Jangan lupa follow akun dedek, kalian bakal nemuin visual di sana🤗🤗
- Instagram @Tantye005
Dia adalah Avegas. Geng motor yang terdiri 200 anggota dipimpin 6 pria tampan penuh tanggung jawab. Menjadi raja jalanan membuatnya mempunyai banyak musuh.
Persahabatan indah mereka harus di uji karena kehadiran satu perempuan yang tidak sengaja masuk ke kehidupan mereka.
Konflik antara ketua dan wakil, mulai terjadi sebab mencintai orang yang sama, membuat musuh mempunyai peluang untuk menyerang dan mengalahkan mereka.
Apakah Avegas akan hancur karena cinta? Ataukah salah satu dari mereka akan mengalah demi keutuhan persahabatan?
Simak kisahnya hanya di sini👇
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susanti 31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 20
Jam olahraga untuk kelas XI Ipa 3 membuat semua siswa berjejer di lapangan untuk mengikuti kelas pak Imbron salah satu guru olahraga SMA Angkasa.
Salsa dan Alana duduk di pinggir lapangan menunggu pak Imbron yang entah kemana. Salsa tersenyum kala seorang cowok ikut duduk di sampingnya.
"Boleh gue duduk?" izin Leo.
"Duduk aja."
"Mau kemana Al?" tanya Salsa saat melihat Alana bangkit dari duduknya hendak pergi.
"Ke kelas bentar gue lupa bawa Hp."
Kini hanya Salsa dan Leo yang ada di pinggir lapangan sementara yang lainnya sibuk pemanasan sembari menunggu pak Imbron. Leo terus memandangi wajah pucat gadis berambut sebahu itu, tanpa dia sadari seorang cowok tengah mengepalkan tangannya di suatu tempat.
Salsa meraih ponselnya kala mendengar ada pesan masuk, hanya membaca sederet pesan tanpa berniat membalasnya.
Azka ketua Avegas : Nggak usah ikut olahraga!
Salsa kembali meletakkan ponselnya, lalu bercerita dengan Leo, membahas banyak hal hingga membuat keduanya tertawa, tanpa menyadari sorot mata tajam mengintai mereka berdua.
Azka ketua Avegas: Kenapa nggak di balas?
Azka Ketua Avegas: Padahal lo lagi pegan Hp?
Setelah membaca pesan yang baru masuk, Salsa mengedarkan pandangannya, mencari sosok yang terus mengiriminya pesan, gadis berambut sabahu itu yakin bahwa Azka ada di sekitarnya, terbukti cowok tersebut tahu bahwa dia sengaja mengabaikan pesannya. Tapi kenapa harus marah? mereka tidak punya hubungan apa-apa. Malah Salsa sangat risih selama dua minggu ini selalu di ganggu, di paksa ini itu oleh ketua brandal tersebut.
Tepat di depan sana, di seberang lapangan di depan kelas XI Ipa 1 banyak cowok-cowok tampan berkumpul sembari melemparkan canda tawa satu sama lain, dan salah satu dari mereka adalah Azka.
Tatapan keduanya bertemu, Salsa dengan tatapan teduh, Azka dengan tatapan tajamnya.
Salsa kembali melihat ponselnya
Azka Ketua Avegas: Atau lo mau gue samperin kesana ?
Salsa target Utama: Apaan sih, nggak usah sok ngatur gitu deh, mau gue ikut olahraga mau nggak bukan urusan lo.
Balasan Salsa membuat sudut bibir Azka
di seberang sana terangkat, akhirnya setelah beberapa hari terabaikan chatnya di balas juga.
Ternyata mendekati Salsa tak semudah yang dia kira, malah membutuhkan kesabaran yang ekstra melebihi kesabaran menghadapi tingkah Alana.
"Ekhem ... ngapain tuh pak ketua senyum-senyum sambil pegang hp," goda Rayhan saat melihat Azka terus menyungingkan senyumnya.
"Iyalah, orang tergetnya ada di sana." Tunjuk Ricky pada gadis berambut sebahu yang duduk di pinggir lapangan bersama seorang cowok.
Anggota Avegas yang kebetulan ada disana menatap kearah lapangan dan mendapati Leo menarik tangan Salsa untuk membantunya berdiri.
"Wah pak Ketua kalah gercep nih."
"Kelihatan bahagia sekali epibadeh."
Krak
Botol Aqua yang ada di tangan Azka mengkerut sakin kuatnya gengaman ketua Avegas tersebut. Ada rasa tak terima melihat Salsa lebih akrab dengan cowok lain di banding dirinya, padahal selama ini Azka sudah berusaha mendekatkan diri. Apa gadis berambut sebahu itu ingin bermain-main dengannya?
Semua anggota Avegas yang ada di sana melongo melihat respon ketuanya, benarkah Azka cemburu? tapi kenapa? bukannya mereka mendekati gadis berambut sebahu itu karena tujuan tertentu, tapi bagi mereka itu tidak masalah.
"Woilah, pak Ketu cemburu bray." Heboy Rayhan.
"Lo cemburu Ka?" tanya Keenan yang juga memperhatikan kedekatan Leo dan Salsa dari jauh.
"Ya kali," sahut Azka bangkit dari duduknya.
Namun, percayalah lain di mulut lain dihati, entah mengapa Azka tidak suka melihat Salsa dekat dengan cowok lain selain dirinya? apakah benar dia cemburu? semoga tidak, itu bukan tujuannya.
...****************...
Jangan lupa komen, vote dan like.
makasih kak othor semoga makin sukses dengan semua karyamu/Good//Heart//Rose/