NovelToon NovelToon
Bukan Suami Rahasia

Bukan Suami Rahasia

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:280k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pernah di khianati oleh Wanita yang dicintainya, Membuat Kaivan menutup hati pada semua wanita karena rasa traumanya.

Tapi siapa yang menyangka, Kalau dia harus terseret dalam hubungan percintaan putri majikannya. Kaivan harus diminta menggantikan sang calon pengantin pria yang merupakan asisten majikannya itu dalam sebuah pernikahan yang telah disiapkan.

"Kamu yang telah mengakadku.. Dalam pernikahan ini, Tidak ada suami pengganti atau suami rahasia.. Mulai sekarang kamu adalah suamiku yang sah.." Raisha Azzaira Pangestu.

"Aku berjanji akan menjaga pernikahan ini dengan baik. Dan aku juga akan berusaha belajar mencintaimu.." Kaivan Anugerah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekecewaan Orangtua Raisha

Hans masih terdiam, Melihat dari tatapan dan ekspresi Raisha sepertinya wanita itu tidak main-main dengan ucapannya. Raisha sungguh benar-benar kecewa, Bukan sekali dua kali Hans seperti ini, Tapi berkali-kali.

Bayangkan saja, Dia seorang calon istri namun sejak saat ini calon suaminya lebih mementingkan wanita lain. Wanita mana yang tidak kecewa. Lalu bagaimana nasibnya nanti saat dia sudah menjadi istri? Apakah Hans juga akan tetap meninggalkannya saat ibu dan anak itu butuh?

Di sebelah ranjang wanita itu, Kaivan berdiri dengan tegas. Dia sudah diperintahkan oleh Damian untuk menjaga putrinya. Maka dari itu Kaivan tak pernah keluar dari ruang rawat tersebut. Toh Kaivan hanya seorang bodyguard yang jelas tidak akan macam-macam.

Meskipun Kaivan adalah seorang bodyguard yang bertugas untuk menjaga Raisha bukan berarti untuk urusan pernikahan Kaivan ikut campur. Tugasnya hanya menjaga dan juga yang menemani itu saja. Akan tetapi akhir-akhir ini Kaivan selalu ikut dalam perpisahan pernikahan Nona nya itu.

Seperti di awal, Bukan satu dua kali Hans menyerahkan Raisha padanya. Sama beberapa waktu yang lalu, Ketika Raisha di suruh hadir ke acara ulang tahun salah satu pengusaha, Damian memerintahkan Raisha untuk datang bersama Hans.

Raisha tidak datang berdua saja, Masih ada Kaivan yang selalu ikut menemani atau menjadi orang ketiga karena Raisha tidak mungkin pergi hanya berdua. Namun apa yang telah terjadi? Begitu sampai dihotel tempat diadakannya pesta, Hans tiba-tiba menerima telfon.

"Dek.. Mas pulang dulu ya..

"Kamu mau kemana Mas.. Acara akan segera di mulai..

"Mbak Ajeng jatuh di kamar mandi, Katanya kakinya terkilir.. Jadi Mas harus kesana sekarang.. Kamu minta Kaivan saja untuk menemanimu malam ini..

Dan sekali lagi, Raisha dibuat kecewa. Akan tetapi Raisha selalu bersabar dan tenang. Setiap kali adik dari Rayyan itu menegur Hans dan berkata jujur kalau dia tidak suka Hans yang terlalu dekat dengan Ajeng. Hans selalu bereaksi marah, Hans selalu berkata Raisha yang terlalu kekanak-kanakan lah, Suka cemburu tak jelas lah. Hans juga berkata kalau mereka tak punya hubungan apapun kecuali hubungan adik dan Kakak ipar.

Setahun ini waktu Hans lebih banyak pada Ajeng dan Haura. Pernah juga tepat pada hari libur, Raisha mendapatkan telfon dari salah satu temannya kalau hewan peliharaannya sedang sakit. Kebetulan sekali, Hans sedang datang mampir dengan membawa buket untuknya.

Saat itu Kaivan sedang berada diluar kota menemani kakaknya. Damian pun meminta Hans untuk mengantar Raisha pergi ke rumah pasiennya. Dan lagi, Hans justru meninggalkan Raisha di tengah jalan dengan alasan ibunya menelfon dan butuh bantuannya.

Raisha masih bersabar, Wanita yang berprofesi sebagai dokter hewan itu akhirnya memesan taksi online. Sepulang dari rumah temannya, Raisha diantar oleh temannya sendiri, Sebelum sampai di rumah, Teman Raisha meminta mampir di salah satu Mall. Raisha yang memang ada barang yang hendak di beli pun ikut mampir juga.

Siapa yang menyangka kalau di Mall itu Raisha melihat Hans sedang makan di food court bersama Ajeng dan Haura. Tiga orang yang beda usia itu makan sambil bergurau layaknya keluarga cemara.

Kali ini tak hanya di nomor duakan, Raisha juga bohong. Alasan ibunya butuh bantuan namun nyatanya pergi jalan-jalan bertiga bersama Ibu dan anak itu.

Dengan semua itu Raisha masih tetap diam. Ia tak pernah bercerita kepada siapapun bahkan Raisha juga melarang Kaivan untuk bercerita kepada siapapun termasuk Papa dan Mamanya. Karena memang hanya Kaivan saksi bisu hubungan mereka.

Untuk saat ini, Raisha takkan diam lagi. Belum jadi suami sudah seenaknya apalagi jadi suami bisa makan hati dia setiap hari.

"Dek.. Tolong pikirkan sekali lagi.. Hubungan kita bukan mainan..

"Yang bilang hubungan kita ini mainan siapa? Aku menganggap hubungan ini sangat serius.. Tapi sepertinya kau yang menganggap hubungan ini sebagai mainan. Sudah berkali-kali aku di kecewakan olehmu.. Dan ini adalah kesempatan terakhir.." Hans memejamkan matanya, Dia sudah tak tahu harus bagaimana.

"Aku tidak menyangka seperti ini kau memperlakukan putriku Hans.." Semua yang ada di ruang rawat itu langsung menoleh ke arah sumber suara. Damian datang bersama Adiba, Mendengar sang putri kecelakaan tentu saja mereka panik bukan main.

Apalagi setelah Kaivan mengatakan yang sebenarnya. Selain panik, Damian juga marah.

"Pa.. Pa.." Hans menunduk, Bos sekaligus calon ayah mertuanya itu menatap tajam Hans. Selama ini Damian mengenal Hans dengan baik, Pria itu terlihat tidak pernah neko-neko.

Hans menjadi asisten pribadi Damian sejak sekitar tiga tahun lalu. Dan tiga tahun lalu itulah pertemuan pertama Hans dan Raisha.

"Putriku celaka.. Tapi kau justru lebih menyelamatkan orang lain.." Hans langsung menatap Damian.

"Saya tidak menyelamatkan orang lain, Pa. Saya hanya menyelamatkan keponakan saya yang terluka.." Jelas Hans dengan rasa maha benarnya, Memang benar kan yang dia selamatkan itu adalah keponakannnya bukan orang lain seperti yang di katakan oleh Damian.

"Yang kau selamatkan itu memang keponakanmu..Tapi yang menyelamatkan Bocah itu adalah Nona Raisha.. Nona terluka parah, Kepalanya terbentur aspal.. Sementara bocah itu hanya lecet dan juga masih ada ibunya disana.. Tapi kenapa kau malah lebih sibuk menyelamatkan ponakan mu itu.. Apa tidak lebih parah Nona? Tidak hanya itu saja, Saat Nona celaka kau tidak meliriknya sama sekali.." Jelas Kaivan menimpali, Untung dia ikut tadi. Andai kalau dia tidak ikut entah seperti apa nasib Raisha.

"Aku kecewa padamu Hans..

Deg!

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Kalau kamu sudah bosan dengan putriku.. Lebih baik Batalkan saja pernikahan ini.. " Hans langsung menoleh, Ucapan Damian barusan menggambarkan kalau pria paruh baya itu benar-benar kecewa. Sebelumnya Damian tidan pernah berkata seperti itu meski Hans berbuat salah.

Tiga tahun menjadi asistennya, Hans dikenal dengan pria yang baik dan jujur. Pria itu juga tidak pernah neko-neko, Maka dari itu Damian setuju saja ketika Hans menyatakan kalau pria itu ingin meminang putrinya.

Tapi sekarang, Damian sungguh sangat kecewa sekali. Dia tak menyangka kalau Hans sudah sering memperlakukan putrinya seperti ini.

"Pa.. Saya cuma gak sengaja.. Sebelum Abang saya meninggal beliau berpesan agar saya menjaga istri dan anaknya, Saya hanya..

"Jadi hanya karena pesan itu kamu lebih memihak padanya? Kamu mengabaikan putriku?

"Pa..

"Saya kasih kamu satu kali kesempatan lagi.. Jika kamu mengulangi ini.. Sudah pastikan, Jangankan sekarang tepat pada hari pernikahan pun kalau kau mengulanginya, Semua akan putus.." Bukan hanya Raisha yang memberikan satu kesempatan untuk Hans, Tapi Damian pun juga memberikan satu kesempatan itu.

"Saya seorang ibu.. Melihat kau memperlakukan putriku seperti ini. Sungguh sebagai seorang ibu aku tidak terima.. Kesempatan mu hanya satu kali.. Kalau kau mengingkari lagi, Lebih baik kau mundur saja..." Setelah Damian kini Adiba ikut angkat bicara.

Hans hanya terdiam, Dia menatap Raisha berharap wanita itu melihatnya dan membelanya. Sayangnya Raisha sudah terlanjur kecewa sekali, Sama sekali dia tak mau melihat ke arahnya.

"Saya akan menepati janji saya..

"Kalau begitu pulanglah.." Tak hanya di beri peringatan, Hans juga di usir dari sana. Pria itupun terpaksa pulang ke rumahnya.

Begitu sampai dirumahnya, Hans langsung disambut oleh sang ibu yang sejak tadi menunggunya.

"Hans..

"Bunda..

"Kok baru pulang? " Hans terdiam, Dia tidak tahu apa yang harus ia katakan. Tidak mungkin kan dia cerita yang sebenarnya, Bisa marah Bundanya..

"Iya.. Tadi ada kepentingan yang harus Hans urus Bun.." Setelah mengatakan itu Hans langsung berlalu takut di tanya lagi. Wanita paruh baya itu terdiam seolah ada sesuatu.

"Pasti ada sesuatu.. Jangan-jangan dia masih dekat dengan Ajeng.." Gumam Bunda Hans yang sejak dulu kurang setuju putra sulungnya menikah dengan wanita itu.

TBC

1
Evi alvian
ah elahh nih anak ada" aja disuruh baca doa malah dibilang mo diruqiah🤣🤣 kayaknya pasangan yg satu ini unik nih bakal rame trus😂😂
Teh Euis Tea
waduh steve kocak km di suruh baca doa malah bilang ruqiahb🤣🤣🤣🤣🤣
dihh dasar tamu ga tau diri, sirik ya dm nasib baik riri, untung ada msma aida sm papa tama yg siap belain menantu menantunya
Ariany Sudjana
sisi biarpun yatim piatu, tapi perempuan baik-baik, bukan seperti jalang murahan, meskipun kaya raya
Adrian
aduh malunya makanya jgan asal jeplak aja ketahuan deh yg punya rumah kalo mantunya digibahiin🤭🤭🤭
Yus Nita
egini lahkku irang miskin, punya harta sedikit. ibarat si Buta baru bisa meluhat.
yg di imvangi orang yg udah jaya raya daru dkm kandungan. yachhh... gak selevel oasti ny 😁😁😁
Yus Nita
jalang teriak jalang
dasar ulatmalu ny udah putus.
Sindy Sintia
Gini lh klw manusia ga tau diri dan ga tau brsyukur, masih untung Arvin ga dendam sama kamu Ajeng, dan mau mungut kamu walau udah bekas bram. Tapi karena hinaan kamu bunuh emak nya Arvin ya rasain hotel prodeo tu! Padahal kalau sabar aja pasti Arvin akan perjuangin kamu
Indriani Kartini
kejam bngt Ajeng smpai gelap mata membunuh, harusnya merayu calon mertua bukan mlh membunuh.
Agunk Setyawan
Iyo mau enak ngangkang dan blanja"🤣
Retno Harningsih
up
Nice1808
Ajeng gk sabar dan juga dia gk mau susah🤣mau jd nyonya Arvin tp sampai kalap membunuh ibunya arvin, tinggallah di hotel prodeo ajeng
Yus Nita
wkwkwkwkkk... bisa aja lo steve...
Teh Euis Tea
berasa sedikit sih thor
Evi alvian
jika Ajeng mo bersabar sedikit pasti hidupnya akan bahagia dengan Arvin tp sayang nasi udh menjadi bubur Ajeng harus dipenjara karena perbuatannya
Sri Rahayu
dasar Ajeng jalang...ga sabar serakah rakus harta dan egois...itulah mungkin mama Arvin ga suka Ajeng...skrg rasain ganjaran perbuatan mu akan membusuk dipenjara 🤪🤪🤪...lanjut Thorr😘😘😘
Ariany Sudjana
namanya juga pelacur murahan, mana paham dia harus mau menunggu dengan sabar? yang ada gimana caranya bisa jadi istrinya Arvin dengan cepat, jadi semua batu sandungan, harus dibereskan. dasar pelacur murahan yang ga tahu diri kamu Ajeng, harusnya kamu bersyukur Arvin masih mau menerima kamu
Sri Rahayu
Ajeng...Ajeng...nekat banget kamu membunuh ibu nya Arvin...pdhal Arvin mau menikahi mu...kl uda begini 🙃🙃🙃🤪🤪🤪...masuk penjara kamu...lanjut Thorr😘😘😘
Teh Euis Tea
aku dulu waktu hamil ga mau dekat sm suami bawaannya males bgt liat muka suami tp kadang2 sayang bgt sm suami😁
Ayudya
obsesi Ajeng yg buat hancur dirinya sendiri🥰🥰🥰🥰
Maria Magdalena
ha ha nyesal kamu hans😄😄😄,raisha sdh berbahagia dgn kaivan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!