NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3: KEHANGATAN KELUARGA DI RUMAH ABANG ALPIN

Singkat waktu saja, Aisyah dan Alfarro menaiki mobil mewah milik keluarga mereka dan menghidupkan mesin kendaraan itu. Selama perjalanan, Aisyah tidak berhenti bercerita tentang berbagai hal, mulai dari hal-hal kecil yang terjadi di sekolah, cerita-cerita lucu yang dia dengar dari teman-temannya, hingga hal-hal aneh yang dia lihat sehari-hari. Alfarro hanya bisa tersenyum mendengarkan setiap kata yang diucapkan adiknya, sesekali mengangguk atau menjawab dengan kalimat yang pendek, tapi dari tatapannya terlihat betapa dia sangat menikmati setiap detik yang dihabiskan bersama adik kesayangannya itu.

"Dek," panggil Alfarro dengan suara yang lembut, memecah keheningan yang ada di dalam mobil.

"Iya, Bang, ada apa?" jawab Aisyah dengan cepat, menoleh ke arah abangnya dengan wajah yang penuh perhatian.

"Ada adik yang mau dibeli apa ya?" tanya Alfarro sambil mengusap kepala adiknya yang tertutup hijab rapi, membuat gerakan itu terlihat sangat lembut dan penuh kasih sayang.

"Tidak ada apa-apa, Bang. Kita mau pergi ke rumah Abang Alpin saja," jawab Aisyah sambil menatap ke depan dengan wajah yang ceria.

Rumah milik Alpin tidak kalah mewah dan megahnya dibandingkan dengan rumah orang tuanya. Bangunannya berdiri kokoh di atas tanah yang luas, dikelilingi oleh taman yang indah dan dijaga oleh sistem keamanan yang sangat canggih. Begitu mereka tiba di depan gerbang, suara mesin mobil yang terdengar membuat seluruh pengawal yang bertugas di sana langsung berbaris dengan rapi. Mereka berdiri tegak sambil menundukkan pandangan sebagai tanda hormat, menunggu kedatangan tuan muda dan tamu yang datang berkunjung.

Sesampainya di depan pintu utama, Aisyah langsung turun dari mobil dengan langkah yang ceria, lalu berlari secepat mungkin menuju ke arah Alpin yang sudah menunggu di pintu. Dia langsung memeluk erat tubuh abangnya itu dan menempelkan wajahnya di dada abangnya, merasa sangat bahagia dan tenang saat berada di dekat orang yang paling dia cintai setelah orang tuanya. Alpin menyambut kedatangan adiknya dengan senyum yang lebar dan penuh kebahagiaan, lalu mencium puncak kepala Aisyah dengan lembut.

"Bagaimana kabar kamu, adik abang yang cantik ini?" tanya Alpin dengan suara yang lembut, lalu dengan penuh perasaan dia mencubit hidung kecil adiknya itu dengan hati-hati agar tidak menyakitinya.

"Aisyah baik-baik saja, Bang. Aisyah sangat kangen sama Abang. Kenapa sih Abang jarang sekali menjenguk kami? Mamah, Ayah, bahkan Abang Alfarro pun sering kamu lupakan?" tanya Aisyah dengan nada yang sedikit manja, menatap wajah abangnya dengan pandangan yang penuh rasa rindu.

"Abang sibuk, sayang. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan dan hal-hal yang harus dijaga dengan baik," jawab Alpin sambil mengusap punggung adiknya dengan lembut, lalu dia berjalan masuk ke dalam rumah sambil tetap menggendong Aisyah yang menempel erat seperti perangko di tubuhnya.

Di dalam ruang tamu yang luas dan mewah itu, sudah ada Alfarro yang sedang asyik memakan berbagai macam cemilan yang tersedia di meja. Dia tidak terlalu memperhatikan kedua orang yang baru datang itu, seolah-olah dia sudah terlalu asyik dengan makanannya sendiri.

"Bagaimana kabar kamu, Al?" tanya Alpin sambil menurunkan Aisyah ke tempat duduk yang tersedia, lalu menoleh ke arah adik laki-lakinya itu.

"Baik," jawab Alfarro dengan nada yang datar dan santai, tetap fokus memakan makanannya seolah-olah tidak ada hal lain yang lebih penting.

Melihat tingkah laku kedua abangnya, Aisyah segera turun dari tempat duduknya dan mendekati meja makan. Dia langsung duduk di samping Alfarro dan ikut memakan berbagai macam cemilan kesukaannya. Semua makanan dan minuman yang ada di sana sudah disiapkan dengan sangat baik oleh Alpin, karena dia memang selalu memperhatikan kebutuhan dan kesukaan kedua adiknya itu.

Selama mereka berada di sana, mereka menghabiskan waktu dengan mengobrol dan bercerita satu sama lain. Tawa dan kebahagiaan terlihat di setiap sudut ruangan, terutama karena cerita-cerita acak yang diucapkan oleh Aisyah. Cerita-cerita lucu dan tidak terduga yang dia sampaikan membuat Alpin dan Alfarro tertawa lepas, bahkan di dalam hati Alpin dia berjanji pada dirinya sendiri: "Aku berjanji akan menjaga kalian semua, walaupun taruhannya adalah nyawaku sekalipun. Kalian semua adalah jantungku, adalah segalanya dalam hidupku."

Singkat waktu saja, jam penunjuk waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Waktu terasa berlalu begitu cepat tanpa mereka sadari.

"Dek, kalian nginep di sini kan?" tanya Alpin kepada kedua adiknya dengan harapan yang terlihat jelas di wajahnya.

"Iya, Bang al kalau aisyah nginep. Kalau aku tidak bang tidak menginap di sini bang.kalau aku mungkin akan pulang saja kerumah , karena besok pagi aku ada rapat penting bersama klien-klien bisnisku," jawab Alfaro.

"Ya sudah, hati-hati di jalan ya. Kalau ada apa-apa, jangan ragu untuk menghubungi abang kapan saja. Dan untuk Aisyah, nanti paginya abang yang akan mengantarkannya ke kerumah bunda dan ayah sekalian abang akan berangkat ke tempat yang sama," kata Alpin dengan suara yang tegas tapi tetap penuh perhatian.

"Baiklah, Bang. Al pamit dulu ya. Assalamualaikum," ucap Al

"Waalaikum salam," jawab Alpin sambil melambaikan tangan memberi izin untuk pergi.

Setelah itu, Alpin mendekati Aisyah dan berkata dengan suara yang lembut: "Dek, nanti istirahatlah yang baik ya, sudah malam dan tubuh butuh tenaga."

"Baiklah, Bang. Tapi Abang juga harus istirahat yang cukup ya," jawab Aisyah dengan wajah yang penuh perhatian.

Aisyah kemudian berjalan menuju tangga untuk menuju ke kamar tidurnya. Kamarnya terletak tepat di sebelah kamar Alpin, dan Alpin sudah mendesain kamar adiknya itu sesuai dengan selera dan keinginan gadis kecilnya itu. Semua kebutuhan yang mungkin dibutuhkan Aisyah sudah disiapkan dengan lengkap dan rapi, mulai dari pakaian, barang-barang pribadi, hingga barang-barang mainan yang dia sukai. Alpin memang sudah mengetahui betul sifat dan kebiasaan adiknya itu — dia tahu bahwa begitu Aisyah bertemu dengannya, dia tidak akan mau pulang dan akan selalu meminta untuk menginap di rumahnya. Itulah sebabnya sejak lama Alpin sudah menyiapkan semua kebutuhan adiknya, bukan hanya untuk Aisyah saja, tapi juga untuk Alfarro dan kedua orang tuanya.

Singkat waktu saja, Aisyah membuka pintu kamarnya yang berwarna dominan pink dan terlihat sangat rapi. Kamarnya selalu dijaga kebersihannya dengan baik, karena setiap hari ada pembantu dan petugas kebersihan yang bertugas merawatnya. Begitu masuk ke dalam kamar, Aisyah langsung menuju ke ruang ganti untuk menukar pakaiannya. Dia mengganti pakaian hariannya dengan baju tidur berwarna pink yang bergambar karakter Hello Kitty — salah satu kesukaannya yang paling disukai. Setelah selesai berganti pakaian, dia membiarkan rambut panjangnya yang indah tergerai bebas, terlihat sangat cantik dan menawan dengan penampilan yang santai dan nyaman seperti itu.

Dia berjalan menuju ke tempat tidurnya yang besar dan empuk, lalu duduk di tepi tempat tidur sambil memikirkan semua hal yang terjadi seharian itu. Dia merasa sangat beruntung memiliki keluarga yang begitu mencintai dan menjaganya, dan dia berharap kebahagiaan yang dia rasakan ini akan terus berlanjut selamanya. Di sisi lain, Alpin dan Alfarro juga tidak berhenti memikirkan adik kesayangan mereka itu, dan mereka berdua bersumpah akan melakukan apa saja untuk menjaga Aisyah tetap aman, bahagia, dan terhindar dari segala hal buruk yang mungkin terjadi di dunia ini.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi

akun TikTokku:( lisalestari310)

akun Instagramku:( Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!