NovelToon NovelToon
Bodyguard Tampanku

Bodyguard Tampanku

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Ati Nurhayati

"Kau tahu, kau tak pantas untuk menjadi bodyguard ku tapi kau lebih pantas menjadi kekasih kecilku." Ucap Riana Saraswati Candra.

"Nona muda, tolong jangan katakan itu lagi." Ucap Jeremi.

Bagaimana rasanya jika seorang pria tampan menjadi bodyguard seorang wanita yang genit dan centilnya minta ampun, akankah dia tahan dengan godaan dari majikannya itu atau malah sebaliknya.

Penasaran, langsung di baca yah
👇👇👇👇👇

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ati Nurhayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amarah Riana

Dengan penuh rasa penasaran, akhirnya Riana membalikkan pandangannya ke arah belakang. "Ha...ha...ha." Terdengar suara senyuman keluar dari bibir Riana.

Bella yang merasa heran dengan temannya hanya bisa mengerutkan keningnya. "Anak ini kenapa, apa jangan-jangan dia kerasukan lagi?" gumamnya.

Disaat Riana tengah asyik menertawakan temannya, pelayan datang menghampiri dan memberikan semua pesanan mereka. "Maaf nona, ini pesanannya." Ucapnya.

Riana hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Setelah pelayan itu pergi, Riana langsung mengambil jus alpukat dan meminumnya, tetapi seseorang mengambil minuman itu.

"Maaf nona muda, saya harus mencobanya terlebih dulu." Ucap jeremi sambil mengambil gelas jus yang ada ditangan Riana.

Dengan seketika amarah Riana meledak-ledak di dalam hatinya. "Apa-apaan sih? Kamu benar-benar gak sopan." Ucap Riana dengan nada tinggi.

"Maaf nona muda, saya hanya menjalankan tugas untuk menjaga dan memperhatikan semua yang anda makan." Ucap jeremi.

Riana semakin marah mendengar jawaban yang keluar dari mulut jeremi. "Memangnya kamu anggap saya ini apa? Binatang!" Ucap Riana.

"Tidak nona muda, saya hanya melakukan apa yang harus saya lakukan sebagai bodyguard anda." Jawab Jeremi dengan tegas.

"Tapi saya tidak suka dan kamu tau saya paling jijik sama makanan bekas orang lain, meskipun itu hanya setetes." Bentak Riana.

Jeremi hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Bella yang melihat kejadian itu langsung mencoba menenangkan Riana, dan Bella menyuruh Jeremi untuk menjauh.

"Udahlah RI jangan marah-marah terus, dia kan hanya menjalankan tugas yang diberikan sama papah kamu." Ucap Bella sambil mengelus-elus punggungnya Riana.

"Tapi kan bel." Ucap Riana.

"Ssttt udah, kasihan dia. Lebih baik kamu tenangkan pikiran kamu dan ambil nafas yang dalam lalu keluarkan dengan perlahan." Ucap Bella dengan penuh kelembutan.

Akhirnya Riana menuruti perkataanya Bella, dan dengan seketika amarahnya terhenti. "Makasih yah bel, memang dari dulu hanya kamu yang bisa meredamkan amarahku." Ucap Riana sambil memeluk sahabatnya.

"Iya RI, sama-sama." Ucap Bella sambil membalas pelukan Riana.

Setelah merasa tenang, akhirnya Riana mengajak Bella untuk melanjutkan acara makannya dan melanjutkan pembicaraan mereka.

Sambil duduk. "Maaf yah bel, acara kita jadi terganggu." Ucap Riana sambil menundukkan kepalanya.

Bella hanya tersenyum melihat tingkah Riana yang masih ke kanak-kanakan. "Gak apa-apa RI, aku ngerti kok." Ucapnya.

Mendengar jawaban Bella, Riana merasa malu dan terlihat pipinya mulai memerah.

"Eh, kamu kenapa ri? Kok pipi kamu jadi memerah." Tanya Bella sambil mencubit pipi Riana.

"Ah, aku gak kenapa-napa kok." Jawab Riana sambil melepaskan tangan Bella.

Bella hanya melayangkan senyuman kepada sahabatnya dan Riana tahu arti dari senyumannya itu.

"Iya...iya, aku ngaku." Ucap Riana sambil cemberut.

Tapi Bella hanya terus memberikan senyuman itu yang membuat Riana tidak menyukainya.

Riana beranjak dari tempat duduknya. "Ah, udah deh lebih baik aku pulang aja."

"Eh, kamu mau kemana?" Tanya Bella sambil menarik tangan Riana.

"Ya udah aku minta maaf, lebih baik kamu duduk lagi." Ngomong-ngomong kamu mau ngaku apa?" Tanyanya melanjutkan.

Sambil duduk. "Sebenarnya aku malu sama kamu." Ucap Riana.

"Malu." Ucap Bella dengan penuh rasa penasaran. "Memangnya kamu malu kenapa?" Ucapnya.

"Ya aku malu aja sama kamu. Aku perhatikan kamu banyak berubah, dari cara bicara kamu dan tingkah laku kamu menunjukkan ke arah dewasa. Sedangkan aku, masih gini-gini aja." Ucap Riana dengan nada manja.

"Ya mungkin itu memang ke unikan kamu. Padahal kalau di lihat-lihat sih, seharusnya kamu sudah punya anak dua." Ucap Bella sambil meledek Riana.

1
Vero Octav
Luar biasa
Budiman Chandra
lanjut
Yani Cuhayanih
Mungkin nanti setelah 30thn jd cinta kingkong...
Tara
Omg.. Kalo aku punya bodyguard tampan nan s3xy pasti kujadikan pacar dulu🤭😉😅
Dian Vivo
bagaimana cara nge like nya🤔🤔?
Ngardi
emang 20 tahunan lalu udah bs kirim2 video via whatsapp or yg lain nya ya thor ?
jgn marah ya thor !
cm ksh masukan doang. 😁
Ngardi
masa iya sih, sdh kenal lama n blm lama ktmuan di pesta, masa bs gak ngenalin fisik atau baju yg di pakai thor?
Dyah Hermawaty
nyesegggg😭😭😭😭😭
Glenn Sohilait
oke 🔥🔥🔥
Stephanie Sitinursiati
hhty thorrr❤❤❤❤❤❤❤❤ 👏👏👏
Jhon Bimolii
lanjut thor
Hayati Nufus
lama2 ko malas bacanya
Hayati Nufus
masa pak hardi langsung jahat begitu
Hayati Nufus
lagian aneh jelas2 udah ketemu keluarganya malah balik ke Sentot yg udh pasti kejam jadi jijij
Muhamad Arsyad: hanya cukup mbaca sampai disini... Ceritanya aneh bin ajaib.... knpa Sarsh harus kembali kerumah pak Sentot... gak masuk akal
total 1 replies
Hayati Nufus
sayang amat adiknya jadi jalang dan genit
Hayati Nufus
riana mgkn tadinya terlalu sombobg mulutnya sering menghina makanya banyak yg ga suka
Boman Asra Rodja
cerita bodyguard jadi cerita dokter hehehe
Boman Asra Rodja
bela diri cap singkong
Boman Asra Rodja
sentot udah ditangkap polisi kok skrg ada dirumah sih? mohon penjelasan
KampretGG
Ceritanya Gk masuk di akal Tba² si cwek mau aja Di suruh minum
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!