NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:478.3k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ele tahu semuanya

Ele terpanjat kaget dengan aksi Nero. Ia membuka mata, menatap Nero yang sedang asyik memainkan gunung kembarnya.

"Nero ... Apa yang kau lakukan?"

Pluk!

Nero melepaskan pucuk gunung itu, lalu menatap Ele tanpa merasa bersalah karena sudah menganggu waktu istirahat gadis itu. "Menurutmu?" Suaranya terdengar datar seperti biasanya.

Ele memutar kedua matanya dengan malas, mendengar jawaban pria itu. "Berhentilah menjadi bayi besar, astaga!" kesalnya lalu memukul pelan dada bidang itu.

"Kenapa aku harus berhenti? Ini ... Ini, dan ini adalah milikku, jadi kau tidak berhak melarangku!" balas Nero, menunjuk bibir, pipi, dan beberapa titik sensitif milik Ele.

"Kau gila!" umpat Ele kesal. Kepalanya masih pusing karena efek alkohol dan kurang istirahat karena ulah Nero.

"Anggap saja begitu," balas Nero dengan santainya, kemudian membuang selimut yang menutupi tubuh Ele ke sembarang arah, seketika itu tubuh naked Ele yang sexy dan mulus tanpa cela terpampang sempurna di depan mata, membuat gairah Nero kembali memuncak, kemudian mengungkung gadis itu dengan cepat.

"K-kau mau apa?" Ele tak bisa menghindar kala kedua tangannya di genggam di atas kepala. "Nero, sialan! Aku lelah!"

"Aku tidak!" balas Nero, dengan pelan dan dalam. Tak berselang lama penyatuan itu kembali terjadi.

*

Beberapa hari kemudian. Hubungan Nero dan Ele kian membaik. Mereka terlihat seperti pasangan kekasih pada umumnya.

"Apa dia sudah tumbuh di sini?" tanya Nero seraya mengusap perut rata Ele dengan lembut.

"Belum."

"Kenapa belum?"

"Karena belum waktunya. Kita bercinta baru beberapa hari yang lalu, ingat itu!" jawab Ele seraya balik badan, menatap Nero yang kini menyeringai mesum, membuat bulu kuduknya seketika berdiri.

"Padahal aku sudah bekerja keras. Seharusnya waktu seminggu sudah cukup untuk membuatnya hadir di sini," kata Nero lagi diiringi dengan decakan kesal.

Ele memutar kedua matanya dengan malas mendengar ucapan pria itu.

"Sepertinya ini bertanda kalau aku harus lebih giat lagi," lanjut Nero, kembali menyeringai mesum.

"Gila!" umpat Ele, jengkel. Tak menyangka pria dingin seperti Nero memiliki tingkat kemesuman luar biasa.

"U-hum, aku memang gila karenamu," jawab Nero lalu memeluk Ele dengan erat. "Bagaimana kalau kita menikah?"

Ele menggeleng, "aku takut jika kita menikah kau akan meninggalkan aku seperti dulu." Ia masih trauma dengan masa itu. Masa di mana Nero tiba-tiba memutuskan pertunangan dan meninggalkannya begitu saja. Bahkan saat ia pindah ke Barcelona, pria itu tak pernah sekalipun mencarinya.

"Itu tidak akan pernah terjadi," jawab Nero, merasa bersalah. Ternyata tindakannya di masa lalu melukai hati Ele begitu dalam.

"Kau yakin?" Ele mendongak menatap Nero dengan lekat.

Nero mengangguk yakin, "justru aku yang takut kalau suatu saat kau akan meninggalkan aku jika kau tahu siapa aku sebenarnya." Ucapan Nero membuat Ele terdiam sejenak. Ingatannya berputar pada peristiwa enam tahun yang lalu di mana Nero sedang adu tembak dengan sekelompok mafia yang ingin membunuhnya. Dari kejadian itu ia mencari tahu informasi tentang Nero secara diam-diam. Bahkan ia tak segan meminta bantuan daddy-nya.

"Aku sudah tahu semuanya."

"Apa?!" Nero terkejut mendengar pengakuan gadis ini.

"Aku sudah tahu siapa kau sebenarnya." Ele mengulang ucapannya dengan penuh keyakinan.

"Bagaimana bisa?"

"Mencari informasi tentangmu adalah hal yang mudah bagiku!" balas Ele, meniru gaya bicara Nero.

Nero berdecih mendengar ucapan Ele. Ia meraih pinggang Ele, memeluk gadis itu seraya menatapnya lekat-lekat, "kau tidak takut padaku?" ia berbisik tepat di depan bibir Ele yang sudah jadi candunya.

Ele menggeleng, "bahkan Daddy-ku pernah menyiksa nenek tua hingga tewas, dan meledakkan kepala musuhnya."

Deg!

1
Anonim
Botak menemui Berta yang sedang berada di dapur. Ingin bicara.

Botak yang biasanya galak bisa gugup ketika Berta bersikap santai.

Berta berani menolak Botak yang ingin mengajak bicara di paviliun. Tidak ingin Cammora salah paham, Berta ingin bicara ya di dapur saat ini dia berdiri.

Mamfuuus kau Botak. Di skakmat Berta baru tahu rasa kau Botak. Dulu sangat menghina Berta. Kini Berta terlihat cantik seperti tak rela Cammora yang mendapatkan Berta.

Malu gak Botak - Cammora tahu kalau Botak berusaha mempengaruhi calon istrinya.

Bukannya malu - malah menuduh Cammora merubah Berta gadis polos menjadi berani dan membangkang.

Nah lo...benar apa kata Cammora.

Jadi diejek Cammora.
isni afif
uuuhhhh. ...botak kepanasan ..... menyala🔥🔥🔥
Ayna Adam
Nyonya Elle ayo Carikan pelayan lagi untuk jodoh Paman Botak 😄
Ayna Adam
Makanya Paman Botak jangan keras kepala donk dan bersikaplah ramah sama wanita😄
Anonim
Perlakuan Cammora terhadap Berta bagai bumi dan langit jauhnya dengan perlakuan Botak terhadap Berta.

Cammora tak segan selalu memuji kecantikan Berta.

Cammora ingin segera menikah dengan Berta.

Berta setuju selama niat Cammora baik. Berta ingin Cammora menemui keluarganya lebih dulu.
Anonim
Berta menjadi cantik sekali kata Elle.

Berkat Cammora, Berta menjadi percaya diri.

Berta mengatakan kalau Cammora sudah melamar - Elle syok mendengarnya.

Elle memperhatikan cincin berlian yang tersemat di jari manis Berta. Elle sangat kagum melihatnya. Dia tahu itu cincin berlian dari Balagcia edisi terbatas.

Elle ikut bahagia sampai memeluk Berta.

Botak yang suka marah dan menghina Berta, kini cuma bisa diam ketika tahu kalau Cammor telah melamar Elle.

Tahu Berta cantik dan sudah dilamar Cammora, kenapa Botak baru protes pada Elle.

Sikap dan perlakuan Botak terhadap Berta saja tidak pernah baik. Nikmati saja penyesalanmu Botak.
Aditya hp/ bunda Lia
yang panas tapi bukan api gak keliatan juga tau" bau gosong ... 😂
Aditya hp/ bunda Lia
udah di ambil orang baru nyesel ...
Ainal Fitri
wkwkwk paman botak berasa dserang dengan tenaga nuklir saking benar nya ucapan cammora. maka nya jgn remehkan seseorang wanita paman Krn apabila ia sudah berada dtngan seorang pria yg tepat tentu nya ia akn berubah menjadi wanita mahal.
Yuliana Purnomo
kacian bang botak
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dulu gak perduli sekarang kelimpungan kan...
Tuti Tyastuti
𝘧𝘰𝘬𝘶𝘴 𝘢𝘫𝘫 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘶𝘮𝘣𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘮𝘣𝘶𝘵𝘮𝘶 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘣𝘰𝘵𝘢𝘬🤣🤣🤣🤣
Yennie Ika
kepala botak bisa meledak kalo makin fanass thorrrr,🤣🤣🤣 semangat dabel uppp lagi thoorrrr🔥🔥🔥
LANY SUSANA
nyesel kan km. botak 🤣🤣🤣🤣
dulu km hina berta terus, galak sekarang ada pria yg meragukan berta dan bikin percaya diri looo🤣🤣🤣
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
mau ngomong apa, botak?
Neni
botak botak panas nih🤣
🐣☜Frizka>🐣🍆
makin penasaran berta bner² sama camora menikah 🫶
Rita
bnr kt gondrong kmu tllu meremahkan Berta
XTeeN
ya ampunnn ikut ngakak pamannn🤣
XTeeN
wkwkwk sad botak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!