NovelToon NovelToon
Cinta Harta Dan Persahabatan

Cinta Harta Dan Persahabatan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Diah Fiana

Dini, seorang remaja dari keluarga sederhana. Tujuan hidupnya adalah fokus belajar agar sukses dan memperbaiki keadaan ekonominya bersama sang ibu.

Tanpa ia tau, diam diam sahabatnya menaruh hati padanya. Bersamaan dengan itu, masa lalunya tiba tiba datang dan mendekatinya.

Lantas, apakah Dini akan mengetahui isi hati sahabatnya?
Kepada siapakah Dini akan melabuhkan hatinya?
Apakah masalah perbedaan sosial menjadi masalah yang besar dalam hidup Dini?

Temukan semua jawabannya di sini.

Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Fiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

Ketika Dimas tiba di UKS, tak ada guru yang berjaga disana. Dimas segera membaringkan Dini di ranjang. Tiba-tiba Andi datang dan menghajar Dimas sampai pelipisnya berdarah.

"Lo apain lagi Dini?"

"Lo salah paham Ndi, aku mau cari Bu Sarah dulu!" jawab Dimas sambil berlari keluar UKS.

"Lo mau lari dari tanggungjawab lagi? pengecut," umpat Andi yang sudah tidak bisa menahan emosinya.

Dimas tak menghiraukannya, ia harus segera mencari Bu Sarah untuk menolong Dini.

Namun Andi menarik kerah bagian belakang Dimas hingga Dimas terjatuh lalu menghajarnya.

Dimas yang dari tadi tak melawan kini sudah habis kesabarannya karena jika ia tak segera menemukan Bu Sarah ia takut keadaan Dini semakin memburuk. Ia pun bangkit dan balik menghajar Andi.

"Sadar Ndi, Dini lagi butuh Bu Sarah, kita harus cepet cari Bu sarah!"

Andi yang ujung bibirnya berdarah hanya bisa diam, sedangkan Dimas melanjutkan mencari Bu Sarah.

Ternyata Bu Sarah berada di kelas Anita sebagai guru pengganti.

"Permisi Bu, maaf mengganggu!" ucap Dimas di ujung pintu kelas Anita.

Semua mata tertuju pada Dimas yang terlihat berantakan, badannya basah kuyup, pelipisnya berdarah dan seragamnya sobek bagian belakang.

"Ada apa Dimas? kenapa kamu seperti itu?" tanya Bu Sarah yang begitu terkejut melihat kondisi Dimas.

"Andini Bu, dia di UKS," jawab Dimas yang masih berusaha mengatur napasnya.

Bu Sarah segera menuju ke UKS disusul Dimas dan Anita yang ingin tau keadaan Dini.

Di UKS, Andi berusaha mengeringkan badan Dini menggunakan handuk yang ada di UKS.

"Andi, kamu kenapa?" tanya Bu Sarah yang melihat bibir Andi berdarah.

"Anita, tolong kamu ambil seragam baru di loker saya ya!"

"Iya Bu."

"Andi, Dimas kalian segera obati luka kalian dan menghadap Bu Ana."

"Baik Bu," jawab Andi dan Dimas bersamaan.

Tak lama kemudian Anita datang membawa seragam baru untuk Dini dan Dimas.

"Andi dimana Bu?"

"Ada di ruangan sebelah."

Anitapun menghampiri Andi. Terlihat Andi dan Dimas yang mencoba mengobati lukanya sendiri.

"Aku bantuin Ndi," ucap Anita sambil mengambil kapas dari tangan Andi.

"Thanks!"

"Kalian abis berantem?" tanya Anita.

"Enggak kok, tadi...."

Belum selesai Andi menjawab, Dimas menyela,

"Iya, kita abis berantem," jawab Dimas.

"Kenapa? kalian udah saling kenal sebelumnya?"

"Dia itu pengecut yang selalu ganggu hidup Dini," jawab Andi dengan menahan emosi.

"Kalau gue pengecut terus lo apa? ngakunya sahabat tapi diem-diem lo suka kan sama Dini?"

Andi tak menjawab, ia bangun dari duduknya dan menghajar Dimas untuk yang kesekian kali.

"Andiiii, udah Ndi," ucap Anita sambil menahan tubuh Andi.

"Harusnya lo tuh sadar, kalau lo nggak pantes buat Dini," ucap Dimas sambil berjalan keluar ruangan.

Andi ingin mengejar, tapi ditahan oleh Anita.

"Abis ini kamu harus ke ruangan Bu Ana Ndi!"

Andi mengangguk.

"Kali ini kamu pasti dihukum!"

"Nggak masalah," jawab Andi singkat.

Setelah selesai mengobati luka Andi, Anita kembali ke kelasnya dan Andi menemui Bu Ana di ruang BK.

"Ada apa lagi kalian ini?" tanya Bu Ana setelah Dimas dan Andi datang.

"Dia mau celakain Dini lagi Bu," jawab Andi.

"Lo kalau nggak tau apa-apa diem aja," ucap Dimas emosi.

"Gimana bisa gue diem liat Dini kayak gitu?"

"ANDI, DIMAS,STOP!" bentak Bu Ana.

"Andi, ibu kecewa sama kamu, selama ini kamu bisa jadi panutan di sekolah ini, tapi sekarang perilaku kamu jauh dari seseorang yang bisa disebut panutan," lanjut Bu Ana.

"Saya minta maaf Bu."

"Dan kamu Dimas, kamu belum ada satu minggu disini, tapi sudah 2 kali masuk ruangan BK, ibu harap kalian berdua bisa bersikap dewasa, jangan gegabah, bicarakan semuanya baik-baik."

"Iya Bu," jawab Andi dan Dimas bersamaan.

"Mulai besok sampai satu minggu kedepan, setelah bel pulang berbunyi kalian harus membersihkan halaman depan sampai belakang, kalian nggak boleh pulang sampai benar-benar bersih, Pak Tejo yang akan mengawasi kalian."

"Baik Bu."

Di UKS, Dini sudah sadar dari pingsannya.

"aku di UKS ya, bajuku kering, pasti Bu Sarah yang ganti, siapa yang bawa aku kesini? Andi?"

"Dini, gimana keadaan kamu?" tanya Bu Sarah yang melihat Dini sudah terbangun dari pingsannya.

"Saya udah baik-baik aja Bu, cuma sedikit pusing."

"Kamu istirahat dulu ya disini, ini seragam baru buat Dimas, dia tadi belum sempat ganti seragam," ucap Bu Sarah sambil meletakkan satu pasang seragam di meja.

"Iya Bu, terimakasih."

Setelah urusannya dengan Bu Ana selesai, Andi segera menemui Dini di UKS.

Sesampainya di UKS, sudah tidak ada Bu Sarah disana.

"Dini, gimana keadaan kamu? masih pusing?" tanya Andi yang melihat Dini terbaring lemah di ranjang UKS.

"Dikit, tapi nggak papa, bentar lagi juga ilang pusingnya."

"Syukurlah, aku khawatir banget sama kamu Din!"

Dini tersenyum.

"Kamu udah ganti seragam Ndi?" tanya Dini yang melihat seragam Andi tidak basah, karena jika benar Andi yang membawanya ke UKS, harusnya seragamnya juga basah.

"Seragam? enggak, aku nggak ganti seragam."

Tiba-tiba Dinda datang dan meminta Andi untuk segera menemui kepala sekolah.

"Andi, kamu dipanggil Pak Sony!" ucap Dinda dari depan pintu UKS.

"Aku? ada apa?" tanya Andi.

"Aku nggak tau, aku juga disuruh kesana buat jadi saksi katanya."

"Saksi?" tanya Andi tak mengerti.

"Udah deh ayo kesana sebelum Pak Sony marah!"

"Aku tinggal dulu ya Din!" ucap Andi pada Dini.

"Cepet sembuh ya Din, Andinya aku pinjem dulu," ucap Dinda sebelum meninggalkan UKS.

Dini hanya tersenyum.

Ketika Andi keluar dari UKS, Dimas berjalan masuk ke UKS untuk menemui Dini.

Sebenarnya Andi sangat ingin membuat Dimas menjauhi Dini, tapi ia rasa ini bukan saat yang tepat untuk ia membuat masalah baru.

"Dimas," panggil Dini yang melihat Dimas masuk ke ruangannya.

"Udah baikan sayang?" tanya Dimas dengan senyum genitnya.

Dini hanya tersenyum, ia bersyukur karena Dimas tak marah padanya.

"Udah mendingan kok, eh itu pelipis kamu luka, kenapa?" tanya Dini yang melihat luka di pelipis Dimas.

"Oh ini, nggak papa," jawab Dimas.

"Harus diobatin Dimas!"

"Iya, nanti aja," jawab Dimas yang tak mempedulikan lukanya.

"Dimas, yang bawa aku ke UKS siapa?"

"Menurut kamu?"

"Andi ya?"

Dimas hanya tersenyum kecut, tak menjawab.

"Sini aku obatin luka kamu," ucap Dini sambil menarik tangan Dimas agar lebih dekat dengannya.

Dimas yang mendapat perhatian dari Dini merasa sudah mendapat lampu hijau. Ia semakin yakin jika Dini akan benar-benar memaafkannya.

"Kamu abis jatuh?" tanya Dini sambil mengoleskan obat merah pada luka Dimas.

Dimas hanya tersenyum dan mengangguk.

1
jeje_😎
novelkk ikan terbang anjirlah....
jeje_😎
heh thor...nulis tuh bkin krkter yg bagus napa....ni dini murahn bgt.udh cngeng.murahan lgi.plinplan hih ...ug gitu si dimas jg sma plinplan.g bisa tegas...astaga
...di ikutin mlh tmbh emosi ni novel hahahah....
Eunike
ok
Nataniat Harefa: hxjfjrhc
total 1 replies
Eunike
ol
Eunike
Bingung baca percintaan Dini
Eunike
ok
Rosyid Rizal Azriel
izin share Karya terbaru saya "DUSUN RAHAYU" Mampir ya🙏❤️
Eunike
suka banget ceritanya
Diah Fiana: terima kasih kak, ditunggu like dan komennya di setiap episodenya 😘
total 1 replies
Eka Sulistiyani
bagus banget
Diah Fiana: terima kasih kak, lanjut season 2 nya ya, judulnya Akhir Kisah Dini
total 1 replies
Dessy Lisberita
aduh thoor cerita nya berbelit"masah dah 2xkecolongan tu kafe 🙏🏼🙏🏼
Diah Fiana: begitu lah kak 😬
total 1 replies
Dessy Lisberita
aku kok sebel sama tingka dimas sama andini. kalau dimas di bel sama anita cepet bener datang dma dngan dini. kalau di ke hidupan nyata sebodoh teing sama.dimas mendingan kabur
Diah Fiana: wadduuh sabar ya kak 🙃
total 1 replies
Dessy Lisberita
aduh thoor muter"aja cerita nya
Diah Fiana: maaf kak ☺️🙏
total 1 replies
Dessy Lisberita
kesel.aku thoor baca dimas sama anita sesak didada thoor
Diah Fiana: sabar ya kak 🥺
total 1 replies
Dessy Lisberita
thoor masih belum ketahuan ni Anita ngancam Dini di loker
Diah Fiana: semua bangkai yang disembunyikan pasti akan kecium baunya kak 😉
total 1 replies
Dessy Lisberita
ad kale manusia yg sifat nya kaya Anita Munafik bener tu. gunakan kesempatan dlm.kesusahan Andini
Diah Fiana: bener kak
total 1 replies
Senopati Arya Mada
bruntungx dini di prebutin dua cowok,jadi inget masa2 sma gue deh thor 😁😁
Diah Fiana: sama ya kak kisahnya? 😁
total 1 replies
Senopati Arya Mada
bambang andi emang yg terbaek deh,salut ama kteguhan hatinya
Diah Fiana: Andi emang the best 👍
total 1 replies
Senopati Arya Mada
mungkin itu tu yang jdi penyebab dini pobia sama ujan,apa mungkin itu msa llu dini sama kluargax ya thor🤔🤔
Diah Fiana: iyaa kak
total 1 replies
Senopati Arya Mada
smoga smuax cepet kbongkar,udah ga than liat dini nangis trus,
aku ikutn mewek thor😭😭
Diah Fiana: peluk puk puk dari jauh ya kak 🥺
total 1 replies
Senopati Arya Mada
nyesek banget,aku tau gmana rasax cinta dalam diam thor,itu sakit banget thor
Diah Fiana: semangat kak, psti akan ada kebahagiaan setelah rasa sakit itu 💪
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!