Maaf kalo banyak typo dan kata-katanya kurang nyaman karena ini karya pertamaku,semoga suka serta terima kritik & sarannya ya kakak-kakak🙏🏻.
Seorang gadis jenius yang berprofesi sebagai dokter,ilmuan,sekaligus wakil sebuah organisasi dunia yang paling disegani karena keahlian disegala bidangnya.
dulu dia gadis kecil polos yang penakut tetapi setelah dibuang keluarganya karena mengalami kecacatan saat kecelakaan saat ia masih berusia 6 tahun,hingga ia bertemu dengan seorang pemuda yang ternyata salah satu anggota organisasi dunia yang sangat disegani,pemuda itu mengangkatnya sebagai adik dan menyembuhkan ia serta melatihnya menjadikan ia gadis tangguh.
meninggal karena kegagalan dalam uji coba sebuah penemuan barunya sebab tidak ada yang percaya penemuan barunya yaitu berpindah dimensi atau ruang dan waktu,tetapi ternyata penemuannya berhasil sehingga ia berpindah dimensi walau hanya jiwanya saja dan memasuki tubuh putri yang disia-siakan.
ok segitu aja,kelanjutannya baca aja😘
Judul awal = Transmigration the Queen of Qultibvation World
Judul sekarang = Time Travel Yu Jin Ru
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wicky Nur Sakinah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TTYJR 3 ~~ Nama yang Bagus
...HAPPY READING AND ENJOY💐....
.......
"N-nama putri adalah Ming Yu Ling Zhu,tapi yang mulia kaisar dan permaisuri sudah melepaskan marga tuan putri sehingga nama tuan putri sekarang Yu Ling." kata pelayan itu sembari memberi penjelasan karena berpikir mungkin Jin Ru hilang ingatan.
"hm sepertinya tuan putri ini hilang ingatan,kalau tidak mana mungkin ia tidak mengenalku dan mengingat namanya sendiri" batin pelayan itu.
"Ooh ternyata pemilik tubuh ini bernama Ming Yu Ling Shu? Hm, nama yang cukup bagus, namun sayang nasibnya tak sebagus namanya...ck, tenang saja bocah, karena sekarang aku yang menempati tubuhmu maka aku akan bertanggungjawab menjadikanmu sosok yang kuat, berkuasa, disegani dan ditakuti oleh semua orang, hahahahah"
Jin Ru membatin sambil tertawa dan tersenyum smirk. Hal itu dilihat oleh pelayan tersebut yang membuatnya langsung merinding .
"Oh ya tuhan, kenapa sekarang tuan putri sangat menyeramkan akupun sampai merinding dan teman-teman pun sampai babak belur begini....hahh aku bahkan tidak tahu apakah mereka hanya sekedar pingsan atau sudah mati." batin pelayan itu sembari melihat kearah teman-temannya yang terkapar di tanah.
Ia membayangkan keganasan Jin Ru sewaktu menghajar mereka semua, dan hal itu sukses membuatnya merinding dan tanpa sadar tubuhnya gemetar.
"Hm, baiklah aku pergi dulu terima kasih informasinya." kata Jin Ru dingin dengan wajah datar.
Pelayan itupun tertegun karena selama ini tidak ada seorang pun dari anggota kerajaan yang berterimakasih kepada pelayan rendahan sepertinya, meskipun Jin Ru mengatakannya dengan nada dingin tetapi dia tetap merasa bahagia.
Pelayan itu melihat kepergian Jin Ru disertai senyuman. Setelah punggung Jin Ru tidak terlihat lagi, ia memanggil prajurit untuk membawa teman-temannya untuk diobati, sementara dirinya kembali ke kediaman selir Mu guna melapor segera setelah tangan dan kakinya diobati.
Sementara itu.....
Di Pavilliun Lotus.
Jin Ru atau yang sekarang ini bernama Yu Ling kini sedang melamun, ia memikirkan nasibnya dan nasib si pemilik tubuh yang tidak beda jauh.
Ya, mereka sama-sama dibuang keluarganya sendiri.
Flashback~~
Disebuah rumah mewah bergaya Eropa era Renaisans.
Disanalah sebuah keluarga yang harmonis terjalin, tampak seorang anak gadis berusia 5 tahun sedang bermain dengan adiknya yang baru berumur 1 tahun, mereka terlihat sangat bahagia dan tidak jauh dari mereka terdapat pasangan yang masih terlihat muda yang sedang memperhatikan anak-anak mereka bermain.
Tiba-tiba anak berusia 5 tahun itu berucap.....
"Mom, dad sebentar lagi kan aku ulang tahun, aku pengin kita ke pantai yang deket sama taman bermain ituloh biar kita bisa seneng-seneng bareng." kata anak itu sembari tersenyum manis dan wajah yang imut.
Orang tua gadis itu saling berpandangan kemudian mengangguk bersama sembari tersenyum.
"Baiklah Jin'er, kita akan ke pantai saat ulang tahunmu yang ke 6, mommy dan daddy juga sudah lama tidak liburan karena sibuk."
Mendengar jawaban orang tuanya, gadis yang diketahui bernama Yu Jin Ru itu pun berbinar senang kemudian dia berlari dan memeluk kedua orang tuanya dengan erat.
Dan tibalah hari ulang tahun Jin Ru yang ke 6 tahun.
Keluarga Yu sibuk mengurus keperluan liburan mereka, setelah selesai mereka bergegas ke pantai yang dituju.
Saat sampai ditempat tujuan mereka pun bersenang-senang di pantai itu, setelahnya mereka ke taman bermain dan menghabiskan waktu hingga petang.
Keesokan harinya mereka memutuskan untuk pulang.
Saat ditengah perjalanan...
"Mom, Dad aku seneng banget deh bisa liburan gini kapan-kapan kita liburan lagi ya" kata Jin Ru kecil yang duduk dibagian belakang sementara adiknya ada dipangkuan ibunya.
Ibu Yu Jin Ru bernama Yu Ru Mei dan ayahnya bernama Yu Jun So, sedangkan sang adik bernama Yu Mei Lia.
Jun So pun memperhatikan putrinya sembari tersenyum, sedangkan Ru Mei geleng-geleng kepala sembari tertawa kecil.
"Mom, Dad lihat foto ini sangat cantik kan?." kata Jin Ru kecil sembari memperlihatkan foto yang dia maksud yaitu foto bersama mereka ketika di pantai saat cuacanya cerah dan awan bergulung indah.
Jun So dan Ru Mei pun penasaran dan melihat foto itu tanpa memperhatikan ke depan yang dimana adalah tikungan dan ada mobil lain yang melaju dari arah berlawanan, Jun So tidak menyadari jika dia sudah masuk jalur lain dan akhirnya...
TIINNN.....TIINNNN.....
Jun So dan Ru Mei pun tersadar dan melihat kedepan, merekapun terkejut dan Jun So segera memutar kemudi tapi sudah terlambat dan......
CIIITTTTTTT........
BRAKKKK.......
DUAKKK......DUAKKKK
BRUGGG......BRUGGG.....BRUGGG......
Terjadilah tabrakan yang lumayan parah untungnya Jun So dan keluarganya masih dapat diselamatkan akan tetapi yang mengalami luka paling serius adalah Jin Ru dan mereka pun segera melarikannya ke rumah sakit.
Skip
Rumah Sakit~
"Jin'er bertahanlah, kau pasti bisa nak." kata Ru Mei yang tak menghiraukan lukanya.
Sedangkan Jun So membawa Mei Lia untuk diobati.
"Mohon maaf bu, mohon ibu menunggu diluar kami akan memeriksanya dan sebaiknya ibu mengobati luka ibu dulu, hasil pemeriksaan akan kami sampaikan." kata seorang dokter ber-name tage Jen Li Ro, lalu memasuki ruangan UGD bersama beberapa perawat yang mengikutinya.
Beberapa saat kemudian..
Dokter Li Ro keluar dari UGD dan dia melihat didepan ruangan sudah menanti keluarga Jin Ru dengan raut cemasnya.
"Dengan keluarga nona Yu Jin Ru?." kata dokter itu setelah sampai diluar.
"Ya! kami dok, kami keluarga Jin'er." kata Jun So mewakili keluarganya.
"Baiklah, mari ikut ke ruangan saya." kata dokter Li Ro sembari berjalan ke ruangannya.
..
Di dalam Ruangan dr. Li Ro
"Jadi bagaimana keadaan anak saya dok?" tanya Jun So.
"Jadi begini tuan dan nyonya, setelah pemeriksaan kami menemukan karena benturan keras di kepala nona Yu Jin Ru, diperkirakan ketika siuman nanti beliau akan mengalami kebutaan sementara.
..sementara itu, karena nona Yu Jin Ru duduk di kursi belakang dan sempat terhimpit saat kecelakaan. Nona mengalami cedera tulang belakang yang kemungkinan akan membuat nona Yu Jin Ru mengalami kelumpuhan sementara.
..selain itu, benturan pada bagian sisi mobil menyebabkan kaca mobil pecah dan mengenai wajah Nona Yu Jin Ru, mengakibatkan setengah wajahnya mengalami kerusakan. Kami hanya bisa mengangkat serpihan kaca tersebut untuk sementara, untuk penanganan lebih lanjut belum bisa dilakukan karena usia nona masih terlalu muda."
Dr. Li Ro menjelaskan rinci kondisi Jin Ru dengan helaan napas berat, ia sungguh merasa kasihan dengan nasib malang gadis kecil itu. Entah bagaimana reaksi gadis kecil itu ketika siuman nanti, pasti akan sangat terpukul.
Jun So dan Ru Mei pun sontak terpukul dan saling berpelukan mendengar keadaan putri sulung mereka, di usianya yang masih sangat muda dia harus mengalami hal menyedihkan seperti ini.
Ru Mei bahkan hampir pingsan jika tidak ada Jun So disampingnya yang sigap menopang tubuhnya.
Mei Lia pun ikut menangis dipelukan Jun So seolah mengerti bahwa saudarinya sedang tidak baik-baik saja.
Mereka pun mencoba tabah dan akan mengusahakan semaksimal mungkin untuk kesembuhan Jin Ru.
..
Saat ini Jin Ru sudah boleh pulang walau harus memakai kursi roda, Jin Ru sudah tau kondisinya dan sempat menangis histeris ketika siuman dan mendapati dirinya tidak bisa melihat, ia juga bisa merasakan bahwa tubuh bagian bawahnya tidak bisa digerakkan.
Dirinya panik dan terus berteriak memanggil orang tuanya, semakin ia berteriak semakin ia merasakan sakit yang luar biasa pada bagian sisi wajahnya yang lain.
Jun So dan Ru Mei segera memberikan dukungan mental kepada Jin Ru dan berusaha menenangkannya. Akhirnya Jin Ru mulai menerima keadaannya walau ia masih sesekali menangis meratapi nasibnya.
Awalnya Jun So dan Ru Mei selalu memberikan kata-kata penyemangat dan berusaha membuat gadis kecil itu tetap bahagia, namun lama-kelamaan mereka mulai merasa tidak nyaman kepada Jin Ru yang kadang menangis dan meminta mereka tetap disisinya sedangkan mereka terkadang sangat sibuk dengan pekerjaannya sehingga membiarkan Jin Ru dan Mei Lia diasuh oleh baby sitter.
Keadaan itu semakin memburuk ketika rekan-rekan bisnis Jun So dan Ru Mei yang mencemooh Jin Ru karena cacat fisik, ia dikatakan tidak pantas menjadi anak Jun So dan Ru Mei yang notabene nya pengusaha muda yang sukses dan mempunyai perusahaan dimana-mana.
Akhirnya Jun So dan Ru Mei memutuskan untuk membuang Jin Ru yang dianggap aib keluarga.
Walaupun Jin Ru sudah memohon-mohon kepada mereka tetapi seakan hati mereka sudah tertutup dan tetap membuang Jin Ru ke pinggir jalan ditempat yang sepi.
"DIAMLAH, KAU ITU HANYA AIB UNTUK KAMI JADI LEBIH BAIK KAU DISINI SAJA." kata Mei Lia sembari menyeret paksa Jin Ru kecil yang menangis sesegukan.
"M-mom tolong jangan tinggalkan Jin'er, Jin'er takut hiks.. hiks.." isak Jin Ru sambil memegang kaki Ru Mei yang langsung ditendang oleh Ru Mei membuat tubuh kecil itu jatuh terduduk sembari meringis kesakitan.
"SUDAH!! DIAM SAJA DISINI DAN JANGAN PERNAH PANGGIL AKU MOM KARENA AKU BUKAN IBUMU DAN SATU LAGI ANAKKU HANYA MEI LIA...CAMKAN ITU!!." kata Ru Mei dan langsung masuk ke mobil tanpa memperdulikan Jin Ru yang terus memanggilnya sambil menangis.
Malam semakin larut
Jin Ru masih ditempat yang sama dengan meringkuk ketakutan dan menangis, tiba-tiba.......
"Hei anak kecil, sedang apa kau disini? apakah kau tersesat?." tanya seorang pemuda yang membuat Jin Ru makin ketakutan dan tidak berani melihat siapa yang menanyainya.
Itulah yang dirasakan oleh seorang pemuda yang baru saja pulang dari rumah temannya. Dirinya melihat Jin Ru yang tampak meringkuk sendirian di sisi sebuah jalanan yang sepi.
Disekitar sana jauh dari hiruk-pikuk penduduk yang membuat suasana terasa mencekam.
"Hei tenanglah tidak usah takut, aku tidak akan melukai mu, tenanglah dan lihat aku." kata orang itu.
Jin Ru pun penasaran tapi tidak berani mendongak menatap orang itu "B-benarkah?" kata Jin Ru yang sudah lumayan tenang, tidak seperti tadi.
"Ya." jawab singkat orang itu.
Jin Ru pun mendongak namun sayangnya dia tidak dapat melihat bagaimana penampilan pemuda tersebut, pemuda itu tersenyum saat Jin Ru menatapnya tapi dia heran karena Jin Ru tidak bereaksi apapun dan juga dia dapat melihat luka disisi lain wajah Jin Ru.
"Nah sekarang katakan siapa namamu dan kenapa kau bisa disini gadis manis." kata pemuda itu.
Walaupun dia melihat wajah Jin Ru rusak separuh tapi dia tau bahwa sebenarnya Jin Ru itu gadis yang manis.
"N-n-namaku Yu Jin Ru d-dan aku dibuang orangtuaku" kata Jin Ru.
Pemuda itupun terkejut ketika mengetahui ternyata anak didepannya ini dari keluarga Yu, keluarga yang cukup terkenal karena bisnis real estate mereka dan yang lebih membuatnya terkejut adalah kesaksian anak ini bahwa dia dibuang keluarganya.
"Benarkah keluarga Yu yang itu? Apa mungkin mereka membuang anak ini karena fisiknya? Hm, haruskah aku menolong anak ini? Sepertinya dia masih bisa disembuhkan, organisasi juga masih membutuhkan talenta muda, sepertinya dia cocok." batin pemuda itu karena dia tau Jin Ru tidak berbohong.
"Owh baiklah adik kecil, perkenalkan namaku Li Won So dan maukah kau ikut denganku dan menjadi adikku? Aku akan melatih dan menyembuhkanmu sehingga kau bisa membalas perbuatan orang tuamu itu yang sudah membuangmu." tawar pemuda yang bernama Won So itu.
Jin Ru pun berpikir sejenak, tidak ada ruginya juga jika dia ikut dengan Won So dan akhirnya Jin Ru pun menyetujuinya. Kalaupun ternyata orang didepannya adalah penculik anak, ia sudah tidak peduli. Bahkan orang tuanya saja sudah tidak menginginkannya.
Sejak saat itu nama Jin Ru menjadi Li Jin Ru dan Won So menepati janjinya dengan melakukan transplantasi mata, rekontruksi wajah, dan membantu Jin Ru melakukan terapi sehingga dirinya bisa berjalan lagi.
Setelah semua itu dia melatih Jin Ru menjadi gadis yang tangguh, saat Jin Ru memasuki usia remaja, Won So memasukkan Jin Ru ke organisasi milik negara yang menaungi talenta-talenta muda berbakat.
Sejak itu pula Jin Ru menjadi seorang Agent muda yang dikagumi semua orang.
Jin Ru akhirnya berhasil membalaskan dendamnya kepada orang tuanya yang dulu membuangnya.
Jin Ru tidak mencari adiknya karena sudah mendengar dari Won So bahwa adiknya pergi ke luar negeri bersama kekasihnya dan mengalami kecelakaan pesawat dalam perjalanan tersebut. Hampir semua penumpang pesawat tersebut dinyatakan tewas.
Flashback Off~
.......
.......
.......
...TBC...
...Maaf kalo flashback nya kepanjangan...
...Segitu aja papay👋🏻....
...Sudah direvisi ...
...Thanks for Reading💐...
^^^1919 kata.^^^
lebai amat Thor