NovelToon NovelToon
Raelynn, Wanita Malang Tuan Logan!

Raelynn, Wanita Malang Tuan Logan!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta setelah menikah / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Kini berbagai pertanyaan muncul ketika Raelynn terbaring di atas meja operasi. Mempertaruhkan nyawa, berjuang untuk bisa melahirkan bayinya dengan selamat … sendirian. Ya, dengan tubuhnya yang kurus, Raelynn menandatangani surat pernyataan untuk dilakukan operasi untuk dirinya sendiri.

Apakah semua kemalangan ini bermula ketika dia menerima pernikahan di atas kerta yang pria berikan? Ataukah semua ini berawal saat dia mengetahui tentang kehamilannya sekaligus penyakit mematikan yang tidak dia sadari sebelumnya? Atau semenjak malam itu … di saat keluarganya sendiri menyiksa dan menjadikannya pelayan dan bahkan menjualnya demi kepentingan bisnis mereka?

Raelynn rasa, tidak! Bahkan sebelum semua itu terjadi kemalangan mulai menjadi hari-harinya sejak saat itu. Ya … Raelynn ingat sekarang. Semenjak hari itu, dimana dia menolak perjodohan yang di atur oleh keluarga demi untuk mengejar cinta pertamanya.

Mampukah Raelynn bertahan dengan semua kemalangannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 03. Pilihan Sulit

Akan tetapi, Raelynn tidak bisa diam saja dengan keputusan ayahnya yang diam-diam menjodohkan dirinya bahkan tanpa meminta pendapatnya sama sekali. dengan berderai air mata, Raelynn pun mengutarakan isi hatinya, “Ayah, Rael mohon! Hargai juga keputusan Rael disini, karena bukankah perjodohan ini Rael yang akan menjalaninya?”

Apa yang Rael katakan memang tidak salah sama sekali. Akan tetapi, Sang ayah terlihat tidak peduli dengan keputusan anak sulungnya itu. Di mata Edwin, Raelynn telah mencoreng harga dirinya dan mempermalukannya di depan rekan bisnisnya dengan menolak perjodohan tersebut.

“Apa alasan Nona menolak perjodohan ini? Atau lebih tepatnya menolak ku?”

Kini Frans pun mulai membuka suaranya agar masalah ini cepat selesai, sebab dia juga tidak ingin nama baik keluarganya dipermalukan karena sikap diamnya terhadap penolakan Raelynn.

Sebenarnya Frans juga tengah menahan amarahnya, karena untuk pertama kalinya dia mendapat penolakan yang sangat memalukan seperti ini. Padahal di luar sana masih banyak wanita yang menginginkan dirinya, bahkan tanpa imbalan sekalipun.

“Karena aku masih sangat mencintai pria lain, Tuan! Dan aku tidak ingin menikah tanpa adanya cinta di antara kita!”

Raelynn langsung menjawabnya tanpa adanya keraguan sedikitpun, dia bahkan akhirnya mendapat jawaban atas keraguan atas permintaan Mama Clara yang ingin menjadikan dirinya sebagai menantunya. Ya, kini Raelynn sangat yakin untuk meraih harapannya kembali.

Dia akan berjuang untuk meraih cinta Javier, pria yang selama ini menjadi sahabatnya sekaligus pria yang sangat dicintainya. Raelynn akan selalu memegang teguh prinsipnya, bahwa dia hanya akan menikah dengan pria yang dia cintai.

“Baiklah, kalau ini sudah menjadi keputusan dari Nona Raelynn! Saya akan berusaha menerimanya dengan lapang dada. Kalau begitu, lebih baik kami pamit undur diri sekarang karena sepertinya banyak yang harus kalian bicarakan satu sama lain!”

Frans pun memilih pamit sembari menahan kemarahannya karena sudah tidak bisa berbuat apapun lagi, kecuali harus menerima keputusan Raelynn yang menolak lamarannya mentah-mentah. Bahkan Frans dan keluarganya langsung pergi begitu saja tanpa berpamitan secara baik-baik kepada Edwin dan istrinya.

Sementara Edwin sendiri sudah tidak memiliki muka lagi untuk mengantar kepergian keluarga itu, apalagi untuk memberikan permintaan maafnya.

Frans pun langsung pamit meninggalkan kediaman keluarga Cameron bersama dengan keluarganya.

Keluarga Antonio memang merasa sangat terhina dengan penolakan yang Rael lakukan, apalagi dia dengan lantang mengatakan bahwa dia mencintai pria lain. Meskipun begitu Frans langsung menghentikan niat ayahnya yang ingin memaki keluarga Cameron, sebab dia mempunyai ide yang lebih bagus untuk membalas penghinaan itu daripada harus marah-marah tidak jelas seperti orang gila.

“Raelynn, aku akan mengingat hari ini! Hari dimana kau menghinaku dan keluargaku. Akan kupastikan kau tidak bisa menikmati kemewahan ini lagi selama sisa hidupmu! Tunggu saja pembalasan dariku nanti.” batin Frans sembari menatap rumah keluarga Cameron dengan penuh kebencian.

Selepas kepergian Frans dan keluarganya, adu argument antara Raelynn dan Sang Ayah pun kembali berlanjut. Disini Raelynn tetap teguh dengan keputusannya kembali mengejar Javier, begitu juga dengan ayah dan ibunya yang bersikeras menjodohkan Raelynn dengan Frans. Edwin dan Emma pun langsung mengetahui bahwa pria yang dimaksud Raelynn itu adalah Javier.

“Rael, apakah pria yang kau cintai itu adalah Javier?” tanya Sang Ayah dengan nada bicaranya yang dipenuhi amarah yang sudah memuncak, dia menanyakan hal itu hanya untuk memastikan bahwa dugaannya benar atau tidak.

“I-iyaa, Pah!”

Rael menjawabnya dengan lirih, membenarkan perkataan Sang Ayah. Dia hanya ingin jujur dengan perasaannya dan ingin mencoba untuk mendapatkan cintanya kembali. Raelynn hanya ingin berjuang sekali lagi, karena menikah dan hidup bersama dengan Javier adalah salah satu mimpi terbesarnya.

“Rael, apa kau sadar dengan keputusanmu ini. Dia bukanlah Javier yang dulu lagi, dia sudah sangat berubah! Kau jelas tahu sendiri bahwa dia tidak pernah mencintaimu, kau sama sekali tidak pernah ada di dalam hatinya. Apa kau tidak sadar? Kalau dihatinya tidak pernah ada tempat untukmu!”

Sang Ibu mulai ikut bicara agar putrinya bisa sadar dan merubah keputusannya, mencoba menyadarkan Raelynn dengan kata-kata menyakitkan.

“Rael sangat tahu tentang itu, Mah! Tapi Rael masih tetap ingin berusaha untuk bersamanya kembali seperti dulu! Lagi pula Mamah Clara berniat menjodohkan aku dengannya lagi, Mah! Rael sangat yakin bahwa Javier pasti akan bersedia menerima Rael,” ujar Raelynn yang tetap bersikeras dengan pilihannya.

“Rael! Mamah mohon sadarlah. Javier yang sekarang bahkan selalu mengabaikanmu, dia tidak pernah menaruh perasaan lebih kepadamu, selain sebatas saudara! Apalagi yang kau harapkan darinya?” Sang Ibu terus saja menyakinkan Raelynn bahwa usahanya kembali pada Javier hanya akan berakhir sia-sia.

“Rael tetap ingin mengharapkan cinta Javier lagi, Mah! Dan Rael yakin bisa mendapatkannya kali ini.”

Namun, Raelynn tidak peduli lagi dengan hal lainnya yang dia pedulikan sekarang adalah adanya sebuah kesempatan untuk dirinya bisa bersatu lagi dengan pria yang amat sangat di cintainya itu. Dengan usaha dan keyakinannya, Raelynn sangat percaya diri bisa mendapatkan hati Javier kembali dan mereka akan hidup bahagia.

“Baiklah kalau itu sudah menjadi keputusanmu! Kau boleh pergi sekarang juga untuk mengejar cinta butamu itu!” ujar Sang Ayah tanpa memandang sedikitpun pada Raelynn.

Mendengar keputusan Raelynn yang sangat keras kepala membuat Sang Ayah sangat murka dan benci padanya. Ditambah dia baru saja mempermalukan keluarga mereka dihadapan Keluarga Antonio.

Baginya, Raelynn bukanlah satu-satunya dia tidak peduli dengan anak yang suka membuat masalah seperti Raelynn. Dia sudah membujuknya secara baik-baik untuk memulai hubungan baru dengan pria lain, tapi Raelynn sendiri menolaknya dengan harapan cintanya kepada Javier. Maka tidak ada alasan lagi untuk mempertahankan keputusan putrinya yang sangat keras kepala itu.

“Suamiku!”

Sang Ibu tentu sangat terkejut dengan perkataan suaminya, dimana dia ternyata mengijinkan Raelynn pergi untuk mengejar Javier kembali.

“Terima kasih, Pah! Rael janji—”

“Tapi ingatlah! Begitu kau melangkah keluar dari rumah ini, disaat itu juga hubungan orang tua dan anak diantara kita akan terputus untuk selamanya. Jadi, jangan pernah berharap kau bisa menginjakkan kakimu lagi di rumahku ini, begitu kau memutuskan untuk pergi mengejarnya! Itulah keputusan akhir dariku!”

Sang Ayah tentu memiliki keputusannya sendiri dan dia menyampaikan hal itu dengan tegas berharap bisa meluluhkan sikap keras kepala putrinya. Setelah mengutarakan ancamannya, Edwin pun pergi begitu saja meninggalkan Raelynn yang kini diam mematung di tempatnya setelah mendengar perkataan sang ayah.

“Suamiku!”

Sang Ibu pun langsung mengikuti suaminya masuk kedalam kamar berusaha untuk mencoba membujuknya agar menarik setiap kata yang telah dia ucapkan kepada Raelynn tadi. Karena bagaimana pun Raelynn juga putri kandungnya, dia merasa yakin bahwa Raelynn tidak akan pergi meninggalkan mereka hanya demi cinta seorang Javier.

Bersambung ….

1
Mbak Rin
☕☕☕meluncur
Yena
The Best
Mbak Rin
wah Suho knp kamu JD salah paham awas Bae keno semprot tuan Gavin 😁
Mbak Rin
dah Vin sabar biarkanlah tuanmu dngn pemikirannya sendiri
Mbak Rin
dah Vin ngikut rencana bosmu az drpd kena marah
Mbak Rin
ku tunggu bucinnya logan dngn rael nih
eny agustina
❤❤❤❤
Desyi Alawiyah
Lah... Suho malah salah paham deh...

Lagian Gavin ngga bilang sih, siapa anak Edwin Cameron yang dimaksud...

Masa Suho ngga tahu sih, kalo Edwin punya 2 anak perempuan 🤔
Desyi Alawiyah
Bener-bener deh si Gavin ini...🤭
Desyi Alawiyah
Aku padamu Logan... Ayo desak terus si Frans dan babi tua itu...☺
nyaks 💜
bantu jawab Suho: Bukan..tpi kakak dari wanita itu 😅😅
nyaks 💜
gavinn 😅😅😅
nyaks 💜
dan kedepannya kau akan sangat menyesali keputusanmu ini Logan...
nyaks 💜
ngegas si Abang 🤣🤣🤣
nyaks 💜
gavin d lawan 🤣🤣🤣
nyaks 💜
mulaiii,,mulai gavin 😅
nyaks 💜
bingung ya Vin 🤭🤣🤣
Dwi Rustiana
Gavin jawab dong jangan diem2 bae ntar suho salah paham kan bisa berabe urusannya. apalagi kalo sampe kedengaran keluarga dajal bisa PD gila mereka
Dwi Rustiana
wes pokoke kamu diem2 bae ya Gavin jangan bkin bosmu tambah emosi jiwa terima beres ae kamu 🤭🤭🤭
@pry😛
bukn suho... ni setan..
next kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!