seorang jenius nomor satu bumi harus meninggal karena konspirasi politik berbagai negara,awalnya dia berfikir jika hidupnya akan berakhir tapi...
"apa aku adalah naruto,tunggu siapa itu naruto??"
madara:sial, anak ini agak kuat!
madara melihat naruto menghentikan bola batunya dengan linglung..
Hiruzen: Naruto, aku bisa memberimu penjelasan, ini semua demi konoha!!
Naruto:omong kosong,mulai sekarang,aku Naruto uzumaki,akan mengendalikan dunia!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shieg eit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. Mulai bisnis.
"Naruto, sekarang sudah siang, kamu tidak akan kembali ke akademi?"
di tempat tidur, Ino yang melihat Naruto sedang mengotak Ngatik kotak aneh sebesar kulkas tak bisa menahan diri untuk bertanya.
dia menatap jam di dinding yang menunjukkan waktu 13.15 yang merupakan kelas praktik.
"Itu tidak perlu, bukannya aku belum pernah membolos sebelumnya."
Naruto menjawab dengan santai sambil memasukan gula ke dalam mesin.
Mesin produksi Biba dan racikan minuman sudah selesai, dan dia ingin mulai menggunakannya.
"Dasar, Iruka-sensei pasti marah sekali padamu."
Entah sudah berapa kali Ino mengatakan ini pada Naruto, pacarnya itu sangat berbakat tapi kebiasaan nakal nya tidak menghilang sama sekali!
"Ngomong ngomong, benda apa itu?"
Ino sudah melihat Naruto membuat benda itu selama seminggu, dia tidak bisa menahan rasa penasarannya lagi dan langsung bertanya.
"Ini adalah mesin pembuat minuman, aku ingin menggunakannya untuk berbisnis!"
"Berbisnis? Apa kamu membutuhkan uang? Kenapa kamu membuang waktumu untuk membuat benda itu daripada berlatih, kalau kamu butuh uang, katakan saja padaku, aku kaya!"
mendengar jawaban Naruto, Ino memiringkan kepalanya lalu berkata dengan lembut, dia adalah putri kepala klan Yamanaka dan bisa di bilang kalau keluarganya cukup kaya.
Meskipun tidak sekaya keluarga Hyuga, tapi yang pasti lebih kaya daripada keluarga ninja biasa.
"Hehe, aku sangat senang karena Ino sangat perhatian, tapi itu tidak perlu. Aku ingin menggunakan kemampuan ku sendiri untuk menghasilkan uang."
"dan semua itu tidak membuang waktu, aku menyukai saat aku berkreasi dan menciptakan hal baru."
Mungkin yang di ciptakan oleh Naruto bukanlah hal baru di dunianya, tapi di sini perkembangan teknologi masih dalam tahap awal jadi apa yang di katakan Naruto bukanlah omong kosong sama sekali!
"Mmm~ jadi begitu, Lalu apa yang ingin kamu jual? Aku ingin mencobanya!"
saat mengatakan ini, air liur Ino mengalir dari mulutnya, masakan Naruto yang super enak langsung muncul di pikirannya.
"Tunggu, aku akan membuat satu untukmu."
Naruto mengangguk, lalu pergi ke dapur untuk membuat satu porsi es teh mutiara.
beberapa menit kemudian, Naruto kembali lagi dengan 2 gelas es Boba di tangannya.
"Minuman apa ini? Baunya seperti teh."
melihat dua gelas yang memancarkan hawa dingin di tangan Naruto, Ino memiringkan kepalanya dengan penasaran.
Naruto tidak menjawab, dia menyerahkan gelas di tangannya kepada Ino.
"minumlah, rasanya manis."
Ino menyukai makanan yang manis seperti gadis pada umumnya, setelah menerima minuman dari tangan Naruto dua pun langsung meneguknya dengan cepat.
"Um!?"
"hnggh~ Ueenyaak!!"
mata Ino melebar, matanya berbinar kemudian mengerang dengan penuh kegembiraan.
dalam ekstasi yang kuat, Ino merasakan pemandangan di sekitarnya seolah berubah, seolah dikelilingi oleh air hangat yang dipenuhi aroma teh.
Lumba lumba hitam memainkan bola bola kenyal dengan penuh kegembiraan.
"Huft~ meskipun aku sudah mengalaminya, tapi makanan yang kamu masak sangat ajaib, Naruto Kun!"
Setelah beberapa saat, Ino kembali sadar, dia menatap Naruto lalu mendesah dengan penuh kekaguman.
"hehe, ini belum seberapa."
Naruto tersenyum tipis dan berkata dengan santai. Bagaimanapun, kemampuan memasaknya sudah di level tak terbatas.
Rasa enak dan ilusi tadi hanyalah sebagian dari efek yang dihasilkan oleh kemampuan Naruto.
level 10 atau level tak terbatas merupakan level konsep.
Apa itu level konsep? seperti yang di jelaskan sebelumnya yaitu level yang sudah melanggar aturan alam.
Memasak, apa itu?
Memasak adalah kegiatan mengolah bahan bahan yang tersedia di alam, tujuan memasak adalah untuk menyediakan makanan. Itu adalah aturan dasar yang di ciptakan oleh mahluk hidup.
Lalu Naruto, keterampilan memasaknya tidak hanya untuk tujuan mengenyangkan tapi memberi ilusi pada makanan itu.
Selain bahan yang ada di dunia, Naruto juga menambahkan sebuah bahan yang dinamakan Fantasi menggunakan imajinasinya.
Jelas semua itu telah melanggar hukum alam bukan?
....
"jika kamu menjual minuman ini, aku yakin semua orang akan ketagihan!"
"tidak perlu waktu lama untuk menjadi lebih kaya dari keluargaku!"
sambil meminum es teh Boba dengan gembira, Ino berbicara dengan ekspresi senang.
Naruto akan menjadi kaya, sebagai pacar ya g baik, tentu saja Ino sangat senang!
"Tentu saja, hari ini aku akan menjual 50 dulu di akademi."
"Hanya limapuluh? Kenapa sedikit sekali, desa Konoha memiliki penduduk 80 ribu orang!"
"bagaimanapun, warga Konoha masih takut dan membenciku, jika aku memaksakan diri untuk menjualnya pada mereka, itu akan terlihat seperti aku memohon belas kasihan."
mendengar ucapan Ino, Naruto menjawabnya dengan acuh tak acuh.
Dia tidak ingin berkeliaran di desa untuk berjualan, bukanlah lebih baik mengambil hati para gadis di akademi dulu?
setelah pada gadis kecanduan, pelanggan lain akan datang.
"jadi begitu, maaf Naruto-kun, aku tidak memikirkan itu."
Ino menundukan kepalanya dengan perasaan bersalah.
"jangan meminta maaf, aku tahu kamu peduli padaku."
Naruto menggelengkan kepalanya lalu mencium pipi Ino dengan penuh kasih sayang.
"hehe."
merasakan pipinya lembab, Ino terkikik manis dan perasaan bersalah itu pun lenyap.
keduanya melanjutkan minum dengan gembira, kadang saling bertukar gelas, menghilangkan tangan atau saling menyuapi.
Hingga, 15 menit kemdian...
*Ding!
suara elektronik yang renyah terdengar, Naruto dan Ino menoleh bersamaan.
ternyata lampu indikator di mesin pembuat Boba sudah berubah menjadi hijau, yang artinya Boba sudah jadi.
Naruto bangun dari perut Ino dan gadis itu pun dengan cepat mengeluarkan alat pembersih telinga dari telinga Naruto.
"sudah selesai, sekarang aku tidak perlu membuat secara manual lagi dan hanya perlu menyeduhnya."
Naruto membuka pintu kecil di bagian bawah.
(Author:sedikit gambaran, asal asalan, semoga bisa terimajinasikan oleh kalian semua🗿)
Saat penutup terbuka, aroma muncul dari dalam.
Naruto mengeluarkan dua wadah aluminium, satu berisi bubuk siap seduh dan lainnya adalah bola bola hitam yang ikonik.
"kalau begitu, aku berangkat dulu oke?"
"kalau kamu ingin minum lagi, seduh saja bubuk ini seperti menyeduh susu bubuk."
setelah mengemas perlengkapan seperti gelas kertas, galon air untuk 50 porsi lalu bunga untuk menggoda para gadis.
Um, tentu saja yang terakhir itu hanya sebuah lelucon.
"Naruto-kun, cium dulu~"
Sebelum berangkat, Ino memanggil Naruto dengan suara imut.
mendengar permintaan itu, tentu saja Naruto tidak akan menolaknya.
tangan bergerak untuk mengangkat dagu Ino lalu turunkan kepala.
*chuu~
bibir keduanya terpaut dalam jarak negatif selama beberapa detik sebelum berpisah.
"aku mencintaimu, Naruto-kun"
dengan air liur yang tertinggal di bibirnya, Ino memandang Naruto dengan penuh cinta.
Naruto tersenyum kecil dan menanggapi pernyataan itu.
setelah itu, dia keluar dari rumah dengan mood yang baik.
chakra terkumpul di kaki kemudian sosok emas itu berkedip beberapa kali sebelum menghilang dari apartemen.
....
"Naruto, Kau kembali?"
minat kedatangan Naruto, seluruh kelas tiba tiba heboh.
mereka menatap remaja berambut emas itu dengan kagum, tadi pagi
"Hei hei, kau benar benar berani, tidakkah kau tau betapa marahnya iruka-sensei tadi pagi?"
Inuzuka kiba menatap Naruto dan berkata suara rendah.
"Naruto-kun, pulanglah, jika tidak, Iruka-sensei akan memarahimu!"
para gadis yang memiliki keberanian berjalan mendekat dan membujuk Naruto dengan wajah cemas.
Sejak Naruto berubah, pada dasarnya banyak gadis yang menyadari pesona Naruto dan mendekat.
"jangan khawatir Reiko, aku tidak takut!"
Melihat banyak Loli yang imut di sekitarnya, Naruto terkekeh senang lalu menenangkan salah satu loli itu.
Dia mengelus rambut gadis itu dengan lembut membuat beberapa gadis yang memiliki kesan baik pada Naruto sedikit iri.
"Naruto, apa yang kau bawa?"
Saat Naruto bersenang senang dengan loli, suara Choji terdengar dari belakangnya.
"Ini minuman yang aku kembangkan, rasanya sangat enak, apakah kau ingin membelinya?"
melihat kedatangan Choji, Naruto langsung menganggap anak itu sebagai telur emas pertama yang harus di pecahkan!
"Minuman? Aku mau!" mata Choji langsung berbinar, beberapa anak lainnya juga langsung tertarik oleh percakapan mereka dan mendekat.
"harganya 200 Ryo, mau berapa gelas?"