NovelToon NovelToon
Sentuhan Mu Mengubah Ku

Sentuhan Mu Mengubah Ku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:70k
Nilai: 5
Nama Author: Gledekzz

Berawal dari pertemuan yang tak sengaja di masa kecil, ternyata meninggalkan dampak besar bagi seorang pria tampan bernama Rengra.

Ia tak pernah menyangka, keputusannya untuk kabur demi menjauh dari hiruk pikuk masalah keluarga setelah kedua orang tuanya meninggal, justru mempertemukannya dengan Laura.

Lantas, apa yang sebenarnya terjadi? Akankah pertemuan itu benar-benar mengubah cara pandang Rengra terhadap seorang wanita?

Mari simak kisah mereka dalam novel ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gledekzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab ~ 20

Laura tak dapat diam saja saat bola matanya sibuk menyelusuri rumah yang terlihat sangat luas dan megah. Bagian atasnya saja ternyata ada dua kamar, entah kamar apa itu. Apakah kamar seorang wanita paruh baya yang mengaku ibu asuh pria di hadapannya itu? Apakah sekarang ia akan bertemu dengan kedua orang tua dari pria yang sudah masuk ke dalam lift untuk mengajaknya turun? Laura berjalan mengikuti.

Tertera tombol di hadapannya hanya berlantai dua saja sesaat pria di sampingnya menekan tombol berangka satu. Yah, rumah yang banyak sekali kenangan sudah Renggra modifikasi ulang. Ia tak mau lagi mengingat kenangan yang tak begitu indah itu terukir di setiap benaknya. Pria itu tak mau berbohong, sampai saat ini walau rumah itu sudah di bongkar habis-habisan, ia tetap saja mengingat dan mengenang masa lalunya.

Pintu lift terbuka, mereka berdua keluar. Mata Laura kali ini semakin terperangah. Itu sebenarnya rumah atau hotel. Sungguh besar dan benar-benar megah. Banyak barang-barang kelas mahal di pajang bebas di dinding dan sudut ruangan.

Secara perlahan mata gadis itu hanya melihat kedua insan beda usia dan jenis kelamin itu tengah duduk di depan meja makan, sembari mengobrol dengan wajah mereka penuh dengan kebahagiaan.

Namun tampaknya kedua insan itu memberhentikan obrolan tersebut sesaat menyadari kedua insan yang sebentar lagi akan menikah itu hadir juga. Renggra juga secara langsung menarik kursi. "Duduklah," perintahnya pada Laura.

Gadis itu seperti tak bisa membantah atau mengeluarkan banyak suara selain ucapan terimakasih. Laura sendiri duduk berhadapan dengan Angga.

Sontak kedua netra mata mereka bertautan. Angga tersenyum manis, apakah gadis perusuh itu mengingatnya?

'Ganteng banget! Mana senyumnya manis lagi. Siapa dia?' Laura terpaku melihat wajah Angga.

Renggra yang sekilas melirik gadisnya melihat Angga, sontak ia juga melihat sahabatnya itu. Apa gadisnya mengingat sesuatu? Setelah beberapa detik tampaknya hanya pandangan mendatar saja.

"Kenapa kalian belum makan?" tanya Renggra yang melihat dua insan di hadapannya. Lebih baik ia memberikan waktu untuk gadisnya mengingat sesuatu.

Ani tersenyum riang. "Kami ingin makan bersama dengan kalian berdua." ia mulai memotong daging di hadapannya itu sesaat anak asuhnya mulai juga memotong daging.

"Nanti ibu laper lama menunggu kami," ucap Renggra.

"Enggak Reng! Ibu tadi makan buah dulu, biasa agar pencernaan lancar," balas Ani.

Renggra meletakkan potongan daging itu ke arah gadisnya. Sedangkan piring Laura Renggra ambil. "Makanlah! Jangan banyak melamun," Renggra menghentikan lamunan gadisnya yang selalu terpaku pada Angga. Sedangkan Angga sendiri menahan bibirnya agar tidak mengeluarkan sebuah senyuman lagi.

Gadis itu pun sontak melihat Renggra. "Makan yang banyak, Kau itu butuh energi," ucap Renggra yang mulai sedikit kesal. Entah rasa cemburu atau hal lainnya. Ia tak di pandang gadisnya seperti yang gadis itu perlihatkan ke sahabatnya.

Renggra berbicara begitu, malahan membuat ketiga insan itu terdiam.

Ani melirik Angga dengan menaiki kedua alisnya. Sedangkan Angga yang peka kode Ani hanya menarik garis bibirnya sebelah. Sudah jelas pikiran mereka berdua menyatu.

Ani membuang nafas kasarnya. "Reng, ibu nggak mau Kamu melakukan sesuatu sebelum menikah."

Renggra terdiam. "Maksud ibu apa?"

"Kamu ngomong barusan tadi itu apa?" tanya Ani.

Renggra masih bingung dengan apa yang salah dari perkataannya tadi.

"Jangan melakukan sesuatu yang belum hak Kamu Reng!" tegas Ani kembali.

Renggra menjadi tersenyum tipis dan melanjutkan aktivitasnya. "Bukannya ibu sendiri yang menginginkan cucu secepat mungkin," jahilnya sembari memakan daging.

Ani melebarkan kedua matanya di ikuti Laura. "Tapi ibu nggak mengajarkan hal itu terjadi Renggra. Apa Kamu lupa dengan ajaran ibu ke Kamu selama ini?" tanyanya yang selama ini tidak mau kedua anaknya dalam pergaulan bebas.

Selain mendatangkan sebuah penyakit, itu juga dapat mengganggu hak pewaris yang sudah di atur sebagai mana mestinya.

Sedangkan Laura, ia sepertinya harus kabur sebelum pria tampan di sampingnya berbuat sesuatu sebelum mereka menikah. Kata menikah saja masih sangat jauh untuk Laura harapkan. Pria di hadapannya juga pasti terpaksa menikah demi ibu asuhnya itu. Lantas, Laura melihat sekelilingnya. Kemana kedua orang tua pria itu. Apa jangan-jangan sedang di luar saat ini?

"Ibu jelek kalau marah kayak begini. Lagian kondisi darah ibu juga sekarang sering naik, jadi jangan sering-sering emosi. Aku hanya bercanda dan mematuhi peraturan yang ibuku buat," jelas Renggra tak mau ibu asuhnya sakit-sakitan gara-gara memikirkannya. "Maksudnya aku tadi agar Laura nggak sakit dan pingsan aja."

Kedua wanita itu sontak saja membuang napas lega bersama. Tentu membuat Renggra maupun Angga tertawa tipis sembari mengunyah makanan.

"Syukurlah jika Kamu sadar diri. Awas aja!" ancam Ani. Ia pun melihat ke calon menantunya yang belum menyuapkan makanan sedari tadi. "Makanlah Nak, jangan hanya Kamu lihatin aja. Oh, atau Kamu nggak suka dengan menu makanannya?"

Laura menggeleng cepat. "E-enggak Buk," balasnya dengan langsung memakan yang sudah pria sampingnya itu potongkan. Entah mengapa lagi-lagi dada Laura bergetar hebat.

Pria tampan di sampingnya ternyata sangat perhatian. 'Apa dia sedang merayuku?' wajah gadis itu menjadi memerah. Ia pun harus kembali sadar dan fokus pada tujuannya. Pernikahan paksa ini tidak boleh terjadi. Pernikahan harus dilakukan dengan dua insan yang saling mencintai, bukan paksaan seperti ini.

Gadis itu kembali memperhatikan semua ruangan yang terlihat sepi. Sepertinya hanya ada mereka berempat saja. Ini kesempatan bagus untuk Laura kabur. Ia harus mencari cara agar tidak masuk ke dalam kamar itu lagi.

1
Nur Adam
lnjut
kaylla salsabella
wah kira Laura ketemu siapa ya apakah teman nya Manto
Iif Rubae'ah Teh Iif
mamas kalo bhs Sunda artinya kelamin laki-laki hihi
Desmawati Sofyan
rah ,yang manakah kamu tak cinta sama orang yang sudah kompli ini saya aja suka,,,,,hhhhhhh
Vivie
Di tunggu part 2 nya. Semoga happy ending
🌺awan's wife🌺
lah itu sadar,,,, istrimu masih polos dan kurang peka,,,,jadi kamu ajarin pelan2 re
🌺awan's wife🌺
re,,, walaupun masih kecil jangan mau lah dipeluk perempuan lain,,,lagian dia sudah remaja juga,,, banyak sekarang remaja suka sama bapak2,,,,kamu harus waspada dan jaga perasaan istri mu
🌺awan's wife🌺
renggra jangan diulangi seperti itu,,,main mau pulangin anak orang aja,,, bukannya menjelaskan,,,,minta dijewer kamu,,,
🌺awan's wife🌺
jujur lah pada istri mu re
🌺awan's wife🌺
tampan kaya setia Sholih baik hati bisa masak,,,, nikmat mana lagi yang kau dustakan Ra,,,,, suami mu paket komplit,,, limited edition
🌺awan's wife🌺
renggra sensi nih Laura gak inget dia,,,mungkin saat iku Laura masih kecil banget jd memori nya hilang
🌺awan's wife🌺
diajak honey moon kamu Ra,,,
🌺awan's wife🌺
renggra,,,kamu sendiri yg membiarkan Laura salah paham sejauh ini,,,jadi kena gigit dan kena pukul kan,,,
🌺awan's wife🌺
lah Laura salah aham kannn
🌺awan's wife🌺
mas renggra tersepona dg kecantikan mb Laura😅😅😅😅
🌺awan's wife🌺
hati patah hati nasional 😁😁😁
🌺awan's wife🌺
serius Ra serius banget dia sama kamu,,, walaupun mukanya datar kayak papan setrikaan
🌺awan's wife🌺
interaksi renggra dan Laura bikin senyum2 sendiri 😁😁😁😁
🌺awan's wife🌺
cerita nya bagus,,, bahasa runut mudah dipahami,,,,keren pokoknya,,,,ayo dong teman2 ramaikan
🌺awan's wife🌺
Laura ampe lupa disuruh bosnya belanja,,,apa gak nyari itu pak bos,,,ato sudah dibereskan sama renggra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!