NovelToon NovelToon
HEART'S OWNER

HEART'S OWNER

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Balas Dendam
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Mempunyai Mama yang tidak menyayanginya dan dikhianati oleh sang kekasih disaat lagi sayang-sayangnya membuat Belva memilih menjauh dan hidup sendiri tanpa cinta dari siapa pun.

Siapa sangka, Belva menjadi owner skincare sukses dan kaya raya. Disaat kehidupan Belva sudah sangat sempurna, Belva dipertemukan dengan seorang Tentara yang begitu sangat menyebalkan dan selalu membuat Belva darah tinggi.

Akankah Belva kembali menemukan cintanya? Adakah orang yang benar-benar tulus ditengah-tengah kondisi Belva yang sedang dilanda krisis kepercayaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20 Penyesalan Venny

Malam pun tiba....

“Pa, katanya besok Mario mau ke sini,” seru Abi.

“Anak nakal itu sekarang sudah menjadi apa?” tanya Papa Suharto.

“Dia sudah punya kedai kopi Pa, bahkan di Bandung pun dia sudah buka cabangnya dan sepertinya besok pembukaan kedai kopi dia,” sahut Abi.

“Pantas saja dia mau ke sini, ternyata dia hanya ingin menghadiri pembukaan kedai kopi milik dia,” dingin Papa Suharto.

“Sudahlah biarkan saja, Mario memang inginnya seperti itu,” sahut Abimana.

Suharto memang sedikit marah kepada Mario karena Mario tidak mau menjadi Tentara seperti kakaknya. Padahal Suharto ingin sekali anak-anaknya menjadi Tentara dan hanya Abimana yang menurut kepada Papanya itu. “Pa, Abi ke kamar dulu mau istirahat karena besok Abi sudah mulai dinas,” seru Abi.

“Ya, sudah istirahatlah,” sahut Papa Suharto.

Abi pun segera menaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya. Sedangkan Suharto terdiam sejenak, lalu mengeluarkan ponselnya dan melihat foto kenangan bersama seseorang. “Maafkan aku Ferdi, pada saat kamu meninggal aku tidak sempat datang karena aku juga waktu itu sedang dirawat di rumah sakit. Nanti aku ke makam kamu, dan aku juga janji akan menjaga putri kamu walaupun sampai sekarang aku belum pernah bertemu dengan putrimu,” batin Papa Suharto.

Ferdi memang sempat mengirimkan foto Belva tapi waktu itu ponsel Suharto tidak sengaja terjatuh ke dalam air dan semuanya hilang termasuk nomor dan foto itu. “Semoga putri kamu segera menghubungi aku,” batin Papa Suharto kembali.

Abi hendak menutup jendela dengan gorden, tapi dia tidak sengaja melihat ke rumah depan. Di sana ada Belva yang sedang duduk termenung di Balkon kamarnya. Lalu Abi melihat ke arah bangunan bawah, di sana ada beberapa orang yang sedang melakukan live.

“Dia punya usaha apa? Ramai benar di rumahnya,” gumam Abi.

***

Keesokan harinya....

“Yur, aku berangkat dulu, tolong kamu jaga rumah dan pantau anak-anak,” seru Belva.

“Siap, kamu hati-hati ya. Pokoknya cepat kembali lagi ke Bandung,” sahut Yuri.

“Iya.”

Belva segera pergi bersama Deden, supir pribadinya. Bersamaan dengan Belva pergi, mobil Mario pun sampai di rumah Papanya. Mario berangkat dari Jakarta dini hari karena dia ingin santai mengendarai mobilnya sehingga pagi-pagi sudah sampai di Bandung.

“Pak, Papa ada di rumah?” tanya Mario kepada pengawal Papanya.

“Ada, sama Pak Abi juga belum berangkat,” sahut Pengawal.

“Baiklah, terima kasih.”

Mario langsung masuk dan terlihat Abi dan juga Suharto sedang sarapan bersama. “Kebetulan sekali, Mario lapar,” seru Mario langsung duduk.

Suharto menatap tajam ke arah Mario. “Mario, kamu datang-datang bukanya salim sama Papa malah begitu. Gak ada sopan santunnya sama sekali,” seru Abi.

“Ah iya, aku lupa.” Mario bangkit dari duduknya dan mencium punggung tangan Papanya.

“Anak tidak tahu diri, apa selama tinggal di Jakarta kamu sudah kehilangan sopan santun kamu?” sindir Papa Suharto.

“Maaf Pa,” lirih Mario.

Mario merasa sangat bersalah. “Pa, Abi berangkat dulu,” pamit Abi.

“Iya, kamu hati-hati,” sahut Papa Suharto.

Abi menepuk pundak Mario, lalu pergi berangkat dinas. Suharto dan Mario sama-sama diam, Suharto masih kesal kepada anaknya sedangkan Mario tidak berani memulai pembicaraan. “Apa usaha kamu berjalan sukses?” tanya Papa Suharto dingin.

Mario kaget karena tiba-tiba Papanya menanyakan usaha dirinya. “Alhamdulillah bagus Pa,” sahut Mario bahagia.

“Baguslah,” ucap Papa Suharto.

“Apa sekarang Papa sudah tidak marah lagi? Apa Papa sudah mengizinkan Mario untuk membuat sebuah bisnis?” tanya Mario.

“Itu sudah menjadi pilihan dan kemauan kamu, terus Papa bisa apa? Papa tidak bisa memaksamu untuk menjadi Tentara, sekarang jalan satu-satunya kamu harus serius urus usaha kamu jangan main-main,” seru Papa Suharto.

“Tentu saja, Pa.” Mario sangat bahagia dengan sikap Papanya sekarang.

***

Beberapa jam kemudian, Belva sudah memasuki Jakarta. Dia memperhatikan kota itu dengan seksama, sudah 7 tahun lamanya dia meninggalkan tempat kelahiran dia. Banyak perubahan yang terjadi pada kota itu.

Belva memerintahkan supirnya untuk langsung ke pemakaman umum, tempat di mana Papanya dimakamkan. Setelah sampai, Belva keluar dari mobilnya dan berjalan menuju makam Papanya. Dia membawa bunga yang dia beli di jalan tadi.

“Assalamualaikum, Pa. Apa kabar? Maaf, Belva baru ke sini lagi soalnya Belva sangat sibuk setelah pulang dari Korea,” ucap Belva sembari menabur bunga di atas makam Papanya.

Belva menatap makam itu dan mengusap batu nisan dengan sangat lembut. “Belva merindukan Papa. Papa tahu tidak, sekarang usaha skincare Belva sudah sukses dan banyak yang beli bahkan sekarang skincare Belva sedang viral loh Pa. Benar apa yang Papa katakan, kalau usaha Belva akan sukses terima kasih atas do'anya ya, Pa. Waktu Papa masih hidup, Papa selalu mendo’akan Belva dan sekarang do'a Papa terwujud, anakmu sudah menjadi Owner skincare yang sukses,” ucap Belva dengan sedikit kekehannya.

“Belva!”

Belva kaget, dia mendongak dan ternyata Venny, Bondan, dan Tissa sudah berdiri di belakang dia. “Ternyata kamu masih hidup? Aku kira kamu sudah menjadi gelandangan di negara orang bahkan sudah mati,” hina Tissa.

“Tissa, jangan sembarangan kamu kalau ngomong!” bentak Mama Venny.

Belva bangkit dari duduknya. Dia malas bicara dengan Mamanya bahkan dia tidak mau berdebat dengan Tissa. Belva hendak pergi, tapi Venny dengan cepat menahan lengan Belva.

“Belva kamu mau ke mana? Selama ini kamu tinggal di mana?” tanya Mama Venny.

“Mama tidak perlu urusin aku, urus saja suami dan anak Mama itu,” sahut Belva dingin.

“Belva, kamu anak Mama,” sahut Mama Venny.

Belva menghempaskan tangan Venny. “Sejak kapan Mama menganggap aku sebagai anak Mama? Bukanya selama ini Mama tidak pernah menyayangi aku? Yang Mama sayangi itu uang dan harta, aku sama Papa tidak ada harganya sama sekali buat Mama,” seru Belva dengan mata yang memerah.

“Belva.”

“Sudahlah, Mama jangan ingat lagi sama aku. Anggap saja aku sudah mati, bukanya itu ‘kan yang Mama inginkan?” seru Belva emosi.

“Tidak Belva, Mama----“

“Maaf Ma, aku harus segera pergi.” Belva segera pergi meninggalkan Venny.

“Belva, maafkan Mama,” lirih Mama Venny dengan deraian air matanya.

Bondan merangkul pundak Venny. “Sudahlah sayang, Belva sudah tidak mau menganggap kamu sebagai Mamanya. Aku yakin setelah uangnya habis, dia akan kembali lagi ke rumah. Belva sudah terbiasa hidup enak sejak kecil, aku yakin dia akan pulang jika uangnya sudah habis,”seru Bondan.

“Iya, Ma. Ngapain mikirin dia, Tissa yakin dia tidak akan kuat hidup susah,” sambung Tissa.

“ya, Allah Nak, sekarang kamu tinggal di mana? Apa kamu sudah bekerja?” batin Mama Venny.

Venny sudah mulai menyesal karena sudah menyia-nyiakan putrinya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
ya elah mokondo ..Cemen amat maen nya culik2an
yaniSuryani
wah udah mulai main culik culikan nih,,,,
Abi...iya pasti Abi bisa selamtin Belva
Riasusi
double update kk poppy lanjut 👍😘😘😍
ꪶꫝNOVI HI
belva dalam bahaya
Naysila mom's arga
semoga abi nolongin belva kasihan bgt dia
yaniSuryani
ih...Abi sama Belva tuh vibes nya kaya Kyara dan mas Al gak sih,,, rumahnya saling berhadap-hadapan,,, terus sama² abdi negara yg melindungi cewek kesayangan 🤭🤭
yaniSuryani
tuh mulut rem blong banget ya marMarimar,,,, lihat aja nanti Belva bakalan jauh lebih bahagia hidup sama abangmu 😂
yaniSuryani
si mario otaknya masih belum sampe dikasih kode² kaya gituan,,, tetep aja oon 🤣🤣
yaniSuryani
bahaya nih si Bondan pasti bakalan nekat sama Belva
yaniSuryani
utung sekarang ada mas Abi yg bakalan lindungi Belva
yaniSuryani
uhuuuuuyyyyy kebongkar semuanya 🤣🤣🤣
yaniSuryani
ya pulang naik taxi lagi lah gimana sih,,,,, udah mah datang gak di undang pulang minta di anterin lagi 👻
yaniSuryani
ih kebangeten oonnya Mak Venny 🤭
yaniSuryani
emang beda ya orang yg otaknya waras sama yg goblok 🤭🤭🤭🤭
yaniSuryani
puas banget akuuuuu🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yaniSuryani
ini si Tissa kapan kebongkarnya sih udah gak sabar akuuuu🤣🤣🤣
yaniSuryani
sering² aja kerjasama kaya gini,,, siapa tau jadi cinlok kan ya🤭
yaniSuryani
ketawain si Mario aja terus aku 🤣🤣🤣
yaniSuryani
udah lah Tissa mau segimanapun kamu tetep jauh dibawah Belva 🙄
yaniSuryani
nasib si Mario gimana ya,,, sekarang aja udah mulai ragu sama si Tissa 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!