Seorang Anak Desa yang sangat beruntung tersesat masuk ke dalam dunia kecil dan mendapatkan pemandu berupa system
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Philipus Nahaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Berdirinya Desa Xio
Aktivitas di markas Bandit Gunung Rengkorak yang saat ini sudah berubah menjadi desa Xio dimana penduduknya merupakan mantan para tawanan dari bandit.
Pembangunan Desa terus dilanjutkan dengan menggunakan harta yang berada pada gudang penyimpanan yang dimiliki oleh para bandit.
Tanpa terasa lima hari berlalu dengan cepat dan pembangunan desa sudah dilaksanakan. Didepan gedung utama berdiri patung setinggi lima meter yang sangat mirip dengan Xio Sin yang sedang memegang pedang.
Xio Sin sendiri masih melakukan meditasi untuk memperkokoh pondasi kultivasinya.
Ketika Xio Sin keluar bangunan utama, Dia disambut oleh ramainya penduduk desa.
"Tuan, pembangunan sudah diselesaikan semua dan kami juga membangun patung anda didepan bangunan ini" ucap Mo Guan
"Terima kasih Mo Guan, kebetulan kalian berkumpul disini semuanya, aku akan memilih pemimpin yang akan menjadi kepala desa" ucap Xio Sin
"Aku merekomendasikan Mo Guan untuk memimpin kalian, disamping dia kuat juga cara memimpinnya yang baik. Jika ada diantara kalian yang punya usul lain silahkan sampaikan" lanjut Xio Sin
"Kami Setuju"
"Ya, Kami setuju" ucap mereka
"Baiklah, mulai hari ini Mo Guan yang akan memimpin kalian didesa ini sebagai kepala desa kalian, kembangkan dan majukan desa ini. Jika ingin modal untuk membuat usaha, mintalah kepada kepala desa sebagai modal awal kalian" papar Xio Sin
"Baik Tuan Muda, saya akan menjalankan apa yang seharusnya seorang pemimpin lakuka ubtuk membuat sejahtera dan memajukan desa ini" ucap Mo Guan
"Apakah utusan dari sekte agunung Suci sudah sampai kemari" tanya Xio Sin
"Sampai hari ini belum ada yang datang Tuan Muda" ucap Mo Guan
"Baiklab, jika mereka datang langsung saja arahkan ke bangunan utama dan bangunan ini nantiny akan dijadikan sebagai Aula pertemuan untuk masyarakat" Ucap Xio Sin
"Oh iya satu lagi, Segera urus administrasi pendaftaran desa baru pada kota terdekat dan juga kepada pihak kerajaan supaya bisa mendapatkan perlindungan dari mereka jika terjadi hal yang buruk" ucap Xio Sin
"Baik Tuan Muda, saya akan segera mengurus administrasi secepatnya" balas Mo Guan
"Mari kita berkeliling untuk melihat perkembangan desa ini" ajak Xio Sin
"Mari Tuan Muda, saya akan menemani anda" ucap Mo Guan.
Siang itu, Xio Sin hanya berkeliling melihat apa yang ada di desa baru tersebut dan sesekali memberi pengarahan kepada beberapa penduduk yang sedang berlatih beladiri juga memberikan beberapa Kitab Beladiri kepada mereka, supaya kedepannya mereka bisa menjaga dan melindungi desa tersebut dari bahaya.
Menjelang sore Xio Sin dan Mo Guan kembali ke aula utama untuk beristirahat. Setelah membersihkan diri mereka lalu makan pada perjamuan yang diadakan oleh penduduk desa di halaman depan aula.
Ketika sedang menikmati perjamuan, utusan Sekte Gunung Suci tiba di depan gerbang desa.
"Tuan, utusan dari sekte Gunung Suci telah tiba," ucpa penjaga gerbang
"Mo Guan, mari kita sambut kedatangan mereka" ucap Xio Sin
"Mari tuan muda " ucap Mo Guan.
lalu mereka berjalan menuju gerbang desa untuk menyambut kedatangan utusan sekte.
"Selamat datang didesa Xio Tuan dan nona semua, Silahkan masuk dan kebetulan kami sedang mengadaka perjamuan" ucap Mo Guan
"Ah, terima kasih atas penyambutannya" ucap Sosok pria paruh baya dengan kepala botak dan tergantung kalung berbentuk tasbih pada lehernya yang kultivasinya berada pada Pendekar Raja tingkat 7.
"Mari semuanya" ucap Mo Guan sambil berjalan menuju tempat perjamuan dan di ikuti oleh anggota Sekte Gunung Suci dibelakanganya.
"Silahkan duduk dan nikmati hidangan yang ada" ucap Mo Guan
"Saya Mo Guan dan dipilih warga untuk menjadi kepala desa" lanjut Mo Guan
"Ah, maaf kepala desa, Saya Tao Suyan, Patriak Sekte Gunung Suci, maaf jika merepotkan kepala desa" ucap Tao Suyan
"Tidak mengapa patriak, perkenalkan dia adalah Tuan muda Xio, yang telah membebaskan kami dari para bandit" ucap Mo Guan
"Salam Tuan muda Xio, anda sungguh hebat, dengan usia semuda anda tapi sudah memiliki kekuatan yang luar biasa" ucap Tao Suyan
"Anda terlalu memuji paman patriak, sebenarnya kekuatan saya belum seberapa jika dibandingkan dengan paman, dan diluar sana masih banyak orang yang mempunyai ilmu tinggi" jawab Xio Sin merendah.
"Hahahha sungguh anak muda yang luar biasa" puji Tao Suyan
"Pan patriak, seperti surat yang telah saya kirimkan pada murid anda beberapa hari yang lalu, Yaitu ingin menjadikan desa ini dibawah perlindungan Sekte anda, karena sekte anda yang terdekat dengan desa ini itu merupakan alasan pertama.
Alasan kedua, banyaknya sumber daya yang bisa dimanfaatkan baik oleh sekte maupun sebagai penghasilan penduduk desa
Dimana sekte bisa membeli sumber daya herbal yang dihasilkan penduduk desa dengan harga 25% dari harga aslinya. Dan sekte bisa membantu pendistribusian sumber daya pada Toko 1000 Herbal yang ada di Kota Houngzi" papar Xio Sin
"Kalian bisa menghubungi menejer Han untuk melakukan bisnis, aku akan menulislan surat kepada menejer han untuk menajdikan desa ini sebagai pemasok utama Toko 1000 herbal" lanjut Xio Sin
"Hahahahah, luar biasa, sangat luar biasa tuan muda xio seorang yang sangat jenius, Jika demikian kami akan menerima usul tuan muda. Aku yakin dimasa depan desa ini akan menajadi kota besar dengan pendapatan masyarakat yang tinggi" ucap Tao Suyan dengan penuh gembira, bagaimana tidak dengan banyaknya pemasokan herbal pada sektenya, sangat mustahil suatu saat nanti Sekte gunung Suci bisa menjadi sekte besar dan dengan pendapatan dari penjualan herbal mereka juga pasti mendapatkan banyak coin emas yang bisa menjadi tambang coin emas untuk sekte.
"Aku hanya meminta satu hal kepada paman patriak, jaga dan lindungi desa ini, dan jika mungkin bangun cabang sekte gunung suci ditempat ini" ucap Xio Sin
"Baiklah, sesuai dengan permintaan tuan muda" ucap Rao Suyan
Mereka terus berbincang sambil menikmati jamuan, hingga tanpa terasa malam semakin larut dan sudah banyak yang sudah mulai mabuk akibat meminum banyak arak.
'Anak ini sungguh seorang jenius yang tiada duanya, dengan usia tulang masih belasan tahun tapi sudah mempunyai kekuatan yang luar biasa dan aura kepemimpinan yang sangat kental. Aku yakin suatu hari nanti pemuda ini akan menjadi seorang yang disegani di wilayah Barat dan aku harus menjalin hubungan baik dengannya' batin Tao Suyan
"Tuan muda Xio, ini lencana tamu kehormatan kami, paman harap suatu saat nanti kamu bisa berkunjung ke sekte paman" ucap Tao Suyan sambil memberikan Lencana Emas Sete Gunung Suci yang berukirkan seseorang yang sedang melakukan meditasi.
"Terima kasih paman, aku tidak akan sungkan jika begitu, dan ini juga lencana dari Sekte saya paman, saya harap paman bisa berkunjung pada sekte saya yang bernama Sekte Penguasa di Kota Daun di sebelah barat" ucap Xio Sin yang juga menyerahkan lencana tamu kehormatan yang berukirkan Pedang dan Tombak serta ditengahnya terdapat kursi seorang raja.
'Anak ini, apakah dia tuan Muda dari Sekte Besar? tapi nama Sekte Penguasa tidak pernah saya dengar. apakah saya harus menanyakannya? ah lebih baik jangan' batin Tao Suyan
Wajtu terus berlalu dengan begitu cepatnya, hingga pagi menjelang mereka masih menikmati arak perjamuan.
"Mo Guan, paman patriak, saya akan melanjutkan perjalanan saya untuk kembali ke sekte saya" pamit Xio Sin
"Apakah begitu cepatnya?" ucap Tao Suyan
"Ya ini adalah waktu yang tepat, dan keamanan disini saya serahkan kepada paman patriak. Ini ada sedikit hadiah perpisahan dari saya" ucap Xio Sin lali menyerahkan satu kotak kecil kepada Tao Suyan dan satu kotak kecil kepada Mo Guan.
"Ah,, terima kasih Tuan Muda" jawab mereka berdua bersamaan.
"Mo Guan sampaikan salam ku pada penduduk, kalau begitu saya pergi" ucap Xio Sin lalu menghilang dari pandangan mereka berdua menggunakan langkah bayangan lalu melesat terbang diudara menuju kearah barat.
Setelah Kepergian Xio Sin, mo Guan dan Tao Suyan membuka hadiah mereka masing-masing.
"In...ini, pil tingkat Emas" ucap Mo Guan terbata-bata dan dari raut wajahnya sangat bahagia. Begitu jiga dengan Tao Suyan yang mendapatkan Pil tingkat Kaisar.
"Akhirnya penantianku selama sepuluh tahun untuk mwnerobos ketingkat kaisar tercapai juga, terima kasih tuan muda Xio, aku akan selalu menggingat budi baikmu" gumam Tao Suyan