NovelToon NovelToon
SI ANAK BURU TANI

SI ANAK BURU TANI

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / Dokter Ajaib / Bertani / Tamat
Popularitas:889.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tirta_Rahayu

Tita, gadis yang hanya hidup berdua dengan ibunya, karena bapaknya tidak mengakuinya. lebih tepatnya, bapak itu menikah lagi setelah ibunya mengandung dirinya. ditambah lagi banyak orang yang tidak menyukai sang ibu, yang hanya seorang wanita buruh tani diladang orang lain.
sampai akhirnya, tita yang saat itu sedang membantu ibunya membersihkan ladang sawah orang, tidak sengaja tersambar petir sehingga mengundang kehebohan. dan Untung saja dia tidak meninggal, tetapi satu hal yang berbeda dari dirinya. dia mendapatkan sedikit kemampuan, yaitu kemampuan meracik herbal-herbal yang bisa dimanfaatkan untuk pertanian, dan juga untuk perikanan.
lalu bagaimana perjalanan tita setelah berhasil lolos dari maut itu ?
ikuti terus ya teman-teman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tirta_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. beli beras

Kini, tita pun telah sampai di pinggiran sungai. tampak sungainya sedang surut, dan memperlihatkan beberapa dasar sungai yang tidak terlalu dalam.

Tita yang melihat hal itu langsung bertekad, dan sekaligus bersiap untuk turun ke bawah. tak lupa dia langsung membawa alat itu dan juga herbal yang sudah ditumbuk olehnya.

dia pun langsung memasang perangkap tersebut, dan di sana dia langsung menebar umpannya. dia melakukannya dengan mengikuti ingatan aneh yang terlintas di kepalanya.

"tuh kan!! nggak terjadi apa-apa.. Hah!! bikin susah hidup aja deh." ucapnya mengeluh. padahal dia masih belum lama menunggu umpan itu untuk disambar. dan ketika dirinya merasa sedikit putus asa, dia pun langsung berniat untuk mencabut perangkap itu kembali.

namun saat itu juga, dia langsung mendapati pergerakan yang begitu besar yang membuatnya langsung terkejut. ternyata di sana sudah terperangkap beberapa kepiting yang ukuran jumbo, dan juga beberapa ikan sungai yang juga masuk ke dalam perangkapnya. bahkan terlihat, di tempat sekitar dirinya menebar umpan itu masih memperlihatkan keberadaan keberadaan ikan yang tampak sedang berebutan untuk mendapatkan umpan itu.

tita yang menyadari hal itu langsung melongo, sekaligus terkejut. Dan dengan refleks dia langsung mengangkat jebakan yang dibuat olehnya.

"wah akhirnya dapat juga!! apa ingatan yang aku dapatkan itu adalah ingatan milikku.? tapi kan aku bodoh, aku bukan siswi yang cerdas dan cerdik. apalagi masalah tentang herbal dan juga ramuan." ucapnya dengan wajah sumringah.

"ah tapi sudahlah!! tidak usah banyak berpikir. yang penting aku telah berhasil mendapatkan ikan ini hahaha.. Ibu!! anakmu sungguh sangat cerdas.!! Malam ini kita tidak akan kelaparan." ucapnya dengan riang gembira. Untung saja sungai itu juga terlihat sepi. karena tidak ada orang yang melakukan aktivitas di sekitar sungai tersebut.

melihat ikan yang masih banyak terdampar di bagian tepi-tepi sungai itu, tita pun langsung mencoba menangkap ikan-ikan itu dengan tangan kosong. dan alhasil, dia langsung mendapatkan banyak ikan dan plus dengan kepiting-kepitingnya.

wajah tita sangat sumringai bahagia. dia tidak menyangka kalau ingatan abstrak itu bisa mendapatkan hasil yang berlimpah seperti ini. dia pun langsung mengisi jebakan ikannya itu dengan ikan-ikan yang telah ditangkapnya. sementara kepiting kepiting itu diikatnya dengan tali.

setelah selesai, dia pun langsung bergegas pergi. tubuh kurusnya langsung berjuang keras untuk mengangkat ikan yang berat itu. saat dirinya melewati beberapa rumah penduduk, mereka Langsung melihat ikan tersebut. dan dengan cepat dipanggil.

"tita.. Apa itu nak..?" tanya seorang ibu-ibu yang rumahnya cukup dekat dengan gubuk mereka.

tita yang dipanggil oleh ibu-ibu itu langsung menoleh. jangan lupakan pipinya yang dipenuhi dengan lumpur gara-gara menangkap ikan dengan tangan kosong.

"ikan bu.." ucapnya. berhubung ke desa mereka sangat kekurangan ikan, dan lebih banyak mengkonsumsi sayur-sayuran membuat ibu itu langsung berbinar. biasanya, orang-orang kaya akan membeli ikan itu di pasar kota, yang jaraknya sekitar 2 jam dari desa mereka.

"banyak sekali ikannya tita!! tidak mungkin kau dan ibumu akan memakan semuanya.!! berikan beberapa ekor kepada saya. dan saya akan memberikan kamu uang." ucap Ibu tersebut yang tidak mungkin ditolak oleh tita.

"wah benarkah Bu!! kalau begitu boleh deh." ucapnya. dia pun langsung mengeluarkan 5 ekor ikan dengan ukuran lebih besar dari tangan orang dewasa, dan beratnya sekitar setengah kilo. kemudian ibu itu langsung mengambilnya dan menyerahkan uang sebanyak 50 k kepada tita. karena tentunya ibu itu tahu berapa harga ikan per kilonya. seharusnya, kalau mengikuti harga pasar, ikan itu bisa dihargai sekitar 70 sampai 80 per kg-nya. namun, tita tidak masalah akan hal itu. Yang penting dia bisa membeli beras satu gantang untuk dirinya dan ibunya di rumah.

"wah makasih ya Bu!!" ucap tita.

"ya sama-sama tita. oh iya, itu kepiting ya..?" tanya ibu itu lagi yang belum sempat memperhatikan ikan yang dibawa oleh tita.

"Iya Bu. tapi saya tidak menjualnya. soalnya Ibu saya sangat menyukai kepiting. aku juga sangat menyukainya." ucap tita lagi.

"ya.. begitu ya!! padahal ibu juga mau beli loh. tapi nggak papa deh. kamu isi nutrisi dulu bersama dengan ibumu. tapi kalau besok-besok ada lagi, jangan lupa tawarin sama ibu ya." ujar ibu itu lagi. dan ibu itu biasa dikenal dengan nama ibu Rossa.

"baik bu. kalau begitu saya pamit ya Bu." Ibu Rossa pun langsung menganggukkan kepalanya. dan, tita pun langsung membawa pergi ikan-ikan itu kembali sebelum ada yang melihat lagi.

*****

sesampainya kita di rumah, atau lebih tepatnya gubuk. dia langsung tersenyum senang. dia pun dengan cepat meletakkan ikan-ikan itu di atas baskom yang berukuran besar. dan perlahan-lahan mulai membersihkannya.

"setelah ini aku akan pergi membeli beras. Hehehe.. Ibu pasti akan terkejut melihat ikan-ikan ini. pasalnya, ikan di pasar sangat mahal dan kami pun tidak akan sanggup membelinya." gumamnya lagi.

dan setelah kita berhasil membersihkan ikan-ikan itu. dia pun langsung menyimpannya dulu di tempat yang aman bersama dengan kepiting-kepiting tersebut. dia pun kembali bergegas keluar dari rumah, dan pergi ke warung.

"assalamualaikum Bu." ucap tita. Ibu pemilik warung yang melihat keberadaan tita di sana langsung memasang wajah cemberut.

"ada apa? Aku tidak mau mengutangi kalian lagi ya. soalnya hutang ibumu sudah sangat banyak di sini." ucap Ibu tersebut. tita yang mendengar penuturan Ibu warung itu langsung tersenyum kecut.

"Maaf sebelumnya ibu Ani. nanti kami pasti akan melunasi hutang-hutang kami. aku ke sini mau beli beras dan juga garam. serta bawang se-ons. dan kali ini aku bayar kok bu Ani. tapi mengenai hutang-hutang ibu saya, nanti kami akan Cicil perlahan ya Ibu." ujar tita dengan perasaan tidak enak. lagian siapa juga yang mau hutang kalau tidak kepepet.

Ibu Ani memandang ke arah tita sedikit nyalang.

"Aku tidak mau tahu! kalau begitu perlihatkan dulu uangmu. kalau ada, aku akan memberikannya. kalau tidak jangan harap bisa mendapatkannya." ucap Ibu Ani dengan tegas. tita yang diperlakukan seperti itu benar-benar sangat malu. namun dia akhirnya mengeluarkan uang lebaran rp50.000 itu.

"ini! jangan Ibu pikir kalau aku mencurinya. aku mendapatkan uang ini dari hasil menjual ikan tadi." kali ini tampang tita sudah tidak bersahabat. sementara Ibu Ani yang memang ingin menuduh kita seperti itu langsung terbantahkan. namun dia tetap kekeh, karena dia tidak melihat tita menjual ikan.

"jangan bohong kamu ya!! Saya tidak melihatmu menjual ikan tadi.!!" seru Ibu Ani. tita menghela nafasnya. dia yang masih seorang remaja dan memiliki sifat yang masih labil itu membuatnya tersulit emosi.

"Ibu mau menerima apa enggak! kalau nggak mau saya ke tempat lain aja deh.! lagian, uang ini diberikan oleh ibu Rossa. Dan kalau Ibu tidak percaya tanyakan saja pada ibu Rossa. teriak aja kalau bisa, lagi pula suara Ibu Rossa masih terdengar di sini." ucap tita dengan sedikit jengkel.

sementara Ibu Ani yang mendengar penuturan itu langsung membuktikannya. di sana dia langsung berteriak kepada Ibu Rossa yang tampak sedang bersiap untuk membakar ikan di halaman.

"Ibu Rossa!! Apa benar kamu yang memberikan uang kepada tita.!!" teriaknya. Ibu Rossa yang mendengar penuturan itu langsung mengangkat wajahnya.

"Iya Ibu Ani! saya membeli ikan darinya dan memberikan uang rp50.000. memangnya kenapa Ibu Ani!" seru Ibu Rossa lagi.

"oh tidak apa-apa Ibu Rossa! terima kasih." ucap Ibu Ani yang akhirnya tidak melanjutkannya lagi.

1
nila
typo thor
Leha Rahman
ceritanya menarik dan bagus. typo nya banyak banget
Leha Rahman
panggilan di sekolah kok "segera dtng ke sumber suara" , kasar sekali kata² nya. dtng ke ruang BP ato ke ruang guru lebih enak bacanya 🙏
Simba Berry
kenapa tita fan arnold kecewa ketika adjknya lahir laki2.?kasihan adiknya seolah olah kehadirannya tdk diterima sama kakak kakaknya.😪😪😪
Simba Berry
cobalah tgor senengin kami yg membaca dan snengin juga tita dan arnold denhan memberikan adik mereka perempuan bukan laki2 lagi.
Simba Berry
50 jadi 200.wah..wah..lintah darat itu mah
BCDs
Laah tuan Damian bapak titinya Mc jadi imam pas sholat subuh di rumahnya Tita . Gimana caranya kalo dia ga muslim tapi jadi imam sholat Thor?

Author nya keblabasan deh..
BCDs
Hmm baik baget tuh receptionist nya. Peraturan perhotelan biasanya mw sejam dua jam ato tidak di tinggali pun tetep bayar full .
BCDs
Hah? Uangbyg terkumpul selama ini ga bisa beli tabung oksigen? Aaaahhh yg bener? Tabung oksigen ga semahal itu sampe menghabis semua tabungan mereka yg berjuta juta itu..
mahalan sepedanya Tita dari tabung oksigen.
Menurutku itu hanya keangkaan bukan kemahalan.
Waode Asna
apa gunanya HP tak bisa telpon polisi kah😏😏😏
Amriati Plg
Sisa uangnya bagi lagi sebagian di jadikan modal usaha sebagian di tabung tita ya, jangan boros mentang mentang dapat kelebihan
Amriati Plg
Nama tita sering banget typonya
Sandisalbiah
bukanya dia punya ank lain selain Edwin... kenapa gak minta pd mereka?
Sandisalbiah
ema ini satu spesies dgn si Rukmi... bakal seru itu kalau di satuin.. yg satu titisan setan satu lagi titisan iblis...
Sandisalbiah
manusia yg gak menyukuri rezeki dan nikmat yg dia miliki justru akan kehilangan apa yg dia genggam krn sifat serakahnua
Sandisalbiah
manusia kalau hatinya udah di penuhi dgn rasa iri dan dengki akan mempengaruhi ke warasanya..
Sandisalbiah
hanya menyesal tp tak punya niat buat berubah atau memperbaikinya... juga gak. pernah berniat buat bertanggung jawab sebagai ayah.. sama aja bo'ong.. surya...
Sandisalbiah
memang gak masuk akal menikahkan org yg gak bisa mengucap ijab.. sah dr mana coba.. ini warga kampungnya bego bin tolok ini mah..
Sandisalbiah
bisa kena sunami itu kampung yg isinya manusia² dgn mental dajjal semua, bukan ikut membantu org yg terkena musibah, ini malah memojokan sipenolong... gak ada rasa empati atau kemanusiaannya lagi...
Sandisalbiah
bener² manusia gak punya adab, gak punya malu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!