"Ternyata benar ya, kata orang orang mencintai seseorang yang belum selesai dengan masa lalunya itu sulit." Citra.
"Maaf kan aku,, Aku akan membahagiakan kamu dengan caraku meski aku belum bisa lepas dari masa laluku, bantu aku keluar dari masa laluku dan berjan bersama menuju masa depan" Tomi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jero rina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Egisnya Tomi...
Setengah jam berlalu makanan yang Tomi pesan akhirnya datang juga, lengkap dengan susu hamil kemasan langsung minum dua kotak sedang sesuai permintaan Tomi, dan Tomi pun langsung membawanya ke meja makan dan menyiapkan di piring setelah itu Tomi kembali lagi ke sofa untuk memanggil Citra yang duduk disana dengar mata sayu menahan kantuk.
"Yuk makan dulu, nanti habis makan lanjut tidur lagi."ucap Tomi berdiri di depan Citra yang di jawab anggukan oleh Citra dan berdiri mengikuti Tomi dari belakang.
Keduanya duduk dalam diam sambil menyantap makanan dengan lahap apa lagi Citra yang makan begitu semangat karna sedari tadi menahan lapar sampai dia gak bisa tidur.
"Biarkan saja, biar nanti aku yang beresin." ucap Tomi melarang Citra mengangkat piring untuk ia cuci.
"Gak papa, cuma sedikit, lagian ini juga sudah menjadi tugas ku.: ucap Citra dan langsung mengangkat semua piring yang sebelumnya sudah ia tumpuk agar memudahkannya membawanya ke wastafel.
Tomi pun membiarkannya saja karna tak ingin lagi membuat Citra marah, sudah cukup bagi Tomi membuat Citra marah hati ini dan Tomi tak ingin membuat Citra setres yang bisa membahayakan janin yang Citra kandung.
"Minum susunya dulu, setelah itu baru tidur ya." ucap Tomi memberikan kotak susu ibu hamil kemasan siap minum pada citra dan ambil begitu saja tanpa menjawab.
Keduanya berjalan menuju kamar karna ingin istirahat setelah sudah sangat capek dan juga lelah, meski Citra sebenarnya enggan berbagi ranjang, tapi karna malas berdebat lagi juga matanya yang sudah mengantuk membuat ia membiarkan saja Tomi tidur di sampingnya.
Citra tidur begitu saja saat kepalanya menyentuh bantal dan tertidur dengan pulas karna perutnya sudah terisi full apa lagi saat ia mencium bau parfum dari tubuh Tomi yang berbaring di sebelahnya membuat tidurnya semakin nyenyak.
"Cepet banget tidurnya pasti capek banget seharian ini sudah gue buat marah dan kesel, maaf ya Citra aku lakuin ini karna aku ingin mempertahankan apa yang memang menjadi milik ku dan kamu salah satu yang harus aku pertahankan saat ini meski sekarang karna kamu sedang mengandung anak ku, tapi tidak menutup kemungkinan jika nanti kamu akan menjadi yang paling spesial dalam hidup ku dan menempati ruang yang kosong di hati ku. Sekali lagi maaf kan aku jika aku egois." bisik Tomi menatap Citra dari belakang yang sudah larut dalam mimpi indahnya.
.
Keesokkan paginya, Citra bangun di jam yang sama, ya itu jam empat pagi dengan mual yang kembali melanda, meski tak separah sebelumnya, tapi kali ini tidak sampe membuat Citra lemas, dan tanpa Citra duga bahwa ada tangan yang memijit tengkuknya dari belakang, awalnya Citra kaget karna tiba tiba ada yang memijitnya namun setelah melihat dari cermin di depannya yang ternyata Tomi dengan wajah khawatir membuat Citra membiarkan saja.
"Sudah..?"tanya Tomi saat melihat Citra sudah mencuci bibirnya serta wajahnya.
"Sudah.."ucap Citra lemah.
"Yuk,.. kembali lagi ke tempat tidur." ajak Tomi namun Citra menolak.
"Aku mau sekalian mandi mau solat subuh."ucap Citra
"Belum waktunya Citra, ini masih jam empat, istirahat dulu biar lebih enakan badannya, nanti kalo sudah mendekati waktunya solat subuh baru mandi ya,"ucap Tomi langsung menuntun Citra menuju tempat tidur dan langsung merebahkan tubuhnya di sana dengan pelan setelahnya pergi ke dapur untuk membuatkan Citra teh hangat seperti yang pernah Diki beri tahu padanya beberapa waktu lalu.
.
.
Bersambung....
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
aku selalu kasih like, kadang komen dan udah subscribe juga.
lebih semangat lagi nulisnya. sukses selalu Thor 👍💪🙏
saran aku, lebih diperhatiin lagi setelah menulis.
sayang, padahal ceritanya bagus, tapi karena banyak typo jadi sedikit terganggu dan kurang enak saat dibaca🙏🙏
knapa harus berkorban sebesar itu untuk laki-laki yang bahkan gak tau kalo kamu ada