganggap semua perjuanganku hanyalah hal sepele. Lantas, salahkah jika aku menyerah?

Menikah itu berjuang bersama. Bukan berjuang sendirian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DSM-21

Setibanya di rumah, aku langsung masuk kamar karena masih merasa kesal kepada Ibu Sumarni. Lebih tepatnya, atas apa yang dilakukan oleh Ibu Sumarni padaku. Membuatku merasa malu di depan umum walaupun aku yakin sebagian orang akan menilai buruk kepada Ibu Sumarni. Namun, tetap saja hatiku merasa kesal karenanya. 

Aku benar-benar tidak ingin melakukan apa pun selain rebahan. Kumainkan ponselku, tetapi tiba-tiba hatiku merasa ingin sekali melihat akun sosial milik Mas Ashraf. 

Jiwa kepo-ku meronta-ronta. 

Segera kubuka akun sosial mediaku dan kuintip akun sosmed milik Mas Ashraf. Masih sama seperti yang dulu bahkan kami masih berteman. Aku tahu, Mas Ashraf tidak terlalu suka memainkan sosial media. Hanya sebatas memiliki agar tidak ketinggalan zaman. 

Ketika baru membuka beranda akun tersebut, aku langsung terdiam saat melihat foto Mas Ashraf—ah, lebih tepatnya foto pernikahan lelaki itu dengan Yuni. Bukan akun Mas Ashraf yang menguploadnya, tetapi milik Yuni dan menandai akun mantan suamiku. 

Terlihat senyum kedua pengantin itu berbinar bahagia. 

Kudes*hkan napasku secara kasar ke udara. Ternyata memang benar kalau Mas Ashraf sudah menikah dengan Yuni. Cepat sekali. Padahal kami berpisah belum lama ini. 

"Ish!" Kugelengkan kepala untuk mengusir pikiranku sendiri. Merutuki diriku sendiri yang justru memikirkan Mas Ashraf padahal seharusnya aku tidak peduli lagi padanya. Ingin sekali kutulis komentar di situ, tetapi aku tidak ingin terlihat mencolok. Akhirnya, kuhapus pertemanan akunku dengan Mas Ashraf. Bahkan aku memblokirnya. 

Sudah cukup semua harus benar-benar berakhir tanpa sisa walaupun masih ada sisa cinta di antara kami. Aku yakin itu karena tidak mudah menghapus rasa cinta yang pernah tumbuh. 

***

"Ira." 

"Siapa?" tanyaku dari dalam rumah ketika mendengar ada yang memanggil. Segera kutaruh cucian piring di wastafel, lalu bergegas ke ruang depan. 

Betapa terkejutnya diriku ketika melihat Elmira sedang berdiri di depan pintu. Bibir gadis itu tersenyum simpul begitupun dengan aku. Kita pun saling berpelukan erat. 

Segera kuajak sahabatku itu masuk ke rumah lalu kami mengobrol banyak hal. Ketika kuceritakan bagaimana kisahku dengan Mas Ashraf, Elmira terlihat kesal dan terus mengumpati lelaki itu.

"Padahal, Ra. Di sana, mereka semua menjelekanmu. Katanya kau ini sangat keras kepala dan berani kepada Ibu Sumarni. Makanya kalian bercerai," adu Elmira. 

Kuhirup napasku dalam. "Biarkan saja, El. Aku yakin suatu saat mereka akan mendapat balasannya. Kalau orang yang bisa berpikir menggunakan nalar, pasti akan menyalahkan Mas Ashraf. Lihat saja, kami baru dua bulan bercerai, tapi Mas Ashraf sudah menikah lagi." 

"Iya, sih. Tuh, laki keganjengan banget." 

Aku terkekeh mendengar Elmira yang terus menggerutu. Apalagi kalau sampai dia di posisiku, sudah pasti akan mengomel tanpa henti.

"Udah, El. Jangan ngomel mulu. Aku dah ikhlas sekarang. Lebih baik aku menata hidupku lagi dan fokus untuk menyenangkan diriku. Setidaknya sekarang aku bebas, El." Aku tersenyum senang.

"Bener, Ra. Bagaimana kalau kau ikut aku bekerja di kota. Daripada di sini," ajak Elmira. 

Bibirku seketika terbungkam rapat. Ada kebimbangan yang kurasakan. Jika dulu aku harus meminta izin kepada Mas Ashraf, tetapi sekarang tidak lagi. Aku bebas mengembara ke mana pun.  

"Ra, memang, sih. Di kota kita nantinya hanya akan menjadi pembantu, setidaknya di sana tidak seperti di kampung. Kita bebas melakukan apa pun tanpa ada lambe nyinyir seperti Ibu Mertuamu itu." 

"Aku tidak lagi punya Ibu Mertua," sanggahku kesal. 

Elmira tertawa terbahak-bahak. "Ah, ya. Aku lupa kalau kau bukan lagi anak menantu si ratu ghibah itu."

Ya Tuhan, Elmira ada-ada saja menyebut Ibu Sumarni. 

Setelahnya, aku pun meminta waktu kepada Elmira untuk memikirkan semuanya. Aku harus meminta solusi kepada orang tuaku terlebih dahulu. Elmira pun mengiyakan dan memberi waktu sampai minggu depan karena gadis itu akan kembali ke kota. Jika aku sanggup, maka nantinya aku akan berangkat bersama dengan Elmira. 

1
Rita Juwita
luar biasa...
Violet
Tdk harus ratusan chapter, cukup baca karya ini sat set sat set merangkum smua drama kehidupan didunia nyata apa adanya. Cukup percaya saja jika kita berani utk move on pastinya akan ada kebahagiaan yg sbnarnya yaitu terbebas dr sgala toxic.
Terima kasih utk karyanya Kak 🙏🏻💐
Sehat2 slalu & semangat utk karya terbarunya 💪🏼🥰
Ran Aulia
Luar biasa
Yunerty Blessa
walaupun karya kak thor singkat tapi sungguh mantap sekali 👍👍..... teruslah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya tamat juga.. senang nya Ira hidup bahagia bersama Danu dan anaknya.. makasih kak thor 👍👍
Yunerty Blessa
syukur lah Ira sudah melahirkan baby..dah tiada gelaran mandul untuk nya..
Yunerty Blessa
Ira hamil tu.. sungguh topcer sekali Danu
Yunerty Blessa
siap pak Danu....moga dengan pernikahan ini Ira cepat hamil..
Yunerty Blessa
balasan buat kamu bu Sumarni dan Ashraf..
Yunerty Blessa
beruntung ada seseorang yang membantu Ira dan pasti nya Pak Danu
Yunerty Blessa
jangan mau Ira kalo Ashraf minta rujuk..
Yunerty Blessa
apakah anak Yuni bukan anak Ashraf..mana tau hamil dulu baru nikah dengan Ashraf..
Yunerty Blessa
biarkan saja Ira.. yang penting kau senang
Yunerty Blessa
jangan mau ditindas saja Ira..lawan mereka kembali..
Yunerty Blessa
yes akhirnya Ira terlepas juga dari 2 manusia durjana..... Ashraf pasti menyesal..
Yunerty Blessa
menyerah dan pergi saja Ira..apa lagi mertua setan mu setuju kalo Ashraf menikah dengan Yuni pelakor..
Yunerty Blessa
seperti nya mertua mu Ira menyokong kalo Ashraf dekat dengan Yuni..hati² bisa jadi Yuni pelakor
Yunerty Blessa
takutnya. Ashraf makin dekat dengan Yuni..
Yunerty Blessa
benar apa yang dikatakan oleh Ira..tapi Ashraf saja yang mau.. tidak tau apa yang dialami oleh Ira
Yunerty Blessa
tinggalkan saja suami seperti itu Ira
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!