NovelToon NovelToon
Genius Sons Of Playboy Papa

Genius Sons Of Playboy Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Anak Genius
Popularitas:133k
Nilai: 5
Nama Author: Misdayanti

Kayla menangis tersedu di dalam kamarnya mengingat semua hal yang telah di alaminya, belum lagi bayi yang sedang ia kandung dia tidak tahu meminta tanggung jawab kepada siapa. Hamil tanpa tahu yang menghamilinya siapa, tidak di anggap anak lagi oleh ayahnya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Kayla ayahnya langsung menganggap Kayla bukan bagian dari keluarga Wicaksono lagi. Hal itu membuat ibu dan kaka tirinya senang. Yang terjadi pada Kayla tak lepas dari rencana Ibu dan kaka tirinya sehingga Kayla hamil. Meskipun begitu ia tidak pernah berencana menggugurkan bayi yang telah tumbuh di rahimnya, ia mempertahankan kandungannya hingga lahir kedunia. Bayi kembar yang terlahir sebagai anak jenius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Misdayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Ciye ngedate

yuk mampir

The Killer White Rose.

Perjalanan Cinta Alana.

thor minta maaf banyak typo. nanti bakalan thor revisi biar enak di baca.

selamat membaca.....🤗

like dan komennya jangan lupa ya teman-teman. 😁

Andrew tersenyum menyeringai, dia tidak menyangka Luna memiliki sketsa wajah bocah lelaki itu . Ia juga yakin Luna menyukai bocah itu sehingga Luna menggambarnya.

Ini kesempatan bagus, aku akan memotretnya, wah ini akan menjadi senjata untuk ku dan aku akan meledek Luna setiap saat. Haha.” Andrew bergumam dalam hatinya.

Mengingat jika Luna selama ini berkomplot dengan Putri dan selalu meledeknya membuat Andrew jengkel. Dia akan menggunakan sketsa itu untuk meledek Luna.

“Nderew jangan kasih tau siapapun tentang sketsa itu.” Ucap Luna memohon.

“Tidak akan, aku akan memberitahukan seluruh sekolah bahwa kau menyukai bocah ingusan itu. Haha.”

“Tolong Ndrew apapun yang kau inginkan akan ku turuti asal kau tetap merahasiakannya.” Luna memohon kepada Andrew.

“Benarkah? Kalau begitu pergi kekantin dan belikan aku makanan. Dalam lima menit harus sudah berada di sini. Hahaha.”

Andrew membayangkan kejadian itu dalam pikirannya, akan sangat menyenangkan jika Luna yang menyebalkan dan tukang perintah itu dapat ia perintah. Begitulah pikirnya.

“Ndrew lama sekali mencari bukunya. Tidak ketemu atau mata mu sudah mulai rabun sehingga tidak melihatnya.” Luna menegur Andrew ketika dia menyadari Andrew begitu lama mencarinya.

“Ckck sebentar.” Andrew berdecak sebal, Luna itu kadangg baik kadanga suka memerintah kadang sangat menyebalkan menurit Andrew.

“Ini bukunya.” Andrew meletakkan di atas meja tempat Luna menulis.

“Ndrew sekarang kamu yang nulis, aku sudah cape ini.” Luna meminta Andrew menulisnya dan ia menggerakkan jari-jarinya karena merasa cape dan jarinya pegal.

“Baru sebentar Lun. Baru dua halaman itu masa sudah cape sih.” Andrew dengan entengnya menanggapi Luna. Membuat bocah itu jengkel.

“Kau pikir dua halaman itu ukurannya selebar jari-jari nyamuk.” Luna jengkel dengan Andrew pasalnya dua halaman yang mereka maksud adalah dua halaman kertas polio. Tulisannya juga sudah berkurang kerapian dan keestetikaannya karena jarinya sudah merasa sangat pegal.

“Lagian ya Lun, kalau aku yang nulis tulisannya nanti akan terlihat berbeda.” Andrew mencoba memberi alasan lagi.

“Eh tunggu Lun memangnya nyamuk punya jari ya.” Sambung Andrew lagi. Sontak saja Luna bertambah kesal di buatnya.

“Yaaaaa Andrew otak jenius mu itu kenapa harus menanyakan hal yang tidak penting. Cepat tulis ini aku sudah cape.” Luna berteriak dan memukulkan pulpen kekepala Andrew kemudian ia pergi meninggalkan Andrew menuju dapur.

“Yaaa bocah ingusan kepala ku sakit.” Andrew mengusap kepalanya.

“Kau mau kemana? Buatkan aku minum aku haus. Sedari tadi aku bertamu tapi tidak di kasih minum.” Andrew tanpa malu meminta minum ketika melihat Luna meninggalkannya.

*****

Di lain tempat seorang gadis yang masih bocah berdiri di depan pintu apartement menunggu temannya membukakan pintu. Tak berselang lama pintupun di buka.

“Sam lama sekali.” Ucapnya sedikit cemberut.

“Maaf, kau kemari dengan siapa?” Samuel bertanya kepada Putri.

“Di antar supir, ngomong-ngomong kenapa apartementmu sepi Sam?”

“Ibu ku bekerja, yang lain juga pada keluar.” Samuel menjelaskan perihal apartementnya yang sepi.

“Jadi kita hanya berdua di sini.” Entah pertanyaan atau pernyataan yang di lontarkan Putri itu membuat Samuel sedikit bingung .

“Memangnya kenapa Put?” Samuel menanyakan maksud Putri.

“Itu agak… emm ayah dan ibuku bilang seorang perempuan tidak boleh…” Putri terdiam ingin melanjutkan ucapannya atau tidak karena menurutnya mungkin Samuel tidak akan mengerti.

“Tidak boleh apa Put?'' Samuel menanyakan kembali karena Putri yang tidak melanjutkan ucapannya.

“Tidak boleh berduaan dengan seorang lelaki apalagi di tempat tertutup.” Putri ragu menjawabnya.

“Oh begitu, sister mungkin sebentar lagi pulang Put, maaf tidak memberitahumu kalau aku sedang sendirian. Bagaimana kalau kita di ruang tamu di depan TV saja tempatnya kan terbuka juga, ibu atau siapa pun yang masuk ke apartement akan langsung melihat kita.”

“Atau kau mau kita keluar saja ke taman dekat sini kita bisa kesana.” Sambung Samuel lagi.

“Tidak tidak Sam cuaca sedang tidak bagus nanti kita sakit kalau keluar. Kita di depan TV saja.”

Putri menuju sofa di depan TV ia kemudian duduk di sana, sedangkan Samuel pergi ke dapur untuk mengambil minum dan beberapa cemilan untuk menemani kegiatan mereka.

Beberapa saat yang lalu Putri mengirim pesan kepada Samuel bahwa dia bosan di rumah karena orang tuanya yang sibuk bekerja. Samuel yang mendapat pesan seperti itu mengajak Putri untuk bermain kerumahnya, Putri pun menyanggupinya karena menurutnya tidak buruk juga bermain kerumah Samuel.

“Sam kita akan bermain apa?” Putri menanyakan hal itu setelah Samuel duduk di sampingnya.

“Aku juga tidak tahu. Biasanya aku bermain dengan Andrew.”

“Bagaimana kalau bermain boneka Barbie?” Putri mengusulkan.

“Tidak tidak, itu tidak cocok untuk ku. Tolong beri saran yang masuk akal.” Samuel menolak mentah-mentah saran dari Putri. Dia adalah lelaki tampan yang cool. Bermain Barbie pasti akan membuat Andrew meledeknya mati-matian jika bocah itu tahu.

“ Aku tidak tahu Sam. Kau saja yang memberi saran.”

“Main catur bagaimaana?” Samuel memberi saran.

“Oke siapa takut.”

Samuel beranjak dari duduknya mengambil peralatan. Putripun juga demikian ia ikut membantu Samuel. Mereka duduk lesehan di depan TV yang beralaskan karpet bulu, TV yang menyala bukan menjadi tontonan bagi mereka, namun hanya sebagai penghias indera dengar mereka sedangkan mereka asik dalam dunia catur yang mereka mainkan.

Hingga tanpa kedua bocah itu sadari Lia masuk ke apartement namun sedikit terkejut kala ia melihat bocah cantik yang sedang menemani si bocah es yang satu itu. Ia melangkahkan kakinya mendekati mereka namun ia terkejut lagi ketika melihat para bocah itu min catur. Seumur-umur dalam hidupnya ia cuma pernah 3 kali belajar main catur namun karena dia tidak paham diapun mneyerah. Bagi Lia catur itu membuatnya sakit kepala. Namun di depan matanya sekarang ada dua bocah yang sedang menikmati permainan catur mereka.

''Ekhem.'' Lia berdehem untuk menarik perhatian kedua bocah itu. Kedua bocah itupun sedikit terkejut karena Lia yang sudah berada di apartement.

''Sister kapan datang?'' Samuel menanyakannya.

''Sekitar lima menit yang lalu?'' Lia menanggapi pertanyaan Samuel sambil melangkahkan kaki untuk menuju sofa yang berada di dekat ke dua bocah itu. Kemudian Lia menaik turunkan alisnya dan menatap Samuel kemudian melirikkan matanya kearah Putri yang diam saja. Samuel yang mengerti itupun memperkenalkan mereka.

''Sister ini teman ku namanya Putri.''

''Putri ini sister Lia.''

''Oh ini yang namanya Putri. Samuel sering loh cerita tentang kamu.'' Ucap Lia.

''Aku? Kapan? Tidak pernah.h'

Lia hanya tertawa menanggapi Samuel sedangkan Putri mulutnya sudah gatal ingin bertanya.

''Memangnya Samuel cerita apa tentang Putri ka? Apa dia bilang aku menyebalkan?'' Putripun menanyakannya.

''Tidak-tidak. Dia bilang kamu cantik dan ternyata kamu memang cantik.'' Setelah mengatakan itu Lia menoleh ke arah Samuel yang matanya sudah melotot ke arah Lia.

''Tidak mungkin bocah es ini bilang begitu ka.'' Putri tidak percaya.

''Terserah saja, kaka mau kekamar. Oh iya Andrew kan juga sedang bersama Luna. Ah apa kalian ngedate di tempat masing-masing.''

''Siapa yang ngedate!'' Samuel dan Putri mengucapkannya kompak.

''Kompak sekali sih. Ciye ngedate.'' Setelah puas meledek mereka Liapun bergegas kekamarnya sambil tertawa kencang.

Bersambung...

Terimakasih sudah mampir teman-teman🤗

jangan lupa like, komen dan votenya untuk mendukung karya author🤗🤗

1
Nenci Duha
Luar biasa
Sugi Anto
bagus
Reni Figianti
ceritanya bagus n g bertele-tele.
Muliaari Muliaari
lanjutin lagi ceritanya biar tambah seru lagiiiiiiii
Muliaari Muliaari
tolong di perpanjang lagi ceritanya biar tambah seru lagi
Nani Mardiani
Dasar ortu yg serakah demi perusahaannya mo menjual anak yg telah disia - siakan dan tak dianggap keluarganya lagi.
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
Tp Kaila tidak menikmati hasil perusahaan ibunya...
Nora♡~
Waaww...best nie..cerita...moga2 samuel dan Andrew bersatu dengan Ayah kandung mereka Firdenand... walaupun si kembar hasil dari kesalahan Ayah mereka hingga ibu mereka di usir dari Rumah.... namun bukan lah kesalahan kayla dia adalah mangsa keadaan.... lanjuut.
Erlin M
Thor kenapa gk up lgi ini cerita ya seru
Me
wah udh lama bgt ga ada kelanjutannya yah?
Eka Rauf Ginting
pusing bacanya,, byk wanita" murahan di ceritany
Alya Yuni
Si Kayla trllu bego

npa trima sarat it lbih baik ubah prsahaan atas nmamu di kn warisan kakekmu
Alya Yuni
Kayla kau trllu bego biarkn prsahaan bngkrut
Alya Yuni
It namanya cewek mata duitan msih kecil dah menguras dompet cowok ap lgi besar parah
Alya Yuni
Wow msih bocah dah mata duitan ap lgi besar si Put & Lun
Alya Yuni
It dah ketrlluan Put dan Lun
Nur Yanah
Lanjut thor
Ulfa Dermayu
lanjut
Kucing Oren
jangan bertele-tele ceritanya dong 🙏🙏🙏
Tieny Roesmiasih
baru nyimak.. mudah² an bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!