Berawal dari patah hati karena dikhianati oleh sang kekasih, wanita bernama Floella Kayshila menghabiskan waktu di sebuah Club malam dan berakhir mabuk.
Hingga saat ia terbangun di pagi hari, mendapati dirinya sudah berada dalam pelukan seorang pria tidak dikenal. Namun, langsung pergi meninggalkan pria yang tidak ia ketahui asal-usulnya dengan memberikan uang.
Petaka cinta satu malam yang membuatnya berakhir hamil, membuatnya harus menerima perjodohan demi menjaga nama baik keluarga.
Akankah Floella menerima perjodohan? Ataukah ia akan mencari pria yang merupakan ayah dari janin di rahimnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianning, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjelaskan
"Memangnya siapa yang datang, Sayang? Mama tidak pernah mendengar jika kamu mempunyai mempunyai teman pria bernama Erland. Bukankah selama ini kamu hanya berhubungan dengan Rafadan yang ternyata mengkhianatimu?" tanya Lestari Juwita yang merasa sangat heran dengan kedatangan seorang pria di hari pernikahan putrinya.
Sementara itu, Floe yang merasa sangat kebingungan untuk menjelaskan, tidak mungkin mengatakan hal yang sebenarnya jika janin yang ada di dalam rahimnya saat ini merupakan benih pria itu.
Ia bahkan saat ini juga tidak bisa berbohong jika tidak mengenal pria bernama Erland tersebut karena pasti akan mengatakan hal yang sebenarnya dan membuatnya tersudut.
'Sial! Apa yang harus kulakukan sekarang? Aku benar-benar tidak bisa menjawab pertanyaan mommy. Aku tidak boleh gegabah karena hanya akan menghancurkan diriku sendiri,' gumam Floe yang saat ini memilih untuk kembali duduk di depan meja rias agar para perias menyelesaikan tugasnya.
"Mommy turun saja dan bertanya padanya sendiri karena aku benar-benar pusing dan lemas," seru Floe yang saat ini memilih mencari aman dan berharap sang ibu mencari tahu sendiri tanpa harus menyudutkannya untuk menjelaskan hal yang bahkan tidak ingin diungkapkan pada orang lain.
Apalagi ia benar-benar sangat marah ketika mengingat jika pria itu tidak mau mengakui dan meragukan kesuciannya. Ia sangat terhina ketika dianggap sebagai seorang wanita yang melakukan hubungan **** dengan para pria.
"Baiklah. Mommy akan turun ke bawah dan bertanya sendiri karena kamu tidak mau menjelaskan." Lestari saat ini merasa curiga ada yang disembunyikan oleh putrinya dan memilih untuk mencari tahu sendiri.
Ia pun berjalan menuju ke arah pintu keluar bersama pelayan yang tadi membawa pesan dari sang suami dan menuruni anak tangga untuk segera bertanya pada pria bernama Erland tersebut. Namun, ia mendengar suara bariton dari sang suami yang seperti tengah marah-marah.
"Siapa sebenarnya kau ini? Kenapa malah membuat teka-teki pada orang tua. Kau seperti seorang anak yang tidak tahu sopan santun. Apa orang tuamu tidak pernah mengajari kesopanan ketika bertamu di rumah orang lain?" Hugo Madison benar-benar sangat kesal karena baru kali ini bertemu dengan anak muda yang tidak mau menjawab pertanyaannya.
Padahal siapapun yang melihat ataupun berbicara dengannya, pasti selalu segan dan mengatakan semua hal yang ditanyakan.
Jadi, merasa sangat emosi ketika pertama kali melihat wajah datar dan sikap santai dari pria yang datang tanpa diundang tersebut. Hingga ia menoleh ke arah belakang karena mendengar suara dari sang istri.
"Papa, kenapa ribut-ribut? Sebentar lagi Bagas datang, jadi jangan mengacaukan segalanya dengan membuat keributan!" seru Lestari yang saat ini beralih menatap ke arah sosok pria muda yang memiliki paras rupawan dan tubuh tinggi tegap itu.
"Maaf, Anak muda. Jika tujuanmu datang ke sini hanya untuk membuat orang lain tidak nyaman, lebih baik pergi dari sini sekarang! Jika tidak mau pergi, cepat jelaskan siapa dan apa tujuanmu datang di hari pernikahan putriku?" Ia saat ini memiliki firasat buruk dan ingin melindungi putrinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Bahkan mengarahkan tatapan tajam pada pria yang saat ini bangkit berdiri dari sofa. Ia menunggu pria tersebut mengungkapkan jati dirinya agar tidak bertanya-tanya karena penasaran mengenai tamu tak diundang tersebut.
Saat ini, Erland yang tidak kunjung melihat Floe, akhirnya memilih untuk menjelaskan siapa dirinya. "Saya sebenarnya adalah ...."
To be continued...
Sehat sehat ya thor, jangan dipending kelamaan, sayang, critanya bagus loh🙂
Rehat rehat aja dulu ya, yang penting nanti kembali lagi🤗